• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Maqamat dan Ahwal dalam Tasawuf

N/A
N/A
Fahiya khoirun nisa

Academic year: 2025

Membagikan "Perbedaan Maqamat dan Ahwal dalam Tasawuf"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Ma qa ma t da n

Ahwa l Kelompok 8

(2)

Our

Tea m

Alfi Zumroh S

210401110080 Fahiya Khairun N

210401110081

Cyntia Triana S

210401110082 Hasanal Ridwan

210401110083

(3)

Topi

1.Perbedaan Maqamat dan c

Ahwal

2.Maqam Taubat, Wara', Zuhud, Faqir 3. Maqam Sabar,

Tawakkal,

Mahabbah, dan Ridha

4. Konsep Ahwal

(4)

Pengertia n

MAQAMAT

Kedudukan atau tingkatan spiritual dari seorang hamba yang

mencapainya dengan sungguh-sungguh melalui berbagai upaya dan mengerahkan segenap usaha dalam rangka berbakti pada Yang Maha

Kuasa dengan komitmen dan istiqomah, sehngga dapat mencapai puncak maqam.

AHWAL

Kondisi spiritual seorang sufi yangmana hamba tersebut mendapatkannya tanpa melalui usaha, namun merupakan pemberian Tuhan.

1

.

2

.

(5)

Perbeda a n Ma qa ma t da n Ahwa l

Maqamat

Kedudukan atau tingkatan yang dicapai melalui berbagai usaha Menurut jumhur ulama, ada 7:

taubat, wara', zuhud, fakr, shabr, tawakkal, dan ridha

"tingkatan" bersifat tetap dan konstan Jalan sang pencari

Untuk menjelaskan tahapan-tahapan perjalanan spiritual orang salik

(penempuh jalan tasawuf)

Ahwal

Kondisi spiritual yang didapat melalui pemberian Tuhan

Menurut jumhur ulama, ada 9:

muraqabah, mahabbah, khauf, raja', syauq, uns, thuma'ninah, musyahadah, dan yaqin "tingkatan jiwa" bersifat

datang dan pergi Nikmat dan

kemurahan dari Tuhan dan tidak

berkaitan dengan kezuhudanseorang hamba Untuk menjelaskan perasaan atau kondisi jiwa (psikologis) seorang salik.

(6)

Maqom Taubah

Taubah merupakan maqom pertama yg harus dilalui bagi seseorang yang ingin menjalani kehidupan kesufian. Taubah secara etimologi atau bahasa memiliki arti

kembali. Adapun dalam dunia tasawuf secara terminolgi memiliki makna kembali dari perilaku yang tercela menuju perilaku yang terpuji dan diridzoi Allah Swt. Maqom

ini adalah maqom awal bagi seorang sufi karena kebersihan dan kesucian batin

menjadi landasan pokok untuk menapak ke jenjang yang lebih tinggi pada maqom

maqom selanjutnya

Maqom Wara'

Wara' secara bahasa berarti hati hati.

Namun demikian secara terminolgi tasawuf, kata Wara' adalah sikap

menahan diri agar hati tidak

menyimpang sekejap pun dari Allah dengan jalan menghindari segala hal yang masih bersifat syubhat (yang masih

tidak jelas perihal haram dan halalnya).

Hal ini dilakukan agar kesucian hati tetap terjaga sepanjang perjalanan menuju kedekatan dengan Allah Swt

(7)

Zuhud

Zuhud secara etimologi berarti menentang keinginan atau

kesenangan. Namun secara terminolgi keilmuan tasawuf, zuhud memiliki makna upaya mensucikan diri dengan

cara menjauhi kesenangan duniawi dan menghiasi dirinya dengan perilaku

kesederhanaan sesuai dengan konsep islami.

Fakir

Kata fakir secara bahasa berarti kondisi ketika seseorang tidak memiliki harta dan pekerjaan, sehingga kesulitan dalam

memenuhi kebutuhan sehari hari.

Namun demikian dalam dunia tasawuf, kata fakir justru memiliki makna yang sangat luas. Secara terminolgi keilmuan

tasawuf, fakir memiliki makna

mengosongkan pikiran dan seluruh hati dari ikatan duniawi dan keinginan apa

saja selain Tuhan.

(8)

Referensi

Dokumen terkait

Tasawuf Falsafi adalah tasawuf yang kaya dengan pemikiran-pemikiran filsafat, sehingga dalam konsep-konsep tasawuf falsafi lebih mengedepankan asas rasio

Dakwah Islam melalui ajaran tasawuf cukup mudah diterima oleh masyarakat karena inti dari tasawuf adalah mementingkan pembinaan moral yang penuh dengan

tasawuf juga memiliki jangkauan dan hubungan dengan ilmu lainnya.. Ilmu tasawuf juga memiliki hubungan dengan ilmu

Kedudukan Ilmu tasawuf dalam Ilmu- Ilmu Islam adalah menurut Ibn Khadun tasawuf sebagai Ilmu syariah karena bersumber dari ajaran Al- Qur’an dan Hadi st, menurut Al- Ghazali

Tasawuf mulai masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya Islam ke Indonesia dan tasawuf mengalami banyak perkembangan itu ditandai dengan banyaknya berkembang ajaran tasawuf

selalu melandaskan tasawufnya pada al-Qur’an dan sunnah. Biasanya ada juga yang langsung menggabungkan kedua istilah tasawuf tersebut dengan sebutan tasawuf sunni akhlaqi

Dari pendapat-pendapat tersebut diatas jelas adanya perbedaan pandangan tentang sumber tasawuf Islam itu, namun demikian dapat dinyatakan bahwa para orientalisten yang kurang jujur

Pengertian Tasawuf Akhlaki Tasawuf Akhlaqi adalah suatu ajaran yang menerangkan sisi moral dari seorang hamba dalam rangka melakukan taqorrub kepada tuhannya, dengan cara mengadakan