Kami berharap buku ini dapat bermanfaat dalam menambah wawasan dan pengetahuan pembaca mengenai psikologi perkembangan mulai dari masa pranatal hingga lanjut usia berdasarkan prinsip Islam. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa buku ini mempunyai kekurangan dan jauh dari sempurna.
PENDAHULUAN
Dalam keputusan ini, kompetensi berarti serangkaian tindakan cerdas, bertanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat melaksanakan tugas pendidikan.
KONSEP PSIKOLOGI PERKEMBANGAN, RUANG
Konsep Psikologi Perkembangan
Psikologi perkembangan dirumuskan sebagai ilmu yang membahas tentang jiwa dan perilaku orang-orang yang berada dalam tahap perkembangan, mulai dari konsepsi hingga usia tua dan seterusnya, berdasarkan pertumbuhan, kedewasaan, pembelajaran dan pengalaman.3. Dalam ensiklopedia internasional: psikologi perkembangan merupakan salah satu cabang ilmu psikologi yang fokus membahas perilaku anak.
Ruang Lingkup Psikologi Perkembangan
Dapat menciptakan sikap senang bersosialisasi dengan orang lain terutama anak-anak dan remaja dengan perhatian penuh baik di lingkungan keluarga, sekolah atau masyarakat.
Manfaat Mempelajari Psikologi Perkembangan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan
Besar kecilnya pengaruh lingkungan terhadap pertumbuhan dan perkembangan tergantung pada keadaan lingkungan anak itu sendiri serta kemampuan jasmani dan rohaninya. Sekolah, sekolah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak khususnya kecerdasannya.
Teori-Teori yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan
Teori ini menyatakan bahwa perkembangan seseorang akan ditentukan oleh pengalaman atau pengalaman yang diperolehnya selama perkembangan individu tersebut. Teori ini merupakan teori gabungan (konvergen) dari dua teori sebelumnya yaitu teori yang dikemukakan oleh Willian Stern.
Hukum - Hukum Pertumbuhan dan Perkembangan
METODE – METODE PENYELIDIKAN DALAM
Teknik dan metode penelitian yang digunakan dalam psikologi perkembangan pada dasarnya sama dengan metode penelitian yang digunakan pada ilmu-ilmu lain, sehingga banyak metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian dalam ilmu ini, antara lain: 13.
Metode Eksperimen dan Tes
Walaupun Wundt bermaksud melakukan percobaan secara hati-hati, namun pada saat itu tidak semuanya dapat dipelajari karena keterbatasan fasilitas, sehingga hanya bagian-bagian yang dapat dilihat dengan indera saja yang dapat diselidiki, karena tidak dapat dilihat sendiri. Skala Binet terdiri dari 54 pertanyaan, masing-masing 5 pertanyaan untuk tingkat usia tertentu; Level soal yang paling mudah untuk anak usia 3 tahun, level soal yang paling sulit untuk anak usia 15 tahun.
Metode Klinis
Alfred Binet dan Simon, dua ilmuwan Perancis, memperkenalkan skala kecerdasan pertama kali pada tahun 1905. Jean Piaget, seorang ilmuwan Perancis, menggunakan metode klinis untuk meneliti pemikiran anak-anak dan perkembangan bahasa.
Metode Observasi (Pengamatan)
Dengan memperhatikan perubahan ekspresi wajah dan perubahan yang dilakukan orang lain, kita mencoba menebak isi hati mereka untuk mengetahui apa yang dipikirkannya.
Metode Cross Section
Metode Longitudinal
Metode Interview
Metode Questionnaire atau Anqueto
Metode Collection (Pengumpulan)
ASPEK- ASPEK YANG MENGALAMI
Perkembangan Fisik
Perkembangan Intelegensi
Kelompok bodoh (IQ: 70-79) merupakan kelompok yang berada di atas kelompok terbelakang dan di bawah kelompok normal. Rata-rata normal (IQ: 90-109) merupakan kelompok normal atau rata-rata yang persentasenya paling besar dalam populasi.
Perkembangan Emosi
Perasaan moral, yaitu perasaan yang berkaitan dengan nilai baik dan buruk atau etika (moralitas). Perasaan keindahan, yaitu perasaan yang berkaitan erat dengan keindahan suatu hal, baik fisik maupun mental.
Pekembangan Bahasa
Perkembangan Sosial
Perbedaan pendapat atau pertengkaran, yaitu ketika seseorang merasa tersinggung atau terganggu dengan sikap dan perilaku orang lain. Perilaku berkuasa, yaitu perilaku mengendalikan situasi sosial, mendominasi untuk memerintah dalam suatu kelompok.
Perkembangan Kepribadian
Teman sebaya, yaitu jika seseorang berteman dengan anak yang baik, besar kemungkinan ia juga mempunyai kepribadian yang baik. Ciri-ciri kepribadian yang tidak sehat ditandai dengan mudah tersinggung, munculnya rasa khawatir dan cemas, perasaan tertekan, kejam, ketidakmampuan menghindari perilaku menyimpang, dan lain-lain.
Perkembangan Moral
Perkembangan kesadaran beragama
HAKIKAT PERTUMBUHAN, PERKEMBANGAN DAN
Hakikat Pertumbuhan dan Perkembangan
Sedangkan istilah “perkembangan” lebih mengacu pada kemajuan mental atau perkembangan spiritual yang berlangsung terus menerus hingga akhir hayat.44. Seperti halnya pertumbuhan, kedewasaan juga berasal dari istilah yang sering digunakan dalam biologi yang mengacu pada kesuburan atau kematangan.
Prinsip - Prinsip Perkembangan Dalam Psikologi
PERIODISASI – PERIODISASI DALAM
Periodisasi Perkembangan Berdasarkan Ciri-ciri
Pada tahap ini, anak tampak dalam keadaan tenang setelah mengalami gelombang dan badai pada tiga tahap pertama. Dengan kata lain, seksualitas pada fase ini lebih fokus dan terarah pada tujuan reproduksi yang diiringi bumbu cinta. Menurut Maria Montessori, pembagian tahapan tumbuh kembang anak mempunyai makna biologis, karena perkembangan merupakan pelaksanaan kodrat dengan prinsip dasar yaitu prinsip kebutuhan vital dan prinsip wirausaha. Tahapan perkembangannya adalah: 1) Periode 1, usia 0-7 tahun, yaitu periode perolehan... dan pembiasaan dengan dunia luar dengan panca indera.
Periodisasi Perkembangan Berdasarkan Konsep
0-6 tahun = sekolah ibu, merupakan masa perkembangan alat indera dan perolehan pengetahuan dasar di bawah asuhan ibu dalam lingkungan rumah tangga. 6-12 tahun = sekolah bahasa ibu, merupakan masa dimana anak mengembangkan daya ingatnya di sekolah dasar. 18-24 tahun = SMA dan perjalanan, masa pengembangan kemauannya dalam memilih bidang kehidupan, yang berlangsung di bawah fakultas 51.
Periodisasi Perkembangan Berdasarkan Ciri-ciri
24 tahun = SMA dan travelling, merupakan masa berkembangnya kemauan seseorang untuk memilih bidang kehidupan yang dijalani semasa kuliah.51. Di akhir masa ini muncul lagi sifat agresifnya, yaitu anak mulai suka membantah lagi, suka menentang orang lain, terutama orang tuanya. Kohnstamm membagi tahapan perkembangan berkenaan dengan pendidikan dan tujuan mulia umat manusia menjadi lima tahap, yaitu.
Periodisasi Perkembangan Berdasarkan Konsep
TUGAS – TUGAS PERKEMBANGAN INDIVIDU
Pengertian Tugas-tugas Perkembangan
Tugas perkembangan ini berkaitan dengan sikap, perilaku atau keterampilan yang seharusnya dimiliki individu, sesuai dengan usia atau tahap perkembangannya.
Sumber tugas-tugas perkembangan
Tugas-Tugas Perkembangan Pada Setiap Fase
PERKEMBANGAN PADA MASA PRANATAL DAN
Konsepsi dan Awal Kelahiran
Berbagai ayat Al-Qur'an dan Hadits menjadi landasan utama psikologi Islam dan telah memberikan sejumlah informasi tentang awal mula kehidupan manusia sejak janin dalam kandungan ibunya. Para psikolog perkembangan percaya bahwa kehidupan manusia dimulai dari bertemunya sel sperma dan sel telur. Perjalanan biasanya memakan waktu 3 sampai 7 hari, jika dalam perjalanan tidak bertemu sel sperma maka sel telur akan hilang di dalam rahim, namun jika terjadi pembuahan maka sel sperma akan melepaskan 23 kromosom dan sel telur pecah menjadi 23 kromosom. yang kemudian menyatu membentuk zigot.
Fase-Fase Perkembangan Prenatal
Namun ketika kromosom X perempuan bertemu dengan kromosom X laki-laki, maka lahirlah seorang anak perempuan.65. ektoderm), lapisan tengah (mesoderm), dan lapisan bawah (endoderm). Fase kedua masa prenatal disebut fase embrio, yang dalam psikologi Islam disebut alaqah, yaitu gumpalan darah yang terus menggumpal. Cephalocaudal artinya proses pertumbuhan dimulai dari kepala kemudian berlanjut ke ekor.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan
Pada ibu hamil yang terkena penyakit rubella (campak Jerman), 60% bayinya akan lahir dengan kebutuhan khusus. Oleh karena itu, makanan yang dikonsumsi ibu hamil harus mengandung protein, lemak, vitamin, dan karbohidrat yang cukup. Ketika ibu hamil mengalami ketakutan yang mendalam, kecemasan, stres, dan emosi lainnya, terjadi perubahan psikologis, termasuk peningkatan pernapasan dan sekresi kelenjar.
Perkembangan Pasca Natal
PERKEMBANGAN PADA MASA BAYI
Banyak ahli yang menyebut masa bayi sebagai masa vital karena kondisi pada masa bayi merupakan landasan kokoh bagi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Masa bayi diawali dengan kelahiran, disusul tangisan pertama 79 Kak Heyster menyatakan bahwa tangisan pertama bayi merupakan tanda kesadaran mental bayi. Banyak bayi baru lahir yang lemah gagal dalam penyesuaian radikal ini, sehingga mengakibatkan kematian.81.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perkembangan
Perkembangan Pada Masa Bayi
Pada peringkat ini (bayi), tingkah laku kanak-kanak hampir keseluruhannya dikuasai oleh dorongan naluri murni (impulsivity). Pada peringkat ini, kanak-kanak cenderung untuk mengulangi tindakan yang menggembirakan dan tidak mengulangi tindakan yang menyakitkan (tidak menyenangkan). Hukuman ini akan menjadi pengukuhan kepada anak agar tidak mengulangi perbuatan buruk tersebut.
Konsep Penting Pada Bayi
PERKEMBANGAN PADA MASA PRA SEKOLAH
PENGERTIAN ANAK PRASEKOLAH
Usia anak prasekolah atau biasa disebut anak usia dini adalah kurang lebih 3-6 tahun dan anak prasekolah umumnya mengikuti program penitipan anak, kelompok bermain, dan program prasekolah. Umumnya, tahun kedua juga melibatkan pembiasaan kebersihan melalui latihan kebersihan.
PERKEMBANGAN ANAK PRA SEKOLAH
PERKEMBANGAN PADA MASA USIA SEKOLAH
Pengertian Perkembangan Pada Usia Sekolah
Syarat – syarat masuk sekolah
Aspek-aspek Perkembangan masa sekolah
Perasaan intelektual erat kaitannya dengan mampu atau tidaknya Anda menyelesaikan masalah matematika, IPA, IPS, dan lain sebagainya. Merupakan perasaan yang muncul ketika seseorang mengalami sesuatu yang berhubungan dengan indah atau buruk. Anak pertama kali mulai mempelajari konsep moral (mengetahui benar, salah, baik atau buruk) dari lingkungan keluarga.
Karakterististik Anak Pada Usia Sekolah
PERKEMBANGAN PADA MASA REMAJA
Ciri-ciri Umum Masa Remaja
Fokus tahap ini adalah penerimaan terhadap bentuk dan kondisi fisik, serta konformitas yang kuat dengan teman sebaya. Pada masa ini, remaja mulai mengembangkan kematangan perilaku, belajar mengendalikan impulsif dan mengambil keputusan pertama mengenai tujuan pekerjaan yang ingin dicapai. Keinginan yang kuat untuk menjadi dewasa dan diterima dalam kelompok teman sebaya dan orang dewasa juga menjadi ciri fase ini.118.
Proses Perubahan pada Masa Remaja
Imajinasi tersebut dapat dikaitkan dengan kondisi masyarakat, diri sendiri, peraturan orang tua, atau apa yang akan ia lakukan dalam hidupnya. Dalam masyarakat kita, ketika seorang anak memasuki bangku SMA, seharusnya anak tersebut sudah memilih jurusan pendidikan yang akan diambilnya yang pada akhirnya akan menentukan perannya di masa depan. Jadi ketika seseorang berusia sekitar 15 atau 16 tahun, seseorang mulai menempatkan dirinya pada jalur yang akan membawa konsekuensi terhadap apa yang akan dilakukannya di tahun-tahun berikutnya.
Tugas-tugas Perkembangan Pada Masa Remaja
Konteks masa remaja, yaitu perubahan-perubahan mendasar pada masa remaja, bersifat universal, namun konsekuensinya bagi individu sangat bervariasi (Bronfenbrenner, 1979). Hal ini terjadi karena adanya dampak psikologis dari perubahan yang terjadi pada generasi muda berupa lingkungan. Kematangan untuk mencapai fase kognitif akan sangat membantu kemampuan menangani tugas-tugas perkembangan dengan baik.
Mencari Identitas Diri pada Masa Remaja
PERKEMBANGAN PADA MASA DEWASA
Pengertian Perkembangan pada Masa Dewasa
Hal ini sebenarnya tidak terlalu penting jika opini terhadap lansia tidak diwarnai oleh citra negatif yang ada di masyarakat pada umumnya. Santrock (J.W.Santrock, 2002, p.190), terdapat dua pandangan mengenai pengertian lanjut usia, yaitu pandangan orang Barat dan pandangan orang Indonesia. Dalam pandangan Barat, orang yang tergolong lanjut usia atau lanjut usia adalah orang yang sudah berumur 65 tahun atau lebih, dengan usia tersebut yang membedakan apakah seseorang masih dalam keadaan dewasa atau sudah lanjut usia.
Fase – fase Perkembangan pada Masa Dewasa
Karakteristik yang kontras pada usia paruh baya berkaitan dengan rasa harga diri seseorang, kualitas hubungan, hubungan sosial, dan fungsi mental. Ia meninggalkan masa pra-dewasa dan memasuki masa dewasa awal yang meliputi tiga periode yaitu. Levison tidak memiliki data akurat mengenai usia dewasa madya karena orang yang ditelitinya belum mencapai usia tersebut.
Tahapan Perkembangan pada Masa Dewasa
PERKEMBANGAN PADA MASA LANSIA
Kemampuan Fisik pada Masa Lansia
Ada pula perubahan fungsi sensorik yang berkurang, misalnya pada penglihatan, pendengaran, perasaan, penciuman, sentuhan, dan peningkatan kepekaan terhadap rasa sakit. Dari sistem utama dalam tubuh, ginjal menunjukkan penurunan fungsi yang besar seiring bertambahnya usia. Pertama, yang terpenting adalah kemunduran sistem organ-organ tubuh yang tidak dapat digantikan: jantung, paru-paru, sistem syaraf, hati, ginjal dan sistem pencernaan, yang kesemuanya menunjukkan penurunan fungsi seiring bertambahnya usia organisme.
Menurunnya Berbagai Kemampuan pada Lansia
Sekalipun makanan yang dikonsumsi berkualitas buruk dan jumlahnya tidak mencukupi, banyak lansia yang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanannya karena tidak terserap oleh tubuh akibat gangguan pada sistem pencernaan atau gangguan pada sistem kelenjar endokrin yang tidak berfungsi. tidak seperti sebelumnya 135. Hilangnya kemampuan atau sikap seksual yang tidak menyukai hubungan seksual pada lansia banyak dialami oleh lansia, begitu juga dengan kehilangan emosi. Orang yang kehidupan pernikahannya bahagia dapat menjalani hidup lebih sehat dan berumur lebih panjang dibandingkan mereka yang belum menikah atau kehilangan pasangan, atau mereka yang kehidupan seksnya tidak aktif.
Kepribadian pada Masa Lansia
Oleh karena itu, lansia sangat membutuhkan lingkungan yang merangsang untuk meningkatkan dan mempertahankan kemampuan kognitifnya serta mengantisipasi timbulnya demensia.
Penyesuaian Sosial pada Lansia
Psikologi perkembangan merupakan salah satu cabang ilmu psikologi yang mempelajari perkembangan setiap individu sepanjang kehidupan. Dalam mempelajari psikologi perkembangan individu, terlebih dahulu kita harus mengenal tahapan-tahapan perkembangan beserta ciri-cirinya, mempelajari aspek-aspek yang mengalami perkembangan dan juga mengelompokkannya berdasarkan periodisasi perkembangan individu itu sendiri. Hendriati Agustiani, “Psikologi Perkembangan: (pendekatan ekologi dalam kaitannya dengan konsep diri dan penyesuaian diri pada masa remaja)”, PT.