MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BELAJAR INFORMASI UMUM
A. Identitas Penulis
Nama Penyusun : I PUTU EKA HERMAWAN,S.PD
Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Pemuteran Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar (SD) Tahun Pelajaran : 2023 / 2024
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Fase : C
Kelas / Semester : V (Lima) / I (Ganjil)
Bab 1 : Indonesia Kaya Rava (27 JP)
Topik : Indonesia Kaya Hayatinya
Alokasi Waktu : 4 JP
B. Profil Pelajar Pancasila 1. Bergotong-royong, 2. Mandiri,
3. Bernalar kritis, 4. Kreatif.
C. Peserta Didik
Target Peserta Didik : Peserta Didik Reguler/Tipikal
Karakteristik PD : Umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar
Jumlah Peserta Didik : 20 – 30 peserta didik D. Model Pembelajaran
Moda Pembelajaran : Tatap Muka
Pendekatan : Saintifik TPACK
Model Pembelajaran : Pembelajaran Berbasis Inquiry
Metode Pembelajaran : Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi dan penugasan E. Sarana & Prasarana
Media : Komputer/laptop, proyektor, pengeras suara, jaringan internet*
Sumber Belajar :
Buku IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka Belajar Buku Tematik Kurikulum 2013
Buku IPA KTSP
Sumber lain yang relevan Lingkungan Sekitar Video
https://www.youtube.com/watch?v=KqJZQ0GVeJs
Alat & Bahan :
Perlengkapan peserta didik :
Gambar persebaran flora dan fauna Indonesia Foto-foto keanekaragaman hayati
KOMPONEN INTI
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Capaian Pembelajaran IPAS Fase C (Kelas V dan VI) Berdasarkan Elemen:
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPAS (sains dan sosial)
Pada Fase C peserta didik diperkenalkan dengan sistem - perangkat unsur yang saling terhubung satu sama lain dan berjalan dengan aturan-aturan tertentu untuk menjalankan fungsi tertentu - khususnya yang berkaitan dengan bagaimana alam dan kehidupan sosial saling berkaitan dalam konteks kebhinekaan. Peserta didik melakukan suatu tindakan, mengambil suatu keputusan atau menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahamannya terhadap materi yang telah dipelajari
Keterampilan proses
1. Mengamati
Pada akhir fase C, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana dengan menggunakan panca indra, mencatat hasil pengamatannya, serta mencari persamaan dan perbedaannya.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Dengan panduan, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Secara mandiri, peserta didik merencanakan dan melakukan langkah- langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.
Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan keselamatan. Peserta didik menggunakan alat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Menyajikan data dalam bentuk tabel atau grafik serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Membandingkan data dengan prediksi dan menggunakannya sebagai bukti dalam menyusun penjelasan ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi
Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada.
Merefleksikan proses investigasi, termasuk merefleksikan validitas suatu tes.
6. Mengomunikasikan hasil
Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa, serta konvensi sains yang umum sesuai format yang ditentukan.
B. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui tayangan video, peserta didik mampu menemukan dasar pengelompokan flora dan fauna Indonesia
2. Melalui tayangan video, peserta didik mampu menemukan berbagai jenis flora dan fauna di Indonesia
3. Melalui membaca teks Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia
C. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Peserta didik mampu menemukan dasar pengelompokan flora dan fauna Indonesia.
2. Peserta didik mampu menemukan berbagai jenis flora dan fauna di Indonesia
3. Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora
dan fauna di Indonesia D. Materi Pokok
Persebaran flora dan fauna di Indonesia E. Pemahaman Bermakna
Peserta didik akan belajar mengenai informasi persebaran keanekaragaman flora dan faunadengan indra penglihatan, dan menelaah manfaat keanekaragaman hayati Indonesia.
Peserta didik diajak mengamati informasi persebaran flora dan fauna serta keanekaragaman hayati melalui video dan membaca teks untuk menganalisis manfaat dari memiliki keanekaragaman hayati dengan tepat. Dari pemahaman ini, peserta didik diharapkan dapat mengaitkannya dengan proses melihat dan mendengar, kemudian menampilkannya dalam bentuk pertanyaan melalui tanya jawab dan diskusi
F. Pertanyaan Pemantik
1. Apa yang kalian ketahui tentang fauna di Indonesia?
2. Apa yang kalian ketahui tentang flora di Indonesia?
G. Asessmen
1. Asesmen diagnostik: Tes kognitif (berupa tes tertulis) dan atau nonkognitif sebelum pembelajaran untuk mengukur kemampuan awal peserta didik
2. Asessmen formatif: Mengumpulkan data kemajuan peserta didik dalam menguasai kompetensi yang akan dicapai (pertanyaan lisan atau observasi) dan diinterpretasikan untuk rencana tindak lanjut pembelajaran berikutnya.
3. Asessmen sumatif : Evaluasi akhir pembelajaran untuk mengukur tingkat ketercapaian materi
Peserta didik melakukan penelusuran dan membuat media informasi mengenai cara merawat dan menjaga kesehatan mata dan telinga untuk adik kelasnya.
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Langkah-Langkah Kegiatan Kegiatan
Kegiatan Awal 1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam 2. Peserta didik berdoa bersama sebelum memulai pelajaran 3. Guru mengecek kehadiran peserta didik
4. Guru mengkondisikan peserta didik agar siap menerima materi yang akan dipelajari
5. Peserta didik menyanyikan lagu wajib nasional “ Indonesia Pusaka”
6. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat nasionalisme
7. Guru bersama peserta memaikan game lewat quizizz
8. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran yang akan dipelajari
Kegiatan Inti
FASE 1 : ORIENTASI SISWA PADA MASALAH
1. Peserta didik dengan bimbingan guru diminta untuk mengamati video yang disajikan guru lewat PPT
2. Guru menjelaskan konsep informasi dengan bahasa yang mudah dipahami peserta didik sebagai berikut
- Flora - Fauna
- Garis webber - Garis Wallace
3. Peserta didik dan guru melakukan tanya jawab terkait yang disajikan.
a. Apa itu Flora ? b. Apa itu Fauna ? FASE 2 :
MENGORGANISASIKAN PESERTA DIDIK
1. Peserta didik dibagi ke dalam 5 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang.
2. Guru membagikan LKPD yang harus dikerjakan secara berkelompok.
FASE 3 : MEMBIMBING PENYELIDIKAN
INDIVIDU/KELOMPOK
1. Guru menjelaskan konsep tentang “FAUNA” , guru mengajak siswa menjaga salah satu hewan yang dilindungi di Bali (Jalak Bali/curik bali, Sapi Bali dan Macan Bali yang sudah punah) bagaimana peserta didik agar melindungi fauna/hewan tersebut dan menjaga hutan sekitar rumahnya
2. Guru menjelaskan konsep tentang “Flora: guru mengajak peserta didik mengeksplorasi flora/tumbuhan yang di lindungi di bali.
3. Peserta didik mengerjakan LKPD dengan berkolaborasi dalam kelompoknya.
4. Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompoknya
berdasarkan untuk memecahkan permasalahan dalam LKPD
FASE 4 :
MENGEMBANGKAN
DAN MENYAJIKAN
HASIL KARYA
1. Guru menanyakan kepada siswa terkait kendala-kenala dalam pengerjaan LKPD.
2. Peserta didik menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh guru, dengan menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi ketika mengerjakan LKPD
3. Peserta didik secara berkelompok menyajikan hasil diskusinya di depan kelas dengan bergantian.
4. Kelompok lain menyimak presentasi.
FASE 5 : ANALISIS DAN EVALUASI
1. Siswa saling memberikan tanggapannya terhadap hasil kerja kelompok lain.
2. Guru mengajak siswa memberikan penghargaan kepada kelompok yang telah maju dengan bertepuk tangan.
3. Guru memberikan konfirmasi terhadap pekerjaan siswa yang kurang tepat.
4. Peserta didik menceritakan pengalaman menjaga/merawat dan melindungi flora dan fauna yang dimilikinya
Kegiatan Penutup 1. Guru memberikan evaluasi kepada peserta didik
2. Peserta didik diberi kesempatan bertanya jika ada yang masih
merasa bingung dan kurang mengerti terkait materi yang dipelajari.
3. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi / membuat simpulan mengenai materi yang telah dipelajari.
4. Siswa bersama guru berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing. Doa dipimpin oleh siswa yang mendapat tugas piket.
I. Penilaian
1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap
Teknik : Non Tes
Instrument : Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan
Instrument : Soal Pilihan Ganda c. Penilaian Keterampilan
Teknik : Kinerja
Instrument : Rubik Penilaian
2. REMEDIAL DAN PENGAYAAN
a. Remedial Bagi siswa yang belum memenuhi Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) setelah melakukan tes tertulis pada akhir pembelajaran, maka akan diberikan pembelajaran tambahan (Remedial Teaching), kemudian diberikan tes tertulis pada akhir pembelajaran dengan ketentuan:
1) Soal yang diberikan berbeda dengan soal sebelumnya namun setara dalam konten pengetahuannya.
2) Nilai akhir yang akan diambil adalah nilai hasil tes akhir.
3) Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan contoh:
pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).
b. Pengayaan Siswa yang sudah memenuhi kriteria Ketunntasan Belajar Minimal (KBM) akan diberikan pengayaan berupa penajaman pemahaman dan latihan pemecahan soal yang lebih kompleks.
LAMPIRAN
A. Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik (Terlampir) B. Lembar Kerja Peserta Didik (Terlampir)
C. Rubrik Penilaian (Terlampir) E. Glossarium
Hayati: berhubungan atau berasal dari makhluk hidup
Flora: alam tumbuh-tumbuhan di suatu daerah
Fauna: dunia hewan di suatu daerah
Genetik: berhubungan dengan keturunan atau gen
Gen: bagian sangat kecil dalam tubuh kita yang membawa sifat keturunan F Daftar Pustaka
Amalia Fitri Ghaniem, dkk. 2021. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SD Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asessmen Pendidikan Kemdikbudristek
Amalia Fitri Ghaniem, dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SD/MI Kelas V. Jakarta:
Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asessmen Pendidikan Kemdikbudristek
Mengetahui Pemuteran, 15 Februari 2024
Kepala SD Negeri 1 Pemuteran Guru Kelas V
I Made Suija,S.Pd. SD I Putu Eka Hermawan,S.Pd
NIP. 19651006 198812 1 002 NIP. 19901212202221 1 008
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAHAN AJAR
Oleh : I Putu Eka Hermawan,S.Pd Oleh : I Putu Eka Hermawan,S.Pd
Persebaran Flora dan Fauna Indonesia
Untuk Siswa :
Sekolah Dasar
Kurikulum Merdeka
Guru SD Negeri 1 Pemuteran Guru SD Negeri 1 Pemuteran
Kelas 5
LAMPIRAN A
Puji syukur kita panjatkan ke hadapan Hyang Widhi Wase/ Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan anugrah Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan modul ajar ini dengan judul "Pengelompokan dan Persebaran Flora dan Fauna Indonesia".
Modul ini disusun sebagai salah satu upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa-siswi kelas 5 mengenai keanekaragaman hayati Indonesia yang begitu kaya.
Keanekaragaman flora dan fauna Indonesia menjadi salah satu kekayaan alam yang harus dijaga dan dilestarikan. Melalui pemahaman tentang pengelompokan dan persebaran flora serta fauna, diharapkan siswa-siswi dapat lebih menghargai serta menjaga keberagaman hayati yang ada di Indonesia.
Modul ini disusun secara sistematis dan ringkas agar mudah dipahami oleh siswa-siswi.
Materi disusun dengan mengacu pada kurikulum yang berlaku serta dilengkapi dengan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penyusunan modul ini. Semoga modul ini dapat bermanfaat bagi siswa-siswi dalam memahami pengelompokan dan persebaran flora serta fauna Indonesia.
Akhir kata, kami berharap agar pembelajaran melalui modul ini dapat memberikan pemahaman yang baik dan menjadi langkah awal dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.
1
Kata Pengantar
Pemuteran, 15 Februari 2024 Penulis
I Putu Eka Hermawan,S.Pd, Gr
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
2 Selamat datang di modul ajar "Pengelompokan dan Persebaran Flora dan Fauna Indonesia"
untuk siswa-siswi kelas 5. Modul ini disusun untuk membantu Anda memahami konsep- konsep dasar tentang flora dan fauna Indonesia dengan lebih baik. Berikut adalah petunjuk penggunaan modul ini:
1. Baca dengan Seksama:
2. Kerjakan Latihan Soal:
3. Diskusikan dengan Teman:
4. Terapkan dalam Kehidupan Sehari-hari:
6. Evaluasi Pemahaman Anda:
Dengan mengikuti petunjuk penggunaan modul ini secara cermat, diharapkan Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pengelompokan dan persebaran flora serta fauna Indonesia. Selamat belajar!
Bacalah setiap bagian modul dengan seksama. Pastikan Anda memahami setiap konsep dan informasi yang disajikan.
Setelah membaca setiap bagian, kerjakanlah latihan soal yang terdapat di bagian akhir modul. Latihan soal bertujuan untuk menguji pemahaman Anda terhadap materi yang telah dipelajari.
Diskusikanlah materi yang telah dipelajari dengan teman sekelas Anda. Anda dapat bertukar pendapat, bertanya, atau membahas topik-topik yang menarik dari modul ini.
Usahakan untuk menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari dalam modul ini dengan kehidupan sehari-hari Anda. Anda dapat mengamati flora dan fauna di sekitar lingkungan Anda atau mengikuti kegiatan konservasi alam.
Setelah menyelesaikan modul ini, evaluasilah pemahaman Anda dengan menjawab pertanyaan refleksi yang disediakan di bagian akhir modul. Ini akan membantu Anda untuk mengetahui sejauh mana pemahaman Anda terhadap materi tersebut.
Petunjuk Penggunaan
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
3 Selamat datang di modul ajar "Pengelompokan dan Persebaran Flora dan Fauna Indonesia"
untuk siswa-siswi kelas 5. Modul ini disusun untuk membantu Anda memahami konsep- konsep dasar tentang flora dan fauna Indonesia dengan lebih baik. Berikut adalah petunjuk penggunaan modul ini:
1. Baca dengan Seksama:
2. Kerjakan Latihan Soal:
3. Diskusikan dengan Teman:
4. Terapkan dalam Kehidupan Sehari-hari:
6. Evaluasi Pemahaman Anda:
Dengan mengikuti petunjuk penggunaan modul ini secara cermat, diharapkan Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pengelompokan dan persebaran flora serta fauna Indonesia. Selamat belajar!
Bacalah setiap bagian modul dengan seksama. Pastikan Anda memahami setiap konsep dan informasi yang disajikan.
Setelah membaca setiap bagian, kerjakanlah latihan soal yang terdapat di bagian akhir modul. Latihan soal bertujuan untuk menguji pemahaman Anda terhadap materi yang telah dipelajari.
Diskusikanlah materi yang telah dipelajari dengan teman sekelas Anda. Anda dapat bertukar pendapat, bertanya, atau membahas topik-topik yang menarik dari modul ini.
Usahakan untuk menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari dalam modul ini dengan kehidupan sehari-hari Anda. Anda dapat mengamati flora dan fauna di sekitar lingkungan Anda atau mengikuti kegiatan konservasi alam.
Setelah menyelesaikan modul ini, evaluasilah pemahaman Anda dengan menjawab pertanyaan refleksi yang disediakan di bagian akhir modul. Ini akan membantu Anda untuk mengetahui sejauh mana pemahaman Anda terhadap materi tersebut.
Petunjuk Penggunaan
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
4
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5 1.
Tujuan Pembelajaran
Melalui tayangan video, peserta didik mampu menemukan dasar pengelompokan flora dan fauna Indonesia
Melalui tayangan video, peserta didik mampu menemukan berbagai jenis flora dan fauna di Indonesia
Melalui membaca teks Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia
2.
3.
5
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
Materi Ajar
Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki keanekaragaman hayati. Sebagai negara kepulauan, Indonesia menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna, baik yang hidup di darat maupun di laut.
Keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia bisa dibagi menjadi tiga wilayah, yakni wilayah Indonesia Barat, Tengah, dan Timur.
Flora dan fauna di wilayah Indonesia Barat memiliki kemiripan dengan flora dan fauna di Asia. Maka dari itu, wilayah ini disebut dengan wilayah Asiatis.
Adapun untuk wilayah tengah disebut dengan wilayah peralihan karena flora dan faunanya memiliki ciri khas tersendiri dan wilayah Indonesia Timur disebut dengan wilayah Australis karena flora dan faunanya memiliki kemiripan dengan flora dan fauna yang ada di Australia.
Ketiga wilayah ini dipisahkan oleh garis tak kasat mata. Wilayah Asiatis dan wilayah peralihan dibatasi oleh garis Wallace, sedangkan wilayah peralihan dan wilayah Australis dibatasi oleh garis Webber.
Sumber : Buku IPAS kelas V
a. Gajah b. Badak c. Rusa
d. Bekantan e. Owa Jawa f. Burung Jalak Bali
6
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
Wilayah Asiatis
Wilayah Indonesia yang termasuk ke dalam wilayah Asiatis adalah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Selat Makasar, dan Selat Lombok.
Wilayah Asiatis memiliki curah hujan yang tinggi sehingga flora yang tumbuh dapat beraneka ragam. Pada wilayah ini terdapat hutan lebat yang ditumbuhi berbagai tanaman, seperti meranti, jati, rotan dan keruing yang bisa digunakan sebagai kayu pertukangan. Selain itu, ada juga tanaman kemuning, rawa gambut, dan hutan bakau.
Fauna yang hidup di daerah Indonesia bagian barat ini menyerupai fauna yang ada di daratan Asia. Fauna yang ada di wilayah Asiatis biasanya memiliki ukuran yang besar dan berbulu tidak indah. Berikut ini beberapa fauna yang ada di wilayah Asiatis: Mamalia: Gajah, badak, rusa, babi hutan, banteng, kerbau, badak bercula satu, dan harimau. Primata:
Bekantan, owa jawa, dan orang utan. Reptil: Ular, kadal, biawak, dan buaya. Burung: Burung hantu, elang, dan merak. kan: Ikan tawar, seperti pesut mahakam dan ikan arwana.
1.
7
a. Anoa b. Monyet HItam c. Kuskus
d. Komodo
f. Burung Maleo e. Biawak
2 .
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
Wilayah Peralihan
Wilayah Indonesia yang termasuk ke dalam wilayah peralihan adalah Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Wilayah peralihan memiliki curah hujan yang rendah dan relatif kering sehingga wilayah ini didominasi oleh stepa tropis dan sabana. Flora yang tumbuh di daerah pantai memiliki kemiripan dengan flora di wilayah timur sedangkan flora yang tumbuh di gurun memiliki kemiripan dengan flora di Kalimantan. Contoh flora tipe peralihan adalah anggrek, eboni, cengkeh, pala, dan cendana.
Fauna di wilayah peralihan memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan fauna di wilayah Asiatis dan Australis. Jumlah fauna di wilayah peralihan juga tidak sebanyak yang ada di wilayah Asiatis dan Australis. Berikut ini beberapa fauna yang ada di wilayah peralihan: Mamalia: Anoa, monyet hitam, babi rusa, kuskus, dan tarsius. Reptil: Komodo, biawak, buaya, dan ular.
Burung: Maleo, nuri, kakatua, dan rangkong.
8
a. Kangguru b. Walabi c. Landak IrIan
d. Buaya e. Burung Nuri f. Burung Kasuari 3 .
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
Wilayah Australis
Wilayah Indonesia yang termasuk ke dalam wilayah adalah Papua, Kepulauan Aru, dan beberapa pulau di sekitarnya. Flora di wilayah Australis didominasi oleh hutan hujan tropis, hutan musim, dan hutan bakau di daerah pesisir. Contoh flora yang tumbuh di wilayah Australis adalah matoa, jati, pohon sagu, ficus, dan merbau.
Fauna di wilayah Australis mendapatkan banyak pengaruh
dari Australia. Fauna yang ada di wilayah Australis biasanya
berupa hewan yang memiliki kantong, mamalia berukuran kecil,
dan juga burung dengan bulu yang indah. Berikut ini beberapa
fauna yang ada di wilayah Australis: Mamalia: Kanguru, walabi,
kuskus, landak irian, dan kelelawar. Reptil: Kadal, biawak,
buaya, dan ular. Burung: Cendrawasih, kasuari, nuri, dan maleo.
9
Modul Ajar Persebaran Flora dan Fauna Indonesia Kelas 5
PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA
Persebaran flora di Indonesia terbentuk karena adanya peristiwa geologis yang terjadi pada jutaan tahun yang lalu, yaitu pada masa pencairan es (zaman glasial). Pada saat itu terjadi pencairan es secara besar-besaran yang menyebabkan naiknya permukaan air laut di bumi, hal ini menyebabkan beberapa wilayah yang dangkal kemudian menjadi tenggelam oleh air laut dan membentuk wilayah perairan yang baru.
Beberapa wilayah perairan baru di sekitar Indonesia yang terbentuk pada masa berakhirnya zaman glasial itu adalah Laut Jawa yang terdapat di daerah Dangkalan Sunda dan Laut Arafuru yang terdapat di daerah Dangkalan Sahul. Terbentuknya perairan baru di daerah dangkalan tersebut menyebakan flora yang semula dapat dengan bebas bermigrasi akhirnya terhambat oleh perubahan kondisi geologis.
Jenis tumbuhan yang tersebar di wilayah Indonesia meliputi hutan tropis, hutan musim, hutan pegunungan, hutan bakau dan sabana tropis.
Persebaran flora di wilayah Indonesia itu sendiri terbagi ke dalam 4 kelompok besar wilayah flora Indonesia, yaitu :
1. Wilayah Flora Sumatra-Kalimantan 2. Wilayah Flora Jawa-bali
3. Wilayah Flora Kepulauan Wallace (Sulawesi-Nusa Tenggara) 4. Wilayah Flora Maluku-Papua
Wilayah Indonesia memiliki kekayaan fauna yang sangat beragam. Keragaman fauna ini karena berbagai hal :
Terletak di daerah tropis, sehingga mempunyai hutan hujan tropis (trophical rain forest) yang kaya akan tumbuhan dan hewan hutan tropis.
1.
Terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan Australia 2.
Merupakan negara kepulauan, hal ini menyebabkan setiap pulau memungkinkan tumbuh dan dan menyebarnya hewan dan tumbuhan khas tertentu sesuai dengan kondisi alamnya.
3.
Indonesia terletak di dua kawasan persebaran fauna dunia, yaitu Australis dan Oriental.
4.
Karena berbagai kondisi tersebut maka wilayah Indonesia kaya akan keanekaragaman fauna. Berbagai jenis fauna yang meliputi
Mamalia (lebih dari 500 jenis) 1.
Kupu-kupu (lebih dari 100 jenis) 2.
Reptil (lebih dari 600 jenis) 3.
Burung (lebih dari 1.500 jenis) 4.
Amfibi (lebih dari 250 jenis)
5.
LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK (LKPD) LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK (LKPD)
KELAS V
PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA
ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL
OLEH
I PUTU EKA HERMAWAN,SPD SD NEGERI 1 PEMUTERAN
Lampiran B
PAPUA
BALI
SUMATRA
KALIMANTAN PAPUA
BALI
SUMATRA
KALIMANTAN
PAPUA
BALI
SUMATRA
KALIMANTAN JAWA
KEPULAWAN ARU
NTB
MALUKU
PAPUA
BALI
SUMATRA
KALIMANTAN SULAWESI
NTT
BIAK
FAKFAK
TUGAS I
Wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia Wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia
Wilayah
Asiatis Wilayah
Australis Wilayah
Peralihan
TUGAS 2
Kelompokan gambar-gambar fauna berikut ke dalam wilayah Asiatis, Peralihan dan Autralis
Kelompokan gambar-gambar fauna berikut ke dalam wilayah
Asiatis, Peralihan dan Autralis
LAMPIRAN C
INSTRUMEN PENILAIAN
ASPEK SIKAP
Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Pemuteran Kelas / Semester : V / 1
Topik : Negeriku Kaya Hayatinya
Mapel : I P A S
Pembelajaran : 1
RUBRIK PENILAIAN SIKAP No Kriteria
Penilaian
Skor Penilaian
Sangat Baik (4) Baik(3) Cukup (2) Perlu Pendamping
an (1) 1 Jujur Jujur dalam mengikuti
pembelajaran
Jujur dalam mengerjakan tugas
Mengakui kesalahan
Memenuhi 2 kriteria
Memenuhi 1 kriteria
Seluruh kriteria belum terpenuhi 2 Tanggung
Jawab
Menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran
Mampu menyelesaikan tugas yang diberikan (LKPD)
Mampu melaksanakan tugas yang diberikan (memimpin doa dan lainya
Memenuhi 2 Kriteria
Memenuhi 1 kriteria
Seluruh kriteria belum terpenuhi
3 Displin Tepat waktu datang ke sekolah
Memakai pakain sesuai hari
Tertib dalam mengikuti pembelajaran
Memenuhi 2 Kriteria
Memenuhi 1 kriteria
Seluruh kriteria belum terpenuhi
4 Percaya Diri
Berani mepersentasikan hasil kerja
Tidak gugup saat persentasi kerja
Suara jelas saat
mempersentasikan hasil kerja
Memenuhi 2 Kriteria
Memenuhi 1 kriteria
Seluruh kriteria belum terpenuhi
Kriteria Skor:
4 = Sangat Baik 3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Pendampingan Petunjuk Penskoran:
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4. Perhitungan nilai menggunakan rumus :
LEMBAR PENILAIAN DIRI SIKAP SPIRITUAL PETUNJUK :
1. Bacalah pernyataan yang ada di dalam kolom dengan teliti!
2. Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kondisi dan keadaan kalian sehari-hari!
Nama Siswa : ……….
Kelas : ……….
Materi Pokok : ……….
Tanggal : ……….
No Pernyataan TP KD SR SL
1 Saya percaya dengan adanya Tuhan
2 Saya berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu kegiatan
3 Saya mengucapkan rasa syukur atas segala karunia Tuhan 4 Saya memberi salam sebelum dan sesudah mengungkapkan
pendapat di depan umum
5 Saya mengungkapkan keagungan Tuhan apabila melihat KebesaranNya
Jumlah
Keterangan:
SL = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
SR = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan KD = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
TP = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Kriteria:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Petunjuk Penskoran:
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus:
Sesuai skala ketentuan peserta didik memperoleh nilai adalah:
Sangat Baik : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00 Baik : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33 Perlu Bimbingan : apabila memperoleh skor : skor ≤ 1,33
LEMBAR PENILAIAN DIRI SIKAP JUJUR
PETUNJUK :
1. Bacalah pernyataan yang ada di dalam kolom dengan teliti!
2. Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kondisi dan keadaan kalian sehari-hari!
Nama Siswa : ……….
Kelas : ……….
Materi Pokok : ……….
Tanggal : ……….
No Pernyataan TP KD SR SL
1 Saya menyontek pada saat mengerjakan Ulangan 2 Saya tidak mengerjakan tugas yang diberikan 3 Saya terlambat mengumpulkan tugas
4 Saya meminjam barang orang lain tanpa ijin
5 Saya mengerjakan tugas tanpa melihat jawaban teman yang lain
Jumlah
Keterangan:
SL = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
SR = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan KD = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
TP = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Kriteria:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Petunjuk Penskoran:
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus:
Sesuai skala ketentuan peserta didik memperoleh nilai adalah:
Sangat Baik : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00 Baik : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33 Perlu Bimbingan : apabila memperoleh skor : skor ≤ 1,33
LEMBAR PENILAIAN SIKAP TANGGUNG JAWAB PETUNJUK :
1. Bacalah pernyataan yang ada di dalam kolom dengan teliti!
2. Berilah tanda cek (√) sesuai dengan kondisi dan keadaan kalian sehari-hari!
Nama Siswa : ……….
Kelas : ……….
Materi Pokok : ……….
Tanggal : ……….
No Pernyataan TP KD SR SL
1 Sebagai peserta didik saya melakukan tugas-tugas dengan Baik
2 Saya berani menerima resiko atas tindakan yang dilakukan 3 Saya berani mengakui kesalahan yang saya dilakukan 4 Saya mau mengembalikan barang yang dipinjam dari orang
Lain
5 Saya berani meminta maaf jika melakukan kesalahan yang merugikan orang lain
Jumlah
Keterangan:
SL = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
SR = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan KD = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
TP = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Kriteria:
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Petunjuk Penskoran:
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus:
Sesuai skala ketentuan peserta didik memperoleh nilai adalah:
Sangat Baik : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00 Baik : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33 Perlu Bimbingan : apabila memperoleh skor : skor ≤ 1,33
LEMBAR PENILAIAN DIRI SIKAP DISIPLIN
Nama Siswa : ……….
Kelas : ……….
Materi Pokok : ……….
Tanggal : ……….
PETUNJUK:
1. Lembaran ini diisi oleh peserta didik untuk menilai sikap disiplin diri peserta didik.
2. Berilah tanda cek (√) kolom skor sesuai sikap disiplin yang kamu miliki sebagai berikut :
Ya = apabila kamu menunjukkan perbuatan sesuai pernyataan Tidak
= apabila kamu tidak menunjukkan perbuatan sesuai pernyataan
No Pernyataan Melakukan
Ya Tidak 1 Saya masuk kelas tepat waktu
2 Saya mengumpulkan tugas tepat waktu 3 Saya memakai seragam sesuai tata tertib 4 Saya mengerjakan tugas yang diberikan 5 Saya tertib dalam mengikuti pembelajaran
6 Saya mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yang Ditetapkan
7 Saya membawa buku tulis sesuai mata pelajaran 8 Saya membawa buku teks sesuai mata mata pelajaran
Jumlah Petunjuk Penskoran:
Ya = diberi skor 1 Tidak = diberi skor 0
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
Sesuai skala ketentuan peserta didik memperoleh nilai adalah:
Sangat Baik : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00 Baik : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33 Perlu Bimbingan : apabila memperoleh skor : skor ≤ 1,33
LEMBAR PENILAIAN DIRI SIKAP PERCAYA DISIPLIN DIRI
Nama Siswa : ……….
Kelas : ……….
Materi Pokok : ……….
Tanggal : ……….
PETUNJUK:
1. Lembaran ini diisi oleh peserta didik untuk menilai sikap disiplin diri peserta didik.
2. Berilah tanda cek (√) kolom skor sesuai sikap disiplin yang kamu miliki sebagai berikut :
Ya = apabila kamu menunjukkan perbuatan sesuai pernyataan Tidak
= apabila kamu tidak menunjukkan perbuatan sesuai pernyataan
No Pernyataan Melakukan
Ya Tidak 1 Saya merasa gugup saat presentasi di depan guru dan teman
2 Saya takut untuk menyampaikan pendapat
3 Saya berani saat presentasi di depan guru dan teman
4 Saya sangat bersemangat saat presentasi di depan guru dan teman 5 Saya tidak gugup saat presentasi di depan guru dan teman
Jumlah
Petunjuk Penskoran : Ya = diberi skor 1 Tidak = diberi skor 0
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
Sesuai skala ketentuan peserta didik memperoleh nilai adalah :
Sangat Baik : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00 Baik : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33 Perlu Bimbingan : apabila memperoleh skor : skor ≤ 1,33
KISI-KISI INSTRUMEN
ASPEK PENGETAHUAN
KISI-KISI PENILAIAN
PENGETAHUAN (KURIKULUM MERDEKA)
Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Pemuteran Muatan Pelajaran : IPAS
Topik : Indonesia Kaya Hayatinya Kelas/Semester : V/ 1
Bentuk Soal : Tes Tertulis (Pilihan Ganda)
No Capian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Indikator Soal Dimensi Kognitif
Bobot skor
Jumlah Soal
Nomor Soal 1 Pada Fase C peserta
didik diperkenalkan dengan sistem - perangkat unsur yang saling terhubung satu sama lain dan berjalan dengan aturan-aturan tertentu untuk
menjalankan fungsi tertentu - khususnya yang berkaitan dengan bagaimana alam dan kehidupan sosial saling berkaitan dalam konteks kebhinekaan. Peserta didik melakukan suatu tindakan, mengambil suatu keputusan atau menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan
Melalui tayangan video, peserta didik mampu menemukan dasar pengelompokan flora dan fauna Indonesia
Disajikan teks peserta didik mampu
menemukan dasar
pengelompokan flora dan fauna di Indonesia
C2 10 2 1 , 2 dan 3
Disajikan gambar , peserta didik mampu menemukan dasar
pengelompokan flora dan fauna di Indonesia
C4 10 3 4 dan 5
Melalui tayangan video, peserta didik mampu menemukan berbagai jenis flora dan fauna di Indonesia
Disajikan gambar, peserta didik mampu menemukan berbagai jenis flora dan fauna di Indonesia
C2 10 4 6,7,8
pemahamannya terhadap materi yang telah
dipelajari
Melalui membaca teks Peserta didik mampu menganalisis faktor-
faktor yang
mempengaruhi
persebaran flora dan fauna di Indonesia
Disajikan teks, peserta didik mampu
menganalisis faktor- faktor yang
mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia
C4 10 1 9 dan 10
INSTRUMEN PENILAIAN
ASPEK PENGETAHUAN
Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Pemuteran Kelas / Semester : V / 1
Topik : Negeriku Kaya Hayatinya
Mapel : I P A S
Pembelajaran : 1
INSTRUMEN SOAL
No Soal Pilihan Ganda Kunci
Jawaban 1 Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki
keanekaragaman hayati. Sebagai negara kepulauan, Indonesia menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna, baik yang hidup di darat maupun di laut.
Keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia bisa dibagi menjadi tiga wilayah, yakni wilayah Indonesia Barat, Tengah, dan Timur.
.
Berdasarkan bacaan diatas persebaran flora dan fauna pulau yang masuk kedalam wilayah Indonesia Barat adalah …..
a. Sumatra dan Sulawesi b. Jawa dan Bali
c. Jawa dan Papua d. Sulawesi dan Maluku
B
2 Persebaran flora di Indonesia terbentuk karena adanya peristiwa geologis yang terjadi pada jutaan tahun yang lalu, yaitu pada masa pencairan es (zaman glasial). Pada saat itu terjadi pencairan es secara besar-besaran yang menyebabkan naiknya permukaan air laut di bumi, hal ini menyebabkan beberapa wilayah yang dangkal kemudian menjadi tenggelam oleh air laut dan membentuk wilayah perairan yang baru.
Berdasarkan bacaan diatas, persebaran flora di Indonesia disebabkan oleh berbagai peristiwa diantara adalah …..
a. Faktor geologi
b. Terbelahnya palau Jawa dan Bali c. Berada pada kawasan katulistiwa d. Penduduknya banyak
A
3 Garis yang memisahkan dua bagian flora dan fauna di Indonesia dikenal dengan nama garis Wallace yang membatasi persebaran fauna Indonesia barat dan tengah, sedangkan garis Waber membatasi wilayah sebaran fauna Indonesia tengah dengan timur.
Berdasarkan pembagian tersebut, persebaran fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga yaitu…
a. Fauna asiatis, fauna oriental , fauna peralihan b. Fauna oriental, fauna peralihan, fauna australis c. Fauna asiatis, fauna australis, fauna peralihan d. Fauna australis, fauna peralihan, fauna oriental
C
4
Gambar diatas menunjukan hewan yang tergolong kedalam wilayah yakni …..
a. Fauna asiatis b. Fauna peralihan c. Fauna autralis d. Fauna oriental
A
5
a b c
d
Berdasarkan gambar fauna diatas, manakah yang tergolong kedalam wilayah peralihan yakni …..
a. A dan C b. A dan D c. B dan C d. A dan B
D
6
Bunga Raflesia Arnoldi ditemukan di wilayah yaitu …..
a. Bengkulu b. Sumatra c. Bali d. Papua
A
7
Burung jalak Bali merupakan satwa/ fauna endemik yang dilindung oleh undang-undang. Burung ini tumbuh kembang di wilayah yakni …..
a. Bengkulu b. Sumatra c. Bali d. Papua
C
8
Buah Merah sesuai dengan namanya, buah ini berwarna merah dan memiliki ukuran yang cukup besar, yakni bisa mencapai panjang hingga 55 cm, berdiameter 10-15 cm, dan memiliki bobot 2-3 kg. Tumbuhan endemik ini berasal dari …..
A
a. Papua b. Sumatra c. Bali d. Bengkulu
9 Perhatikan berikut ini ! 1. Faktor geologi
2. Terletak diantara dua benua yakni Asia dan Australia 3. Terletak di daerah trofis
4. Terbentuknya perairan baru
Berdasarkan faktor-faktor diatas yang menjadikan Indonesia memiliki keanekaragaman fauna adalah …..
a. 1 dan 2 b. 2 dan 3 c. 3 dan 4 d. 2 dan 4
B
10 Berdasarkan soal nomor 9, faktor-faktor yang menjadikan Indonesia memiliki Flora yang beranekaragam adalah …..
a. 1 dan 2 b. 2 dan 3 c. 3 dan 4 d. 1 dan 4
D