• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penanganan Pasca Terkena Benda Tajam Pasien HbsAg+

N/A
N/A
Sisca Putri Syam

Academic year: 2025

Membagikan "Penanganan Pasca Terkena Benda Tajam Pasien HbsAg+"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

SURAT REKOMENDASI Nomor :

Memperhatikan dan mempertimbangkan kejadian karyawan terpapar needle stick injury pada pasien dengan HbsAg+, disampaikan beberapa hal sebagai berikut;

Nama : Hasnia

Posisi : Perawat IGD

Kejadian : Needle stick injury pasien HbsAg+

Tanggal kejadian : 08 Oktober 2024 Riwayat vaksinasi : Anti HBS negatif Rekomendasi :

1. Melakukan penanganan dini needle stick injury yaitu segera cuci luka dengan air mengalir,

2. Segera melakukan pemeriksaan untuk anti HIV (saat kejadian bila hasil non reaktif diulang pada bulan ke3 dan ke-6)

3. Segera melakukan pemeriksaan untuk HbsAg saat kejadian bila nonreaktif dapat diulang pada bulan ke-3 dan ke-6

4. Segera melakukan pemeriksaan untuk anti HCV saat kejadian bila hasil non reaktif diulang pada bulan ke-3 dan ke-6

5. Berikan regimen profilaksis pasca pajanan dengan imunoglobulin hepatitis B (HBIG)

6. HBIG sebaiknya diberikan dalam 72 jam dengan dosis 100iu intramuskular jika berat badan <30kg, atau 400iu intramuskular jika dengan berat badan >30kg 7. Lengkapi seri vaksin hepatitis B

Demikian surat rekomendasi ini dibuat agar dapat menjadi bahan pertimbangan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Sangatta, 09 Oktober 2024

Mengetahui,

Hiperkes RSPKT Prima Sangatta Manajer Keu, SDM dan Umum

dr. Siska Wulandari, Amd.Kep Wibowo, ST

NPK 2022-536 NPK 120134

(2)

SURAT REKOMENDASI Nomor :

Memperhatikan dan mempertimbangkan kejadian karyawan terpapar benda tajam yang merusak lapisan kulit yang telah kontak dengan darah bersumber dari pasien dengan HbsAg+, disampaikan beberapa hal sebagai berikut;

Nama : Masyita

Posisi : Bidan rawat inap ruang Anggrek

Kejadian : Perkutan terhadap darah pasien HbsAg+

Tanggal kejadian : 08 Oktober 2024

Riwayat vaksinasi : Vaksinasi lengkap; Responden yang terdokumentasi Rekomendasi :

1. Melakukan penanganan dini paparan cairan atau darah yaitu segera cuci luka dengan air mengalir

2. Segera melakukan pemeriksaan untuk anti HIV (saat kejadian bila hasil non reaktif diulang pada bulan ke3 dan ke-6)

3. Segera melakukan pemeriksaan untuk anti HCV saat kejadian bila hasil non reaktif diulang pada bulan ke-3 dan ke-6

Demikian surat rekomendasi ini dibuat agar dapat menjadi bahan pertimbangan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Sangatta, 09 Oktober 2024

Mengetahui,

Hiperkes RSPKT Prima Sangatta Manajer Keu, SDM dan Umum

dr. Siska Wulandari, Amd.Kep Wibowo, ST

NPK 2022-536 NPK 120134

(3)

Nomor :

Lampiran : 1 Halaman

Perihal : Permohonan HBIG Kepada Yth,

Direktur RSPKT Prima Sangatta Di tempat

Menindaklanjuti kejadian karyawan terpapar needle stick injury pada pasien dengan HbsAg+

bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Permohonan permintaan HBIG di RSPKT Prima Sangatta

No Nama Karyawan Unit Permintaan Stok HBIG

1 Hasnia Amd. Kep Perawat/IGD 1 vial 0 vial

Demikian kami sampaikan permohonan permintaan HBIG. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Sangatta, 09 Oktober 2024 Mengetahui,

Manajer Keu, SDM dan Umum Hiperkes

Wibowo, ST dr. Siska Wulandari, Amd.Kep

NPK 120134 NPK 2022-536

Referensi

Dokumen terkait

Mengidentifikasi penanganan keluarga terhadap pasien gangguan jiwa pasca perawatan rumah sakit. di Kecamatan

Penanganan keluarga terhadap pasien gangguan jiwa pasca perawatan rumah sakit. Gangguan jiwa adalah sebuah penyakit

Hasil yang dilakukan oleh ketiga partisipan dalam penanganan keluarga terhadap pasien gangguan jiwa pasca perawatan rumah sakit dan pengetahuan keluarga terhadap

Saya sedang menyusun tugas ahir kuliah untuk itu saya datang kemari untuk penelitian disini mengenai penanganan keluarga terhadap pasien gangguan jiwa pasca perawatan rumah

Hasil ini koefisien korelasi menunjukkan positif dan signifikan yang bermakna Kompetensi dan Kedisiplinan Tenaga Kesehatan secara bersama-sama terhadap Kepuasan Pasien Rawat

Disarankan kepada RSUD Rantauprapat : (1) meningkatkan kinerja perawat pelaksana dalam penanganan pasien pengguna kartu jaminan kesehatan daerah melalui peningkatan

Berdasarkan hasil penelitian pada tabel 4.5 didapatkan bahwa penanganan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap pasien diare cair akut di UGD kota Pontianak

Bagi Tenaga Kesehatan Hasil penelitian ini diharapkan perawat lebih cepat dan sigap dalam penanganan pasien gastroenteritis, dalam perencaan pulang diharapkan perawat mengedukasi