Pengalaman Berorganisasi Pendidikan
Dari berbagai informasi yang pernah saya baca dan dari beberapa pengalaman yng pernah saya rasakan setidaknya bisa dilihat dengan jelas kiprah organisasi PGRI ini bagi dunia pendidikan, karena secara visi, misi dan tujuan dari koperasi ini memang berkaitan dengan dunia pendidikan.
Berangkat dari hal tersebut maka dapat saya lihat jika ternyata memang benar bahwa PGRI adalah singkatan dari Persatuan Guru Republik Indonesia. Maka seluruh perjuangannya dan tujuanya adalah memperjuangkan haknya para guru. Sebagai anggota inilah secara umum yang saya ceritakan tentang pengalaman yang berharga bagaimana PGRI ini memberikan masukan, kontribusi bagi kelangsungan program pendidikan khususnya yang ada dikota Medan. Salah satu pengalaman yang paling penting adalah melalui Pengurus PGRI yang didukung seluruh anggota adalah melakukan pertemuan resmi dengan beberapa Perwakilan Rakyat untuk menyampaikan aspirasi dari anggota terkait dengan bergai kesejahteraan para guru baik yang swasta maupun yang PNS.
Peran Dalam Berorganisasi dan Dampaknya Bagi Organisasi
Khusus peran berorganisasi di PGRI ini memang baru belakangan ini bisa terlaksana meskipun belum maksimal. Setidaknya sebagai anggota yg telah melihat begitu besar perjuangan organisasi PGRI ini maka mulai tergerak untuk mensosialisasikan berbagai progran dan perjuangan yang telah dilakukan oleh PGRI dalam membela hak-hankya para guru kepada kawan-kawan guru yang belum masuk dan terdaftar menjadi anggota. Setidaknya dengan menyampaikan ini, mereka yg belum tergabung mulai menyadari bahwa lahirnya berbagai program yang dicanangkan pemerintah sedikit banyaknya ada andil Organisasi PGRI. Dan dengan pola yg saya lakukan belakangan ini memiliki pengaruh para guru yg belum tergabung mulai tergerak untuk mau ikut dan bergabung di forum organisasi PGRI ini. Dan beberapa kawan malah mempercayakan saya untuk mendaftarkan mereka menjadi anggota PGRI dan menyerahkan formulir pendaftarannya kepada saya untuk diteruskan ke pengurus PGRI kabupaten Kota. Inilah peran dan dampak yang bisa di sampaikan.
Pengalaman Menjadi Sukarelawan
Salah satu pengalaman yang paling mengesankan adalah saat dipercaya menjadi kordinator ditingkat kecamatan guru-guru lulusan P3K tahap 2 dan saat melakukan berbagai pemberkasan Guru yang lulus pada program pemerintah yakni P3K ( Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Walaupun statusnya Kordinator namun posisi ini tidak diposisikan dalam satu wadah pada dinas pendidikan maka ini adalah termasuk kerja sukarelawan yang saya lakukan. Dengan posisi seperti ini saya sangat bersyukur sekali karena ternyata banyak sekali aktifitas yang sifatnya membantu kawan-kawan seprofesi baik dalam mengumpulkan berbagai pemberkasan yang diminta Dinas Pendidikan. Sekaligus secara tidak langsung ini saya anggap sebagai wujud kepercayaan Dinas Pendidikan Kotamadya kepada saya dan kawan-kawan untuk menyelesaikan tugas-tugas ini.
Disamping itu juga diforum ini saya bisa berbagi informasi terkait dengan dengan info P3K dan saat ini bersyukur karena banyak kawan yang terbantu dalam menyelesaikan berkas-berkas dan infonya.
Pengalaman Melatih/Mengembangkan orang lain secara individu maupun kelompok
Aktifitas melatih atau mengembangkan orang lain baik secara individu maupun kelompok adalah salah satu pengalaman yang sangan menarik salah satu program yang pernah digagas oleh pemerintah adalah memberikan pelatihan khusus untuk para guru sebagai instruktur Nasional yang dilaksanakan selama sepuluh hari, dan hal ini tentu memberikan banyak ilmu khusunya
bagi saya pribadi, meski dilapangan ini belum terealisasi secara maksimal namun setidaknya program ini telah memberikan masukan yang cukup besar untuk bisa saya teruskan menjadi seorang instruktur khususnya dalam kegiatan pembelajaran yang sifatnya memakai pola daring dan luring dan menggunakan sarana dan prasarana laptop. Dan melalui itu meski belum dilakukan secara sistematis tetapi setidaknya saya telah melakukan berbagai latihan meskipun masih bersifat personal dan individu dalam membimbing berbagai aktifitas guru khusus yang berkaitan dengan penggunaan laptop dan aplikasi-alikasi yang mendukung kegiatan belajar mengajar tentunya.
Yang memotivasi saya menjadi guru penggerak beberapa diantaranya adalah : 1. Memaksimalkan potensi mengajar sebagai seorang guru.
2. Mengasah kopotensi sebagai seorang pendidik, 3. Mencari pengalaman baru dalam dunia pendidikan.
4. Menemukan berbagai inovasi dan kreasi untuk kemajuan dunia pendidikan
5. Menemukan berbagai persoalan yang kerap muncul dalam proses Kegiatan Belajar dan mengajar,
6. Mencari solusi dan jalan keluar dari berbagai persoalan yang muncul dalam proses belajar dan mengajar.
inilah beberapa motivasi yang melatar belakangi saya untuk bisa diloloskan menjadi seorang guru penggerak, mengingat berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari berbagai informan dan kawan-kawan yang sudah lulus sebagai guru penggerak di tahab sebelumnya. bahwa di forum inilah nanti akan ditemukan berbagai kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada perbaikan-perbaikan baik secara fungsional maupun sebagai seorang guru khususnya. dan juga di forum guru penggerak inilah nanti setiap anggotanya akan di bimbing diajarkan dan digembleng untuk betul-betul memberikan kintribusi yang baik dalam melakukan pengelolahan proses pembelajaran di kelas melalui metode-metode yang tepat. dan melalui program guru penggerak ini jugalah nanti seorang guru akan dilatih untuk mengasah kemampuan sebagai seorang pendidik yang benar-benar profesional sesuai dengan hobinya masing-masing. sehingga menurut saya ini adalah tantangan baru bagi seorang guru untuk dapat berdiri sendiri guna menemukan berbagai kegatan belajar dan mengajar baik dari sisi metode pembelajaran yang terus berkembang maupun pengetahuan yang didapatkan secara menyeluruh. sehingga kegiatan Belajar Mengajar yang pola dan metodenya di dukung oleh kawan-kawan dan seluruh peserta didik. dengan demikian maka inilah yang menjadi motivasi dari saya untuk bisa ikut dalam komunitas ini.
Yang saya lakukan untuk untuk menwujudkan cita-cita.
1. Ikut mendaftar menjadi seorang guru penggerak melalui laman sim PKB
2. Banyak membaca refrensi dan diskusi dengan teman-teman yang seprofesi khususnya kepada kawan-kawan yang kita kenal.
3. Banyak mengikuti berbagai pelatihan, workshop maupun seminar yang berhubungan dengan kegiatan belajar- mengajar.
4. Mengaplikasikan berbagai macam kegiatan khususnya dalam dunia pendidikan.
5. Mencari berbagai macam metode yang ada pada siswa yng intinya menjadikan suasana (lingkunan) belajar.
Demikianlah beberapa penjelasan bagi saya dan kawan-kawan terkait peserta di KKG sebagai bukti . semoga apa yamh dicita – citakan.
Apa yang mendukung Peran Anda sebagai Guru Penggerak ? Jelaskan Alasanya dan Berikan Contohnya ?
Kelebihan yang mendukung Peran saya sebagai guru penggerak adalah : 1. Sudah memahami penggunaan IT dengan baik
2. Menguasai kondisi lapangan di lingkungan Sekolah baik secara Fungsional, Struktural maupun Proses KBM
3. Lebih memahami bagaimana bisa memberikan masukan dan penjelasan kepada rekan-rekan sebaya dalam mengajar.
4. Mendapat dukungn penuh dari Pimpinan dan rekan-rekan sesama guru.
5. Memiliki kemampuan editing media-media pembelajaran yg relefansinya untuk Kegiatan Belajar dan Mengajar.
setidaknya ada Lima hal yang menurut saya ini sebagai alas atau dasar yang saya anggap sebagai sebuah kelebihan yang sekaligus bisa menjadi modal bagi saya untuk bisa mengikuti sebagai guru penggerak. dan kelima hal ini tentu saya anggap bisa dijadikan sebagai dasar bagi saya untuk bisa dikembangkan secara utuh dalam menjalankan program-program yang mengarah dan tercapainya tujuan dari gerakan-gerakan yang dilakukan oleh seorang guru. inilah alasan pertama yang bisa digambarkan dari beberapa kelebihan sebagai seorang guru penggerak itu sendiri.
sedangkan alasan berikutnya adalah dengan berbagai kebutuhan guru dalam kegiatan belajar dan mengajar yang saat ini pasti tidak bisa terlepas dari aktifitas IT dan penggunaanya, terutama dalam melakukan pengembangan program guru penggerak dibidang IT ini juga sangat perlu untuk dijadikan sebagai dasar alasan bagi saya untuk membuktikan bahwa saya memiliki kelebihan tersebut. contoh kongkrit yang bisa di tuliskan adalah :
1. Penggunaan Aplikasi-aplikasi apakah Raport maupun Media Pembelajaran.
2. Sosialisasi dan Tutor sebaya kepada Rekan Sesama mengajar di sekolah
3. Membuat Video dibeberapa Aplikasi Seperti Canva, Vokosren, Camtasia maupun Adobe Captivet
inilah beberapa kelebihan dan beberapa contoh yang bisa disampaikan.
Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang memberikan dampak nyata berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda harus mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya yang Anda lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang terlibat bila ada.
Contoh perubahan , Inovasi, Pemberdayaan, gerakan yang saya rasakan selama saya mengajar di Sekolah yang baru karena dingkat sebagai Guru P3K yang kebetulan juga dipercaya sebagai kordinator guru-guru dikecamatan tersebut tentu walaupun belum banyak tetapi sudah beberapa kali membuat Acara dan mengumpulkan guru guru di sekolah untuk kegiatan bagi Guru P3K kegiatan tersebut Yakni :
1. Tanggal 29 Agustus 2022 Melakukan Kegiatan Sosialisasi dengan Bendahara Kecamatan yang dihadiri Bendahara Kecamatan dan Kepala Sekolah dari Dinas Pendidikan.
2. Pada tanggal 25 Juli 2022 sampai 27 Juli 2022 mengumpulkan para guru yang telah lulus P3K dalam bingkai acara Sosialisasi terkait Peraturan, Kebijakan terkait dengan tugas para guru P3K dalam menjalankan Tugas sebagai seorang pendidik.
3. dalam rentang waktu dari Bulan Mei sampai September terus aktif membantu para Guru-guru P3K tahap 2 yang telah lulus dari mulai pemberkasan gaji, data pegawai maupun pendaftaran BPJS dan tentu ini tidak terlepas dari bantuan TU dan teman sejawat.
4. dibeberapa kesempatan saya juga melakukan editing beberapa video pebelajaran dalam melatih konsentarai dalam belajar tepatnya tanggal 15 September 2022, dan mambuat video pembelajaran tentang lari zigzat serta menuliskan beberapa manfaat dari lari tersebut dalam format editing video menggunakan aplikasi editor.
Setidaknya keempat point di atas saya anggap sudah mewakili dalam melakukan perubahan, Inovasi, Pemberdayaan, mengapa karena sebelumnya memang belum ada atau jarang dilakukan kegiatan diwilayah sekolah tersebut.
Ada beberapa hal yang mendorong saya melakukan hal seperti yang diungkap di atas diantaranya dengan diadakan kegiatan tersebut di tempat yang disekolah tempat saya mengajar. di antarnya adalah :
1. Agar belajar lebih menyenangkan bagi para siswa
2. Agar Para Guru lebih memahami pola kerja sebagai guru P3K dalan Proses pembelajarn disekolah masing-masing.
3. Agar para guru lebih atraktif dan inspratif serta disenangi karena adanya kegiatan pembelajarn yang menyenangkan.
4. Menambah pengalaman dan semakin banyak kenal guru-guru yang ada di sekitar kita sekaligus menambah pengetahuan dan saling bertukar informasi.
Kapan waktu kejadiannya? Situasi apa yang Anda hadapi saat itu? Pihak mana saja yang Anda minta untuk bekerja sama dan mengapa? Gambarkan secara jelas!
Kesulitan yang dialami saat bekerja sama dengan orang pihak lain salah satu contoh saat melengkapi pemberkasan saat lulus pada program P3K kemaren tepatnya di bulan Mei 2022 saat dinyatakan Lulus langsung pimpinan disekolah yang lama lantas membuat kebijakan agar segera membuat surat pengunduran diri bagi yang sudah dinyatakan lulus, sementara proses melengkapi sampai tugasnya masih jauh beberapa bulan kedepan sehingga secara pinansial pasti sangatlah berpengaruh bagi terpenuhi kebutuhan hidupnya. bukan curhat sih namun setidaknya keberlangsungan pemenuhan kebutuhan pasti menjadi terganggu. namun hal itu tidak menyurutkan saya untuk terus melangkah saya tetap melangkah dan menjalin komunikasi baik kepada kepala sekolah tersebut maupun kepada pimpinan organisasi karena kebetulan sekolah dikelola oleh organisasi. mengapa saya tetap menjalin kerjasama karena saya menyadari bahwa profesi saya pasti akan tetep membutuhkan orang-orang yang ada disekitar kita. baik yang saat ini sedang bersama atau yang akan kita tinggalkan inilah alasan saya tetap komit terhadap hal-hal seperti ini. dan ini menurut saya adalah sebagai sebuah tantangan yang memang sulit namun saya tetap optomisme dan alhamdulillah sudah teratasi dengan baik.
Kesulitan apa saja yang Anda hadapi saat bekerja sama? Adakah penolakan ataupun kegagalan yang Anda hadapi dalam situasi tersebut? Bagaimana respon Anda dalam situasi
tersebut? Upaya apa yang Anda lakukan untuk tetap fokus mencapai tujuan yang telah direncanakan?
Kesulitan yang dihadapi saat bekerjasama sebenarnya adalah hal yang lumrah atau biasa namun hal ini jangan sampai menghalangi kita untuk tetap menjalankan program yang ada didepan mata kita.
contoh yang paling dekat adalah bekerja sama dengan pimpinan kita di sekolah, mengapa karena biasanya disana terbatas atau dihalangi oleh jabatan secara Sturktular. terkadang banyak diantara pimpina yang masih melihat kita dan dirinya berdasarkan posisi dan eksisteninya saja. dibeberapa sekolah biasanya ada terjadi demikian misalnya ketika kemarin saya mencoba mengumpulkan para guru untuk ikut sosialisasi terkait guru-guru P3K yang baru lolos yang dilaksanakan oleh Dinas pendidikan ternyata ditengah perjalanan tidak semulus yang saya perkirakan. mengapa ? karena ternyata saya mendapat teguran dari MKKS yang ada dikecamatan kami. tetapi alhamdulillah berkat kerja yang tidak putus asa dengan melakukan komunikasi yang baik yang saya lakukan kepada pengurus MKKS Kecamatan maka akhirnya acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Dari pengalaman tersebut akhirnya saya berkesimpulan bahwa memang setiap tindakan yang kita lakukan tidak semua berjalan dengan mulus-mulus saja, tetapi saya tidak kemudian mengeralisir negative. justeru itu saya jadikan sebuah pengalaman berharga untuk bekal dimasa yang akan datang.
Upaya yang saya lakukan untuk mendapatkan Komitmen dari berbagai pihak untuk kerjasama diantaranya adalah :
1. Selalu adanya komunikasi positive terkait kerjasama apa yang akan dilakukan.
2. Bersikap profesional dan komitmen terhadap hal-hal yang sudah di sepakati.
3. Tidak melakukan kecurangan dan negative action dari kedua belah pihak
4. Optimisme dengan apa yang sudah disepakati bahwa kelak akan memiliki manfaat bukan hanya kepentingan pribadi saja.
5. Setidaknya ada pitback dari setiap tindakan yang dilakukan agar kerjasama bisa seimbang untuk dijalankan.
6. menguatkan rasa saling percaya antara satu dan lainya. sehingga proyek kerja sama akan berjalan dengan nilai-nilai yang positive juga
Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja sama?
Setidaknya dengan menguatkan keenam sikap yang dibangun seperti yang diungkap di atas maka, saya yakin bahwa apa yang dicita-citakan untuk meraih tujuan bersama akan dapat berhasil dan mencapai apa yng diharapkan bersama. artinya, sebagai catatan bahwa apapun yang disepakati bersama untuk menjalin sebuah komitmen bersama tidak akan pernah berhasil jika kedua belah pihak tidak memiliki kesadaran yang utuh untuk memelihara segala komitmen yang sudah di sepakati. Artinya juga, jangan sampai dari keenam hal tersebut di atas hanya sebagian dilaksanakan sedangkan sebahagian lain malah ditinggalkan, jika demikian juga tidak akan bisa berhasil.
Maka ada slogan yang sering kita dengar ditengah-tengah kehidupan masyarakat yakni "bersama kita bisa" adalah ungkapan yang memberikan sinyal yang kuat dalam rangka menguatkan kerjasama. begitupun dengan bentuk-bentuk kerjasama yang nanti ditemukan dikomunitas guru
penggerak. demikian hal terkait upaya yang harus dilakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak.
Bagaimana hasilnya?
Saya sangat yakin seratus persen jika keenam hal itu berjalan secara baik maka akan memperoleh hasil seperti yang diinginkan. dan ini bisa saya komparasikan berdasarkan kasus yang terjadi sebagaimana yang saya alami pada kasus sosialisi P3K di atas. alhamdulillah dengan tetap bersabar dan melakukan komunikasi dalam berbagai kesempatan akhirnya program acara sosialisasi dapat berjalan dan berhasil sampai akhir dan dengan tanpa ada embel-embel ketidak puasan antara salah satu pihak. inilah satu hal yang bisa saya sampaikan sebagai bukti kongkrit dari sebuah kerjasama.
Permasalahan, tantangan, situasi yang kompleks adalah kondisi umum yang ditemui dalam menjalankan pekerjaan. Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas Anda.
Kapan waktu kejadiannya? Permasalahan, tantangan, atau kompleksitas apa yang Anda hadapi saat itu? Gambarkan secara jelas!
Permasalahan, tantangan dan situasi yang kompleks dala menghadapi pekerjaan pasti pernah dialami oleh siapapun dan dimanapun tempat bekerja, begitupun sebagai seorang guru, ada sebuah pengalaman yang pernah saya alami dalam situasi seperti ini yakni ketika saya memberikan materi pembelajaran dikelas dimana ketika saya menerapkan sebuah metode pengajaran dan dituntut harus minimal 80 persen anak-anaknya harus bisa menyerap pelajaran yangs saya berikan. menurut saya ini awalnya sulit apalagi anak sekolah dasar yang note bonenya masih lebih fokus bermain dibandingkan belajar secara serius. dan saya yakin jika permasalahan seperti ini pasti dialami oleh para bapak dan ibu guru.
Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut secara komprehensif?
Peluang dan kesempatan apa saja yang Anda identifikasi dalam situasi tersebut untuk membantu Anda menghadapinya?
Sebagai seorang guru yang memiliki tuntutan profesional bagi saya hal seperti di atas menjadi sebuah tantangan yang menarik untuk di jawab tentu dengan terus menerapkan dan mencari metode apa yang paling tepat untuk di terapkan. salah satunya adalah dengan menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan karena ada permainan sekaligus pembelajaran di dalamnya yakni metode pictur and picture ( Metode Gambar dan gambar ) yakni memasangkan antara bacaan dan gambar yang sesuai metode ini memang tidak bisa digunakan untuk semua mata pelajaran namun setidaknya untuk siswa sekolah dasar yang notebone masih lebih senang bermain. maka metode inilah yang menjadi dasar bagi saya untuk menggunakan metode ini. karena dengan melihat permasalahan yang timbul terkait dengan tutututan ketuntatasan siswa dalam meyerap ilmu pengetahuan yang disampaikan maka saya anggap metode ini berpeluang dalam menjawab tantangan tersebut. dan ternyata diakhir kegatan pembelajaran ternyata dari evaluasi yang diberikan kepada siswa mendapatkan hasil yang positive dan alhamdulillah para siswa 80 persen mendapatkan hasil yang memuaskan dan ini menjadi salah satu pendorong bagi saya dalam membantu menghadapi persoalan ini.
Pertimbangan-pertimbangan atau alternatif apa saja yang Anda hadirkan dalam membuat keputusan? Informasi apa lagi yang Anda gunakan untuk memperkuat keputusan Anda?
Beberapa pertimbangan atau alternatif yang harus dibuat dalam rangka untuk membuat sebuah keputusan yakni :
1. Memahami persoalan dengan baik dan benar
2. Mencari informasi yang benar terkait dengan permasalahan yang akan diputuskan
3. Menimbang dengan baik dan benar letak plus minus dari keputusan yang akan di tetepkan.
4. Mempertimbangkan dengan cermat apakah benar-benar membawa kebaikan atau malah sebaliknya
5. Tidak memihak dan mencari keuntungan kelompok atau pribadi tetapi lebih mengedepankan untuk kebaikan bersama.
6. Meminta pendapat dan masukan beberapa orang yang benar-benar memahami substansi dari problem yang akan diputuskan dan terkait putusan yang akan di tetepkan
Dalam sebuah keputusan yang memang akan diputuskan sangat penting untuk melihat Persoalan yang terjadi guna untuk melihat seberapa jauh persoalan itu bisa ditentukan ketetapanya, misalnya dalam memutuskan dan menempatkan siapa yang pantas untuk duduk disuatu jabatan apakah wali keas ataupun guru bidang studi misalnya, karean jika tidak pas maka akan berdampak pada aktifitas belajar maupun mengajar disebuah instansi sekolah.
Tindakan apa yang kemudian Anda ambil dan bagaimana hasilnya?
Begitupan informasi yang harus di dapat sebelum memutuskan sebuah persoalan, setidaknya ada beberapa hal faktor penyebab sehingga informasi ini menjadi hal yang penting untuk di lakukan beberapa diantaranya adalah :
1. Mencari data yang akurat untuk melengkapi keputusan apa nanti yang akan dilakukan.
2. Menemukan fakta dan realita yang sebenarnya yang pada akhirnya akan memberikan masukan yang mengarah untuk kebaikan.
3. Menghindari dari keputusan dan ketetapan yang yang salah menjadi benar dan sebaliknya yang seharusnya benar malah menjadi salah.
setidaknya inilah beberapa faktor yang terlkait dengan informasi. begitupun tidak menutup kemungkinan untuk poin yang lain seperti pertimbangan. keadilan dan masukan dari orang-orang sekitar sebelum penetapan keputusan itu dilakukan.
Pada akhirnya sebuah tindakan akan diambil ketika sudah benar-benar melakukan beberapa faktor dan pengalaman dari beberapa indikator di atas. misalnya saat saya memberikan nilai kepada anak- anak yang bermasalah disekolah seperti :
1. Tidak mau mengerjakan Pekerjaan Rumah
2. Tidak memiliki track Rekord nilai yang baik untuk diinput.
3. Kurang peduli dengan kehadiran disekolah.
Dengan mempertimbangkan beberapa Faktor di atas maka saya dapat mengambil sebuat tindakan untuk diputuskan dengan keadaan anak-anak yang bermasalah tersebut, sehingga sebelum di tetapkan selalu harus dibicarakan dengan pimpinan apakah solusi yang tepat untuk dijadikan sebagai alat dalam memutuskan terhadap anak tersebut.
Oleh karena itu fakta dilapangan saat saya menjumpai seperti kasus di atas maka dicarikan dulu solusi agar anak tersebut memiliki kesadaran untuk mau mengerjakan Pr, termotivasi dengan pelajaran sehingga nilainya meningkat dan mulai aktif hadir mengikuti pembelajaran. dan ketika hal ini diterapkan dikesimpulan akhirnya ternyata sang anak memiliki perubahan yang signifikan. dah hasil akhirnya atau endingnya karena ada peruhana positif yang seyogyanya anak diwacanakan tinggal kelas akhirnya bisa ikut naik kelas.
4. Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru. Ceritakan pengalaman Anda saat mendapatkan masukan atau umpan balik terkait kemampuan Anda.
Kapan waktu kejadiannya? Masukan atau umpan balik apa yang secara spesifik Anda dapatkan? Apa yang Anda rasakan saat menerima masukan atau umpan balik tersebut?
Salah satu hal yang paling nyata didalam kehidupan kita adalah perubahan, dan seiring dengan pesatnya dunia digital maka sebagai seorang guru kita dituntut untuk bisa mengimbangi kemajuan teknologi khususnya ilmu IT untuk bisa diterapkan dalam pembelajaran. apalagi beberapa tahun yang lalu bahkan sampai saat ini sekitar tahun 2020 kemaren sekitar dibulan maret yakni munculnya musibah pandemik yang menlanda negara kita, sehingga seluruh aktifitas hampir lumpuh termasuk dunia pendidikan, sehingga pemerintah memberikan berbagai kebijakan seperti dilakukanya penerapan pembatasan-pembatan aktifitas sosial masyarakat. dan ini juga terdampak bagi dunia pendidikan. sehingga para guru merasa kaget dan terkejut juga ketika mulai melakukan kegiatan belajar secara daring. maka guru dituntut harus bisa menggunakan beberapa aplikasi agar siswa tetap tertarik.
bahkan sebelum jauh sampai sana terkadang banyak guru yang belum bisa menggunakan laptop secara maksimal. permasalahan ini adalag sebuah persoalan yang harus dijawab oleh para guru.
Awalnya saya juga merasa gagap dan belum terbiasa menggunakan aplikasi dalam pembealajaran secara daring dan dengan kemauan yang kuat akhirnya saya bisa mengikuti proses ini dan itu tidak terlepas dari Dinas dan Pimpinan yang terus mendorong dan mensuport dengan masukan-masukan dan umpan balik yang diberikan dan memberikan dampak yang baik dalam menambah wawasan pengetahuan saya.
Bagaimana cara Anda menyikapi masukan dan umpan balik tersebut untuk pengembangan diri Anda?
Cara yang saya lakukan dalam menyikapi masukan dan umpan balik tersebut saya sambut dengan baik dan positif. mengapa karena ternyata memberikan dampak yang positif untuk perkembangan pengetahuan bagi saya. khususnya dalam menggunakan dan memaksimalkan serta menjalankan aplikasi-aplikasi yang terkait dengan pembelajatan daring seperti aplikasi google class room yang awalnya sangat buta akhirnya bisa di aplikasikan untuk pembelaran. begitupun aplikasi Canva yang juga sangat didorong oleh pemerintah khususnya dinas pendidikan dengan membuat pelatihan- pelatihan kepada para guru agar bisa benar-benar menguasai aplikasi dan penggunaanya. Melihat kondisi yang seperti ini saya sangat tertantang untuk benar-benar bisa mengingkatkan kwalitas pembelajaran yang saat itu dilakukan secara daring karena pandemik. saya sangat semangat sekali mengikuti beberapa pelatihan atau sosialisasi mempelejari penggunaan aplikas pada waktu itu. dan memang dampak positifnya adalah saya mendapatkan ilmu baru dan semakin memudahkan kegiatan mengajar saya pada waktu itu. juga sekaligus sebagai motivasi bagi saya serta menjawab sebuah ungkapan yang berbunyi "kalau zaman dulu buta huruf itu tidak bisa baca ternyata zaman sekarang ini tidak bisa membaca adalah guru yang gaptek alias gagap teknologi
Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses pengembangan diri Anda, Hal berbeda apa yang Anda lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri Anda?
Adakah cara-cara di luar kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang nyaman namun mendukung proses pembelajaran Anda?
Hal-hal berbeda yang saya lakukan untuk mendukun proses pengembangan diri saya, tentu hal ini memang saya anggap aneh karena dengan mendekatkan diri ke dalam dunia sosial media baik facebook, instagram bahkan belakangan di tik tok, selalu aktif saya lakukan tentu dengan mempertimbangkan beberapa ha diantaranya adalah :
1. Mencari informasi untuk mengembangkan diri dalam dunia pendidikan.
2. Melihat dengan seksama bagaimana model-model pendidikan yang berkembang di dunia pendidikan.
3. Melakukan perbandingan model-model pendidikan dari mulai lokal, nasional bahkan sampai keluar negeri.
4. Mencari dan bergabung diberbagai komunitas-komunitas yang berhubungan dengan dunia pendidikan.
walau seyogyanya dari kementerian Pendidikan sudah mempasilitasi sebuah komunitas Id Belajar namun saya selalu juga melakukan berbagai komunikasi dan berkecimpung di dunia sosial yang ada. dan ternyata tidak menutup kemungkinan memang saya merasakan dmpak positif yang bisa di kembangkan kepada peserta didik. dan tentu dengan tidak mengenyampingkan akun ID Pembelajar yang dikelaola Kementerian tersebut. Aplikasi hasil proses pembelajaran yang paling dominan saat ini adalah memeksimalkan salah satu sarana yang ada yakni memaksimalkan penggunaan Aplikasi Word, Exel maupun mengoperasikan Power Point dengan baik dan benar. mengapa, karena ternyata di situ banyak sekali hal-hal yang bisa dibuat guna memaksimalkan kegiatan Belajar mengajar. dan dari semua aplikasi itu positifnya alhamdulillah saya dapat menguasainya dengan baik meski belum sempurna. dan faktanya memang penggunaan aplikasi tersebut di atas masih efektif untuk diterapkan. bahkan saat menggunakan aplikasi ini kepada anak-anak khususnya power point anak- anak malah lebih senang dan mudah menyerap materinya. dan semua itu pasti ada proses yang akan didapatkan saat mempelajari pembelajaranya. dengan baik.