• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pernikahan - Pendidikan Agama Islam

N/A
N/A
Fidela Zaneta Utomo 2202275

Academic year: 2023

Membagikan "Pernikahan - Pendidikan Agama Islam"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Pernikahan

Kelompok 1:

Aldi Iskandar Devita Syifa A.

Fidela Zaneta U.

Khaisya Alifya S.

Gusti Raditya R.

XII MIPA 4

(2)

Hukum Nikah

Wajib

Apabila seseorang sudah mampu

secara fisik, mental, ekonomi,

akhlak, serta khawatir akan

terjerumus kedalam perzinaan.

Sunna h

Apabila

seseorang yang sudah siap secara jasmani

dan rohani, mampu hidup berkeluarga, serta

tidak khawatir akan terjerumus

kedalam pernikahan.

Apabila seseorang menikah hanya untuk bersenang- senang, tanpa ada

niat ingin keturunan atau

keluarganya dilindungi dari

maksiat.

Muba

h

(3)

Hukum Nikah

Makru h

Apabila seseorang yang mampu menikah tetapi

tidak berniat

memiliki keturunan, tidak memiliki

kemampuan membina

keluarganya serta khawatir akan

menyakiti pasangannya.

Hara m

Apabila

seseorang menikah dengan tujuan menyakiti

pasangan, memeras hartanya serta

tidak mampu melaksanakan

kewajiban- kewajiban pernikahan

(4)

Rukun dan Syarat Nikah

Islam

0 1 0 2

Balig dan berakal

0 3

Orang yang dikehendaki

0 4

Mu’ayyan (Beridentitas jelas) 1. Pengantin Laki-laki:

0 5

Bukan mahram calon istri

(5)

Rukun dan Syarat Nikah

Tidak dalam masa iddah

0 1 0 2

Tidak dalam ikatan

pernikahan dengan pria lain

0 4

Bukan perempuan musyrik 2. Pengantin

Perempuan: 0

3

Bukan mahram calon suami

(6)
(7)

3. Wali (dari pihak calon pengantin perempuan)

Ayah kandung mempelai wanita, penerima wasiat atau kerabat terdekat dan seterusnya sesuai dengan

urutan ashabah wanita tersebut. Syarat wali harus

beragama islam, balig, berakal dan merdeka. Wali

yang mengakadkan

pernikahan dibagi menjadi 3, yaitu:

a. Wali Nasab

b. Wali Hakim

c. Wali Muhakkam

(8)

a. Wali Nasab

Yakni wali yang memiliki ikatan darah dengan pengantin perempuan. Urutannya sebagai berikut:

1. Ayah 2. Kakek 3. Saudara kandung laki-laki

4. Saudara laki-laki seayah 5. Anak laki-laki dari

saudara laki-laki kandung

6. Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah 7. Saudara laki-laki ayah (dari pihak bapak)

8. Anak laki-laki paman dari pihak bapak sekandung

9. Anak laki-laki paman dari pihak bapak yang sebapak

(9)

1 2 3 4

Balig dan berakal

Laki-laki

Merdeka

Beragama islam

4. Dua orang saksi

Syarat:

b. Wali Hakim

c. Wali Muhakkam

Wali yang ditunjuk oleh mentri agama atau pejabat yang diberi hak dan kewenangan untuk bertindak sebagai wali nikah.

Orang biasa, bukan penjabat hakim resmi, yang ditunjuk oleh seorang perempuan untuk menjadi wali dan menikahkan dirinya dengan seorang lelaki yang telah melamar.

(10)

Rukun dan Syarat Nikah

Ijab adalah ucapan wali sebagai penyerahan kepada calon mempelai laki-laki dan qabul adalah ucapan dari pengantin laki-

laki sebagai tanda penerimaan.

Akad (Ijab dan Qabul)

(11)

01

02 03

Berupa sesuatu yang suci dan halal

Milik suami

Sanggup menyerahkan, bukan benda rampasan

Mahar (Mas Kawin)

(12)

- Ar Rum ayat 21 -

Dalil-Dalil tentang Pernikahan

ْمُك ِسُفْنَا ْنِم ْمُكَل َقَل َخ ْنَا ٖٓهِت ٰيٰا ْنِم َو

ْمُكَنْيَب َلَع َج َو اَهْيَلِا ا ْٓوُنُك ْسَتِل ا ًجا َو ْزَا

ٍت ٰي ٰ َل َكِل ٰذ ْيِف ّنِاۗ ًةَم ْح َر ّو ًةّد َوّم

َن ْوُرّكَفَتّي ٍم ْوَقِل

21. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

(13)

- An Nur ayat 32 -

Dalil-Dalil tentang Pernikahan

ْمُكْنِم ى ٰماَيَ ْلا اوُحِكْنَا َو

ْۗمُكِٕىۤاَمِا َو ْمُكِداَبِع ْنِم َنْيِحِل ّٰصلا َو ْنِم ُ ّٰا ُمِهِنْغُي َءۤاَرَقُف ا ْوُن ْوُكّي ْنِا

ٌمْيِلَع ٌع ِسا َو ُ ّٰا َو ٖۗهِلْضَف

32. Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki- laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.

(14)

- H.R. Bukhari- Muslim -

Dalil-Dalil tentang Pernikahan

Dari Abi Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Wanita itu dinikahi

karena empat hal. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Namun dari empat itu

paling utama yang harus jadi perhatian adalah masalah agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat."

Referensi

Dokumen terkait

makan kepada keluarganya seperti yang ia makan, ia memberi pakaian kepada keluarganya seperti pakaian yang ia pakai, ia tidak memberi beban pekerjaan kepada anggota

Nikah sebagai ikatan yang ditentukan oleh pembuat hukum syara’ (Allah) yang memungkinkan laki-laki untuk istimta; (mendapat kesenangan seksual) dari istri dan demikian juga,

dengan akad nikah lagi. Talak raj’i ini dijatuhkan suami kepada istrinya untuk pertama kalinya atau kedua kalinya dan suami boleh rujuk kepada istri yang telah ditalaknya

tercantum dalam data disdukcapil Kota Magelang bahwa yang berstatus kawin dan memiliki akta nikah berjumlah 16.160 orang dan yang menikah tanpa memiliki akta nikah berjumlah

Masyarakat Kalimantan Tengah khususnya di Palangka Raya, belum banyak yang mengerti, mengenal apa isbat nikah, selama ini suami istri yang sudah menikah puluhan

yang baik, berakhlak mulia dan memiliki keterampilan yang diminati untuk memperkaya wawasan dan kemampuan peserta didik.7 Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran untuk membina

Fiqh muamalah khusus adalah hukum-hukum syara’ yang bersifat praktis amaliah yang bersumber dari dalil-dalil yang terperinci yang mengatur keperdataan seseorang dengan orang lain dalam

Selain itu kerja kelompok memiliki banyak manfaat sebagaimana digambarkan oleh Zakiah Darajdat yaitu membina kerja sama antar peserta didik yang satu dengan peserta didik lainnya,