Dosen Pengampu :
Ibu Prof. Dr. Ir. Noveritan Sprinse Vinolina, M.P.
Anggota Kelompok 2
210304033 210304037
210304035 210304038
210304036
01 02 03
04 05
Ghefira Zakhira
Syofa Lubis Alda Natasya
Nur Ikhwani Stephanie Agustina Manurung
Nur’aini Andini P
Anggota Kelompok 2
210304039 210304160
210304115 210304162
210304157
06 07 08
09 10
Lulu Nabila Arif Naufal
Harahap
Rachmad Adnan Dimas Prasetya
Mikail Ronan
Haque
Latar belakang
I.
Tanaman Karet merupakan tanaman tropis yang berkembang dengan baik
pada zona antara 15 derajat LS dan 15 derajat LU, dengan curah hujan tidak
kurang dari 2000 mm/tahun. Tanaman ini tumbuh secara optimal pada
ketinggian 200 meter diatas permukaan laut, suhu pertumbuhan antara 25-35
derajat celcius dengan suhu optimal 28 derajat celcius.
Latar belakang
2.
Tanaman karet berasal dari Brazil dan masuk ke Indonesia pada tahun 1876. Karet alam diperoleh dengan menyadap batang tanaman karet. Karet alam yang baru disadap mengandung 36% Hidro Carbon karet sebagai fraksi padatan dan sisanya bahan bukan karet yang jumlahnya relatif kecil.
Sebagian besar larut dalam air, dan Sebagian lagi terdispersi pada
permukaan partikel karet.
Latar belakang
3.
Karet dapat diolah menjadi berbagai bentuk permesinan, salah satunya adalah pengolahan karet menjadi rubber bushing. Rubber bushing merupakan komponen yang berupa karet yang berada pada titik tumpu antara roda dengan lengan pencengkeramnya. Rubber bushing berguna untuk meredam getaran pada sambungan antar komponen suspense dari
logam tersebut.
Latar belakang
4.
Salah satu cara untuk mengetahui kualitas Rubber Bushing dengan cara melihat tingkat kekerasannya. Sulfur merupakan salah satu bahan aditif pencampur karet kompon dalam pembuatan rubber bushing yang berfungsi
untuk meningkatkan kekerasan. Semakin banyak kandungan sulfur dalam
karet maka rubber bushing akan semakin keras pula.
Latar belakang 5.
Dengan mengetahui kekerasan rubber bushing, kita dapat
mengetahui kualitasnya. Untuk mengetahui tingkat kekerasan rubber
bushing dapat dilakukan dengan melakukan pengujian kekerasan
Latar Belakang pegawai
Nama Pegawai : Pak Suprianto
Alamat : PT Socfindo Kebun Tanah Bersih, Tebing Tinggi
Jabatan : Mandor 1, Pembibitan dan Pengawasan
Umur : 49 Tahun
Isi Wawancara 1.
Lahan perkebunan PT SOCFINDO milik modal asing, kegiatan yang dilakukan yaitu dari mulai pembibitan, pemupukan, perawatan, pengendalian gulma, sampai pada pemanenan semua ini termasuk kedalam tugas pengawasan karyawan sebagai mandor 1.
Luas perkebunan PT.SOCFINDO memiliki luas lahan 1.398 hektar.
Usia kebun untuk yang paling tua pada tahun 96 (sekitar 26 tahun), pada usia termuda kebun yaitu 0 tahun (baru siap tanam 3 bulan).
Semua bervariasi sesuai dengan standart perkebunan seperti pada tanaman baru : berusia 0 tahun. Tanaman belum menghasilkan memiliki usia 1-5tahun, tanaman yang sudah menghasilkan 6 tahun- masa penumbangan.
Isi Wawancara 2.
Bibit, PT.SOCFINDO diutamakan menggunakan bibit unggul yang sudah ter-DNA klonnya dan sudah diuji di laboraturium. Seperti jika bibit yang digunakan 260 maka Ketika diuji harus 260 juga.
Sumber bibit, PT.SOCFINDO memiliki kebun entres sendiri, perkebunan ini memiliki areal pembibitan sendiri. klon-klon yang dipunya kebanyakan dari luar negeri seperti klon PW berasal dari Malaysia. Yang dimiliki PT.SOCFINDO hanya IRR untuk Indonesia.
Sekarang terdapat klon yang sedang dikembangkan yaitu klon IRCA berasal dari afrika, dan semua klonnya telah terDNA.
Jarak tanam yang saat ini digunakan oleh PT.SOCFINDO yaitu jarak tanam sekitar 7,5x2,6 dan perhektarnya 533 pokok/hektar.
Isi Wawancara 3.
● Akar
Sesuai dengan sifat dikotilnya, akar tanaman karet merupakan akar tunggang. Akar tunggang dapat menunjang tanah pada kedalaman 1-2 m, sedangkan akar lateralnya dapat menyebar sejauh 10 m
● Daun
karet berwarna hijau, daun ini ditopang oleh daun utama dan tangkai
anak daunnya antara 3-10 cm. Pada setiap helai terdapat tiga helai anak
daun.
Isi Wawancara 4.
● Batang
Tanaman karet merupakan pohon yang tumbuh tinggi dan berbatang cukup besar, tinggi pohon dewasa mencapai 15-25 m. pohon tegak, kuat, berdaun lebat,dan dapat mencapai umur 100 tahun.
● Buah dan Biji
Buah karet dilapisi oleh kulit tipis berwarna hijau dan
didalamnya terdapat kulit yang keras dan berkotak. Tiap kotak
berisi sebuah biji yang dilapisi tempurung. setelah tua warna
kulit buah berubah menjadi keabu-abuan dan kemudian
mengering. Pada waktunya pecah dan jatuh. tiap ruas tersusun
atas 2 - 4 kotak biji.
Isi Wawancara 5.
● Bunga
Bunga pohon karet terdiri dari bunga jantan dan betina dengan tipe perbungaan malai.
Pangkal tenda bunga berbentuk lonceng. Pada ujungnya terdapat
lima tajuk yang sempit. Panjang tenda bunga 4-8 mm. bunga
betina merambut vilt. Ukurannya lebih besar sedikit dari yang
jantan dan mengandung bakal buah yang beruang 3. Kepala
putik yang akan dibuahi dalam posisi duduk juga berjumlah 3
buah. Bunga jantan mempunyai 10 benang sari yang tersusun
menjadi suatu tiang. Kepala sari terbagi dalam 2 karangan,
tersusun satu lebih tinggi dari yang lain. Paling ujung adalah
suatu bakal buah yang tidak tumbuh sempurna.
Isi Wawancara 7.
Cara penyadapan yang baik adalah mengiris kulit pohon
karet sampai batas kambium (batas antara kulit karet
dengan kayu atau xilem) dari bagian kiri atas ke bawah
kanan membentuk jalur aliran lateks dengan kemiringan
sekitar 30 derajat. Penyadapan tidak dilakukan secara
vertikal dari atas ke bawah. Cara vertikal hanya akan
menghasilkan lateks yang lebih sedikit karena jalur
irisan yang lebih pendek. Panjangnya lintasan irisan
lateks juga hanya setengah lingkarannya saja, tidak
mengitari keseluruhan lingkaran.
Isi Wawancara 8.
Biasanya, pohon karet akan tetap mengeluarkan lateks selama 1-3 jam setelah penyadapan dan semakin lama waktu, semakin banyak pula lateks yang dihasilkan.
Selanjutnya, tempatkan wadah penampungan lateks.
Pengendalian Hama Pada Perkebunan
Karet
Pengendalian hama :
•
Pembibitan : mengalami penyakit daun, bercak daun, jamur daun.Akan tetapi yang paling sering yaitu penyakit kolektor ksp, yang merupakan bercak daun seperti putih-putih diakibatkan hujan diiringin oleh panas yang membuat jamur semakin cepat berkembang. Sebelum penyakit menyerang, dilakukan pengantisipasinya seperti dengan cara dilakukan penyiraman daun, Disemprot menggunakan MACATE atau DAKONIL (untuk mengatasi penyerangan jamur).
Pengendalian Hama Pada Perkebunan
Karet
●
Tanaman yang sudah berproduksi : Mengalami penyakit jamur akar putih, yang diakibatkan pada pengolahan lahan yang kurang bersih seperti banyak kayu akar yang masih tertinggal di sekitar pohon.cara pengendaliannya dilakukan sensus seperti komas jika ada penyerangan dilakukan pengobatan dengan melakukan kolar terlebih dahulu. Tanaman yang terserang akarnya di korek dengan kedalaman 10-15cm dan di korek sampai dimana akar tersebut di serang, setelah itu dilakukan pengobatan.
Kendala dalam Budidaya Karet.
Pada tanaman 0 tahun, digunakan pupuk urea yang dilakukan hanya satu hari sebanyak 300 g per pokok.
Kendala dalam budidaya karet:
●
Serangan penyakit daun●
Kuranganya kebutuhan biji. Socfindo mengutamakan biji karet yang ber klon GT karena klon GT tahan penyakit, tahan angin.dan memiliki perakaran yang bagus.Peralatan yang Digunakan dalam
Perkebunan Karet.
Alat-alat yang digunakan dalam budidaya tanaman karet:
1.
Pembibitan,menyediakan media tanam berupa polybag.2.
Pengumpulan tanah dengan alat berat menggunakan backhoe loader yang digunakan untuk meratakan tanah dan mengumpulkan tanah.3.
Saringan tanah/ayakan, bertujuan untuk membersihkan tanah dari akar-akar sisa supaya karet tidak mengalami penyakit karet.4.
Kereta sorong untuk melangsir polybag.5.
Untuk karyawan menggunakan Cangkul.Bagaimana Perkembangan Ekspor Tanaman
Karet.
Untuk pemesanan ekspor tanaman karet disetiap tahunnya meningkat, akan tetapi saat pandemic ekspor tanaman karet mengalami penurunan. Walaupun banyak melakukan ekspor pada pandemic tetapi beban harganya tidak sesuai lagi.
Harga penjualan hasil karet dengan mengekspor bahan setengah jadi seharga
$1,3/kilo kering dengan negara tujuan Amerika, belgia, Jerman, dan Afrika.
PT. Socfindo juga memberikan sebuah pembinaan dan bantuan kepada para petani dari cara bagaimana melakukan pembibitan, pemilihan klon unggul, sampai pada pemanenan diajarkan kepada para petani karet sekitar. Dikarenakan PT. Socfindo tengah mengembang program CSR.
Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang digunakan :
1.
Pembibitan, tenaga yang digunakan sesuai dengan program yang telah disiapkan. Sesuai dengan jumlah hektar lahan yang disiapkan.2.
Perawatan dalam pembibitan, tenaga kerja 10.000 pokok/hari.3.
Untuk pengendalian hama, disesuaikan dengan umur tanaman. Untuk umur tanaman 0 tahun, untuk gundukan tanah diperlukan mucuna bracteata.4.
Tanaman N1 berumur 1-5 tahun diutamakan memakai kimia, untuk mengendalikan gulmanya.5.
Dalam sehari tenaga kerja bekerja selama 7jam/hari, dengan upah rata-rata sebesar Rp 135.000/hari6.
Upah pada karyawan selama sebulan sebesar Rp 3.030.000/bulan.Apa yang harus diperhatikan dalam
penanaman karet
Yang perlu diperhatikan dalam membudidayakan tanaman karet yaitu :
1.
Memilih bibit atau benih. Dalam 1 polybag berisi 2 kecambah. Hal ini dilakukan untuk menentukan bibit yang mempunyai kualitas bibit yang bagus.2.
Melakukan perawatan , seperti dilakukan penyemprotan sebulan sekali, untuk mengatasi hama daun. Persiapan okulasi seperti biji yang disemai, pelintingan.Jenis klon yang di pakai ring 26TG yang saat ini sedang di kembangkan IRCA 41 dan IRCA 19, untuk serangan penyakit klon IRCA masih dapat bertahan pada serangan jamur dan serangan pada daun.
Akan tetapi klon lain tidak seperti klon IRCA PB 260, PB 217 Dan ada juga salah satu produk indonesia yang di kembangkan yatu IRR 112.
.
●
Cara okulasi nya : Siapkan batang bawah pada ketinggian batang 5 cm pada permukaan tanah di buka jendela daun, di kupas kulitnya, mata tunas nya di potong kemudian jendela tunas di tempel dan di balut dengan plastik selama 21 hari.●
Pengiriman karet memakai transportasi sendiri.●
Peremajaan tanaman karet : standar nya 25 tahun, untuk peremajaan umunya 20 tahun, peremajaan tanaman karet dapat dilihat dari potensi produksi.●
PT SOCFINDO menanam biji karet sebanyak 1500 pokok.DOKUMENTASI!
Jalan syech Beringin, Kecamatan Padang Hilir
Kota Tebing Tinggi,
Sumatera Utara.
DOKUMENTASI
Dokumentasi dari kelompok 2
TERIMAKASIH
SEE YOU NEXT TIME!