• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengembangan e-book berbasis program sigil

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengembangan e-book berbasis program sigil"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

(1)

i

SKRIPSI

diajukan kepada Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq Jember untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh

gelar Sarjana Pendidikan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam

Oleh :

Mala Herfian NIM: T201810066

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN

MEI 2022

(2)
(3)

iii

SKRIPSI

telah diuji dan diterima untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.)

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam

Hari : Jum’at Tanggal : 27 Mei 2022

Tim Penguji

Ketua Sekretaris

Dinar Maftukh Fajar, S. Pd., M. P. Fis Mohammad Wildan Habibi, M. Pd

NIP. 199109282018011001 NIP. -

Anggota :

1. Dr. Abdul Rohim, S. SI., M. Si (...) 2. Dr. A. Suhardi, S. T., M, Pd (...)

Menyetujui

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Prof. Dr. Hj. Mukni’ah, M. Pd.I

(4)

iv

Artinya :“berilah aku potongan-potongan besi! “hingga ketika (potongan) besi itu telah (terpasang) sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, dia (Zulkarnain) berkata, “Tiuplah (api itu)!” Ketika (besi) itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atasnya (besi panas itu). (QS. Al-Kahfi : 96)

(5)

v

dan hidah-Nya sehingga penyusunan skripsi dapat terselesaikan dengan baik.

Dengan rendah hati, saya persembahkan skripsi ini kepada:

1. Kedua orang tuaku tercinta, Bapak Harsono dan Ibu Siti Fatima dengan penuh kesabaran dan keikhlasannya mencurahkan kasih sayangnya, serta dukungan dan doa yang banyak mengajarkan berbagai hal dalam kehidupan.

2. Kepada kakakku tercinta Arul Herfian yang telah banyak membantu dan mensupport dalam penyusunan skripsi hingga selesai.

(6)

vi Probolinggo”.

Kata Kunci : E-Book, Kalor dan Perpindahannya, Sigil

IPA merupakan rumpunan ilmu, yang memiliki karakteristik khusus yaitu mempelajari fenomena alam yang faktual, kenyataan, kejadian dan hubungan sebab akibatnya. Cabang ilmu rumpunan IPA saat ini yaitu Biologi, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi/Astrofisika, dan Geologi. Pada bidang fisika mencakup materi pengukuran, kalor, energi, gerak, dan lain sebagainya. Untuk memudahkan memahami konsep serta rumus, maka memerlukan suatu media yang menarik yaitu berupa media e-book berbasis program Sigil.

Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui validitas media pembelajaran e-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya kelas VII SMP. (2) Untuk mengetahui respons siswa terhadap media e-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya kelas VII SMP

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan Research and Develoment (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdapat lima tahapan yaitu : Analysis (analisis), Design (perancangan), Developpment (pengembangan), Implemetation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi).

Namun peneliti membatasi sampai pada tahap implementasi karena keterbatasan waktu dan biaya. Teknik instrumen yang digunakan menggunakan Skala Likert dengan 5 kategori yang disusun dalam benuk Checklist. Subjek penilaian produk untuk validasi media e-book berbasis program Sigil yang terdiri dari ahli materi , ahli media, dan guru IPA. Uji respons siswa dalam penelitian ini yaitu skala skala kecil berjumlah 6 siswa dan uji skala besar berjumlah 30 siswa.

Analisis data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif.

Data kuantitatif berasal dari instrumen validasi dan respons siswa. Sedangkan data kualitatif bisa berupa saran dan komentar validator maupun siswa.

Berdasarkan hasil penelitian pengembangan e-book berbasis program Sigil dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh rata- rata skor persentase sebesar 93% dengan kategori sangat valid dan layak digunakan tanpa revisi. Dari ahli materi memperoleh skor persentase 94%

dengan kategori sangat valid, ahli media memperoleh skor persentase 96%

dengan kategori sangat valid, dan dari guru IPA sebagai praktisi lapangan memperoleh skor persentase 90% dengan kategori sangat valid. Hasil respons uji skala kecil memperoleh skor persentase 84% dengan kategori sangat valid, dan hasil respons uji skala besar memperoleh skor persentase 94% dengan kategori sangat valid.

(7)

vii

telah melimpahkan rahmat, taufik, serta hidayahnya sehingga peneliti dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini. Kedua kalinya sholawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad saw dan keluarga serta sahabatnya.

Skripsi ini disusun sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan studi Strata 1 (S1) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN KHAS Jember dan untuk memperoleh gelar Sarjana (S. Pd) dalam studi pendidikan.

Penulisan skripsi ini tidak lepas dari bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, peneliti akan menyampaikan salam dan ucapan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto., S.E., MM selaku Rektor UIN KKHAS Jember yang telah memberika fasilitas dalam penyusunan skripsi.

2. Ibu Prof.Dr. Hj. Mukni’ah. M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN KHAS Jember yang telah memberikan persetujuan dan perijinan penyusunan skripsi.

3. Bapak Dinar Maftukh Fajar, S.Pd., M.Pfis selaku Ketua Program Studi Tadris IPA dan validator yang telah mengarahkan dan memberikan saran/komentar kepada peneliti.

4. Bapak Dr. A. Suhardi, S.T., M.Pd selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang selalu meluangkan waktu untuk membimbing dengan penuh kesabaran, memberi pengarahan serta memberi memotivasi kepada peneliti.

(8)

viii

6. Bapak dan Ibu Guru SMPN 1 Wonomerto Kabupaten Probolinggo yang telah membantu dan memberikan izin penelitian dalam penyusuan skripsi.

7. Teman-teman seperjuangan Tadris IPA angkatan 2018 yang menjadi teman belajar dan memberikan kenangan yang indah.

8. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu oleh peneliti yang telah memberikan bantuan, dorongan serta bimbingan.

Jember, 19 Mei 2022

Penulis

(9)

ix

PEERSETUJUAN PEMBIMBING ... ii

PENGESAHAN TIM PENGUJI ...iii

MOTTO ... iv

PERSEMBAHAN... v

ABSTRAK ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI... ix

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Tujuan Penelitian dan Pengembangan... 5

C. Spesifikasi Produk Yang Diharapkan... 5

D. Pentingnya Penelitian dan Pengembangan ... 6

E. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian dan Pengembangan ... 7

BAB II KAJIAN TEORI A. Definisi Istilah ... 8

B. Kajian Pustaka ... 8

1. Penelitina Terdahulu... 8

2. Kajian Teori ... 12

BAB III METODE PENELITIAN A. Model Penelitian dan Pengembangan... 26

B. Uji Coba Produk ... 28

a. Analisis Data Hasil Validasi... 31

b. Analisis Data Hasil Respons Siswa ... 32

(10)

x

1. Validasi Ahli Materi ... 44 2. Validasi Ahli Media ... 53 3. Validasi Guru IPA ... 57 4. Respons Siswa Terhadap Pengembangan E-Book Berbasis

Program Sigil... 60 C. Revisi Produk ... 66 BAB V KAJIAN DAN SARAN

A. Kajian Prroduk Yang Telah Direvisi ... 74 B. Saran Pemanfaatan, Diseminasi, dan Pengembangan Produk

Lebih Lanjut ... 75 DAFTAR PUSTAKA ... 76 LAMPIRAN ... 78

(11)

xi

2.1 Analisis Jurnal Terdahulu ...10

4.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ...36

4.2 Desain Awal Storyboard...37

3.3 Skala Penilaian...33

3.4 Kriteria Nilai Validasi...34

3.5 Kriteria Pencapaian Nilai Validitas ...35

4.1 Hasil Validasi Ahli Materi...44

4.2 Saran, Komentar dan Hasil Revisi dari Ahli Materi...52

4.3 Hasil Validasi Ahli Media ...53

4.4 Saran, Komentar dan Hasil Revisi dari Ahli Media ...56

4.5 Hasil Validasi Guru IPA ...57

4.6 Saran, Komentar dan Hasil Revisi dari Guru IPA ...59

4.7 Hasil Validasi ...59

4.8 Hasil Uji Coba Skala Kecil...61

4.9 Hasil Uji Coba Skala Besar ...62

4.10 Saran, Komentar Siswa Uji Skala Kecil ...64

4.11 Saran, Komentar Siswa Uji Skala Besar ...64

4.12 Revisi Produk Ahli Materi...66

4.13 Revisi Produk Ahli Media ...70

4.14 Revisi Produk Guru IPA ...73

(12)

xii

2.1 Perpindahan Secara Konduksi ...22

2.2 Perpindahan Panas Konduksi Pada Bidang Datar ...23

2.3 Bahan Konduktor ...23

2.4 Bahan Isolator ...23

2.5 Proses Perpindahan Panas Secara Konveksi...24

2.6 Proses Perpindahan Panas Secara Radiasi ...25

3.1 Skema Model ADDIE Modofikasi ...26

4.1 Desain Cover...36

4.2 Materi di Microsoft Word ...40

4.3 Tampilan awal Sigil ...40

4.4 Tampilan file yang telah diimpor...41

4.5 Tampilan Menambahkan Video ...41

4.6 Tampilan Cover di Aplikasi Sigil ...42

4.7 Tampilan Penyimpanan File ...42

4.8 Validasi Ahli Materi ...47

4.9 Validasi Ahli Media ...56

(13)

xiii

Lampiran 2. Matriks Penelitian dan Pengembangan ... 79

Lampiran 3. Surat Validasi Ahli Materi ... 80

Lampiran 4. Surat Validasi Ahli Media ... 81

Lampiran 5. Hasil Validasi Ahli Materi ... 82

Lampiran 6. Hasil Validasi Ahli Media ... 83

Lampiran 7. Surat Penelitian ... 89

Lampiran 8. Surat Selesai Penelitian ... 90

Lampiran 9. Hasil Validasi Oleh Guru IPA ... 93

Lampiran 10. Pengisian Angket Respons Siswa ... 101

Lampiran 11. Jurnal Penelitian ... 107

Lampiran 12. Daftar Hadir Siswa ... 110

Lampiran 13. Dokumentasi ... 111

Lampiran 14. Biodata Peneliti ... 112

(14)

1

A. Latar Belakang

Ilmu pengetahuan alam (IPA) adalah suatu ilmu sistematis yang mempelajari tentang gejala-gejala alam dan dikaji dengan metode-metode ilmiah seperti melakukan eksperimen, observasi ataupun penyelidikan yang akan diperoleh berupa konsep, hukum, fakta, dan teori.1 IPA merupakan rumpunan ilmu, yang memiliki karakteristik khusus yaitu mempelajari fenomena alam yang faktual (factual), baik berupa kenyataan (reality) atau kejadian (events) dan hubungan sebab akibatnya. Ada 2 hal yang berkaiatan dan tidak dapat terpisahkan dengan IPA, yang pertama IPA sebagai produk, pengetahuan IPA yang berupa pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif. Yang kedua yaitu IPA sebagai proses, yaitu kerja ilmiah.2 Menurut Carin and Sund mendefinisikan IPA sebagai pengetahuan yang sistematis dan tersusun secara teratur, berlaku umum (universal), dan berupa kumpulan data hasil observasi dan eksperiment.3Cabang ilmu rumpunan IPA saat ini yaitu Biologi, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi/Astrofisika, dan Geologi. Dari beberapa rumpunan IPA tersebut, bahwa konten materi tidak selalu berupa teks bacaan yang akan dipelajari, tetapi juga mencakup materi-

1Binti Muakhirin, “Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Pendekatan Pembelajaran Inkuiri Pada Siswa Sd,”Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 0, no. 1 (2014): 1.

2Asih Widi Wisudawati dan Eka ulistyowati Metodologi Pembelajaran IPA (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2014), 22.

3 Carin dan Sund Metode Pemblajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek (Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya, 1993).

(15)

materi matematik, seperti dalam bidang fisika yang berkaitan dengan rumus dan angka. Pada bidang fisika mencakup materi pengukuran, kalor, energi, gerak, dan lain sebagainya. Untuk memudahkan memahami konsep serta rumus, maka memerlukan suatu media yang menarik yaitu berupa media e- book berbasis program Sigil.

E-Book singkatan dari electronic book atau buku elektronik adalah sebuah buku digital yang memuat teks dan gambar. E-book dapat dibaca pada perangkat elektronik seperti pada layar komputer dan smartphone.4 E-book memberikan penemuan hal baru dalam perkembangan teknologi terhadap media pembelajaran yang mana penyajiannya diubah ke dalam format html kemudian dibuka pada E-Pub (Electronic Publication) dengan bantuan aplikasi Sigil.

E-book berbasis aplikasi Sigil memiliki keunggulan yaitu dapat menambahkan multimedia gambar, video, link, fitur-fitur lain yang menarik, terdapat petunjuk penggunaan sehingga pengguna tidak kesulitan, dapat digunakan saat pembelajaran di sekolah ataupun belajar dirumah secara mandiri. Selain itu, aplikasi Sigil pembuat e-book ringan dioperasikan pada perangkat komputer baik spesifikasi rendah maupun tinggi. Namun, e-book berbasis aplikasi Sigil ini juga terdapat kekurangan yaitu memerlukan aplikasi untuk membaca dan tidak semua perangkat mendukung untuk membaca e- book tersebut.

4 F Amalia dan R Kustijono, “Efektifitas Penggunaan E-Book Dengan Sigil Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis,”Prosiding Seminar Nasional Fisika (SNF) 1, no. November (2017):

2.

(16)

Sigil merupakan sebuah software aplikasi pembuat e-book. Aplikasi Sigil mampu merancang e-book yang sangat menarik karena dapat berisi teks, gambar, audio dan video. Tentu saja e-book berbasis program Sigil ini berbeda dengan e-book – e-book jenis lain yang hanya dapat menampilkan teks dan gambar saja. Namun, aplikasi Sigil terdapat kekurangan yaitu pembaca harus mengunduh aplikasi Readium agar bisa membaca e-book tersebut. Kelebihan Sigil yaitu memiliki fitur yang lengkap dari pada pembuat buku digital lain saat ini, karena dapat menambahkan gambar, audio, video, cover, link dan lain sebagainya. Selain itu, Running Test Sigil dan hasil prototipe ringan, mudah dioperasikan, dan Friendly pada semua jenis perangkat.

Berdasarkan hasil wawancara guru IPA Kelas 7 SMPN 1 Wonomerto pada tanggal 20 Mei 2021 bahwa materi yang dirasa sulit dipahami oleh peserta didik yaitu pada materi kalor dan perpindahannya, karena pada materi tersebut mencakup teori dan rumus-rumus fisika yang sulit diterapkan dalam memecahkan persoalan. Hasil belajar peserta didik pada materi kalor dan perpindahannya terbilang rendah dibandingkan dengan hasil belajar pada materi yang lain. Media pembelajaran yang digunakan oleh peserta didik selama ini yaitu menggunakan buku paket IPA Kementerian Pendidikaan dan Kebudayaan, yang mana peserta didik hanya membaca buku saja tanpa mendapat tambahan penjelasan materi dari guru.5

Agar permasalahan tersebut dapat dipecahkan, maka peneliti membuat suatu media pembelajaran yang menarik dan tentunya relevan dengan mata

5Weni Eka Wahyuni dan Tatik Hidayati, diwawancarai oleh Penulis, Probolinggo 20 Mei 2021.

(17)

pelajaran IPA. Media yang dimaksud yaitu e-book bebasis program Sigil.

Alasan peneliti memilih media ini karena cukup menarik, memudahkan guru dan siswa dalam menyampaikan materi, memahami materi dan membangkitkan minat dan belajar siswa agar lebih aktif. Penggunaan e-book ini sesuai dengan gaya belajar masing-masing siswa, siswa dapat memilih gaya belajarnya masing-masing, karena setiap individiu memiliki gaya belajar berbeda. Ada yang visual yaitu dengan melihat gambar dan membaca teks, dan juga ada yang audio visual yaitu dengan melihat tayangan video dalam e-book tersebut.

Hasil penelitian e-book berbasis program Sigil yang pernah dipublikasikan oleh Merita Wijayatahun 2008 yang berjudul “Pengembangan E-Book IPA Fisika Berbasis Program Sigil Peseta Didik SMPN 23 Simbang Kabupaten Maros” yaitu bahwa hasil belajar yang menerapkan e-book IPA Fisika berbasis program Sigil ketika pembelajaran lebih efektif apabila dibandingkan dengan kelas lain yang tidak menerapkan e-book IPA Fisika berbasis program Sigil. Hasil respons peserta didik terhadap e-book IPA Fisika yaitu 94,4% memberika respons positif. Hasil respons guru terhadap e-book IPA Fisika yaitu 80% memberikat respon positif dan angat setuju.

Hasil penelitian lain yang membahas tentang pengembangan e-book yaitu milik Yeni Rima Liana, Elianawati, Wahyu Hardyanto tahun 2019, yang berjudul Pengembangan Media E-Modul Interaktif Berbasis Android Menggunakan Sigil Software Pada Materi Listrik Dinamis Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul elektronik berbasis android

(18)

dengan aplikasi Sigil layak untuk diterapkan kepada siswa. Hasil uji validitas media diperoleh angka sebesar 87,30% dan 86,15% dari ahli materi. Untuk uji validasi pengguna diperoleh rerata 87%. Dari perolehana data tersebut bisa disimpulkan bahwa media layak untuk diterapkan

Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti mengajukan judul penelitian yaitu Pengembangan E-Book Berbasis Program Sigil Pada Materi Kalor dan Perpindahannya Kelas VII di SMPN 1 Wonomerto Kabupaten Probolinggo.

Dengan harapan media E- Book berbasis program Sigil bisa menjadi sebuah inovasi dalam menunjang pembelajaran dan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang sangat menarik.

B. Tujuan Penelitian Dan Pengembangan

1. Untuk mengetahui validitas media pembelajaran e-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya kelas VII SMP

2. Untuk mengetahui respons siswa terhadap media e-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya kelas VII SMP

3. Untuk menghasilkan produk berupa e-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya

C. Spesifikasi Produk Yang Diharapkan

1. Media pembelajaran ini hanya untuk siswa kelas VII pada materi kalor dan perpindahannya

(19)

2. Media pembelajaran e-book berisi tentang materi, rumus, contoh soal, dan soal-soal tentang kalor dan perpindahannya dengan perpaduan antara teks, gambar, audio dan video untuk mempermudah memahami materi

3. Media pembelajaran ini sifatnya gratis dan bisa dioperasikan di semua perangkat elektronik, mulai dari android sampai laptop.

4. Media pembelajaran ini juga memuat file yang berekstensi JPEG, MP3, bahkan MP4.

D. Pentingnya Penelitian Dan Pengembangan

1. Bagi siswa, media pembelajaran e-book berbasis Sigil dapat memudahkan dalam memahami konsep

2. Bagi guru, media ini dapat dijadikan sumber referensi saat pembelajaran agar peserta didik lebih tertarik.

3. Bagi sekolah, media pembelajaran ini dapat menunjang sarana dan prasarana ketika proses pembelajaran menjadi lebih optimal dan dapat dijadikan sebagai pedoman ketika ada monitoring dari sekolah lain atau pengawas.

4. Bagi peneliti, yaitu dapat menambah wawasan dalam pembuatan media pembelajaran.

(20)

E. Asumsi Dan Keterbatasan Penelitian Dan Pengembangan 1. Asumsi

a. Menghasilkan media pembelajaran berupa e-book berbasis program Sigil yang dapat digunakan siswa sebagai penunjang dalam proses pembelajaran IPA.

b. Menghasilkan media pembelajaran berupa e-book berbasis program Sigil yang digunakan siswa untuk media belajar yang membangkitkan dan memuaskansiswa agar lebih semangat belajar IPA.

2. Batasan

a. Media pembelajaran ini hanya difokuskan untuk siswa kelas VII pada materi kalor dan perpindahannya.

b. Materi yang dikembangkan dalam media e-book berbasis program Sigil hanya difokuskan pada materi kalor dan perpindahannya.

c. Pendekatan dalam penelitian ini mengguakan model ADDIE.

(21)

8

A. Definisi Istilah

1. E-book berbasis program Sigil merupakan sebuah buku elektrotnik yang memuat teks, gambar, suara, dan video atau animasi yang dipublikasikan dalam bentuk html kemudian dikonversikan menjadi sebuah buku digital dan dapat dibaca pada perangkat elektronik seperti komputer ataupun smartphone.

2. Kalor dan perpindahannya merupakan materi pelajaran IPA yang bersifat konseptual di kelas VII SMP/MTs semester ganjil yang membahas tentang suatu energi panas yang dapat berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang bersuhu rendah apabila keduanya saling bersentuhan.

B. Kajian Pustaka

1. Penelitian Terdahulu

a. Merita Wijayanti K tahun 2018 telah melakukan penelitian berudul

“Pengembangan E-Book Ipa Fisika Berbasis Program Sigil Pesera Didik Smpn 23 Simpang Kabupaten Maros”. Penelitian ini menerapkan model ADDIE, tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan hasil validitas memperoleh skor 100% dari ahli media dan 86% dari ahli

(22)

materi, sehingga dapat disimpulkan bahwa media tersebut baik dan layak digunakan.6

b. Rasyid Haradi Wirsasmita, Muhammad ZamroniUska, tahun 2017 penelitian dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Buku Digital Electronic Publication (Epub) Menggunakan Software Sigil Pada Materi Kuliah Pemrograman Dasar”. Penelitian yang dirancang memiliki tujuan untuk mengembangkan buku digital berbantuan aplikasi Sigil. Model dari penelitian ini yaitu model Borg dan Gall dan diperoleh nilai validitas 3.53 dari ahli materi, dan 4,0 dari ahli media. Sehingga media ini layak untuk diterapkan.7

c. Yeni Rima Liana, Elianawati, Wahyu Hardyanto tahun 2019, penelitian dengan judul “Pengembangan Media E-Modul Interaktif Berbasis Android Menggunakan Sigil Software Pada Materi Listrik Dinamis”

disusun untuk memenuhi Prosing Seminar Nasional Pacasarjana UNNES. Penelitian dengan judul tersebut bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul elektronik berbasis android dengan aplikasi Sigil layak untuk diterapkan kepada siswa. Model penelitian yang digunakan yaitu ADDIE. Hasil uji validitas media diperoleh angka sebesar 87,30% dan 86,15% dari ahli materi. Untuk uji validasi

6Merita Wijayanti K, “Pengembangan E-Book IPA Fisika Berbasis Program Sigil Peserta Didik SMPN 23 Simbang Kabupaten Maros,”Seminar Nasional Fisika 2018, 2018, 1–5.

7 Muhammad Zamroni Uska Rasyid Hardi Wirasasmita, “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Buku Digital Elektronic Publication (Epub) Menggunakan Software Sigil Pada Mata Kuliah Pemrograman Dasar,” EDUMATIC: Jurnal Pendidikan Informatika 1, no. 1 (2017): 2-3, https://doi.org/10.29408/edumatic.v1i1.732.

(23)

pengguna diperoleh rerata 87%. Dari perolehana data tersebut bisa disimpulkan bahwa media layak untuk diterapkan.8

Tabel 2.1

Analisis Jurnal Terdahulu

Penulis Judul Persamaan Perbedan

Merita Wijayanti K

“Pengembangan

IPA Fisika

Berbasis Program Sigil Peserta Didik SMPN 23 Simbang

Kabupaten Maros”

1. Mengembangkan e- book berbasis program Sigil

2. Pendekatan penelitian

menggunakan R&D dengan model ADDIE

3. Media pembelajaran ditujukan ke siswa 4. Materi yang

dkembangkan sama- sama bidang fisika atau ke IPA-an

1. Materi pelajaran yang

dikembangakan adalah IPA fisika, sedangkan materi pelajaran yang dikembangkan peneliti hanya pada materi perpindahan kalor

Rasyid Hardi Wirasasmita, Muhammad Zamroni Uska

“Pengembangan Media

Pembelajaran Berbasis Buku Digital

Elektronik Publication (EPUB) Menggunakan Software Sigil

Pada Mata

Kuliah

Pemrograman Dasar

1. Mengembangkan media pembelajaran e-book berbasis Sigil 2. Jenis penelitian yaitu

R&D

3. Objek penelitiannya yaitu berupa media pembelajaran

elektronik book atau buku digital

1. Materi pelajaran yang

dikembangkan oleh Rasyid yaitu pemrograman dasar (Teknik Informatika), sedangkan materi yang

dikembangkan peneliti yaitu tentang kalor dan perpindahannya (IPA)

2. Produk penelitian ditujukan kepada mahasiswa

semester 2,

8 Yeni Rima Liana, Ellianawati, and Wahyu Hardyanto, “Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Android Menggunakan SigilSoftware Pada Materi Listrik Dinamis,” Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, 2019, 2-6.

(24)

sedangakn produk yang dilakukan oleh peneliti ditujukan kepada siswa kelas VII SMP

3. Model

pengembangan yang

dikembangkan oleh Rasyid yaitu model Borg dan Grall, sedangkan model pengembangan oleh peneliti yaitu menggunakan model ADDIE Yeni Rima

Liana, Ellianawati, Wahyu Hardyanto

“Pengembangan Media E-Modul Interaktif

Berbasis Android Menggunakan Sigil Software Pada Materi"

Listrik Dinamis”.

1. Pendekatan penelitian menggunakan R&D dengan model ADDIE 2. Media

pembelajaran ditujukan ke siswa 3. Materi yang

dikembangkan sama-sama bidang fisika atau ke IPA- an

1. Media yang dikembangkan oleh Yeni yaitu E- Modul, sedangkan

media yang

dikembangkan oleh peneliti yaitu E- Book

2. Materi pelajaran yang

dikembangkan oleh Yeni yaitu Lisrik Dinamis,

sedangkan materi yang

dikembangkan oleh peneliti yaitu tentang kalor dan perpindahannya 3. Media

pembelajaran Yeni ditujukan kepada

siswa SMA,

sedangkan media yang

dikembangkan oleh peneliti ditujukan kepada siswa SMP kelas VII

(25)

2. Kajian Teori

a) Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D)

Metode penelitian dan pengembangan atau biasa dikenal dengan Research and Development (R&D) merupakan salah satu proses dalam mengembangkan produk baik produk baru atau produk yang sudah ada sebelumnya kemudian diuji validitas dan keefektifannya. Produk yang dihasilkan bisa berbentuk perangkat keras seperti buku, majalah, modul, alat peraga yang memudahkan dalam proses pembeajaran.

Selain berbentuk perangkat keras, juga berbentuk perangkat lunak, seperti program dalam pengolahan data, e-book, e-modul e-LKPD, virtual laboratorium, dan jug model-model pembelajaran, evaluasi saat pembelajaran dan lain-lain.9

Dengan adanya produk hasil penelitian dan pengembangan ini nantinya dapat berguna untuk peserta didik, pendidik, sekolah dan juga peneliti. Produk yang dihasilkan kemudian dikembangkan sehingga bisa diterapkan pada masa kini. Produk dalam pendidikan seperti metode pembelajaran, media pembelajaran, buku ajar, modul pembelajaran, model manajement, dan lain sebagainya.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE.

ADDIE merupakan model pengembangan yang berorientasi kelas dan proses pengembangannya runtut namun interaktif. Model ADDIE

9 Amir Hamzah, Metode Penelitian dan Pengembangan Research and Development (Malang:

Literasi Nusantara Abadi, 2020), 1.

(26)

terdiri dari lima tahapan, yaitu analisis (Analysis), desain/perancangan (Design), pengembangan (Development), implemetasi/eksekusi (Implementation), dan evaluasi/umpan balik (Evaluation).10 Dalam penelitian pendidikan, model ADDIE merupakan sebuah konsep dalam mengembangkan media atau produk dengan menggabungkan pengetahuan baru yang nantinya dapat digunakan dalam proses pembelajaran, seperti: model, metode, strategi, evaluasi, bahan ajar dan lain-lain.11

Karakteristik model ADDIE antara lain sebagai berikut:

1) Model ADDIE merupakan suatu model yang merancang pembelajaran secara generik dan menyediakan bahan-bahan pelajaran

2) Model ADDIE menggunakan pedekatan produk dengan langkah- langkah sistematis dan interaktif

3) Model ADDIE dapat digunakan dalam mengembangkan bahan pembelajaran pada ranah verbal, keterampilan intelektual, psikomotor

4) Model ADDIE memberikan kesempatan kepada pengembang desain pembelajaran untuk bekerja sama dengan para ahli materi, ahli

10 Amir Hamzah, Metode Penelitian dan Pengembangan Research and Development (Malang:

Literasi Nusantara Abadi, 2020), 33-34.

11 I Made Tegeh and I Made Kirna, “Pengembangan Bahan Ajar Metode Penelitian Pendidikan Dengan ADDIE Model,” Jurnal IKA 11, no. 1 (2013): 4-6, https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IKA/article/view/1145.

(27)

media, dan dessain pembelajaran sehingga dapat menghasilkan produk yang baik

b) E-book (Elekronik Buku) 1) Definisi E-Book

Elektronik buku atau disingkat E-book adalah sebuah buku versi elektronik yang berisi teks, dan gambar yang berbentuk digital dan tidak bisa diraba namun bisa dibaca dan dilihat. E-book merupakan sebuah buku yang dapat dikonversi dalam bentuk digital dan dapat ditampilkan pada layar perangkat elektronik seperti HP dan Laptop. Buku elektronik atau E-Book banyak diminati karena ukurannya yang kecil apabila dibandingkan dengan jenis buku cetak atau buku konvensional.12Menurut kamus Merriam-Webster, E-book merupakan “buku yang disusun atau dikonversi ke format digital untuk ditampilkan di layar komputer atau perangkat genggam”.13

2) Macam-macam format E-book sebagai berikut:

a. AZW (Amazon World) yaitu format khusus Amazon

b. EPUB (Elektronic Publication) yaitu format terbuka didefinisikan oleh open digital book dari International Digital Publishing Forum (IDPF)

12 Prakoso Bhraiwara Putra, Ebook dan Pasar Perbukuan Kini, diakses dari http://lipi.go.id/berita/single/ebook-dan-pasar-perbukuan-kini/6669

13 “E-book”, Merriam-Webster Dictionary, diakses dari http://merriamwebster.com/dictionary/e- book.

(28)

c. KF8 (Kindle Fire) format yang pada dasarnya sama dengan prinsip EPub yang disusun dalam pembungkus Palm File Database (PDB).

d. MOBI (MobiPocket) dapat digunakan menggunakan perangkat khusus untuk membacanya.

e. PDB (Palm Database) dapat menambahkan format-format buku digital lain yang dapat digunakan untuk sistem operasi Palm.

f. PDF (Portable Document Format) format yang palinng umum digunakan oleh semua kalangan karena mendukung diberbagai perangkat

g. HTML (Hyper Text Markup Language), CHM (Compressed HTML), XHTML dan XML.

h. Teks Polos

Tekss polos adalah format paling sederhana yang dapat dilihat hampir dalam setiap peranti lunak menggunakan komputer personal. Untuk beberapa device dapat dibaca menggunakan peranti lunak yang harus diinstal lebih dahulu.

i. Format Open Electronic Book Package

Nama lain format ini yaitu OPF Flipbook. OPF adalah suatu format buku elektronik yang berbasis pada XML yang dibuat oleh sistem buku elektronik. Buku elektronik dalam format ini dikenal saat FlipBooks sebagai peranti lunak penyaji

(29)

menampilkan buku dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping).

j. LIT

Format LIT adalah pengaturan dari Microsoft Reader yang memungkinkan teks dalam buku elektronik disesuaikan dengan lebar memiliki kelebihan bentuk huruf yang nyaman untuk dibaca.14

3) Fungsi E-Book

a. Sebagai salah satu alternatif media belajar. Berbeda dengan buku konvensional, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya, memungkinkan penyajian informasi dengan lebih interaktif dan menarik.

b. Sebagai media berbagi informasi, buku digital dapat disebarluaskan dengan lebih mudah dibandingkan buku konvensional media berbagi informasi, buku digital dapat disebarluaskan dengan lebih mudah dibandingkan buku konvensional.

c. Seseorang dapat menjadi pengarang, serta penerbit dari bukunya sendiri dengan mudah.15

14 Ruddamayanti, “Pemanfaatan Buku Digital Dalam Meningkatkan Minat Baca,” Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang 2 (2019): 3-4.

15Ibid., 5

(30)

4) Manfaat E-Book

a) Manfaat E-Book dalam Pendidikan bagi Pendidik

1. Membantu pendidik dalam mengefektifkan dan mengefisienkan waktu pembelajaran.

2. Mengurangi beban pendidik dalam menyajikan informasi, informasi yang diberikan melalui E-book lebih konkret dan memungkinkan pembelajaran bersifat induvidual.

3. Pendidik akan lebih mudah mencari sumber materi pelajaran, menambah referensi sumber belajar. Pendidik tidak perlu beranjak dari tempat satu ketempat lainnya yang membuang waktu dan energi, karena E-book bisa didapatkan dari situs web, hanya perlu seaching dengan akses internet.

b) Manfaat E-Book dalam Pendidikan bagi Peserta Didik

1. Peserta didik yang memiliki akses internet di rumah bisa mengunduh E-book dari situs atau bisa juga mencari akses internet gratis di area hotspot.

2. Sebagai penunjang materi tambahan pengetahuan yang lebih kompleks dari pemanfaatan E-book.16

16 Ruddamayanti, “Pemanfaatan Buku Digital Dalam Meningkatkan Minat Baca.” Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang 2 (2019): 6.

(31)

5) Kelebihan dan kekurangan E-Book

Kelebihan E-Book diantaranya sebagai berikut :

1. Mudah dibawa kemana-mana, lebih praktis, efisien, dan efektif

Perangkat elektronik seperti smartphone, laptop dan tablet mudah dibawa kemana-mana, sehingga dimanapun dan kapanpun dapat membaca E-Book

2. E-Book ramah lingkungan karena tidak membutuhkan kertas untuk mencetak dan memperbanyak buku

3. E-Book mampu tahan lebih lama dan dapat katakan abadi, karena tidak mudah rusak meskipun disimpan bertahun-tahun 4. E-Book mudah digandakan atau mudah untuk diperbanyak dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal dalam menggandakan

5. E-book mudah didistribusikan melalui media elektronik misalnya internet dan pengirimannya lebih cepat

6. Meningkatkan minat membaca. Saat ini orang lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar komputer/android daripada di depan buku cetak

7. Lebih cepat diproduksi dan direvisi dibandingkan dengan buku cetak yang memungkinkan pembaca untuk membaca

(32)

buku dengan teliti tentang masalah dan kejadian baru-baru ini.17

Kekurangan E-book :

1. Ketergantungan terhadap energi listrik.

2. Perangkat yang digunakan masih mahal dan bisa merugikan.

3. Rentannya dokumen-dokumen e-book terhadap aktivitas yang dilakukan pembaca

4. Program yang diingat banyak, mengingat format yang ada semakin bertambah

5. Masalah hak cipta yang dibuat online banyak kasus ditiru oleh orang lain tanpa izin dari pemiliknya. Kalimat-kalimat dalam sebuah artikel dikutip tanpa merujuk pada referensi pertama.

6. Banyak jenis format, misalnya dengan extensi file: txt, doc, pdf, chm, dejavue, iSilo dll

7. Tidak semua format tersedia dalam setiap platform OS.

Misalnya format dari Microsoft, hanya bisa dibaca dengan Microsoft

8. Secanggih apapun format scurity e-book tetap bisa dibongkar, terutama oleh para hacker.18

17 Ruddamayanti. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang 2 (2019): 7-8.

18Dosen Pendidikan, “E-Book Adalah”, diakses darihttps://www.dosenpendidikan.co.id/e-book- adalah/

(33)

c) Sigil

1) Pengertian Sigil

Sigil merupakan salah satu aplikasi dalam pembuatan buku digital atau E-book dengan format EPUB, Sigil ini dapat mendukung format text, html, serta format EPUB. Selain mendukung format tersebut, Sigil juga mampu memasukkan gambar, audio dan juga video serta dapat mengatur cover atau halaman sampul hingga 590x750 pixel. Selain pendukungan format yang banyak, Sigil juga memili fitur yang menarik sehingga output atau E-book yang dihasilkan sangat menarik dan bagus.19 2) Kelebihan dan Kekurangan Sigil

Kelebihan Sigil :

a. Aplikasi pembuat buku digital freeware dengan fitur terlengkap dari pada pembuat buku digital lain saat ini

b. Running test dan hasil prototipe ringan dan mudah dioperasikan, c. Friendly pada semua jenis perangkat pembaca dan fleksible dalam pemakaian, pembaca dapat memutar video dan juga memberhentikan seperti tampilan aplikasi buku digital lain.

d. Semakin mudah dan lengkapnya isi bacaan semakin tinggi minat baca untuk memperdalam pengetahuannya dalam

19Miranda Audia, “Pengembangan Media E–Book Dengan Bantuan Sigil Software Untuk Kelas Vii Mts Al-Hikmah Kedaton Bandar Lampung Pada Mata Pelajaran Fiqh,” 2019,35.

(34)

menggali ilmu dalam bacaan tersebut sehingga meningkatkan berfikir kritis pembaca.

Kekurangan Sigil :

a. Ekstensi video masih berformat MP4 saja

b. Layout untuk perintah menjadikan sebuah kolom dan insert Shape belum ada

c. Layout hanya tersedia single page tidak bisa dibuat multiple page.20

d) Aplikasi Reasly

Reasly merupakan sebuah aplikasi pendukung dalam menggunakan E-Book diperangkat elektronik seperti pada smartphone.

Reasly mendukung format E-Book dan dokumen DiVu, PDF, XPS (OpenXPS), FictionBook (fb2 dan fb2.zip), komik format book (cbr dan CBZ), ePub, dan lain-lain.21 Reasly membantu pengguna smartphone untuk membaca E-Book dan Reasly menyediakan berbagai fitur dalam membagi halaman, mengurutkan E-Book berdasarkan judul atau tanggal dibuat, ukurn teks, jenis huruf, perataan teks dan lain-lain.

e) Materi Perpidahan Kalor

1) Konsep Dasar Perpindahan Kalor

Kalor merupakan perpindahan energi panas dari temperatur yang tinggi (suhu yang tinggi) ke temperatur yang rendah (ke suhu

20Miranda Audia, “Pengembangan Media E–Book Dengan Bantuan Sigil Software Untuk Kelas Vii Mts Al-Hikmah Kedaton Bandar Lampung Pada Mata Pelajaran Fiqh,” 2019,38.

21I Reynaldo, Pengembangan E-Book Berbasis Multimedia Interaktif Menggunakan Aplikasi Sigil Pada Materi Alat Optik Sma/Ma, 2020, http://repository.radenintan.ac.id/10732/1/PUSAT 58.

(35)

yang lebih rendah). Kalor ini merupakan suatu energi yang mudah menerima dan juga melepas temperatur benda menjadi naik-turun.

Pada dasarnya perpindahan kalor terjadi karena ketidaksetimbangan termal. Proses dalam perpindahan panas terus terjadi hingga ada kesetimbangan temperatur pada benda tersebut.

Proses terjadinya perpindahan panas dapat terjadi secara konduksi, konveksi, dan radiasi.

a. Perpindahan panas secara konduksi

Perpindahan panas secara konduksi adalah perpindahan panas yang terjadi pada suatu media padat, atau pada media fluida yang diam. Konduksi terjadi akibat adanya perbedaan temperatur antara permukaan yang satu dengan permukaan yang lain pada media tersebut. Ilustrasi perpindahan panas secara konduksi seperti digambarkan pada gambar berikut:

Gambar 2.1

Perpindahan secara konduksi

Konsep yang ada pada konduksi merupakan suatu aktivitas atomik dan molekuler. Sehingga peristiwa yang terjadi pada konduksi adalah perpindahan energi dari partikel yang lebih

(36)

energetik (molekul yang lebih berenergi atau bertemperatur tinggi) menuju partikel yang kurang energetik (molekul yang kurang berenergi atau bertemperatur lebih rendah), akibat adanya interaksi antara partikel-partikel tersebut. Proses perpindahan panas secara konduksi pada steady state melalui dinding datar suatu dimensi seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini

Gambar 2.2

Perpindahan panas konduksi pada bidang datar Contoh peralatan rumah tangga yang memanfaatkan sifat konduktivitas bahan seperti gambar berikut

Gambar 2.3 Bahan konduktor

(37)

Gambar 2.4 Bahan isolator b. Perpindahan panas konveksi

Perpindahan panas secara konveksi adalah perpindahan panas yang terjadi dari suatu permukaan media padat atau fluida yang diam menuju fluida yang mengalir atau bergerak, begitu pula sebaliknya, yang terjadi akibat adanya perbedaan temperatur. Ilustrasi perpindahan panas secara konveksi digambarkan seperti gambar berikut

Gambar 2.5

Proses perpindahan panas secara konveksi c. Perpindahan panas radiasi

Perpindahan panas radiasi dapat dikatakan sebagai proses perpindahan panas dari satu media ke media lain akibat perbedaan temperatur tanpa memerlukan media perantara.

Peristiwa radiasi akan lebih efektif terjadi pada ruang hampa,

(38)

berbeda dari perpindahan panas konduksi dan konveksi yang mengharuskan adanya media perpindahan panas. Ilustrasi perpindahan panas secara radiasi digambarkan seperti gambar di bawah ini.

Gambar 2.6

Proses perpindahan panas secara radiasi

(39)

26

Penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan R&D (Research and Development) dengan model ADDIE. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran E-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya. Dalam pendidikan, metode ini dapat digunakan untuk mengembangkan buku, modul, media, instrumen, evaluasi dan lain-lain.22 Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implemetation, and Evaluation). Langkah-langkah dalam pengembangan model ADDIE sebagai berikut:23

Gambar 3.1 Skema Model ADDIE Modifikasi.

Alasan memilih model ADDIE karena proses pengembangannya berurutan namun interaktif. Model ini mempunyai kelebihan yaitu lebih

22Asep Saeful Hamdi, Metode Penelitian Kuantitatif Aplikasi dalam Pendidikan, (Yogyakarta:

Deepublish, 2014), hlm. 16.

23Sugiono, Metode Penelitian dan Pengembangan, (Bandung: ALFABETA, 2015), hlm. 28.

Analysis

Analysis Analysis

Analysis

Analysis

(40)

sederhana, teratur, dan banyak dipakai dalam membuat program maupun produk pembelajaran secara efektif dan tervalidasi oleh ahli.24

1. Prosedur Penelitian dan Pengembangan

Prosedur penelitian yang dilakukan oleh peneliti untuk mengembangkan media pembelajaran E-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpidahannya menggunakan model ADDIE dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Analysis (analisis)

Tahap pertama adalah analisi untuk mengetahui kebutuhan awal dalam mengembangkan media pembelajaran, diantaranya mengenai analisis karakteristik siswa dan analisis media. Tahap analisis ini merupakan tahapan dalam mencari informasi yang dijadikan alasan perlunya mengembangkan sebuah media.

b. Design (Perancangan)

Tahap kedua pada model pengembangan ADDIE yaitu pembuatan desain media yang akan dikembangkan. Pada tahap kedua peneliti membuat rancangan atau desain produk dari hasil analisis pada tahap sebelumnya. Produk yang dibuat adalah e-book berbasis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya. Tahap perancangan pembuatan desain media menggunakan storyboard. Storyboard adalah gambaran media pembelajaran secara keseluruhan yang akan dimasukkan di

24M. Piskurich George, “Rapid Instructional Design,”Rapid Instructional Design, 2015, 1–201, https://doi.org/10.1002/9781119207528.

(41)

dalam aplikasi. Storyboard berfungsi sebagai panduan seperti peta untuk memudahkan proses pembuatan media.

c. Development (pengembangan)

Pada tahap ketiga yaitu pembuatan media, peneliti melanjutkan pembuatan media berdasarkan storyboard yang telah dibuat.

Selanjutnya, media yang telah dibuat dilakukan pengujian oleh validator.

d. Implementasi (Implementation)

Media pembelajaran yang telah dikembangkan dan dinyatakan layak uji oleh validator ahli materi, media, dan guru IPA selanjutnya diimplementasikan ke siswa dengan uji skala kecil berjumlah 8 siswa, dan uji skala besar berjumlah 30 siswa di kelas VII SMPN 1 Wonomerto Kabupaten Probolinggo.25

B. Uji Coba Produk

Uji coba produk dirancang untuk mengumpulkan data yang dapat digunakan sebagai dasar penentu validitas produk akhir.

1. Desain uji coba

Produk media E-book berbsis program Sigil divalidasi oleh para ahli untuk mengetahui tingkat validitas produk. Selanjutnya produk akan divalidasi oleh tiga validator yaitu: dua dosen IPA sebagai ahli materi, dua

25Riska Susila Putri, “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Pada Materi Sistem Koloid Di Sma Negeri 2 Banda Aceh,” 2019,41-43

(42)

dosen sebagai ahli media, dan dua guru IPA sebagai praktisi lapangan.

Setelah divalidasi, kemudian di uji cobakan kepada siswa kelas VII untuk mengetahui respons siswa mengenai produk media tersebut.

2. Subjek uji coba

Subjek uji coba dalam penelitian ini terdiri dari validator ahli dan siswa.

a. Validasi ahli

Validasi ahli dilakukan oleh dosen yang ahli dalam materi IPA khususnya pada materi kalor dan perpindahannya dengan minimal pendidikan S2. Kriteria ahli media minimal pernah mengampu mata kuliah media pembelajaran26. Validator bertugas untuk memberikan masukan atau perbaikan terhadap produk atau media yang dikembangkan.

b. Validasi pengguna

Media yang dikembangkan di uji coba oleh guru IPA. Kriteria guru yang menjadi subjek uji coba yaitu guru IPA yang aktif mengajarnya juga meguasai materi IPA dan sudah menempuh pendidikan S1.

Validasi pengguna hanya berfokus pada penerapan atau penggunaan media agar dapat memberi masukan untuk revisi media tersebut

c. Respons siswa

Media setelah divalidasi pengguna, selanjutnya di uji cobakan ke kelompok skala kecil yaitu 8 siswa. Setelah uji coba kelompok kecil,

26 Tatik Retno Murniasih and Sri Hariyani, “Peningkatan Minat Belajar Siswa Smp Dengan Menggunakan Buku Saku BerbasisMind Mapping,”Seminar Nasional FST 2 (2019): 3.

(43)

dilakukan uji lapangan dengan jumlah 25-30. Uji coba skala besar terdiri dari 30 siswa kelas VII SMPN 1 Wonomerto.

3. Jenis Data

Jeni data dalam penelitian ini berupa data kuantitaif dan kualitatif. Data kuantittif didapatkan dari instrumen validasi ahli dan dari hasil respons siswa. Tujuan dari analisis data kuantitatif untuk memastikan kelayakan pada produk yang dibuat. Sedangkan data kualitatif bisa berupa saran dan komentar dari validator ahli maupun siswa. Tujuan dari analisis data kualitatif untuk memperbaiki produk yang dibuat.

4. Insrumen pengumpulan data

Instrumen pengumpulan data dari penelitian dan pengembangan diperoleh dari hasil kuisioner angket validasi dan kuisioner angket respon siswa.

Bentuk kuisioner angket yang digunakan berupa Checklist dengan menggunakan skala likert 1-5 untuk menilai skor tiap aspek.27 Kriteria penilaian skala likert sebagai berikut :

Tabel 3.3 Skala Penilaian

Kriteria Skor

Sangat Baik (SB) 5

Baik (B) 4

Cukup (C) 3

Kurang (K) 2

Sangat Kurang (SK) 1

(Sumber: Sahlan, 2015)

27 Sahlan, Evaluasi Pembelajaran: Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidik (Jember:

STAIN Press, 2015), 121.

(44)

5. Teknik analisis data

Ada dua teknik dalam analisis data yaitu analisis data hasil validasi ahli dan analisis hasil respons siswa dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Analisis Data Hasil Validasi

Analisis data hasil validasi untuk memahami validitas dari e-book berbasis program Sigil. Teknik yang dipakaai berupa perhitungan persentase dan analisis deskriptif menggunakan rumus di bawah ini28:

− ℎ = ℎ 100%

Keterangan:

V–ah : Validasi ahli (nilai presentase)

Tse : Total nilai empirik (nilai hasil validasi)

Tsh : Total nilai maksimal (nilai maksimal yang diinginkan) Terdapat kriteria uji kelayakan e-book berbasis program Sigil seperti pada tabel berikut:

Tabel 3.4

Kriteria Nilai Validitas Kriteria Pencapaian Nilai

Validitas

Tingkat Validitas

85,01%-100,00% Sangat valid, dapat digunakan tanpa revisi

70,00%-85,01% Valid, dapat digunakan tetapi perlu revisi kecil

50,01%-70,01% Kurang valid, disarankan tidak digunakan, dan perlu revisi besar 01,00%-50,00% Tidak valid dan tidak bisa digunakan (Sumber:Sa’dun Akbar,2017)

28Sa’dun Akbar,Instrumen Perangkat Pembelajaran (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2017), 82.

(45)

b. Analisis Data Hasi Respons Siswa

Analisis data hasil siswa digunakan untuk memahami respons siswa terhadap produk e-book berbasis program Sigil. Teknik yang dipakai berupa perhitungan persentase dan analisis deskriptif menggunkan rumus di bawah ini29:

− = ℎ 100%

Keterangan:

V–au : Validasi audience (nilai presentase) Tse : Total nilai empirik (nilai hasil validasi)

Tsh : Total nilai maksimal (nilai maksimal yang diinginkan) Terdapat kriteria uji kelayakan e-book berbasis prgran Sigil seperti pada tabel berikut:

Tabel 3.5

Kriteria Pencapaian Nilai Validitas Kriteria Pencapaian Nilai

Validitas

Tingkat Validitas

81,00%-100,00% Sangat valid, dapat digunakan tanpa revisi

61,00%-80,00% Cukup valid, dapat digunakan tetapi perlu revisi kecil

41,00%-60,00% Kurang valid, disarankan tidak digunakan, dan perlu revisi besar 21,00%-40,00% Tidak valid dan tidak bisa digunakan 00,00%-20,00% Sangat tidak valid dan tidak bisa

digunakan (Sumber: Sa’dun Akbar, 2017)

29Sa’dun Akbar,Instrumen Perangkat Pembelajaran (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2017), 82.

(46)

33

A. Penyajian Data Uji Coba

Hasil pengembangan E-Book berbasis program Sigil yang dipadukan dengan gambar dan video untuk kelas VII Semester ganjil berisi materi tentang Kalor dan Perpindahannya. Materi tersebut terdapat pada KD 3.4 Menganalisis konsep suhu, pemuaian kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kesetabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan; 4.4 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud benda serta perpindahan kalor. Pokok bahasan pada materi ini meliputi : pengertian kalor, hubungan kalor perubahan suhu benda dan wujud benda, dan macam-macam perpindahan kalor (konduksi, konveksi, dan radiasi)

Media e-book berbasis program sigil yang dikembangkan oleh peneliti menggunakan model ADDIE yang terdapat lima tahapan yaitu : Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implemetation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Namun peneliti membatasi sampai pada tahap implementasi karena keterbatasan waktu dan biaya. Adapun langkah-langkah dan proses penelitian media e-book berbasis program Sigil sebagai berikut:

(47)

34

1. Analisis

Tahap analisis yang dilakukan peneliti merupakan tahap awal untuk mengidentifikasi masalah memperoleh informasi berupa permasalahan atau kendala siswa yang berkaitan dengan produk yang akan dikembangkan. Berikut analisis yang dilakukan peneliti sebagai berikut:

a. Analisis kinerja

Analisis kinerja yang dilakukan untuk mengetahui masalah dalam proses pembelajaran dan juga untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut. Pada tahap ini peneliti melakukan wawancara kepada salah satu guru IPA di SMPN 1 Wonomerto Kabupaten Probolinggo, berdasarkan hasil wawancara yaitu selama ini guru IPA kelas VII menggunakan bahan ajar buku paket IPA dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membuat siswa bosan. Selain itu, metode yang digunakan guru yaitu menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi sehingga siswa merasa bosan ketika proses pembelajaran. Guru juga memberi informasi tambahan bahwa siswa kesulitan pada penguasaan materi yang terdapat hitungannya dan lambatnya siswa dalam menerapkan materi yang sudah dijelaskan pada latihan soal.

b. Analisis kebutuhan

Analisis kebutuhan dilakukan dengan wawancara ke beberapa siswa. Siswa kelas VII membutuhkan media yang menarik ketika pembelajaran berlangsung. Materi yang dianggap sulit dipahami oleh

(48)

34

siswa, yaitu mengenai materi penghitungan atau materi yang berkaitan dengan rumus-rumus fisika. Salah satu materinya yaitu tentang kalor dan perpindahannya. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti bertanya kepada siswa keperluan media dalam membantu proses pembelajaran agar memperkuat daya ingat siswa dan mengurangi rasa bosan saat pembelajaran di dalam kelas.

c. Analisis konsep

Pada tahap ini peneliti mengidentifikasi konsep pokok yang akan diajarkan kepada siswa. Anlisis konsep yang dimaksud yaitu berupa Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Berikut merupakan standar komptensi dasar materi kalor dan perpindahannya dalam tabel berikut:

Tabel 4.1

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar KOMPETENSI INI 1

(SIKAP SPIRITUAL)

KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

Menghayati dan

mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, reponsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INITI 4 (KETERAMPILAN) Memahami pengetahuan

(faktual, konseptual,

Mencoba, mengolah, menyaji dalam ranah kongkret (menggunakan,

(49)

34

prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

mengurai, merangkai,

memodifikasi, dan membuat), ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR

3.4 Menganalisis konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan

1.4.3 Menjelaskan pengertian kalor

1.4.4 Mendeskripsikan hubungan kalor dengan suhu dan hubungan kalor dengan perubahan wujud

1.4.5 Menentukan macam-macam perpindahan kalor

4.4 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud benda serta perpindahan kalor

1.4.1 Menyelidiki pengaruh jenis bahan terhadap kemampuan menghantarkan kalor pada peristiwa konduksi

Sumber: Kemdikbud 2017 2. Design (Perancangan)

Pada tahap ini yaitu peneliti merancang konsep produk media pembelajaran yang akan dikembangkan, yaitu berupa E-book berbsis program Sigil pada materi kalor dan perpindahannya kelas VII di SMPN 1 Wonomerto. Desain awal berupa storyboad untuk mempermudah pembuatan produk, berikut ini desain yang sudah disiapkan oleh peneliti:

Tabel 4.2

Desain awal Storyboard

Halaman Keterangan

Tampilan Awal Cover

Tampilan Inti Terdiri atas :

1. Kompetensi Dasar

(50)

34

2. Tujuan Pembelajaran 3. Materi

4. Video 5. Contoh soal

Tampilan Akhir 1. Rangkuman

2. Latihan soal dan uji pemahaman

3. Daftar pustaka

3. Development

Tahap pengembangan dilakukan untuk membuat media e-book berbasis program Sigil berdasarkan storyboard yang telah dibuat, mulai dari pembuatan cover, memasukkan gambar dan video, menambahkan teks materi, latihan soal, hingga glosarium. Setelah mengembangkan media e- book, peneliti melakukan validasi kepada dosen ahli materi dan ahli media.

Tujuan validasi tersebut untuk memperoleh kritik dan saran mengenai kelayakan dan kualitas dari e-book yang telah dikembangkan untuk direvisi kembali.

Pada tahap development ini terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan dalam mengembangkan e-book, yaitu: pembuatan cover e-book, penyusunan materi, pemilihan gambar, dan pemilihan video.

a. Cover merupakan sampul dari e-book yang dikemas dan dilengkapi dengan gambar yang sesuai dengan isi e-book. Pembuatan cover ini melalui aplikasi Canva dan dibuat dengan semenarik mungkin agar menarik bagi siswa. Berikut tampilan desain Cover pada gambar 4.3

(51)

34

Gambar 4.1 Desain Cover b. Penyusunan materi

Tahap awal penyusunan materi menggunakan program utama yaitu Microsoft Word kemudian diubah menjadi html. Selanjutnya diimpor ke aplikasi Sigil dan ditambahkan dengan video.

FISIKA

DISUSUN OLEH : MALA HERFIAN T201810066

(52)

34

Gambar 4.2

Materi di Microsoft Word c. Membuka apliksi Sigil

Gambar 4.3 Tmpilan awl Sigil

d. Setelah tampilan terbuka, mengklik menu File, kemudian memilih menu add. Lalu pilih menu Existing File dan mencari lokasi file yang akan diimpor. Masukkan file yang berekstensi html.

(53)

34

Gambar 4.4

Tampilan file yang telah diimpor

e. Kemudian memilih menu Insert, lalu pilih file dan pilih format video.

Setelah itu, mencari lokasi vido yang akan ditambahkan

Gambar 4.5

Tampilan menambahkan video

f. Setelah materi dan video selesai ditambahkan, langkah selanjutnya yaitu menambahkan cover e-book dengan cara mengklik menu Tools, kekmudian mengklik Add cover dan memilih format berupa gambar.

Lalu mencari lokasi cover tersebut

(54)

34

Gambar 4.6

Tampilan Cover di aplikasi Sigil

g. Apabila semua telah selesai ditambahkan, langkah selanjutnya yaitu memilih menu File kemudian mengklik Save As dan mencari lokasi penyimpanan untuk menyipan e-book dalam bentuk format EPUB.

Gambar 4.7

Tampilan penyimpanan file Validasi Ahli

Setelah media dirancang dan dikembangkan selanjutnya yaitu validasi media e-book dilakukan oleh tiga validator, validator ahli Bapak Dinar Maftukh Fajar, S.Pd materi, validator ahli media Bapak

(55)

34

Dr. H. Mundir, M.Pd, dan validator pengguna yaitu guru SMP Ibu Weni Eka Wahyuni, M.Pd dan Ibu Tatik, S.Pd. Pengujian validasi oleh ahli materi dan media dilakukan oleh dosen dengan latar belakang pendidikan minimal S2 pada bidang IPA di UIN KH Achmad Siddiq Jember.1

d. Implementasi

Implemetasi merupakan menerapkan produk setelah mengembangkan media e-book berbasis program sigil dan telah direvisi dengan baik. Produk diujikan pada skala kecil kepada 8 siswa dan skala besar 30 siswa.

Implementasi produk e-book berbasis program Sigil diakses melalui link google drive yang dibagikan ke siswa melalui grup WhatsApp, selanjutnya siswa mengklik link untuk mendownload e-book tersebut agar dapat dibaca.

Sebelumnya siswa harus sudah mendoanload aplikasi Reasly sebagai Tools untuk membuka e-book. Implementasi dilakukan di kelas VII SMPN 1 Wonomerto Kabupaten Probolinggo. Tahap implementasi dilakukan untuk mengetahui respons siswa terhadap media dengan membagikan angket kepada setiap siswa terhadap media e-book berbasis program Sigil yang telah dikembangkan. Angket disebarkan ke peserta didik baik skala kecil maupun skala besar terdiri dari lima skala penlaian yaitu : 5 (Sangat Baik), 4 (Baik), 3 (Cukup), 2 (Kurang), 1 (Sangat Kurang).

1 Tatik Retno Murniasih, Sri Hariyani, “Peningkatan Minat Belajar Siswa Smp Dengan Menggunakan Buku Saku Berbasis Mind Mapping,” 2019, 403.

(56)

34

B. Analisis Data

1. Validasi Ahli Materi

Validasi ahli materi dilakukan untuk menguji tingkat validitas terhadap konten materi e-book berbasis Program Sigil. Selanjutnya ahli materi melakukan penilaian terhadap e-book yang telah dikembangkan dengan mengisi angket dan memberikan kritik serta saran untuk menyempurnakan produk.

Angket ahli materi terdiri dari delapan aspek penilaian, yaitu relevansi materi, keakuratan materi, kelengkapan sajian, sistematika sajian, kesesuaian sajian dengan tuntutan pembelajaran yang berpusat pada siswa, kesesuaian bahasa dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar, keterbacaan dan kekomunikatifan, dan tampilan pada aplikasi Readium. Berikut penyajian data kuantitatif hasil validasi ahli materi disajikan dalam Tabel. 4.1

Tabel 4.1

Hasil Validasi Ahli Materi

No Aspek ∑ Nilai Aspek

1 Relevansi Materi 49

2 Keakuratan Materi 19

3 Kelengkapan Sajian 19

4 Sistematika Sajian 9

5 Kesesuaian Sajian Dengan Tuntutan Pembelajaran Yang Berpusat Pada Siswa

23

6 Kesesuaian Bahasa Dengan Kaidah Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar

12

7 Keterbacaan Dan Kekomunikatifan 19

8 Tampilan Pada Aplikasi Readium 5

Tse 155

(57)

34

Tsh 165

Persentase kevalidan = x 100%

= x 100%

= , x 100%

= %

Kriteria Sangat Valid

Sumber: Data penelitian 2022

Berdasarkan data pada tabel 4.1 diperoleh rata-rata persentase sebesar 94% dari seluruh aspek penilaian validasi materi pada e-book berbasis program Sigil. Hal tersebut menunjukkan bahwa e-book masuk kategori “sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi”. Berikut merupakan analisis masing-masing aspek diuraikan sebagai berikut:

a. Aspek Relevansi Materi

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 98% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkah bahwa materi yang disajikan relevan terhadap teori-teori dan kehidupan kehidupan sehari-hari sehingga dinyatakan sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi.

b. Keakuratan Materi

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 95% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa keakuratan materi terhadap e-book dinyatakan sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi.

c. Kelengkapan Sajian

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 95% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa

(58)

34

kelengkaapan sajian terhadap e-book dinyatakan sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi.

d. Sistematika Sajian

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 90% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa sistematik sajian terhadap e-book dinyatakan sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi.

e. Kesesuaian Sajian Dengan Tuntutan Pembelajaran Yang Berpusat Pada Siswa

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 92% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa kelengkaapan sajian denganaa tuntutan pembelajaran yang berpusat pada siswa terhadap e-book dinyatakan sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi.

f. Kesesuaian Bahasa Dengan Kaidah Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 80% dengan kriteria valid. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuaian bahasa dengan kaidah bahasa indonesia yang baik dan benar terhadap e-book dinyatakan valid, tetapi perlu revisi kecil.

g. Keterbacaan Dan Kekomunikatifan

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 95% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa

(59)

34

keterbacaan dan kekomunikatifan terhadap e-book dinyatakan sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi.

h. Tampilan Pada Aplikasi Readium

Penilaian pada aspek ini memperoleh persentase skor sebesar 100% dengan kriteria sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa tampilan pada aplikasi Readium terhadap e-book dinyatakan sangat valid, dan dapat digunakan tanpa revisi.

Pada setiap aspeknya disajikan dalam bentuk grafik sebagai berikut:

Gambar 4.8 Validasi Ahli Materi

Berdasarkan analisis dari beberapa aspek grafik di atas diperoleh rata-rata nilai seluruh aspek dari validator ahli materi yaitu satu validator dosen UIN KHAS Jember. Nilai rata-rata seluruh aspek validator materi adalah 94%, dimana setiap aspek diukur dengan nilai 85%-100%

0 20 40 60 80 100 120

Ahli Materi

Ahli Materi

(60)

34

dinyatakan sangat valid, berdasarkan kriteria tingkat validitas yang mengadaptasi dari Akbar.

Maka e-book berbasis program Sigil layak digunakan dalam proses pembelajaran setelah melalui proses revisi27.

Sedangkan data kualitatif berupa saran dan komentar baik tertulis maupun tidak tertulis dari validator ahli materi yang di sajikan dalam tabel di bawah ini:

Tabel 4.2

Saran, Komentar, dan Hasil Revisi dari Ahli Materi Nma

Validator

Saran dan Komentar Perbaikan Dinar Maftukh

Fajar S.Pd., M.Pfis

Secara konten, e-book sudah sesuai dengan kebenaran konsep.

Kritik dan saran tentang ejaan sudah saya sertakan di dalam pdf.

Pengembang perlu memperjelas lebih detail tentang manfaat mempelajari materi

kalor dan

perindahannya

1. Penyusunan kalimat pada kata pengantar telah diperbaiki

2. Penjelasan pada glosarium telah diperbaiki

3. Penyusunan kalimat pada pengertian kalor telah diperbaiki

4. Penulisan rumus telah

diurutkan sesuai

penjelasan

5. Gambar proses perubahan wujud sudah diperbaiki Sumber: data dari saran dan komentar ahli materi

2. Validasi Ahli Media

Validasi ahli media dilakukan untuk menguji tingkat validitas terhadap aspek media e-book berbasis Program Sigil, seperti tampilan pada cover, gambar, dan video. Selanjutnya ahli media melakukan

27Sa’dun Akbar,Instrumen Perangkat Pembelajaran (Bandung:Remaja Rosdakarya, 2016).

Gambar

Gambar 2.4 Bahan isolator b. Perpindahan panas konveksi
Gambar 3.1 Skema Model ADDIE Modifikasi.
Tabel 3.3 Skala Penilaian
Gambar 4.1 Desain Cover b. Penyusunan materi
+5

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan tahapan-tahapan yang telah dilalui pada Persiapan, Analysis, Design atau Perancangan, Coding serta Pengujian, maka kesimpulan yang dapat diambil dari

Model pengembangan modul biologi menggunakan model ADDIE ( Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation ). Pengembangan modul meliputi validator yang terdiri

2 tahapan ini merupakan tahapan perancangan aplikasi yang terdiri dari perancangan sistem dengan menggunakan tools UML, khususnya dengan metode Use Case Driven Object serta

Penelitian pengembangan ini menggunakan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). Tahap Analysis merupakan analisis terhadap

1) Penelitian dan pengembangan yang dilakukan mengadopsi model pengembangan Lee and owens yang terdiri dari lima tahapan, yaitu tahap analisis, desain,

Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE ( analysis, design, deve- lopment, implementation, evaluation ). Adapun subyek validasi terdiri 5 orang pakar yang mem-

Jenis metode penelitian ini adalah Research And Development dengan menggunakan model ADDIE yang terdapat lima tahapan yaitu Analysis (analisis data), Design

Analysis Analisis Tahapan awal pada penelitian ini yaitu analisis yang terdiri atas tiga tahapan yaitu analisis kompetensi, analisis karakteristik siswa dan analisis materi, Design