MODEL TRANSAKSI BISNIS DIGITAL
Charli Rata 2410211018
1.Konsep Transaksi Bisnis Digital 2.Model Transaksi Bisnis Digital
3.Kelebihan dan Kekurangan Model Transaksi Bisnis Digital
4.Alur Transaksi Bisnis Digital
5.Tren Transaksi Bisnis Digital di Indonesia
POKOK PEMBAHASAN
Maraknya perdagangan online ataupun perdagangan digitamendorong munculnya model pembayaran secara digital.
Aktivitas terkait pembayaran digital ini merupakan bagian dari transaksi digital. Model transaksi digital ini pada dasarnya merupakan modifikasi dari model transaksi manual yang
sudah dilakukan sebelumnya. Tujuan dari modifikasi ini adalah untuk mempercepat dan mempermudah proses transaksi. Beberapa istilah seperti e-wellet, e-paymentdan finansial
teknologi menjadi familiar dalam dunia bisnis.
1. KONSEP TRANSAKSI BISNIS DIGITAL
Dunia bisnis tidak lepas dari yang namanya sebuah transaksi.
Transaksi bisnis merujuk pada kegiatan yang berkaitan dengan keuangan di mana melibatkan dua orang atau lebih dalam rangka pertukaran barang atau jasa. Pertukaran barang atau jasa dikatakan sebagai sebuah transaksi bisnis ketika dapat diukur atau dinilai dalam ukuran moneter sehingga dapat dicatat untuk tujuan akuntansi. Transaksi hisnis ini akan mempengaruhi posisi keuangan perusahaan, baik dalam kelompok akun harta, utang maupun modal.
Bisa dilakukan secara online atau offline.
Contohnya e-wallet, QR code, kartu kredit atau debit.
Transaksi Digital
Bisa dilakukan hanya secara online, melalui platform berbasis web atau aplikasi. Contohnya belanja di e- commerce.
Transaksi Online
2. MODEL TRANSAKSI BISNIS DIGITAL
Ada dua istilah yang sering digunakan dalam transaksi bisnis digital, yaitu mobile banking dan mobile payment.
• Mobile Banking adalah transaksi keuangan yang dilakukan melalui pembayaran digital rekening bank. Contoh : BRIMO, NTT Mobile,dll.
• Mobile Paymant adalah metode pembayaran non tunai yang menggunakan perangkat seluler seperti smartphone, dan dapat digunakan tanpa memerlukan rekening bank. Contoh: e-
wallet(OVO, Dana GoPay), Pay Pall, Quick Response Code.
3. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEL TRANSAKSI BISNIS
DIGITAL
KELEBIHAN• Lebih Praktis (Pembayaran bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja serta mengurangi aktivitas pergi ke Bank atau ATM).
• Proses pembukuan transaksi lebih mudah (Pengeluaran dan pemsukan dapat dilihat secara langsung di Riwayat transaksi).
• Visibilitas dan transparansi lengkap sehingga terjamin keamanan.
• Mendukung lingkungan kerja jarak jauh dan hybrid (Transaksi digital dapa dilakukan darimana saja).
KEKURANGAN
• Membutuhkan infrastruktur teknologi (sinyal).
• Membutuhkan Pengetahuan lebih (Pengguna harus beradaptasi dengan aplkasi atau website penyedia jasa).
• Mendorong perilaku konsumtif (Promo yang ada menggiurkan konsumen untuk melakukan pembelian dan diimbangi dengan tata cara pembayaran digital yang relatif mudah).
4. Alur Transaksi Bisnis Digital
Card Owner
Customer’s Bank
Payment Server (Processor) Payment
Gateway Check Out
Acquiring Bank
Payment System
Keterangan:
• Menunjukkan aliran verifikasi data kartu
• Menunjukkan respon dari bank dan asosiasi kartu dikembalikan ke pemilik kartu
• Menunjukkan penyelesaian dana di bank pengakuisisi
5. TREN TRANSAKSI BISNIS DIGITAL DI INDONESIA
Indonesia menyumbang sekitar 40% atau US$77
miliar dari total nilai transaksi ekonomi digital di
Asia Tenggara. (Laporan e- Conomy Asia Tenggara yang
dikutip Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun
2022).
Data terkini tentang tren transaksi dalam jaringan (daring)
di Indonesia sejak tahun 2012 hingga 2021 semakin menunjukkan tren kenaikan.
Pada tahun 2012 nilai transaksi digital hanya sekitar Rp 1,97 triliun, namun pada tahun 2021
mencapai Rp 305,44 triliun.
Apabila ditinjau dari perilaku konsumen dalam bertransaksi berdasarkan hasil survei Litbang Kompas
akhir Mei 2023 diketahui bahwa responden terbiasa
menggunakan transaksi digital (non tunai) yaitu
sebanyak 22,5%.