• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola jUAL BELI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Pola jUAL BELI"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PERBANKAN SYARIAH & BANK SYARIAH

Perbankan Syariah: segala sesuatu yang menyangkut bank syariah dan unit usaha syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta tata cara dan proses di dalam melaksanakan kegiatan usahanya.

Bank Syariah: bank yang menjalankan kegiatan usahanya dengan didasarkan pada prinsip syariah.

Menurut jenisnya bank syariah terdiri dari BUS (Bank Umum Syariah), UUS (Unit Usaha Syariah) dan BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah).

PENGERTIAN AKAD

Terminologi Bahasa: ikatan atau simpul (al-rabth), janji (al-‘ahd).

Istilah: keterkaitan antara ijab (pernyataan pemindahan kepemilikan) dan qabul (pernyataan penerimaan kepemilikan) dalam lingkup yang disyariatkan dan berpengaruh pada sesuatu.

POLA/ MEKANISME TRANSAKSI POLA TITIPAN

Akad Wadiah: Titipan murni dari pihak penitip yang mempunyai barang/ aset kepada pihak penyimpan yang diberi amanah/ kepercayaan, baik individu maupun badan hukum.

Wadi’ah yad Amanah: Penerima titipan tidak boleh memanfaatkan barang titipan. Produk: Save Deposit Box (SDB).

Wadi’ah yad Dhamanah: Penerima titipan boleh memanfaatkan barang titipan. Produk: giro dan tabungan.

POLA PINjAMAN

Akad Qardh: Pinjaman kebajikan/ lunak tanpa imbalan/

kelebihan dan hanya mengembalikan pokok pinjaman.

Produk: dana kebajikan/ talangan.

Akad Qardhul Hasan: Pinjaman untuk membantu sektor usaha kecil/ mikro atau membantu sektor/ aktivitas sosial. Produk: modal usaha/ kerja.

POLA BAGI HASIL

Akad Mudharabah: Akad kerjasama kemitraan antara penyedia dana usaha dengan pengelola dana/

manajemen usaha dengan pembagian hasil usaha sesuai porsi (nisbah) yang disepakati bersama pada saat awal, contoh bagi penyedia dana/ pemodal 60%, bagi pengelola dana/ tenaga ahli 40%. Produk: deposito dan pembiayaan.

Produk Mudharabah Muthlaqah: simpanan/ deposito.

Produk Mudharabah Muqayyadah: pembiayaan/ investasi terikat.

Akad Musyarakah: Akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, masing-masing pihak memberikan kontribusi modal dana dan/ atau keahlian, dimana keuntungan dan risiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Biasanya digunakan untuk pembiayaan. Produk: pembiayaan modal kerja dan pembiayaan investasi.

Musyarakah Mutanaqishah: Musyarakah atau Syirkah yang kepemilikan aset (barang) atau modal salah satu pihak (syarik) berkurang disebabkan pembelian secara bertahap oleh pihak lainnya.

Pola jUAL BELI

Akad Murabahah: Akad jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh penjual dan pembeli.

Akad Salam: Akad jual beli barang pesanan dengan penangguhan pengiriman oleh penjual dan pelunasannya dilakukan di awal/ segera sebelum barang pesanan diterima sesuai dengan syarat-syarat tertentu.

Akad Istishna: Akad jual beli barang dalam bentuk pemesanan pembuatan barang, dimana kriteria dan persyaratan pemesanan, serta pembayaran sesuai dengan kesepakatan.

Pola Transaksi Mudharabah

Bank

2. Beli Barang Tunai 4. Bayar Kewajiban

3a. Akad Murabahah

Suplier Penjual

3b. Serah terima barang

1. Negosiasi &

Persyaratan

3c. Kirim Barang Nasabah

Pola Transaksi Murabahah

1a. Mengajukan Pembiayaan 1b. Perjanjian Bagi Hasil

3a. Nisbah X % 3a. Nisbah Y %

3b. Pengembalian Modal 3b. Pengembalian Modal

Nasabah Bank

1c. Modal & Keahlian

1c. Modal & Keahlian

Bagi Hasil Sesuai dengan Nisbah

Modal

2. Keuntungan

Shahibul Maal Mudharib

1. Modal: 100% 1. Keahlian

Pengembalian Modal

Nisbah 60% Nisbah 40%

100% 0%

2.a. Laba

2.b. Rugi

Kemitraan Usaha

Pola Transaksi Musyarakah

(2)

POLA jASA

Akad Wakalah: Biasa disebut perwalian atau pemberian kuasa/ amanah oleh satu pihak kepada pihak lain dalam hal-hal yang boleh diwakilkan. Atas jasanya, penerima kuasa dapat menerima imbalan tertentu dari pemberi amanah. Produk: transaksi transfer, kliring, dan inkaso.

Akad Kafalah: Mengalihkan tanggung jawab seseorang kepada orang lain dengan imbalan. Produk: bank garansi.

Akad Hawalah: Pengalihan utang/ piutang dari orang yang berutang/ berpiutang kepada orang lain yang wajib menanggungnya atau menerimanya. Produk:

anjak piutang.

Akad Rahn: Penyerahan barang/ harta dari si peminjam dana kepada pemilik dana sebagai jaminan sebagian atau seluruh utang. Produk: gadai.

Akad Sharf: Jual beli suatu valuta dengan valuta lain.

Produk: penukaran uang.

Akad Ujra: Imbalan yang diberikan atau yang diminta atas suatu pekerjaan yang dilakukan. Produk: upah.

Produk dan Akad Ijarah

Tidak ada alih

kepemilikan Alih

kepemilikan

IMBT

Janji untuk menjual diawal

Pola Transaksi Sewa

POLA SEWA

Akad Ijarah: Akad sewa menyewa antara pemilik dan penyewa barang untuk mendapatkan imbalan atas barang/ objek sewa.

Akad Ijarah Muntahiyyah Bit Tamlik (IMBT): Akad Ijarah dengan opsi perpindahan hak milik objek sewa pada saat tertentu sesuai dengan akad sewa.

Produk dan Akad

Web: ojk.go.id / sikapiuangmu.ojk.go.id Email: [email protected]

sikapiuangmu sikapiuangmu sikapiuangmu Barang harus

sudah ada/

diserahkan saat akad

Safe Deposit Box

Referensi

Dokumen terkait

Investasi Berjangka Mudharabah (Ijabah) adalah fasilitas penghimpunan dana dengan prinsip Mudharabah Mutlaqoh dengan melakukan akad kerjasama kemitraan berdasarkan

Mudharabah mutlaqah adalah akad antara pihak pemilik modal dengan pengelola dana untuk memperoleh keuntungan, yang kemudian akan. dibagikan sesuai nisbah

Nisbah merupakan persentase terentu yang disebutkan dalam akad kerjasama usaha ( mudharabah dan musyarakah ) yang telah disepakati oleh nasabah investor. 1) Presentase

Akad Mudharabah (bagi hasil) adalah transaksi pendanaan dari pemilik dana (shahibul maal) kepada pengelola dana (mudharib) untuk melakukan suatu kegiatan usaha tertentu

Distribusi pembagian hasil usaha Bank Syariah Mandiri Cabang Semarang dengan nasabah ( shahibul maal ) menghimpun dana hanya didasarkan pada akad mudharabah ,

kebutuhan usaha, sedangkan anggota bertindak sebagai mudharib (pengelola dana). Jangka waktu usaha, tata cara pengembalian dana dan pembagian nisbah

Sangat berbeda dengan akad mudharabah pada bank syariah yang menetapkan porsi nisbah bagi hasil, sehingga pengembalian kepada bank tidak tetap, bergantung

Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara shahibul maal (pemilik dana) dalam hal ini Bank Bukopin Cabang Syariah dan mudharib (pengelola dana) yaitu nasabah yang