• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN METODE DRILL TERHADAP PENINGKATAN MAHĀRATUL KITĀBAH PESERTA DIDIK KELAS VII

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENERAPAN METODE DRILL TERHADAP PENINGKATAN MAHĀRATUL KITĀBAH PESERTA DIDIK KELAS VII "

Copied!
111
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana cara mahāratul kitābah siswa kelas VII MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang sebelum diterapkan metode pengeboran. Bagaimana pandangan siswa mahāratul kitābah kelas VII MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang terhadap penerapan metode pengeboran.

Tujuan Penelitian

Apakah penerapan metode pengeboran efektif dalam meningkatkan mahāratul kitābah siswa kelas VII MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang.

Kegunaan Penelitian

Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat membantu meminimalisir dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi sekolah khususnya guru. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru terhadap mahāratul kitabah yang harus dicapai siswa berdasarkan perkembangannya dan diharapkan juga guru memahami terjadinya permasalahan yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa dan upaya mengatasinya dapat menganalisis dan membantu guru. untuk mengatasi. dalam mengembangkan program pembelajaran bahasa khususnya mahāratul kitābah.

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teori

  • Konsep Metode Drill
  • Teori Mahāratul Kitābah

Pelatihan siap pakai yang dimaksud dalam hal ini adalah agar peserta didik dapat menguasai pengetahuan dan keterampilan tertentu. Sedangkan tes hanyalah salah satu alat untuk mengukur sejauh mana siswa menguasai pelajaran yang diberikan. Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa metode latihan adalah suatu metode pengajaran yang digunakan guru dalam penyajian pelajaran dengan memberikan latihan-latihan tertentu berdasarkan materi yang diberikan agar siswa dapat mempelajari keterampilan atau kebiasaan tertentu.

Berdasarkan kelebihan dan kekurangan yang telah dijelaskan di atas, melalui metode pelatihan siswa dapat memperoleh dan meningkatkan keterampilannya dalam berbagai hal tertentu. Tujuan pengajaran mahāratul kitābah adalah agar peserta didik mahir menggunakan kaidah-kaidah penulisan bahasa Arab, baik secara teknis maupun berbasiskan. Siswa dapat menulis huruf Arab dan mengenali hubungan antara pengucapan dan bentuk huruf;

Dengan demikian, untuk mengukur mahāratul kitābah siswa, beberapa model di atas dapat menjadi pilihan untuk diterapkan, baik itu memerintahkan siswa menyusun kalimat berdasarkan kata yang diberikan, mensubstitusi atau memodifikasi kalimat, atau mendeskripsikan gambar dengan kalimat arab sederhana.

Kerangka Pikir

Hipotesis

Penggunaan metode latihan efektif dalam meningkatkan mahāratul kitābah siswa VII. kelas di MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang.

METODE PENELITIAN

Lokasi dan Waktu Penelitian

Lokasi yang diselidiki adalah MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang, Kabupaten Pinrang. Lokasi tersebut dipilih karena MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang merupakan salah satu sekolah yang lebih memperhatikan pembelajaran bahasa Arab khususnya pembelajaran peningkatan Mahāratul Kitābah.

Populasi dan Sampel

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti mengambil populasi seluruh siswa kelas VII MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang. Populasinya adalah sebagai berikut; Secara sederhana dapat dikatakan bahwa sampel adalah sebagian dari populasi yang dipilih dan mewakili populasi tersebut.41 Untuk memperoleh sampel dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik random sampling dan yang diacak adalah kelasnya. Jumlah kelas yang diacak sebanyak tiga kelas dan hasil teknik random sampling ini masuk ke dalam kelas VII.2.

Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data

Tes pengetahuan akhir dilakukan untuk mengetahui apakah siswa telah menguasai seluruh materi pembelajaran yang ditetapkan penting dengan sebaik-baiknya. Jadi berdasarkan pernyataan di atas dapat dikatakan bahwa tujuan dari post-test adalah untuk memperoleh data-data yang berkaitan dengan mahāratul kitābah siswa dalam pembelajaran bahasa Arab setelah dilakukan praktik dengan metode drill. b.. a) Perkenalan, salam, pembacaan doa sebelum pembelajaran, pengecekan kehadiran siswa; Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti akan mengamati kehadiran, perhatian, keaktifan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran bahasa Arab.

Dokumentasi adalah suatu teknik pengumpulan data yang berupa catatan peristiwa, dokumentasi dapat berupa tulisan, gambar, dan lain-lain yang digunakan untuk mengumpulkan data melalui pencatatan langsung secara sistematis terhadap apa yang telah disimpan di kantor.46. Dokumentasi ini merupakan salah satu alat pengumpul data yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data dari dokumen-dokumen atau catatan-catatan yang terdapat di tempat penelitian, dan berdasarkan data-data yang diperoleh selanjutnya akan dikutip dalam bentuk tabel seperti arsip, daftar nilai, daftar hadir, dll. pada.

Definisi Operasional

Metode bor merupakan suatu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab untuk memperoleh atau mengembangkan aspek kemampuan berbahasa siswa. Dengan kata lain metode pengeboran yang dimaksud dalam penelitian ini adalah memberikan materi pembelajaran bahasa Arab dengan memberikan latihan-latihan yang berkesinambungan berdasarkan materi yang diberikan sehingga siswa dapat memperoleh keterampilan atau kebiasaan tertentu. Mahāratul kitābah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam menyajikan bentuk-bentuk kalimat arab berdasarkan kaidah yang benar pada tataran kalimat sederhana tingkat pemula, dimana pada tataran ini melalui kegiatan menulis terbimbing seperti melengkapi kalimat, mengubah dan mengadaptasi kalimat. menyusun kalimat sederhana dari gambar yang kalimatnya disusun menurut pola kalimat tertentu.

Instrumen Penelitian

Untuk mengetahui valid atau tidaknya instrumen tes yang telah disiapkan, perlu dilakukan uji korelasi antara skor (nilai) tiap butir soal dengan total skor instrumen tes. Pengujian persyaratan analisis diperlukan untuk mengetahui apakah analisis data untuk pengujian hipotesis dapat dilanjutkan atau tidak.53 Hipotesis yang telah dirumuskan. Tujuan uji normalitas adalah untuk mengetahui apakah data yang dikumpulkan berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak.

Hₒ : Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal H₁ : Sampel tidak berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Untuk menentukan normal atau tidaknya data, kriteria yang berlaku antara lain: (1) apabila signifikansi yang diperoleh lebih besar dari 0,05, maka sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Hₒ diterima dan H₁ ditolak); (2) apabila signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05, maka sampel tersebut bukan berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Hₒ ditolak dan H₁ diterima).55. Uji homogenitas bertujuan untuk mengetahui apakah data penelitian dari dua sebaran data atau lebih mempunyai varian yang sama atau tidak.

Untuk mengetahui apakah data penelitian mempunyai varian yang sama atau homogen dapat dilihat dari nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05.56.

Teknik Analisis Data

Untuk menentukan homogen atau tidaknya data maka kriteria yang sesuai antara lain: jika signifikansi yang diperoleh lebih besar dari 0,05 maka Hₒ ditolak H₁ diterima dan jika signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05 maka Hₒ diterima dan H₁ ditolak.

Deskripsi Hasil Penelitian

Tingkat Mahāratul Kitābah siswa Kelas VII MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang setelah penerapan metode latihan. Interval kepercayaan 95% dari selisihnya. mahāratul kitābah siswa sebelum menerapkan metode latihan. Interval kepercayaan 95% dari selisihnya. Siswa Mahāratul Kitābah setelah menerapkan metode latihan.

Siswa Mahāratul Kitābah VII. kelas MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang sebelum diperkenalkannya metode bor. Siswa VII. kelas Mahāratul Kitābah MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang setelah memperkenalkan metode latihan. Efektivitas Penerapan Metode Drill Dalam Meningkatkan Mahāratul Kitābah Siswa Kelas VII MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang.

Dan dapat dikatakan penerapan metode pengeboran efektif dalam meningkatkan mahāratul kitābah siswa.

Tabel 4.4 Nilai Pre-Test Peserta Didik Kelas VII.2 Mts Tarbiyah Al-Azhar  Tiroang
Tabel 4.4 Nilai Pre-Test Peserta Didik Kelas VII.2 Mts Tarbiyah Al-Azhar Tiroang

Pengujian Persyararatan Analisis Data

Pengujian Hipotesis

Kriteria diterima atau tidaknya suatu hipotesis adalah (1) jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka hipotesis diterima dan (2) jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka hipotesis ditolak. Berdasarkan Tabel 14.15 pada kolom sig. 2-tailed) menunjukkan nilai signifikansi kurang dari lt; 0,05), sehingga dapat disimpulkan hipotesis I diterima. Berdasarkan Tabel 14.17 pada kolom sig. 2-tailed) menunjukkan nilai signifikansi kurang dari lt; 0,05), sehingga dapat disimpulkan hipotesis II diterima.

Dari hasil pengujian hipotesis I, II dan III dapat dinyatakan nilai signifikansi = 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai signifikansi kurang dari 0,05, maka berdasarkan kriteria tersebut di atas jika nilai signifikansinya adalah sama dengan kurang dari 0,05 maka hipotesis diterima.

Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil skor pre-test dan hasil pengujian hipotesis I maka dapat dikatakan mahāratul kitābah siswa sebelum penerapan metode pengeboran berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil skor post-test dan hasil uji hipotesis II dapat dikatakan mahāratul kitābah siswa setelah diterapkan metode pengeboran berada pada kategori tinggi. Melalui analisis data dan uji hipotesis yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat dinyatakan bahwa tingkat mahāratul kitābah siswa dalam pembelajaran bahasa Arab yang diperoleh melalui pre-test berada pada kategori rendah.

Dan tingkat mahāratul kitābah siswa dalam pembelajaran bahasa Arab yang dicapai melalui post-test berada pada kategori tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pengeboran efektif dalam meningkatkan mahāratul kitābah siswa kelas VII di MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang. Guru memberikan latihan kepada siswa dalam menyusun kalimat berdasarkan gambar berdasarkan materi yang disampaikan.

Judul skripsi yang diajukan penulis sebagai tugas akhir yaitu “Penggunaan Metode Drill Untuk Meningkatkan Mahāratul Kitābah Siswa Kelas VII MTs Tarbiyah Al-Azhar Tiroang Kabupaten Pinrang.”.

PENUTUP

Saran

Dalam kegiatan pembelajaran bahasa Arab khususnya dalam meningkatkan penguasaan mahāratul kitābah diharapkan diterapkan berbagai metode yang tidak hanya terfokus pada pemberian materi agar siswa dapat mengembangkan kemampuan berbahasanya. “Efektivitas penerapan metode pelatihan dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa Madrasah Tsanawiyah Darul Arqam Muhammadiyah Gombara”. Siswa dapat mengidentifikasi kata-kata yang tepat untuk melengkapi kalimat kosong berdasarkan materi Islami.

Siswa dapat membuat kalimat sederhana berdasarkan gambar yang disediakan dalam bahasa arab dan mengacu pada materi َتْي بلا 3. Siswa dapat dengan baik menentukan kata yang tepat untuk melengkapi kalimat kosong berdasarkan materi تْي بلا. Siswa dapat membuat kalimat sederhana berdasarkan gambar dalam bahasa arab yang berkaitan dengan materi َتْي بلا secara terstruktur.

Siswa dapat memodifikasi kalimat dengan mengganti salah satu unsur kalimat yang berkaitan dengan materi Islami dengan benar. Guru memberikan latihan modifikasi kalimat dengan cara mengganti salah satu unsur kalimat kepada siswa berdasarkan materi yang disampaikan. Ucapan terima kasih kepada siswa atas kerja sama dan perhatiannya selama proses pembelajaran.

Gambar

Tabel  Halaman
Gambar 2. 1 Skema Kerangka Pikir  D.  Hipotesis
Gambar 3.2 Desain penelitian  Keterangan:
Tabel 4.4 Nilai Pre-Test Peserta Didik Kelas VII.2 Mts Tarbiyah Al-Azhar  Tiroang
+4

Referensi

Dokumen terkait

Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode latihan (drill) di kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan pada mata diklat AutoCAD dengan

Penerapan Metode Drill Pada Pembelajaran Tari Untuk Menumbuhkan Pemahaman Aspek Ruang Gerak Pada Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 15 Bandung.. Universitas Pendidikan Indonesia |

bukan menerima pemahaman dari orang lain, (2) proses belajar sangat tergantung pada pemahaman yang telah dimiliki sebelumnya, (3) belajar difasilitasi oleh

Penyesuaian diri peserta didik terhadap guru, juga banyak bergantung kepada kemampuan guru dalam menggunakan metode mengajar yang tepat, pemahaman psikologi anak, sikap

Dari hasil pengolahan data penelitian, maka diperoleh bahwa hasil output uji paired samples test latihan 8-point star drill terhadap kecepatan reaksi penjaga gawang

Dengan demikian, melalui penggunaan metode drill atau latihan pemahaman siswa terhadap materi atau konsep yang disampaikan akan lebih baik lagi dan pengetahuan siswa menjadi

Hasil belajar bukan suatu penguasaan hasil latihan melainkan pengubahan kelakuan.pengertian ini sangat berbeda dengan pengertian lama tentang belajar, yang menyatakan bahwa belajar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan metode drill terhadap peningkatan keterampilan shooting 2 point pada peserta ekstrakurikuler bola basket SMK Koperasi Kota