ANALISI TREN
PERMINTAAN DALAM BISNIS PERUSAHAAN
ELEKTRONIC DI INDONESIA
NAMA - NAMA KELOMPOK 2
221061201082 RAHMAT FAUZI
221061201083 KEYSHA NASWA RAHMA SAVITRI 221061201106 INDAH FEBRIANA
221061201076 NUR LATIFA ARYATI
1. PERTUMBUHAN
ELEKTRONIK GLOBAL
Perusahaan riset "Pasar Elektronik" global semakin banyak menggunakan teknologi riset mutakhir, seperti teknologi pelacakan mata, untuk mengumpulkan wawasan pelanggan. Bisnis yang menawarkan layanan riset dan analisis pemasaran semakin menekankan pada ikatan emosional yang dimiliki
konsumen dengan produk. Teknologi pemasaran neuro seperti penilaian emosi, pelacakan mata, dan eksperimen priming implisit lainnya digunakan oleh para peneliti pasar elektronik untuk mengumpulkan dan menilai data tentang konsumen dan respons otak bawah sadar. Tanpa bias atau kesalahan, teknologi pelacakan mata sangat baik untuk mengukur reaksi konsumen terhadap produk.
Produk elektronik memiliki peran yang besar dalam mendukung perkembangan ini, terutama untuk elektronik kecil seperti smartphone, gadget, kamera, gawai, dan lain-lain. Diperkirakan produk elektronik masih akan memiliki permintaan yang tinggi dalam beberapa tahun ke depan, terutama untuk produk elektronik kecil, smart city, dan peralatan rumah tangga berteknologi tinggi yang mendukung perkembangan digitalisasi
2. Pertumbuhan elektronik nasional
berdasarkan PDB
Prediksi pertumbuhan elektronik nasional berdasarkan PDB pada tahun 2024
3
melihat perkembangan dalam beberapa tahun terakhir, sektor ini diprediksi masih akan mengalami pertumbuhan sekitar 7,10% (y-o-y) di tahun 2024. Jika kondisinya sangat baik, pertumbuhannya bahkan diprediksi bisa mencapai 13,81% (y-o-y). Prediksi ini didasari oleh fakta bahwa digitalisasi bisnis, khususnya e-commerce, terus
berkembang. Sehingga minat masyarakat dan pelaku usaha terhadap produk elektronik yang mendukung pelaksanaan kegiatan e-commerce masih tinggi.
4. Perkembangan Penjualan Produk Elektronik Rumah Tangga Tahun 2023
Menurut data dari jaringan afiliasi Admitad, pada tahun 2023 pembelian produk elektronik rumah tangga oleh masyarakat Indonesia meningkat 5% (y-o-y) dan pengeluarannya meningkat 4% (y-o-y) lebih banyak. Meskipun pertumbuhan ini sedikit di belakang pertumbuhan penjualan online global sebesar 9% (y-o-y), hal ini masih menunjukkan tren positif dalam industri elektronik.