ANALISIS PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN PADA PT WEDA BAY NIKEL
KECAMATAN WEDA TENGAH DAN WEDA UTARA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH
PROVINSI MALUKU UTARA
Novena Fanghoy
Nim . 2021061044047
Start Here
Dosen Pembimbing : 1. Bodian Panggabean ,S.T., M.Eng 2. Frans S . Tambing, S.T.,M.T
PROGRAM STUDI STRATA SATU TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS CENDERAWASIH JAYAPURA
2025
OUTLINE
1. PENDAHULUAN 1. PENDAHULUAN ● Latar Belakang
● Rumusan Masalah
● Tujuan Penelitian
● Lokasi Penelitian
2. TINJAUAN PUSTAKA 2. TINJAUAN
PUSTAKA
3. METODOLOGI PENELITIAN
3. METODOLOGI PENELITIAN
● Metode Penelitian
● Diagram Alir Penelitian
LATAR BELAKANG
● Peledakan merupakan salah satu teknik yang umum digunakan dalam kegiatan pertambangan untuk memisahkan material yang berda di dalam tanah.Metode ini memiliki dampak yang signifikan terhadap efektivitas proses penambangan ,termasuk dalam hal fragmentasi material
● Fragmentasi material hasil peledakan menjadi salah satu faktor kunci yang mempengaruhi efisiensi dan efektivitas proses penambangan selanjutnya. Dalam konteks ini, geometri peledakan yang meliputi pola peledakan, jumlah dan jenis bahan peledak yang digunakan, serta urutan peledakan akan sangat menentukan ukuran dan distribusi fragmen bijih yang dihasilkan.
*You can delete this slide.
RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana pengaruh geometri peledakan terhadap tingkat fragmentasi batuan di area pertambangan PT Weda Bay Nikel ?
2. Berapa fragmentasi aktual dilapangan setelah kegiatan peledakan ?
3. Apa saja faktor-faktor lain yang mempengaruhi fragmentasi selain geometri peledakan?
4. Bagaimana perbandingan antara analisis fragmentasi hasil peledakan menggunakan aplikasi slide dekstop dan menggunakan perhitungan manual dari fragmentasi aktual dan fragmentasi rancangan?
TUJUAN PENELITIAN
1. Untuk menganalisis pengaruh geometri peledakan terhadap fragmentasi batuan hasil peledakan di perusahaan PT Weda Bay Nikel
2. Untuk mengetahui berapa fragmentasi aktual dilapangan setelah kegiatan peledakan dilakukan 3. Untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi fragmentasi dalam proses peledakan
4. Untuk mengetahui perbandingan antara fragmentasi hasil peledakan menggunakan aplikasi slide
dekstop dengan hasil fragmentasi menggunakan perhitungan manual dari fragmentasi aktual dan
fragmentasi rancangan
LOKASI PENELITIAN
Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di
area pertambangan PT Weda Bay Nikel
yang terletak di Kecamatan Weda
Tengah ,Kabupaten Halmahera
Tengah ,Provinsi Maluku Utara. Secara
geografis pertambangan PT. Weda Bay
Nikel terletak pada 0° 28' 41.307" Lintang
Utara dan 127° 59' 0.239" Bujur Timur .
TINJAUAN PUSTAKA
● Menurut Soedarmo, D (2008). Peledakan adalah proses pemberaian atau pembongkaran suatu batuan (material) yang bersifat kompak dengan menggunakan bahan peledak. Tujuan dari peledakan ini yaitu untuk memperkecil ukuran material dalam bentuk pecahan yang dinyatakan dalam derajat fragmentasi.
● Menurut Koesnaryo. S., (2001), pola peledakan yaitu urutan waktu peledakan antara
lubang ledak dalam satu baris dengan lubang ledak pada baris selanjutnya. Pola
peledakan dibuat menurut urutan waktu ledak dan arah runtuhan material yang
diharapkan.
Menurut Herman (2015), Fragmentasi batuan merupakan ukuran pecahan material dari hasil kegiatan peledakan.
Analisis fragmentasi batuan hasil peledakan menggunakan software Split Desktop, tujuan aplikasi ini digunakan untuk mengetahui ukuran persentase material lolos dan tidak lolosnya pada ukuran ayakan tertentu.
Faktor Batuan Faktor Batuan Fragmentasi Batuan Fragmentasi Batuan
Analisis Framentasi Aktual Analisis Framentasi Aktual
Analisis Fragmentasi Batuan Teoritis Analisis Fragmentasi Batuan Teoritis
Menurut Lily (1986). Rumus yang digunakan untuk menghitung faktor batuan berdasarkan pembobotan batuan
Faktor-faktor yag mempengaruhi nilai faktor batuan berasal dari kemampuan ledak . menurut A.Lily (1986) ,Perhitungan kemampuan ledak dilakukan dengan memberi pembobotan kelima parameter yaitu : Rock mass description (RMD) , Joint plane spacing ( JPS), Joint plane orientation ( JPO ) , Specific gravity influence (SGI) , dan Mohs hardness (H).
• Geometri peledakan sangat berpengaruh terhadap volume bongkaran material yang ingin diledakkan.
Aktivitas ini membutuhkan data kedalaman lubang
ledak, burden, spacing dan lainnya. Perhitungan
geometri peledakan yang bersumber pada
pengalaman R. L Ash (1967).
Menurut Sujiman dkk., (2014) sifat fisik bahan peledak adalah sifat yang tampak ketika kondisi sekitarnya mengalami perubahan.
Menurut Sujiman, dkk (2014), ada beberapa jenis dan tipe bahan peledak, diantaranya sebagai berikut : blasting agent,bahan peledak berbasis nitrogliserin ,bahan peledak permissible,Black Powder. Dasar hukum yang mengatur tentang bahan peledak yaitu , Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 5 Tahun 2016 , Keputusan Presiden Nomor 125 Tahun 1999 Mengatur tentang bahan peledak, 15 Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 36 Tahun 2012 ,Peraturan Menteri Pertahanan Nomor Per/22/M/XII/2006 , Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1986,
● Strength
● Velocity of Detonation (VOD)
● Detonation Pressure
● Borehole pressure
Karakteristik Detonasi Bahan Peledak Karakteristik Detonasi Bahan Peledak
Powder Factor Powder Factor
Menurut Herdy (2015), Powder factor (PF) adalah jumlah bahan peledak yang digunakan untuk
memecahkan suatu material, dengan satuan kg/m³.
Karakteristik Detonasi Bahan Peledak
Karakteristik PF yang diterapkan di Mass Blasts
PF(kg/m3)
Keras (hard) (>7) 0,7 – 0,8
Sedang ( medium) (4-6) 0,4 – 0,5
Lunak ( soft) (2-3) 0,25 – 0,35
Sangat lunak ( Very soft) (1-2) 0,15 – 0,25
Penentuan Nilai Faktor Batuan
Parameter Pembobotan
1. Rock Mass Description
a . Powdery 10
b. Blocky 20
c. Totally massive 50
2. Join plane spacing
a. Close ( Spasi < 0,1 mm) 10
b. Intermediate ( Spasi 0,1-1m) 20
c. Wide ( Spasi > 1m) 50
3. Joint plane orientation (JPO)
a. Horizontal 10
b. Dip out of face 20
c. Strike normal to face 30
d. Dip into face 40
4. Specific Gravity Influence ( SG)
SGI = 25 x SG - 50
5. Hardness ( H) 01-Oct
METODOLOGI PENELITIAN
Kegiatan Penelitian ini dilakukan di daerah kawasan pertambangan Nikel di PT. Weda Bay Nikel yang terletak di Kecamatan Weda Tengah , Kabupaten Almahera Tengah,Maluku Utara . Kegiatan penelitian ini akan dilakukan sekitar kurang lebih 1 sampai 2 bulan.
2 2
Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu salah satu jenis metode penelitian yang dimana perhitungan dan penjabaran yang dilakukan merupakan hasil pengolahan data lapangan yang secara sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sampai dengan pembuatan desain penelitian.
3 3
Dengan tujuan dari kegiatan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh geometri peledakan terhadap hasil fragmentasi pada lokasi penelitian
1 1
DIAGRAM ALIR PENELITIAN
Sekian dan Terima
Kasih