• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSES INDIVIDUAL - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PROSES INDIVIDUAL - Spada UNS"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

PROSES INDIVIDUAL

LENY PRAMESTI

8-03-2022

(2)

PROSES INDIVIDUAL . Persepsi

. Kognisi

. Personality

(3)

Persepsi

(4)

 P e r s e p s i

PROSES MEMPEROLEH atau

MENERIMA INFORMASI

SECARA FISIK DAN PSIKIS

DARI LINGKUNGAN

(5)

 P e r s e p s i

Orientasi Nilai Budaya dan Pengalaman

Infor

masi Persep

si Interpretasi

Seleksi

Pengukuhan Pembulatan

Subyektif Suwondo, 1986

(6)

 Tidak semua informasi diterima oleh individu, tetapi diseleksi berdasarkan orientasi nilai yang dimiliki masing2 pribadi.

 Kekurangan pada informasi dilengkapi sendiri sesuai imajinasi, pikiran/nalar dengan latar

belakang individu sehingga diperoleh keutuhan dan kebulatan yang mempunyai arti dan

bermakna.

 Seluruh informasi subyektif tersebut menjadi sesuatu yang utuh kemudian diberi tafsiran (interpretasi)

 Ketiga tersebut diatas saling tergantung sesuai ciri

khas individualnya.

(7)

PROSES PERSEPSI MANUSIA

Obyek fisik

Indi vidu

Persepsi

Dalam batas optimal

Diluar batas optimal

Homeo statis

stress Coping (pengatas

Masalah an )

Adaptasi/

adjusment Efek lanjutan

Stress

berlanjut Efek

lanjutan sukses

gagal

(Bell dalam

Sarlito W, 1992) Persepsi bukanlah sekedar pengindraan,

persepsi dikatakan sebagai penafsiran

pengalaman (Joyce, 2005)

(8)

 P e r s e p s i ( penafsiran pengalaman)

- Rangsang yang diterima harus sesuai dengan sifat sensoris dasar dari masing-masing indra (cahaya untuk penglihatan, bau untuk penciuman, suhu untuk perasa, bunyi untuk pendengaran, sifat permukaan untuk peraba, dll)

- Dunia persepsi mempunyai sifat ruang/dimensi ruang (atas bawah, tinggi rendah, luas sempit, latar depan dan belakang dll)

- Dunia persepi mempunyai dimensi waktu (cepat,lambat, tua muda dll)

- Dunia persepsi adalah dunia penuh arti, dalam

melakukan pengamatan selalu berhubungan dengan makna dan tujuan tiap individu.

Joyce Marcella Laurens

(9)

 Bagaimanacaraseseorangberhubungan

denganlingkungannya. Terdiridaricaraindra mengumpulkaninformasikemudian

menginterpretasikannya. ▪ (Mulyana, 1995)

P E R S E P S I ( PENAFSIRAN

PENGALAMAN)

Persepsi bukanlah sekedar pengindraan, persepsi dikatakan sebagai penafsiran

pengalaman (Joyce,2005)

(10)

Akibat perilaku pengguna

 P e r s e p s i

Bentuk armatur lampu yang diduga pengguna sebagai tempat sampah,

mengakibatkan sampah berserakan di dalam armatur dan sekitarnya

Tempat sampah yang di desain berbentuk cerobong kapal, pengguna menduga bukan sebagai tempat

sampah, akibatnya sampah berserakan di sekitarnya

Joyce Marcella Laurens

(11)

1 2

3

4

(12)

 P e r s e p s i

(13)

1

3 4

2

(14)

ADALAH : PROSES BAGAIMANA MANUSIA MENERIMA INFORMASI MENGENAI LINGKUNGAN SEKITARNYA DAN

BAGAIMANA INFORMASI RUANG FISIK TERSEBUT DI ORGANISASIKAN KEDALAM PIKIRAN MANUSIA

 Persepsi terhadap lingkungan

- Interpretasi tentang suatu lingkungan oleh individu

- Bisa berubah dari : pengalaman sekejap, lama/mendalam.

- Berbeda tergantung pada : usia, gender, pendidikan, lingkungan budaya, profesi, pengalaman dsb.

- Bisa sama/mirip untuk kelompok individu karena kemiripan latar belakang budaya, nalar dan pengalaman

Haryadi, 1995

(15)

1

2 3

(16)

 Suwondo, 1986

Hubungan ARSITEKTUR & PERSEPSI

adalah Proses dampak persepsi sensoris dari lingkungan terhadap manusia secara keseluruhan

PERSYARATAN ‘TOTAL AESTHETIC PROCESS, Proses

Metabolis Proses

Sensoris Proses

Estetis

Proses Metabolisme, berlangsung dalam batas-batas toleransi

(kondisi jasmaniah seseorang tidak boleh dibebani oleh stress yang berasal dari lingkungan hidupnya).

Persepsi sensoris, perlu dikendalikan agar tidak terjerumus dalam kondisi kritis (terlalu banyak rangsang atau terlalu kurang

rangsang)

Kegiatan Arsitektural merupakan saringan untuk melindungi organisme

dari ketegangan metabolik juga guna melindungi persepsi sensorik dari

kelebihan dan kekurangan perangsang

(17)

PENGERTIAN ARSITEKTUR

Ruang fisik untuk aktivitas manusia, yang memungkinkan pergerakan manusia dari satu ruang ke ruang lainnya, yang

menciptakan tekanan antara ruang dalam bangunan dan ruang luar.

Adalah

BENTUK ARSITEKTUR YANG ADA KARENA PERSEPSI &

IMAJINASI MANUSIA

(18)

HUBUNGAN ARSITEKTUR & PERSEPSI

1

2

Selasar yang langsung berhubungan dengan ruang luar menawarkan penghuni untuk menjemur pakaian

Susunan anak tangga di muka rumah menawarkan peluang untuk berfoto rame-rame

3 4

(19)

 INFORMASI Dalam Arsitektur

- Informasi visual

- Informasi transmisi getaran

- Informasi difusi bahan gas

(20)

INFORMASI VISUAL

T

1 2

3 3

(21)

INFORMASI TRANSMISI GETARAN

(22)

INFORMASI VISUAL & INFORMASI DIFUSI

BAHAN GAS

(23)

Kognisi

(24)

 K o g n i s i

Gibson, 1970

Affordances (menawarkan peluang)

Manusia belajar mendeteksi nilai atau makna sesuatu, menangkap benda-benda yang berbeda,

mengatagorisasikan, lalu mencatat perbedaan dan

kesamaannya, mempelajarinya untuk diri sendiri terlepas untuk apa semua dipelajari

Setiap lingkungan mempunyai seperangkat Affordances

untuk aktivitas manusia atau pengalaman estetika.

(25)

KOGNISI ADALAH : RANAH YANG MENCAKUP

KEGIATAN MENTAL (OTAK). SEGALA UPAYA YANG MENYANGKUT AKTIFITAS OTAK

 K o g n i s i

Kognisi Spasial adalah : Keragaman proses berpikir, mengorganisasikan, menyimpan dan mengingat kembali informasi mengenai lokasi, jarak dan tatanan dalam lingkungan fisik

Kognisi = Kemampuan Intelektual

Berpikir Rasional

(26)

KOGNISI MEMILIKI 6 JENJANG/ASPEK : 1. PENGETAHUAN/HAFALAN/INGATAN (KNOWLEDGE)

2. PEMAHAMAN (KOMPREHENSION) 3. PENERAPAN (APPLICATION)

4. ANALISIS 5. SINTESIS

6. PENILAIAN/PENGHARGAAN (EVALUATION)

 K o g n i s i

(27)

David Stea, 1975

Peta Mental ( Cognitive map ):

Sebagai suatu proses yang memungkinkan mengumpulkan, mengorganisasikan, menyimpan, dalam ingatan, memanggil, serta menguraikan kembali informasi lokasi dan tanda

lingkungan geografis.

Kevin Lynch (1960) dan Holahan (1982) Untuk mengukur peta mental :

- Land mark, tanda-tanda yang mencolok - Path, jalur-jalur jalan/penghubung

- Nodes, titik temu antar jalur jalan

- Edges, batas-batas wilayah (sungai, tembok)

- Distrik, wilayah2 homogen yg berbeda dari wilayah-wilayah

lain

(28)

Contoh Peta Mental Seorang Anak Desa dan K ota

Peta Mental Seorang anak desa

(29)

Peta Mental Seorang Anak Kota

(30)

Landmark dalam skala urban

Lawang Sewu

Landmark dalam skala bangunan

Path dalam skala urban Path dalam skala landscape

(31)

Path dalam skala bangunan

Nodes dalam skala urban Nodes dalam skala bangunan

(32)

Edges

(33)

Distrik pada skala bangunan

(34)

DISTRICT PADA BANGUNAN

KOLAM, PANGGUNG DAN RAINSHOWER.

Fungsi utama area ini adalah kolam peresapan dan rainshower, namun untuk kepentingan tertentu, area ini dipakai sebagai panggung untuk latihan maupun performa kesenian tari, musik dll.

RESTORAN.

Area ini difungsikan sebagai restoran.

Restoran melayani pengunjung hotel maupun pengunjung luar hotel. Pada restoran terdapat pantry dan perpustakaan mini untuk koleksi buku milik pemilik restoran.

AREA OUTDOOR.

Area outdoor ini memilik banyak fungsi antara lain: untuk area makan outdoor pengunjung restoran, untuk waiting area bagi pengunjung hotel dan untuk menerima tamu administrasi.

AREA DROP OFF.

Area ini memiliki fungsi spesifik sebagai area dropoff. Area ini memungkinkan oarang yang turun dari kendaraan untuk langsung menuju resepsionis hotel maupun restoran.

DERETAN KAMAR.

Bagi pengunjung, ruang ini menjadi teritorial primer mereka sebagai pengganti rumah atau hunian.

Pengelola dan pengunjung memiliki perbedaan perilaku karena faktor status kekuasaan. Pengelola menguasai kamar sebagai daerah yang mereka kelola, sementara pengunjung memahami kamar sebagai daerah yang mereka kuasai dengan pembayaran (dengan jangka waktu tertentu).

RESEPSIONIS.

Resepsionis menjadi ruang publik baik bagi pengunjung maupun pengelola.

Resepsionis menjadi area dimana proses administrasi berlangsung.

RUANG KEAMANAN DAN PENGELOLA.

Pengunjung tidak memiliki teritorial pada ruangan ini. Sementara pengelola baik staff keamanan, kebersihan dan administrasi memiliki teritorial sekunder dimana mereka memakai ruang ini secara bersama.

AREA PARKIR.

Kegiatan homogen yang berlangsung pada area ini adalah keiatan seputar parkir. Parkir dilakukan baik oleh pengunjung maupun pengelola.

Kendaraan yang diparkir meliputi sepeda motor dan mobil.

(35)

Personality

(36)

PERSONALITY

kepribadian

 KARAKTER INDIVIDU DLM DESAIN LINGKUNGAN

– contoh:

• otonomi : bebas, natural, alami

• homonomi: teratur, geometris, terukur

PERSONALITY

 KARAKTER BANGUNAN YANG DIAMATI BISA DARI STUDI LITERATUR ATAUPUN ASUMSI DARI

SESEORANG ATAU MASYARAKAT

(37)

PENGGUNAAN PERSONALITY DALAM DISAIN

DESKRIPSI – MEMAHAMI SETIAP INDIVIDU - PERANNYA DALAM DESAIN

KOMPARASI – MEMAHAMI PERBEDAAN

INDIVIDU – DESAIN YANG SESUAI/COCOK UTK SETIAP INDIVIDU

PREDIKSI – MEMAHAMI BGMN INDIVIDU MEMIKIRKAN, MENGGUNAKAN, DAN

MENGELOLA SUMBER DAYA/POTENSI

LINGKUNGAN – MAINTENANCE – Evaluasi Pasca Huni /Post Occupancy Evaluation

Source: Gifford, R., Environmental Psichology (1987)

PERSONALITY

(38)
(39)

KESIMPULAN

 Persepsi : respon individu dalam mengintrepertasikan settimg

 Kognisi : respon individu dalam hal melihat, menyimpan, mengorganisasikan dlm setting

 Personality : Respon individu yg terkait dengan kecenderungan respon berdasar karakter

(Respon individu yang lebih spesifik)

(40)

1. Halim Deddy, 2005, Psikologi Arsitektur, Pengantar Kajian Lintas Disiplin, Penerbit PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta

2. Prabowo, Hendro, 1998, Pengantar Psikologi Lingkungan, Penerbit Gunadarma, Jakarta

3. Sarwono, Sarlito Wirawan,1992, Psikologi Linkungan, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta

4. Setiawan, Haryadi B, 2010, Arsitektur Lingkungan dan Perilaku, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta,

5. Sutedjo, Suwondo B, 1986, Arsitektur, Manusia dan Pengamatannya, Penerbit Djambatan, Jakarta

DAFTAR PUSTAKA

• Selamat Berkarya

Referensi

Dokumen terkait

S-9; KU-1; KU-2; KU-3; KU-5; KU-7; P-5; P-8; P- 9; KK-5; KK-12 - Penilaian kuis Bobot 5% UJIAN TENGAH SEMESTER - Kaitan TI dengan penerjemahan dan subtitling - Jenis piranti TI

: Capaian Pembelajaran Lulusan CPL Kode CPL Unsur CPL Sikap S : Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri S-9 Pengetahuan P :

Terjemahan, Erlagga, Jakarta Ching, Frank, 1987, Grafik Arsitektur, Terjemahan, Erlangga Jakarta 3x50’ Menggambar floor plan dan ceilling planinterior S-9, P-4, P-5, P-7, KU-2, KU-5,

Sudarno, M.Pd Capaian Pembelajaran Lulusan CPL Kode CPL Unsur CPL S-6 P-2 P-5 KU-1 KU-3 : : : : : Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat

Juga akan terjadi lendutan di titik 1, 2 dan 3 masing-masing sebesar ∂1, ∂2 dan ∂3 Gaya 1 satuan di titik C tsb juga menyebabkan timbulnya tegangan dalam di balok.. Mis di satu serat

C O N T E N T S Chapter 1 Introduction 1 1.1 Some Basic Mathematical Models; Direction Fields 1 1.2 Solutions of Some Differential Equations 10 1.3 Classification of Differential

C H A P T E R 4 Developing Competitive Advantage and Strategic Focus 85 Introduction 85 Beyond the Pages 4.1 Innovation: A Major Key to Success 86 Making SWOT Analysis Productive 87

1.1 Costless Production of a Sterile Resource 13 with exponential price growth P=P0ert 1.52 Production is again according to the demand curve X = ao+a1t P0β e−βrt 1.53 At long