Fasilitator Guru Pendidikan Agama Islam SMA Nasional 2007 Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis ICT 2007 Arsiparis Pusdiklat TOT Kurikulum 2013 Surabaya.
DI MANA PERUBAHAN ESENSIAL PADA SKL?
SKL, dari SKL masing-masing MAPEL BERUBAH menjadi
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN K-13
BUNYI SKL MATA PELAJARAN APA SAJA REDAKSI/BUNYI KALIMAT
SKL SD/MI/SDLB/
Menjalankan agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak
Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri
Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya
Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosisl ekonomi di lingkungan sekitarnya
Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif
Menunjukkan kemampuan berfikiir logis, kritis, dan kreatif, dengan bibingan guru/pendidik
Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya
Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari
Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan
Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, negara dan tanah air Indonesia
Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal
Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang
Berkomunikasi secara jelas dan santun
Bekerja sama dalam kelompok, tolong menolong dan
Menunjukkan kemampuan mengamati gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar
Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis
Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap pribadi yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam di rumah, sekolah, dan taman bermain. Memiliki pengetahuan faktual dan konseptual berdasarkan rasa ingin tahunya terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dalam negeri. pengetahuan tentang kemanusiaan, kebangsaan, kewarganegaraan, dan peradaban dalam kaitannya dengan fenomena dan peristiwa di lingkungan rumah, sekolah, dan taman bermain.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SD/MI/SDLB K-13
- Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesui dengan tahap perkembangan remaja
- Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri
- Menunjukkan sikap percaya diri
- Memahami aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas
- Menghargai keragaman agama, budaya, suku, ras dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional
- Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara logis, kritis dan kreatif
- Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif
- Menunjukkan kemampuan belajar secara mendiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya
- Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari
- Mendeskripsi gejala alam dan sosial
- Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab
- Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara
- Menghargai karya seni dan budaya nasional
- Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya
- Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman dan memanfaatkan waktu luang
- Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun
- Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
- Menghargai adanya perbedaan pendapat
- Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana
- Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca dan menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sederhana
- Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan menengah
Memiliki kemampuan berpikir dan bertindak secara produktif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkrit, tergantung pada apa yang ditugaskan padanya. Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan dan sumber lain secara logis, kritis dan kreatif. Menerapkan nilai-nilai solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi mewujudkan persatuan berbangsa dan bernegara demi mewujudkan persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menunjukkan keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sederhana. Tulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sederhana. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap manusia yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam lingkungan pergaulan dan keberadaannya. KOGNITIF) Memiliki pengetahuan faktual, konseptual dan. prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dengan pengetahuan kemanusiaan. kebangsaan, kewarganegaraan, dan peradaban yang berkaitan dengan fenomena dan peristiwa yang terlihat oleh mata.
PSIKOMOTOR) Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SMP/MTs/SMPLB K-13
- Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya
- Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya
- Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial
- Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global
- Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif, dan inovatif
- Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan
- Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri
- Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik
- Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks
- Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial
- Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
- Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya
- Mengapresiasi karya seni dan budaya
- Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok
- Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan
- Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun
- Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil terbaik. ikut serta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wilayah negara kesatuan Republik Indonesia. Memahami hak dan kewajiban diri sendiri dan orang lain dalam pergaulan sosial dengan orang lain dalam pergaulan sosial di masyarakat 20.
Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan
Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam
Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi
SIKAP (AFEKTIF) Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan
KOGNITIF) Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SMA/K/MA/SMALB K-13
POLA PIKIR KTSP 2006
POLA PIKIR KURIKULUM 2013
STANDAR ISI (PERMENDIKBUD 64/2013)
PADA KURIKULUM TAHUN 2006 SETIAP MAPEL PUNYA STANDAR KOMPETENSI (SK)
PADA KURIKULUM 2013 SK DIRUBAH MENJADI KOMPETENSI INTI (KI). SETIAP MAPEL ADA 4 KI
APA YANG BERUBAH PADA STANDAR ISI?
Standar Isi (SI), dari masing-masing MAPEL Mempunyai Standar Kompetesi (SK),
1 Membaca surat al-Faatihah, an-Naas, al-Falaq, al-Ikhlaas dan surat al-Lahab dengan betul dan lancar. 1 Menerima ketentuan cara membaca huruf hijaiyah mengikut makhraj dan tanda baca (fathah, kasrah dan damah).
SK-KD KUR.2006 PPKn SMP/MTs
STANDAR ISI
STRUKTUR KURIKULUM A. KOMPETENSI INTI
Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan;
Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan
2 Pendekatan Pembelajaran;
Pendekatan saintifik
Pendekatan Penilaian Autentik
Standar Proses,
DIRUBAH MENJADI
PENDEKATAN SAINTIFIK (ILMIAH)
Standar PENILAIAN,
Perubahan pada Standar Proses;
PADA KURIKULUM TAHUN 2006, SEMUA GURU SAAT PEMBELAJARAN
5 Langkah Pendekatan Saintifik;
Mengamati 2. menanya
Mengkomunikasikan/Membuat Jejaring
PERUBAHAN PADA STANDAR PENILAIAN
PENILAIAN PADA KURIKULUM 2006 MENGGUNAKAN Penilaian Berbasis Kelas
2 Sikap yang HARUS ditanamkan dan
Sikap Ketuhanan (KI 1) 2. Sikap Sosial (KI 2)
MARI BERPACU MENCAPAI PENINGKATAN SECARA KOMPETITIF
Beberapa Isu Publik Tentang Kurikulum
Terkesan mendadak, tanpa evaluasi kurikulum yg sdg berjalan
Tidak melibatkan guru atau asosiasi profesi pendidik Kurang sosialisasi
Menghapus mata pelajaran yang mendukung di persaingan global (Bahasa Inggris dan TIK)
Mengabaikan kemampuan guru dlm membuat RPP &
Tidak menjawab apa yang dibutuhkan peserta didik Berkembangnya stigma negatif terhadap guru
Mestinya metodologi yang diperbaiki bukan kurikulum
Anggaran sangat besar, khawatir seperti kasus hambalang Tarik-ulur anggaran antara Kemdikbud dengan DPR
Implementasi bakal terhambat krn anggaran belum disetujui
Runtuhnya Wibawa Hukum di Indonesia
Proses Penilaian yang Mendukung Kreativitas
Elemen Perubahan
Standar
Standar Isi Standar Penilaian
Tuntutan pendidikan mengacu pada 8 Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar manajemen, standar biaya, standar prasarana, standar guru dan tenaga pengajar, standar isi, standar proses, standar penilaian dan standar kompetensi lulusan.
Materi Pokok – KD
AGENDA KITA
RASIONAL KURIKULUM 2013
Perkembangan Penduduk Sebagai Modal
Usia Produktif (2020-2035)
Melimpah
Beban
PembangunanModal
Pembangunan
PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013
KBK 2004 KTSP 2006
KURIKULUM 2013
Penataan Pola Pikir dan Tata
Penguatan Proses4. Penyesuaian Beban
TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL
TANTANGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL
Berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Tujuan Pendidikan Nasional
Penyempurnaan Pola Pikir Perumusan Kurikulum
Proses Karakteristik Penguatan
Langkah Penguatan Proses
Langkah Penyesuaian Beban Guru dan Murid
At tit ud eSkill
SD SMP
TUJUAN KURIKULUM 2013
Perbandingan Tata Kelola Pelaksanaan Kurikulum
Bagi yang berkemampuan rendah, buku tetap membantu. kegiatan belajar Rendah [banyak waktu. sepenuhnya pada guru Tidak sepenuhnya. tergantung gurunya, tapi juga buku-buku yang disediakan pemerintah. hanya dengan SK-KD] Pengembangan dari apa yang sudah disiapkan. Guru hampir semuanya kecil, untuk buku. Pengayaan kecil oleh pemerintah, untuk memenuhi syarat. penggunaan sekolah Mutlak untuk buku sekolah, kecil untuk buku. Gurunya hampir sangat kecil, misalnya. pengembangan dari apa yang ada di buku teks. pemantauan Pengawasan pelaksanaan dan pemantauan. dengan rencana [bervariasi].
Mata pelajaran dirancang agar berkaitan satu sama lain dan mempunyai kompetensi dasar yang dikaitkan dengan kompetensi inti pada masing-masing kelas.
Perbedaan Esensial Kurikulum 2013
Diajarkan oleh salah satu guru yang memberikan wawasan terpadu antar mata pelajaran tersebut sehingga siswa mampu melakukannya. Memperluas materi hingga mencakup probabilitas, pengolahan data dan statistik sejak Kelas VII, serta materi lainnya sesuai standar internasional. Siswa terbiasa membaca dan memahami makna teks, tetapi juga merangkum dan menyajikannya kembali dalam bahasa mereka sendiri.
Siswa dikenalkan dengan kaidah teks yang tepat agar tidak terjadi kebingungan dalam proses penyusunan teks (sesuai situasi dan kondisi: siapa, apa, dimana)5.
Perubahan pada
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran
Proses yang Mendukung Kreativitas
Langkah Penguatan Tata Kelola
BEBAN BELAJAR
- Beban belajar di Madrasah Ibtidaiyah dinyatakan dalam jam pembelajaran per minggu
- Beban belajar di Kelas I, II, III, IV, dan V dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu
- Beban belajar di kelas VI pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu
- Beban belajar di kelas VI pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu
- Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu
Beban belajar merupakan jumlah seluruh kegiatan yang harus diselesaikan mahasiswa dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran. Beban belajar pada kelas I, II, III, IV dan V dalam satu semester minimal 18 minggu dan maksimal 20 minggu. Beban belajar di VI. perkuliahan pada semester ganjil berlangsung minimal 18 minggu dan maksimal 20 minggu.
Beban belajar di kelas VI semester genap minimal 14 minggu dan maksimal 16 minggu.
DAFTAR TEMA DAN ALOKASI WAKTU
Struktur Kurikulum SMP/MTs
STRUKTUR KURIKULUM MTs
Beban belajar kelas VII, VIII dan IX dalam satu semester minimal 18 minggu dan maksimal 20 minggu. Beban belajar di kelas IX semester ganjil minimal 18 minggu dan maksimal 20 minggu. Beban belajar di kelas IX semester genap minimal 14 minggu dan maksimal 16 minggu.
Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah Atas
Pilihan lintas minat dan/atau pendalaman minat 6 4 4 Jumlah jam belajar yang harus ditempuh per minggu 51 51 51.
KETERANGAN
Dua mata pelajaran (masing-masing 3 jam) dari Grup Spesialisasi yang sama di luar Grup Spesialisasi yang dipilih, atau. Kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka (khususnya), Unit Kesehatan Sekolah, Palang Merah Remaja dan lain-lain dimaksudkan untuk mendukung pembentukan kompetensi sikap sosial siswa. Mata pelajaran kelompok B yang terdiri atas Seni, Budaya, dan Kerajinan, serta Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan merupakan kelompok mata pelajaran yang isinya adalah:
INTEGRATIF!
MAPEL AGAMA
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dikecualikan untuk tidak menggunakan pembelajaran tematik-
PERAN MAPEL BHS INDONESIA
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan bertanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk Tuhan dan aktivitasnya, serta benda-benda yang ditemui di rumah dan di sekolah. Memahami pengetahuan faktual dengan mengamati dan mengajukan pertanyaan berdasarkan rasa ingin tahunya tentang dirinya, makhluk Tuhan dan aktivitasnya, serta benda-benda yang ditemui di rumah, di sekolah, dan di taman bermain. Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan mengamati, bertanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk Tuhan dan aktivitasnya, serta benda-benda yang ditemuinya di rumah, di sekolah, dan di taman bermain.
Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan-gerakan yang mencerminkan anak yang sehat, dan dalam tindakan yang sesuai. Penyajian pengetahuan faktual dengan bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan-gerakan yang mencerminkan anak sehat dan mendalam. Penyajian pengetahuan faktual dan konseptual dengan bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya estetis, dalam gerak yang mencerminkan anak sehat dan mendalam.
Kunci Keberhasilan Implementasi Kurikulum 2013
Memperkirakan jumlah uang untuk belanja atau jumlah dan jenis barang yang dibutuhkan untuk suatu kegiatan amal sehingga memenuhi kebutuhan (K2) masyarakat Indonesia. Mendengarkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik untuk berdoa (menurut agama yang dianutnya) di sekolah dan di rumah (KI 1). Pendidikan Seni Budaya dan Desain Menyanyikan lagu dengan gerakan tangan dan badan sesuai nada.