BAB 2
Perencanaan, Pelatihan, dan Pengembangan SDM
NAMA : FITRI REFINA MAULIN NIM : 212021049
DOSEN PEMBIMBING : YUNITA FEBRIANTI, SE, M.SI
Perencanaan Manajemen SDM
Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya piker dan gaya fisik yang dimiliki individu; prilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanyadimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
1. kepentingan perencanaan SDM - Kepentingan Individu
- Kepentingan Organisasi - Kepentingan Nasional
2. Komponen-komponen Perencanaan SDM a. Tujuan
Tujuan perencanaan SDM menghubungkan SDM yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.
b. Perencanaan Organisasi
Merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi Perkembangan organisasi.
1). Syarat-syarat Perencanaan SDM
Harus mengetahui secara jelas masalah yang akan direncanakannya
Harus mampu mengumpulkan dan menganalisa informasi tentang SDM
Harus mempunyai pengalaman luas tentang job analysis, organisasi, dan persediaan SDM
Harus mampu membaca situasi SDM masa kini dan masa mendatang
Mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi masa depan
Mengetahui secara luas peraturan kebijaksanaan perburuhan pemerintah
2). Proses Perencanaan SDM
Strategi SDM adalah alat yang digunakan dalam membantu
organisasi untuk mengantisipasi dan mengatur penawaran dan permintaan SDM.
Pengembangan rencana SDM merupakan rencana jaka panjang.
Contohnya, dalam perencanaan SDM suatu organisasi harus mempertimbangkan alokasi orang-orang pada tugasnya untuk jangka panjang tidak hanya enam bulan ke depan atau hanya untuk tahun ke depan.
3). Prosedur Perencanaan SDM
Menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM yang dibutuhkan
Mengumpulkan data dan informasi tentang SDM
Mengelompokkan data dan informasi serta menganalisanya
Menetapkan beberapa alternative
Memilih yang terbaik dari alternatif yang ada menjadi rencana
Menginformasikan rencana kepada para kawyawan untuk direalisasikan
c. Pengevaluasian Rencana SDM
d. Kendala-kendala Perencanaan SDM - Standard kemampuan SDM
- Manusia (SDM) Makhluk Hidup - Situasi SDM
- Kebijaksanaan Perburuhan Pemerintah
3. Peramalan
a. Jangka waktu peramalan
Peramalan SDM harus dilakukan melalui tiga tahap: perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang.
b. Peramalan terhadap Kebutuhan SDM (permintaan) Metode meramalkan permintaan, yaitu:
1). Metode penilaian terdiri dari:
- Estimasi dapat top-down atau bottom-up
- Rules of thumb mempercayakan pedoman umum diterapkan pada situasi khusus dalam organisasi
- Teknik Delphi menggunakan input dari kelompok pakar.
- Teknik kelompok nominal
2). Metode Matematika, terdiri dari:
-Analisis Regresi Statistik - Metode Simulai
- Rasio Produktivitas
- Rasio jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
4). Estimasi persediaan/supply SDM internal dan Eksternal
a. Penilaian internal terhadap ketenagakerjaan organisasi Bagian dari perencanaan sumber daya manusia adalah menganalisa pekerjaan yang perlu dilakukan dan keahlian yang terdapat pada seseorang untuk melakukan suatu tugas.
b. Analisis limgkungan eksternal
Analisis lingkungan merupakan proses penelitian terhadap lingkungan organisasi untuk menentukan kesempatan atau
ancaman. Hasil analisis akan mempengaruhi rencana SDM karena setiap organisasi akan masuk pada pasar tenaga kerja yang sama yang memasok, juga perusahaan lain.
5. Sebab-sebab Permintaan SDM
a. factor internal sebagai sebab permintaan SDM
adalah kondisi persiapan dan kesiapan SDM sebuah organisasi atau perusahaan dalam melakukan oprasional bisnis pada masa
sekarang dan untuk mengantisipasi Perkembangan di masa depan.
b. Faktor eksternal sebagai sebab permintaan SDM
adalah kondisi lingkungan bisnis yang berada di luar kendali perusaan yang berpengarus pada rencana strategis dan rencana
oprasional, sehingga langsung atau tidak langsung berpengaruh pada perencanaan SDM
c. Faktor Ketenagakerjaan
adalah kondisi tenaga kerja (SDM) yang dimiliki perusahaan sekarang dan prediksinya di masa depan yang berpengaruh pada permintaan tenaga kerja baru.