• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRINSIP KOMUNIKASI QAULAN BALÎGHÂ: DAKWAH USTADZ ADI HIDAYAT DALAM AKUN YOUTUBE “AKHYAR TV”

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PRINSIP KOMUNIKASI QAULAN BALÎGHÂ: DAKWAH USTADZ ADI HIDAYAT DALAM AKUN YOUTUBE “AKHYAR TV”"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

PRINSIP KOMUNIKASI QAULAN BALÎGHÂ:

DAKWAH USTADZ ADI HIDAYAT DALAM AKUN YOUTUBE “AKHYAR TV”

Skripsi ini Diajukan

Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Sosial (S.Sos.)

Oleh:

Shofwa Nadia NIM. 152220013

PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH

INSTITUT ILMU AL-QUR`AN (IIQ) JAKRTA 1440 H/2019 M

(2)

i

(3)
(4)
(5)

MOTTO

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya”

(QS. Al-Baqarah [2]: 286) .

(6)

PERSEMBAHAN

Dipersembahkan untuk orangtua saya terkasih, Ibu Silmi dan Bapak Asep, berkat do’a, usaha, dan ketulusan yang selalu diberikan, menjadi

dukungan dan kekuatan.

Juga kepada keluarga dan saudara-saudaraku tersayang, serta sahabat dan seluruh pihak yang telah membantu dengan do’a dan dukungannya.

Terimaksih atas segalanya

(7)

PEDOMAN TRANSLITERASI

Transliterasi adalah penyalinan dengan penggantian huruf dari abjad yang lain. Dalam penulisan skripsi di IIQ, transliterasi Arab-Latin mengacu pada berikut ini:

1. Konsonan

ا : a ط : th

ة : b ظ : zh

ث : t ع : „

ث : ts غ : gh

ج : j ف : f

ح : h ق : q

خ : kh ك : k

د : d ل : l

ذ : dz م : m

ر : r ن : n

ز : z و : w

س : s ي : h

ش : sy ء : ´

ص : sh ي :y

ض : dh

2. Vokal

Vokal tunggal Fathah : a Kasrah : i Dhammah : u

Vokal panjang

ّ ا : â ي :û و :î

Vokal rangkap ي : ai

و : au

(8)

3. Kata sandang

a. Kata sandang yang dikiuti alif-lam (لا) qomariyah ditransliterasikan sesuai dengan bunyinya.

Contoh: ةرقبلا : al- Baqoroh

b. Kata sandang yang diikuti oleh alif-lam (لا) syamsiah ditransliterasikan sesuai dengan aturan yang digariskan didepan dan sesuai dengan bunyinya.

Contoh: لجرلا ar-rajul لا

سمش asy-syams

c. Syaddah (Tasydid) dalam sistem aksra Arab digunakan lambang (ّ ؐ), sedangkan untuk alih aksara ini dilambangkan dengan huruf, yaitu dengan cara menggandakan huruf yang bertanda tasydid.

Aturan ini berlaku secara umum, baik tasydid yang berada ditengah kata, diakhir kata ataupun yang terletak setelah kata sandang yang diikuti oleh huruf-huruf syamsiah. Contohnya:

للهببّبىمأ : âmannâ billâhi ءبهفسلاّهمأ : âmanna as-Sufahâ’u

d. Ta Marbuthah) apabila berdiri sendiri, waqaf atau atau diikuti ة(ّ oleh kata sifat (na’at), maka huruf tersebut dialihaksarakan menjadi huruh “h”

Contoh:

ةدئفّلاا : al-Af’idah

Sedangkan ta marbuthah yang dikiuti atau disambungkan (di- wasal) dengan kata benda (isim), maka dialih aksarakan menjadi huruf “t”.

Contoh

ّب وّتلمبع

تبص : âmilatun Nâshibah

(9)

e. Huruf Kapital

Sistem penulisan Arab tidak mengenal huruf kapital, akan tetapi apabila telah dialih aksarakan maka berlaku ketentuan Pendoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), seperti penulisan awal kalimat, huruf awal nama tempat, nama bulan, nama diri dan lain- lain. Ketentuan yang berlaku pada PUEBI berlaku pula dalam alih aksarsa ini, seperti cetak miring (italic) atau cetak tebal (bold) dan ketentuan lainnya. Adapun untuk nama diri yang diawali dengan kata sandang maka huruf yang ditulis kapital adalah awal nama diri, bukan kata sandangnya.

Contoh :

„Ali Hasan al-„Âridh, al-„Aqsalani, al-Farmawi dan seterusnya.

Khusus untuk penulisan kata Alqur‟an dan mana-nama surahnya menggunakan huruf kapital.

Contoh :

Al-Qur`an, Al-Baqoroh, Al-Fatihah dan seterusnya.

(10)

ِميِحهرلٱ حۡمَٰنِهرلٱ ِ هللَّٱ بِسۡمِ

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. atas limpahan rahmat dan karunia- Nya, sehingga penulis dapat merampungkan skripsi dengan judul “Prinsip Al-Qur`an Qaulan Balîghâ: Dakwah Dalam Youtube Ustadz Adi Hidayat”

ini untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan studi serta dalam rangka memperoleh gelar Sarjana Sosial Strata Satu pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakutras Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al- Qur`an Jakarta.

Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad Saw., pemimpin sejati yang termashur dimuka bumi, yang menjadi insan pilihan Allah. Serta kepada keluarganya, para sahabat, tabi‟in dan tabi‟atnya, serta kepada umat yang setia mengikut jejak langkahnya hingga akhir zaman.

Terselesaikannya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak, hingga pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati dan penuh rasa hormat penulis menghaturkan terimakasih yang sebesar-besarnya sebua Penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada yang terhormat:

1. Ibu Prof. Dr. Hj. Khuzaemah Tahido Yanggo, Lc, MA. selaku Rektor Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta.

2. Wakil Rektor IIQ Jakarta, Ibu

3. Bapak Dr. Muhammad Ulinnuha, Lc, MA. Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta. Atas kesediannya menyetujui judul skripsi penulis.

4. Bapak KH. Haris Hakam, S.H, MA. selaku Kepala Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, yang telah banyak membimbing

(11)

penulis dan semua rekan-rekan di jurusan Komunikasi da Penyiaran Islam.

5. Bapak Isman Iskandar, S.Sos., M.Sos., Sekretaris Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, yang telah banyak membimbing serta memotivasi penulis.

6. Ibu Al-Mukarromah S.Sos.I., M.I.Kom. selaku dosen pembimbing yang penuh kesabaran dan kesetiaan bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penyusunan skripsi ini, semoga bermanfaat bagi penulis, bangsa dan agama.

7. Seluruh dosen Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta, khususnya dosen tetap Komunikasi Penyiaran Islam, yang banyak meluangkan waktu dan pikiran dalam memberikan wawasan dan ilmunya.

8. Staf Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta, Ibu Kokoy dan Ibu Suci, yang telah memberikan kelancaran dan memotivasi penulis dalam proses penulisan dan bimbingan skripsi.

9. Staf Perpustakaan Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta, yang telah memberikan pelayanan dengan baik.

10. Teristimewa kepada Ayahanda tercinta Asep Awwaluddin dan Ibunda yang kusayangi Silmi Syukria yang telah mencurahkan segenap cinta dan kasih sayang serta perhatian moril maupun materil.

11. Kepada keluarga, kakak serta adik-adik tercinta, telah banyak mendorong serta memotivasi.

12. Juga kepada sahabat-sahabat seperjuangan khususnya di Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam dan umumnya untuk semua

(12)

mahasiswi Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta, yang telah banyak membantu serta memberikan semangat dalam penulisan skripsi ini.

13. Dan kepada semua yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam terselesaikannya penulisan skripsi ini.

Semoga Allah SWT. selalu melimpahkan rahmat, karunia dan keberkahan di dunia dan di akhirat, atas kebaikan yang selalu dicurahkan kepada penulis.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, maka saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan semua pihak yang membutuhkannya.

Jakarta, 5 Agustus 2019

Shofwa Nadia

(13)

DAFTAR ISI

PERSETUJUAN PEMBIMBING ... Error! Bookmark not defined.

LEMBAR PENGESAHAN ... i

PERNYATAAN PENULIS ... Error! Bookmark not defined. MOTTO ... iv

PERSEMBAHAN ... v

PEDOMAN TRANSLITERASI ... vi

KATA PENGANTAR ... ix

DAFTAR ISI ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

ABSTRAK ... xv

BAB I ... 1

PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Permasalahan ... 3

a. Identifikasi Masalah ... 3

b. Pembatasan Masalah ... 3

c. Perumusan Masalah ... 4

C. Tujuan Penelitian ... 4

D. Manfaat Penelitian ... 4

E. Tinjauan Pustaka ... 4

F. Metode Penelitian ... 7

G. Teknik Sistematika Penulisan ... 9 BAB II ... Error! Bookmark not defined.

LANDASAN TEORI ... Error! Bookmark not defined.

A. Prinsip Komunikasi dalam Al-Qur`an .. Error! Bookmark not defined.

1. Pengertian Komunikasi ... Error! Bookmark not defined.

2. Bentuk-bentuk Prinsip Komunikasi dalam Al-Qur`an ... Error!

Bookmark not defined.

3. Prinsip Komunikasi Efektif : Qaulan Balîghâ (باغيِلَبّ الا ْىَق) ... Error!

Bookmark not defined.

B. Dakwah Melalui Media Youtube ... Error! Bookmark not defined.

1. Pengertian Dakwah ... Error! Bookmark not defined.

2. Unsur-Unsur Dakwah ... Error! Bookmark not defined.

3. Perkembangan Youtube ... Error! Bookmark not defined.

(14)

4. Youtube Sebagai Media Dakwah . Error! Bookmark not defined.

BAB III ... Error! Bookmark not defined.

DAKWAH ADI HIDAYAT DALAM AKUN YOUTUBE “AKHYAR TV” ... Error! Bookmark not defined.

A. Biografi Adi Hidayat Lc. MA. ... Error! Bookmark not defined.

B. Kiprah Dakwah Adi Hidayat ... Error! Bookmark not defined.

C. Dakwah Adi Hidayat di Akun Youtube “Akhyar TV” ... Error!

Bookmark not defined.

BAB IV ... Error! Bookmark not defined.

ANALISIS HASIL PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.

A. Penerapan Prinsip Qaulan Balîghâ dalam Dakwah Adi Hidayat. Error!

Bookmark not defined.

1. Perkataan yang Menyentuh hati ... Error! Bookmark not defined.

2. Perkataan yang mengandung hikmah . Error! Bookmark not defined.

3. Kefasihan Berbicara ... Error! Bookmark not defined.

4. Pemilihan kata yang mudah dimengerti. ... Error! Bookmark not defined.

B. Komunikasi Efektif dalam Dakwah Adi Hidayat. ... Error! Bookmark not defined.

1. Respect ... Error! Bookmark not defined.

2. Emphaty ... Error! Bookmark not defined.

3. Audible ... Error! Bookmark not defined.

4. Clarity ... Error! Bookmark not defined.

5. Humble ... Error! Bookmark not defined.

BAB V ... 68

PENUTUP ... 68

A. Kesimpulan ... 68

B. Saran ... 68

DAFTAR PUSTAKA ... 69

LAMPIRAN-LAMPIRAN ... Error! Bookmark not defined. RIWAYAT HIDUP ... 80

(15)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Tampilan Beranda YouTobe pada PC ... Error! Bookmark not defined.

Gambar 2.2 Tampilan Pemutaran Video Pada PC ... Error! Bookmark not defined.

Gambar 2.3 Tampilan Komentar Youtube Pada PC ... Error! Bookmark not defined.

Gambar 4.1 Ekspresi Adi Hidayat dalam Video ““Temanmu Syafaatmu – Ustadz Adi Hidayat, Lc, M.A” ... 44 Gambar 4.2 Ekspresi Ustadz Adi Hidayat dalam video “Khutbah Idul Fitri 1440H” ... 45 Gambar 4.3 Ekspresi Mad‟u dalam video berjudul “Khutbah Idul Fitri

1440H” ... 46 Gambar 4.4 Ekspresi Adi Hidayat dalam video berjudul “Bekal Menuju Bulan Ramadhan Bagian 5” ... 57 Gambar 4.5 Gestur Adi Hidayat dalam video berjudul “Bekal Menuju Bulan Ramadhan Bagian 5” ... 58 Gambar 4.6 Gestur Adi Hidayat dalam video berjudul “Khutbah Idul Fitri 1440 H” ... 59 Gambar 4.7 Gestur Adi Hidayat dalam video berjudul “Kajian Kitab Adabul Aalim wal Muta‟allim” ... 59 Gambar 4.8 Penggunaan Mic oleh Adi Hidayat dalam video berjudul “Bekal Menuju Bulan Ramadhan Bagian 5” ... 60 Gambar 4.9 Penggunaan Papan tulis dan spidol oleh Adi Hidayat dalam video berjudul “Bekal Menuju Bulan Ramadhan Bagian 5” ... 61 Gambar 4.10 Penggunaan Layar Proyektor oleh Adi Hidayat dalam video berjudul “Indonesia Hijab Fest” ... 61 Gambar 4.11 Ekspresi Sikap Tegas oleh Adi Hidayat dalam video berjudul

“Khutbah Idul Fitri 1440 H” ... 62 Gambar 4.12 Adi Menunjukkan Kitab yang Digunakannya dalam Video berjudul “Bekal Menuju Bulan Ramadhan Bagian 5” ... 65

(16)

ABSTRAK

Shofwa Nadia, Prinsip Komunikasi Qaulan Balîghâ: Dakwah Dalam Youtube Ustadz Adi Hidayat.

Saat ini, kegiatan dakwah sudah amat berkembang hingga dilakukan dengan memanfaatkan media sosial seperti youtube. Pelaku dakwah yang memanfaatkan youtube sebagai media dakwah salah satunya adalah Adi Hidayat. Dia membuat akun youtube bernama Akhyar Tv dengan tim khusus yang mengelola akun tersebut.

Qaulan balîghâ (QS. [4]:63) memiliki arti perkataan yang fasih, sampai, dan menyentuh hati. Perkataan yang sampai juga diartikan dengan perkataan yang efektif. Kata qaulan balîghâ menurut Ali Ash-Shabuni dimaknai dengan perkataan yang berbekas, adapun menurut Al-Maraghi bermakna perkataan yang menyentuh hati dan mengandung hikmah, sedangkan menurut Hamka ialah perkataan yang fasih dan mudah dimengerti.

Adapun perkataan yang efektif dapat ditinjau dengan lima tanda yaitu respect, emphaty, audible, clarity, dan humble atau disingkat menjadi REACH. Maka pengertian menurut ahli tafsir dan kelima tanda tersebut menjadi ukuran penerapan prinsip qaulan balîghâ Ustadz Adi Hidayat dalam dakwahnya di Akhyar Tv.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis deskriptif. Karena inti tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui, menggambarkan, dan memberikan penjelasan tentang penerapan prinsip qaulan balîghâ dalam dakwah Ustadz Adi Hidayat di akun youtube Akhyar Tv.

Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Ustadz Adi Hidayat telah menerapkan prinsip qaulan balîghâ berdasarkan terpenuhinya empat tanda sesuai dengan pengertian menurut para ahli tafsir yaitu perkataan yang berbekas dan menyentuh hati, mengandung hikmah, fasih, serta mudah dimengerti. Dari segi efektifitasnya, dakwah Ustadz Adi Hidayat telah memenuhi lima tanda komunikasi efektif yaitu respect, emphaty, audible, clarity, dan humble.

Kata Kunci: Qaulan Balîghâ, Dakwah, Media Sosial Youtube.

(17)

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Sebagai makhluk sosial, tentu manusia tidak bisa lepas dari sebuah proses komunikasi. Komunikasi menjadi kegiatan inti dalam kehidupan sosial setiap harinya. Istilah komunikasi mengandung arti suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku.1 Dalam Islam, komunikasi dua arah yang berisi mengajak atau menyerukan pesan keislaman dikenal dengan sebutan dakwah. Dakwah yang memiliki kesamaan dengan komunikasi secara operasional dapat dipandang sebagai proses perubahan yang diarahkan dan direncanakan dengan harapan terciptanya individu, keluarga, dan masyarakat serta peradaban dunia yang di ridhoi oleh Allah SWT.2

Dalam kegiatan dakwah maupun komunikasi, diperlukan adanya sebuah dasar dan prinsip agar kegiatan tersebut berjalan dengan efektif.

Para ahli komunikasi mengemukakan berbagai bentuk prinsip komunikasi efektif, salah satunya adalah prinsip yang ada dalam Al-Qur`an yaitu qaulan balîghâ. Prinsip qaulan balîghâ tersebut diungkapkan oleh Jalaluddin Rahmat dalam buku Metode Dakwah karya M. Munir sebagai prinsip komunikasi yang efektif. Merujuk pada asal katanya baligha yang berarti sampai atau fasih.3 Maka kegiatan dakwah maupun komunikasi dapat dilakukan dengan menerapkan salah satu prinsip komunikasi dalam Al-Qur`an yaitu qaulan balîghâ agar kegiatan dakwah dan komunikasi berjalan dengan efektif.

Efektifitas penyampaian pesan dalam kegiatan dakwah dan komunikasi juga ditentukan oleh media yang digunakan dalam proses penyampaiannya. Media merupakan bagian penting dalam membantu terjadinya komunikasi yang efektif. Marak dan beragamnya teknologi saat ini, menjadikan media yang digunakan untuk berkomunikasi pun beragam.

Mulai adanya komputer, jaringan internet, hingga media sosial yang saat ini sudah tak asing lagi di kalangan masyarakat. Pemakaian media sosial semakin bertambah dari tahun ke tahun. Sebuah lembaga atau agen global bernama “We Are Social” membagikan hasil penelitian bahwa pada tahun 2018 pengguna media sosial mecapai 3.196 miliar.4 Dengan maraknya

1 Harjani Hefni, Komunikasi Islam, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2017), h. 1-2

2 Abdul Pirol, Komunikasi dan Dakwah Islam, (Yogyakarta: Deepublish, 2018) h. 2

3 M. Munir, Metode Dakwah, (Jakarta: Prenada Media, 2009), h. 166

4 Simon Kemp, “Digital in 2018: Worls‟s Internet Users Pass The 4 Billion Mark”

http://wearesocial.com/blog/2018/01/global-digital-report-2018 diakses pada 28 Juli 2019 pukul 09.27

(18)

2 pengguna media sosial saat ini, dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat untuk membantu kegiatan dakwah dan komunikasi. Tak terkecuali para dai yang memanfaatkan media sosial dalam membantu menyebarkan pesan keislaman.

Saat ini maraknya para dai yang menggunakan media sosial sebagai media dakwah. Seperti Abdul Somad, Khalid Basalamah, Adi Hidayat, Felix Shiauw, Hannan Attaki, dan masih banyak lagi. Tidak hanya dai asal Indonesia yang menggunakan media sosial, kegiatan dakwah para dai dari berbagai belahan dunia juga kerap kali muncul dalam media sosial. Seperti Zakir Naik yang merupakan dai dan tokoh perbandingan agama asal India, Abu Ameenah Bilal Philips dai asal Kanada dengan akun youtubenya bernama Bilal Philips, atau John Fontain dai asal Manchester, Inggris, yang aktif menggunakan media sosial.5 Media sosial yang digunakan pun beragam, mulai dari twitter yang berisikan tulisan atau seruan kebaikan, instagram yang mengunggah foto atau video berdurasi pendek, hingga youtube yang dapat mengunggah video dengan durasi lebih lama. Dakwah melalui youtube yang menyuguhkan video dengan durasi lebih lama merupakan cara terbaru dalam syiar Islam, dan tentunya akan memudahkan para dai dalam merangkul audiens. Penggunaan media youtube sebagai media dakwah merupakan peluang dan tantangan untuk mengembangkan dan memperluas cakrawala dakwah. Kesempatan yang dimaksud ialah bagaimana orang-orang yang peduli terhadap kemampuan dakwah mampu memanfaatkan media tersebut.6

Salah satu dai yang cukup intens dalam memanfaatkan media sosial adalah Adi Hidayat yang memanfaatkan youtube dalam penyebaran dakwah yang dilakukannya. Akun youtube bernama Akhyar Tv merupakan akun resmi yang dibuat dan dikelola khusus untuk kegiatan dakwah Ustadz Adi Hidayat. Dalam akun youtube Akhyar TV, Ustadz Adi Hidayat dan tim tidak hanya menyuguhkan dakwah dalam bentuk ceramah saja, tetapi juga kegiatan yang lakukan seperti i‟tikaf pada bulan Ramadhan, wisuda tahfidz Al- Qur`an, hingga perjalan ke berbagai tempat. Adapun akun Akhyar TV milik Adi Hidayat tersebut memiliki

5 KumparanNews, “Youtube: Adi Hidayat Sampai John Fontain”, http://kumparan.com/@kumparannews/deretan-ustadz-kondang-di-youtube-adi-hidayat- sampai-john-fontain diakses pada 7 Agustus 2019

6 Ilham Maulana, “Dakwah di Media Sosial (Analisis Isi Kualitatif Pada Channel Youtbe Akhyar TV milik Ustadz Adi Hidayat Lc. MA.)”, Skripsi, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung, 2018, h. 13

(19)

3 387.017 subscriber dengan total 334 video dan telah ditonton sebanyak 12.698.169 kali.7

Dengan banyaknya penonton yang menyaksikan akun youtube Akhyar Tv tersebut, menarik perhatian penulis untuk meneliti efektifitas dakwah yang dilakukan oleh Adi Hidayat. Berdasarkan hal tersebut, maka dibuat sebuah penelitian skripsi yang dilatar belakangi permasalahan di atas dengan mengangkat sebuah judul “Prinsip Komunikasi Qaulan balîghâ: Dakwah Ustadz Adi Hidayat Dalam Akun Youtube “Akhyar Tv””.

B. Permasalahan

a. Identifikasi Masalah

1. Komunikasi merupakan kegiatan penting dalam kehidupan sosial.

2. Dakwah merupakan kegiatan komunikasi dua arah yang berisi mengajak atau menyerukan pesan keislaman.

3. Prinsip komunikasi yang efektif dalam Al-Qur`an digambarkan dengan qaulan balîghâ.

4. Keberagaman media saat ini dimanfaatkan berbagai kalangan dalam menunjang proses komunikasi yang efektif.

5. Banyaknya da`i yang memanfaatkan media sosial seperti Adi Hidayat yang menggunakan youtube bernama “Akhyar Tv” untuk menunjang kegiatan dakwah.

b. Pembatasan Masalah

Agar pembahasan lebih terarah dan lebih fokus, maka penulis membatasi ruang lingkup pembahasan pada penerapan prinsip qaulan balîghâ dan efektifitas dakwah yang dilakukan oleh Adi Hidayat di akun youtube “Akhyar TV”. Penerapan prinsip qaulan balîghâ berdasarkan empat tanda sesuai dengan pengertian para ahli tafsir yaitu perkataan yang berbekas menurut Ali Ash-Shabuni, menyentuh hati dan mengandung hikmah menurut Al-Maraghi, fasih dan mudah dimengerti menurut Hamka. Dari segi efektifitasnya, dilihat berdasarkan lima prinsip dan hukum dasar komunikasi efektif yaitu respect, emphaty, audible, clarity, dan humble. Adapun potongan video yang diteliti adalah video dalam akun youtube Akhyar Tv yang diunggah tiga bulan terakhir, sejak bulan April hingga Juni 2019, terhitung berjumlah 29 video.8

7 Akhyar TV, http://youtube.com/channel/UCLgOKw4Xq1HdOW-aEejYBEg diakses pada 8 Agustus 2019 pukul 10.49. Selengkapnya lihat lampiran-lampiran

8 Daftar video selengkapnyadapat dilihat di lampiran-lampiran

(20)

4 c. Perumusan Masalah

1. Bagaimana penerapan prinsip qaulan balîghâ dalam dakwah Adi Hidayat di akun youtube Akhyar Tv?

2. Bagaimana penerapan prinsip komunikasi efektif dalam dakwah Adi Hidayat di akun youtube Akhyar Tv?

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian yang ingin dicapai sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui prinsip komunikasi qaulan balîghâ yang diterapkan oleh Adi Hidayat dalam dakwahnya di akun youtube

“Akhyar Tv”.

2. Untuk mengetahui penerapan prinsip dasar komunikasi efektif yang dilakukan Adi Hidayat dalam akun youtube “Akhyar Tv”.

D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan konstribusi positif bagi pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi serta menambah wawasan khazanah ilmu pengetahuan bagi para akademisi mengenai prinsip komunikasi dalam al-Qur`an. Selain itu juga diharapkan dapat menambah referensi bagi akademisi yang berada di Universitas maupun Instansi untuk mengetahui tentang prinsip komunikasi dalam al-Qur`an dan penerapannya oleh seorang aktifis dakwah di media sosial.

2. Manfaat Praktis

1. Membantu menjelaskan prinsip komunikasi qaulan balîghâ yang ada dalam Al-Qur`an serta implementasinya dalam dakwah Adi Hidayat di youtube.

2. Membantu menjelaskan penerapan prinsip komunikasi efektif dalam dakwah yang dilakukan oleh Adi Hidayat.

E. Tinjauan Pustaka

Pada penelitian ini, penulis juga menggunakan berbagai karya tulis ilmiah yang memiliki persamaan dengan penelitian ini, sebagai referensi atau rujukan bagi penulis dalam merumuskan permasalahan, dan sekaligus sebagai referensi tambahan. Adapun beberapa judul penelitian yang penulis dapatkan sebagai berikut:

Pertama, skripsi berjudul “Penerapan Prinsip Qaulan Sadida Dalam Tabligh Di Media Sosial (Penelitian Pada Akun Twitter Ustad Felix Siauw

@felixsiauw)” oleh Eva Ulpiaturrohmah tahun 2016, jurusan Komunikasi

(21)

5 dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.9 Skripsi tersebut memiliki persamaan dengan penelitian ini dalam penerapan prinsip komunikasi al- Qur`an. Prinsip Komunikasi Al-Qur`an yang diteliti dalam skripsi ini yaitu qaulan sadida yang artinya pembicaraan yang benar, jujur (straight to the point), lurus, tidak bohong dan tidak berbelit-belit. Dalam penelitian ini, penulis mempelajari bagaimana kegiatan dakwah dalam media sosial dapat menerapkan prinsip komunikasi dalam Al-Qur`an. Tetapi meskipun begitu, terdapat banyak perbedaan dari penelitian ini dengan yang penulis teliti. Diantaranya, objek yang diteliti yaitu berupa prinsip qaulan sadida sedangkan penulis meneliti qaulan balgiha, subjek yang diteliti yaitu Ustadz Felix Shiauw sedangkan penulis meneliti Adi Hidayat, juga media yang diteliti yaitu twitter sedangkan yang penulis teliti adalah youtube.

Kedua, skripsi berjudul “Dakwah di Media Sosial (Analisis Isi Kualitatif pada Channel Youtube Akhyar Tv Milik Adi Hidayat., Lc., MA)” oleh Ilham Maulana tahun 2018, jurusan Komukasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.10 Fokus bahasan dalam penelitian ini secara khusus meneliti tentang metode serta pesan dakwah dengan menggunakan metode penelitian analisis isi. Hasil penelitian dalam skripsi ini mengarah pada metode dakwah yang digunakan oleh Adi Hidayat yaitu metode video, metode tulisan, dan dengan metode diskusi atau kajian. Sedangkan pesan dakwah yang disampaikannya bersumber dari Al-Qur`an dan As- Sunnah. Penelitian ini membantu penulis dalam hal media serta objek yang diteliti yaitu akun youtube “Akhyar Tv” milik Adi Hidayat.

Meskipun begitu, penelitian ini mencari dan meneliti pesan dakwah dalam video tersebut sedangkan yang penulis teliti adalah gaya penyampaian, penggunaan kata, ataupun ekspresi serta gestur yang diperlihatkan dalam video dakwah Adi Hidayat tersebut.

Ketiga, skripsi berjudul “Analisis Isi Pesan Dakwah Ustadz Hanan Attaki dalam Akun Youtube Pemuda Hijrah” oleh Anis Fitriani tahun 2018, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.11 Adapun persamaan penelitian yang dilakukan oleh penulis dengan penelitian ini

9 Eva Ulpiaturrohmah, “Penerapan Prinsip Qaulan Sadida Dalam Tabligh Di Media Sosial (Penelitian Pada Akun Twitter Ustad Felix Siauw @felixsiauw)”, Skripsi Universitas Islam Negri Gunung Djati Bandung, 2016

10 Ilham Maulana, “Dakwah di Media Sosial (Analisis Isi Kualitatif pada Channel Youtube Akhyar Tv Milik Adi Hidayat)”, Skripsi Universitas Islam Negri Gunung Djati Bandung, 2016.

11 Anis Fitriani, “Analisis Isi Pesan Dakwah Ustadz Hanan Attaki Dalam Akun Youtube Pemuda Hijrah”, Skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018

(22)

6 adalah dalam bidang objek yang diteliti yaitu sebuah akun youtube milik salah satu Ustadz di Indonesia. Sama halnya dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini membantu penulis dalam teknik yang dilakukan saat meneliti sebuah video yang ada di youtube. Akan tetapi dari segi subjek maupun objek yang diteliti dalam penelitian ini berbeda dengan yang penulis teliti.

Keempat, skripsi dengan judul “Gaya Komunikasi Ustadz Heru Kusumahadi Dalam Kajian Siap Nikah Muda (SIANIDA) Di Surabaya”

oleh Arta Listyani Putri tahun 2019, jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.12 Dalam penelitian ini, penulis memperlajari bagaimana teknik pengolahan data dari sebuah kegiatan dakwah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gaya Komunikasi yang dilakukan oleh ustadz Heru Kusumahadi dalam kajian Siap Nikah Muda (SIANIDA) mengacu pada enam gaya yakni : the controlling style, the equalitarian style of communication, the structuring style, the dynamic style, the relinquishing style, dan the withdrawal style. Adapun persamaan penelitian yang dilakukan oleh penulis dengan penelitian ini adalah unsur yang diteliti yang merupakan gaya bahasa atau penggunaan bahasa serta pengolahan katayang digunakan oleh seorang dai dalam kegiatan dakwahnya. Akan tetapi, baik dari segi subjek maupun objek yang diteliti jelas berbeda. Pada penelitian ini, objek yang diteliti adalah seputar gaya bahasa komunikasi saja sedangkan penulis meneliti segala aspek yang menunjang penerapan prinsip qaulan balîghâ. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah Ustadz Heru Kusumahadi sedangkan sujek yang penulis teliti adalah Ustadz Adi Hidayat. Dalam penelitian ini juga tidak menggunakan media sosial seperti yang diteliti oleh penulis. Dalam penelitian ini, dakwah yang diteliti adalah dakwah secara langsung deengan bertatap muka, bukan melali media sosial.

Kelima, tesis dengan judul “Pemikiran dan Aktivitas Dakwah Ustadz Abdul Somad Melalui Media Sosial Youtube” oleh Syifa Hayati Islami tahun 2018, program studi magister Komunikasi dan Penyiaran Islam, fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.13 Peneliti dalam tesis ini melakukan penelitian terkait semua kegiatan, pemikiran, hingga dampak atau pengaruh dakwah Ustadz Abdul Somad melalui media youtube. Adapun hasil dari penelitian ini adalah aktifitas dakwah Ustadz Abdul Somad di media sosial youtube melahirkan dampak atau pengaruh untuk

12 Arta Listyani Putri, “Gaya Komunikasi Ustadz Heru Kusumahadi dalam Kajian Siap Nikah Muda (SIANIDA) di Surabaya”, Skripsi UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019.

13 Syifa Hayati Islami, “Pemikiran dan Aktifitas Dakwah Ustadz Abdul Somad Melalui Media Sosial Youtube”, tesis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018.

(23)

7 membangun ber-Islam yang santun dan mau mengerti golongan lain tanpa mengurangi prinsip Islam yang sebenarnya. Melalui tesis ini, penulis memperlajari teknik pengolahan data yang diambil dari dakwah melalui youtube. Baik pengolahan berupa gambar atau ucapan yang disampaikan oleh seorang dai. Akan tetapi dai yang diteliti oleh peneliti dalam tesis ini berbeda dengan yang diteliti oleh penulis. Dalam tesis ini dai yang diteliti adalah Ustadz Abdul Somad dan objek yang ditelitinya adalah semua potongan video atau gambar terkait pemikiran serta dakwah Ustadz Abdul Somad yang ada di media sosial youtube.

Dapat dilihat bahwa dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini merupakan penelitian yang tidak memiliki kesamaan secara spesifik, khususnya dalam penerapan prinsip qaulan balighâ dan komunikasi efektif yang belum ada dalam penelitian terdahulu. Selain itu, dalam penelitian ini juga memadukan beberapa kitab tafsir yang menjadi pisau analisis dalam penerapan qaulan balighâ yang menjadi kelebihan dalam penelitian.

F. Metode Penelitian

1. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Dalam hal ini, peneliti menggunakan jenis penelitian yaitu deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Metodologi penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata lisan atau tertulis dari orang dan perilaku yang diamati.14 Penelitian juga merupakan penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada.15

Adapun deskriptif yaitu suatu rumusan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas, dan mendalam. Ia tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis, atau membuat prediksi. Dalam proses pengumpulan datanya, ia lebih menitikberatkan kepada observasi lapangan dan suasana alamiah dengan mengamati gejala, mencatat, mengategorikan, dan sedapat mungkin menghindari pengaruh untuk menjaga keaslian gejala yang diamati.16

2. Subjek dan Objek Penelitian

14 Lexy J. Moleang, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2012) h. 4

15 Lexy J. Moleang, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2008) h. 5

16 Dewi Sadiah, Metode Penelitian Dakwah, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015), h. 19

(24)

8 Dalam penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian adalah potongan video dakwah Ustadz Adi Hidayat dalam akun youtube Akhyar Tv. Adapun objek penelitian dalam skripsi ini adalah penerapan prinsip komunikasi dalam Al-Qur`an yaitu qaulan balîghâ yang diterapkan oleh Adi Hidayat.

3. Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer dari penelitian ini berupa tayangan atau cuplikan video dakwah yang dilakukan oleh Adi Hidayat dalam akun youtube Akhyar Tv. Adapun data sekunder diperoleh dari aneka jenis kaya tulis baik buku, jurnal, hingga artikel pemberitaan Adi Hidayat yang dapat menunjang penelitian ini.

4. Teknik Pengumpulan Data a. Observasi

Dalam penelitian ini, obeservasi dilakukan dengan teknik pengamatan dan pencatatan langsung tentang penerapan prinsip qaulan balîghâ yang dilakukan Ustadz Adi Hidayat dalam menyampaikan dakwah melalui akun media youtube Akhyar Tv. Dalam hal ini, peneliti juga langsung menjadi subscriber akun youtube Akhyar Tv milik Adi Hidayat untuk menunjang keberlangsungan penelitian.

b. Dokumentasi

Dalam penelitian ini, peneliti pengumpulan data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen, baik berupa buku, jurnal ilmiah, catatan, potongan gambar, atau pekataan Adi Hidayat yang berkaitan dengan penelitian ini

c. Wawancara

Teknik wawancara dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawncara tidak terstruktur, yaitu wawancara yang bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya. Pedoman wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan.

Penggunaan teknik tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi lebih dalam.17 Dalam hal ini, yang menjadi objek wawancara adalah penonton dakwah Adi Hidayat dalam akun youtube “Akhyar TV”

5. Waktu dan Lokasi Penelitian

17 Sugiyono, Metodologi Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2013), h. 197-198

(25)

9 Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan terhitung sejak bulan Mei hingga Juli 2019. Adapun lokasi dalam penelitian ini adalah youtube, tepatnya pada akun youtube “Akhyat TV”.

G. Teknik Sistematika Penulisan

Teknik dan sistematika ini merajuk kepada buku pedoman penulisan skripsi Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta. Pembahasan penelitian ini disusun dalam lima bab yang masing-masing bab terdiri dari bagian yang tak terpisahkan dan saling terkait.18

BAB I Pendahuluan

Bab ini merupakan pengantar atau pendahuluan yang memuat latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan dan rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan. Bab ini juga dijadikan pijakan dasar untuk melanjutkan pembahasan selanjutnya.

BAB II Landasan Teori

Bab ini berisi uraian mengenai teori-teori yang relevan digunkan sebagai dasar pemikiran dan memberikan arah dalam melakukan penelitian.

Membahas tentang prinsip komunikasi dalam Al-Qur`an dan qaulan balîghâ, tentang dakwah syang mencakup pengertian dan unsur-unsur dakwah, dan youtube, dan definisi konsep. Pembahasan bab ini diharapkan dapat memberi gambaran mengenai penerapan prinsip qaulan balîghâ serta dakwah yang dilakukan oleh Adi Hidayat di akun youtube Akhyat Tv yang akan dibahas ada bab selanjutnya.

BAB III Gambaran Umum Adi Hidayat dan Akun Youtube “Akhyar Tv”.

Dalam bab ini akan diuraikan biografi singkat Adi Hidayat kemudian perlu juga memaparkan karya-karya tulisnya. Setelah itu akan dijelaskan kiprah dakwah yang dilakukan oleh Adi Hidayat, gambaran umum akun youtube milik Adi Hidayat yaitu Akhyar Tv, hingga produksi video dalam akun youtube tersebut.

BAB IV Analisis Hasil Temuan.

Bab ini merupakan kajian pokok dalam penelitian yaitu analisis penerapan prinsip qaulan balîghâ dalam dakwah Adi Hidayat di akun youtube Akhyar Tv. Yang menjadi pokok pembahasan dalam bab ini adalah menguraikan dan memetakan tentang bagaimana penerapan prinsip qaulan

18 Tim Penulis, Pedoman Proposal dan Skripsi, (Jakarta: LPPI IIQ, 2017), h. 11-12

(26)

10 balîghâ Adi Hidayat dan penerapan prinsip komunikasi yang efektif yang merupakan pengertian yang sama dengan qaulan balîghâ yang bisa menjadi bantuan dalam konsep prinsip qaulan balîghâ. Kemudaian akan disertakan contoh-contoh pembahasan berupa kutipan pembicaraan ataupun potongan gambar dari dakwah Adi Hidayat dalam video di akun youtube Akhyar Tv.

BAB V Penutup

Bab ini berisi uraian mengenai kesimpulan dan saran dari penulis berdasarkan apa yang penulis teliti. Dalam bab ini akan ditarik beberapa kesimpulan dan hasil pembahasan guna menjelaskan dan menjawab dari berbagai permasalahan yang ada.

(27)

68 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil temuan dan uraian penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang penerapan prinsip komunikasi qaulan balîghâ dalam dakwah yang dilakukan Adi Hidayat di akun youtube Akhyat Tv, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Adi Hidayat menerapkan prinsip qaulan balîghâ dalam dakwahnya di akun youtube Akhyar Tv berdasarkan penerapan empat tanda sesuai dengan pengertian menurut para ahli tafsir, yaitu penggunaan kata yang menyentuh dan membekas, perkataan yang mengandung hikmah, kefasihan dalam berbicara, serta pemilihan kata yang mudah dimengerti.

2. Adi Hidayat juga menerapkan prinsip komunikasi efektif REACH, yaitu: respect, emphaty, audible, clarity, dan humble. Respect yaitu sikap hormat dan menghargai. Emphaty adalah penempatan diri menjadi bagian dari mad‟u. Audible yaitu pesan dapat didengar dan dimengerti dengan bantuan cara, sikap dan media dalam dakwah. Clarity adalah kejelasan kata yang disampaikan.

Sedangkan humble adalah sikap rendah hati seorang dai.

B. Saran

Dari kesimpulan yang telah dipaparkan, peneliti mengemukakan saran, yaitu:

1. Kepada mahasiswa, umumnya mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi, untuk mempelajari media sosial khususnya youtube dan memanfaatkannya sebagai medium dakwah di era digital saat ini. Agar kegiatan dakwah dapat semakin meluas dan media sosial dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

2. Kepada praktisi dai dan daiyah, khususnya yang sudah berdakwah melalui media sosial youtube, disarankan untuk menerapkan prinsip qaulan balîghâ yang merupakan bentuk dari komunikasi yang efektif. Karena prinsip ini dapat membantu efektifitas penerimaan pesan dakwah.

(28)

69

DAFTAR PUSTAKA

Al-Baqi, Muhammad Fuad „Abd, al-Mu’jam al-Mufahrasli Alfâzh Al-Qur`an al-Karîm, Mesir: Dar al-Kutub, 1364 H/1945 M.

Al-Maraghi, Ahmad Musthafa, Tafsir Al-Maraghi 5 (edisi Elit ke-2), terj.

Anwar Rasyidi, K. Anshori Umar Sitanggal, dkk, Semarang: Karya Toha Putra.

Al-Ashfahani, Al-Raghib, Al-Mufradât fî Gharîb al-Qur`an, Mesir: Dar Ibn Al-Jauzi, 2012

Amin, Samsul Munir, Ilmu Dakwah, Jakarta: Bumi Aksara, 2009 ______, Rekontruksi Pemikiran Dakwah Islam, Jakarta: Amzah 2008.

Amir, Mafri, Etika Komunikasi Massa dalam Pandangan Islam, Jakarta: PT Logos Wacana Ilmu, 1999

Ash-Shobuni, Ali., Shafwatut Tafasir (Tafsir-tafsir Pilihan), jilid 1, terj.

Yasin, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2011.

Bachtiar, Wardi, Metodologi Penelitian Ilmu Dakwah, Ciputat: Logos Wacana Ilmu, 1997.

Badruttamam, Nurul, Dakwah Kolaboratif Tarmizi Taher, Jakarta: Grafindo, 2005.

Cahyono, Guntur dan Hassani, Nibros, Youtube: Seni Komunikasi Dakwah dan Media Pembelajaran, Jurnal, Vol. 13 No.1, IAIN Salatiga, 2019.

Firdaus, Yogi Ridho, Dakwah Melalui Konten Video Ceramah Dalam Media Youtube (Studi pada Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Angkatan 2015-2017 Fakultas Dakwah IAIN Salatiga), Skripsi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, 2018.

Fitriani. Anis, Analisis Isi Pesan Dakwah Ustadz Hanan Attaki Dalam Akun Youtube Pemuda Hijrah, Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018

Hamka, Tafsir Al-Azhar, jilid 2, Singapore: Pustaka Nasional Pte Ltd, 2013.

(29)

70

Hamlan, Urgensi Kode Etik bagi Dai dalam Dakwah Islam, Jurnal Hikmah, Vol. 7 No. 1 Januari 2013, diakses di http://repo.iain- padangsidimpuan.ac.id pada 27 Juni 2019

Hefni. Harjani, Komunikasi Islam, Jakarta: Prenadamedia Group, 2017

Hidayat, Adi, Al-Majmu: Bekal Nabi Bagi Para Penuntut Ilmu, Bekasi:

Institut Quantum Akhyar, 2018.

_____, Muslim Zaman Now Hafal Qur’an Dalam 30 Hari, Bekasi: Institut Quantum Akhyar, 2018

Hikmat, Mahi M., Komunikasi Politik (Teori dan Praktik dalam Pilkada Langsung), Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2011

Ilaihi, Wahyu, Komunikasi Dakwah, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010.

Iskandar, Isman, Prinsip Komunikasi Al-Qur`an dalam Menghadapi Era Media Baru, dalam jurnal Al-Fanar Jurnal Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta, Vol. 2 No.1 Februari 2019.

Islami, Syifa Hayati, Pemikiran dan Aktifitas Dakwah Ustadz Abdul Somad Melalui Media Sosial Youtube, Tesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018.

Ismail, Ilyas, The True Da’wa Menggagas Paradigma Baru Dakwah Era Milenial, Jakarta: Prenadamedia Group, 2018.

Jufri, Muhammad, Prinsip-Prinsip Komunikasi dalam al-Qur`an, Jurnal Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare, 2017.

Laswell, Harold, The Sturture and Function of Communication in Society;

The Communication of Ideas, New York: Institute for Religious and Social Studies, 1948.

Mahfudz, Ali, Hidayat al-Mursyidin, Mesir: Dar al-Mishr, cet. ke-7, 1975.

Maulana. Ilham, Dakwah di Media Sosial (Analisis Isi Kualitatif Pada Channel Youtbe Akhyar TV milik Ustadz Adi Hidayat Lc. MA., Skripsi, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung, 2018.

(30)

71

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2012

Munawwir, Warson, Kamus al-Munawwir, Surabaya: Pustaka Progressif, 1994

Munir, M., Metode Dakwah, Jakarta: Prenada Media, 2009.

Pirol. Abdul, Komunikasi dan Dakwah Islam, Yogyakarta: Deepublish, 2018.

Putri. Arta Listyani, Gaya Komunikasi Ustadz Heru Kusumahadi dalam Kajian Siap Nikah Muda (SIANIDA) di Surabaya, Skripsi, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019.

Rakhmat, Jalaluddin, Psikologi Komunikasi, Bandung, PT: Remaja Rosdakarya, 1993.

Rubiyanah dan Masturi, Ade, Pengantar Ilmu Dakwah, Jakarta: UIN Syarif Hsyatullah.

Sadiah, Dewi, Metode Penelitian Dakwah, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015.

Slamet, Efektifitas Komunikasi dalam Dakwah Persuasif, jurnal Dakwah, Vol. 10 No. 2, 2009, diakses di http://digilib.uin-suka.ac.id pada 27 Juni 2019

Sugiyono, Metodologi Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2013.

Sumadi, Eko, Perkembangan Media Sosial sebagai Sarana Dakwah, Jurnal At-Tabsyir, Vol. 4 No. 1, Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Kudus, 2016.

Suparta, Munzier dan Hefni, Hanjani, Metodologi Dakwah, Jakarta: Rahmat Semesta, 2006

Syihab, Quraisy, Membumikan Al-Qur`an, Bandung: Mizan, 1995

Tambukara, Apriyadi, Literasi Media: Cerdas Bermedia Khalayak Media Massa, (Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2013

(31)

72

Tim Penulis, Petunjuk Teknis Penulisan Proposal dan Skripsi Institut Ilmu AL-Qur`an (IIQ) Jakarta, Jakarta: LPPI IIQ, 2017.

Ulpiaturrohmah. Eva, Penerapan Prinsip Qaulan Sadida Dalam Tabligh Di Media Sosial (Penelitian Pada Akun Twitter Ustad Felix Siauw

@felixsiauw), Skripsi, Universitas Islam Negri Gunung Djati Bandung, 2016

Zaini, Ahmad, Dakwah Melalui Internet, Jurnal At-Tabsyir, Vol. 1 No. 1, Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Kudus, 2013.

Sumber Internet

Abdurrahman, Muhammad Sufyan, Berawal dari Mimpi Bertemu Rasul, Dakwah Adi Hidayat Sesak Atensi, http://m.detik.com/news/opini/d- 3573499/berawal-dari-mimpi-bertemu-rasul-dakwah-adi-hidayat-sesak- atensi diakses pada 8 Juli 2019 pukul 19.46

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, http://kbbi.kemdikbud.go.id/entry diakses pada 2 Agustus 2019 pukul 14.54

Kemp, Simon, Digital in 2018: Worls’s Internet Users Pass The 4 Billion Mark, http://wearesocial.com/blog/2018/01/global-digital-report-2018 diakses pada 28 Juli 2019 pukul 09.27

KumparanNews, “Youtube: Adi Hidayat Sampai John Fontain”, http://kumparan.com/@kumparannews/deretan-ustadz-kondang-di- youtube-adi-hidayat-sampai-john-fontain diakses pada 7 Agustus 2019 KumparanTECH, “Lebih Efektif Mana, Dakwah Online atau Tatap Muka?”,

http://m.kumparan.com/@kumparantech/lebih-efektif-mana-dakwah- online-atau-tatap-muka diakses pada 7 Agustus 2019

Redaksi, Tim. Youtube, Medsos No. 1 di Indonesia,

http://katadata.co.id/indografik/2019/03/06/youtube-medsos-no-1-di- indonesia diakses pada 14 Juli 2019 pukul 10.37

TV, Akhyar, http://youtube.com/channel/UCLgOKw4Xq1HdOW-aEejYBEg diakses pada 28 Juli 2019 pukul 12.14

(32)

73

_____, “Profil dan Biografi Adi Hidayat Lc. MA.” tersedia di:

http://www.akhyar.tv/profil-ustadz-adi-hidayat/ diakses pada 13 Juni 2019 pukul 18.02

Yuwono, Hanang, Terkuak Selembar Kertas di Bawah Meja Ustaz Adi Hidayat, Tulisannya bikin Kagum Warganet, http://solo.tribunnews.com/2019/06/12/terkuak-selembar-kertas-di- bawah-meja-ustadz-adi-hidayat-tulisannya-bikin-warganet-kagum diakses pada 8 Juli 2019 pukul 20.49

(33)

80

RIWAYAT HIDUP

Shofwa Nadia. Lahir di Bogor, pada 17 Agustus 1998.

Menyelesaikan sekolah dasar di SDN Pasir Muncang 01 dan sekolah menengah di SMPA dan SMK IT Darul Furqon, Bogor. Sebelumnya juga pernah menghafal al- Qur`an di salah satu pesantren tahfidz yaitu Pondok Pesantren Tahfidzil Qur`an (PPTQ) Al-Mustaqimiyyah yang dipimpin oleh Umi Istianah Muay yang terletak di Leuwiliang, Bogor. Kemudian menjadi mahasiswi jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Institut Ilmu al-Qur`an (IIQ) Jakarta pada tahun 2015, dan saat ini sudah memasuki semester 8 yang Insya Allah akan menyelesaikan program studinya pada tahun 2019 ini. Selama menjadi mahasisiwi juga aktif di berbagai kegiatan kampus seperti menjadi panitia Masa Ta`aruf Mahasiswa (MASTAMA) pada tahun 2017 menjabat sebagai sekretaris. Kemudian di organisasi daerah yaitu Korps Mahasiswa Penghafal dan Pengkaji Al-Qur`an (KOMMPAQ), sempat menjabat sebagai pengurus pada tahun 2017 sebagai Div. Seni dan Olahraga juga sebagai Koordinator Div. Tahfidz dan Tilawah pada tahun 2018. Kemudian sempat mengikuti berbagai macam perlombaan di bidang tahfidz seperti Musabaqah Hifdzil Qur`an (MHQ) cabang 10 Juz di Jawa Barat pada tahun 2018 dan 20 Juz di Kabupaten Bekasi pada tahun 2019.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penerapan Dakwah Rekreatif Ustadz Wijayanto, penulis mengklasifikasikan pesan-pesan dakwah rekreatif beliau berdasarkan garis besar (outline)

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi akun YouTube Vertizone TV dalam meningkatkan jumlah subscriber terdiri dari tahap perencanaan dengan cara

Pesan Dakwah Pada Akun TikTok @Huseinjafar, Skripsi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, 2022.. Kata Kunci:

Dalam postingan tersebut, Ustadz Khalid Basalamah menggunakan strategi rasional yang mengedepankan aspek berpikir para mad’u nya dalam menanggapi isi pesan dakwah

Penelitian ini memiliki persamaan dengan penelitian yang dilakukan penulis, yaitu sama-sama meneliti konten dakwah yang terkandung dalam channel YouTube Ustadz Abdul Somad.. Selain

Pengaruh dakwah Ustadz Hanan Attaki terhadap aspek internal mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yaitu, mereka lebih terbuka jika berdiskusi dengan orang lain dalam perbedaan pendapat, merasa

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian yang dilakukan pada postingan akun Instagram Hanan Attaki yaitu berupa video dakwah dengan penggunaan gaya bahasa yang bervariasi, didukung

Strategi Dakwah Ustadz Fua'dh Naim untuk Remaja Kpopers Islam (XK-Wavers) melalui Media Channel Youtube "Fuadh Naim