• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar

N/A
N/A
Khanna Dika

Academic year: 2024

Membagikan "Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

ROTASI DAN KESETIMBANGAN BENDA TEGAR

1. Sebuah gaya F = 4i + 2j Newton berada di posisi r = 3i meter dari sumbu koordinat. Besar vektor momen gayanya adalah...N.m

A. 2 B. 3 C. 6 D. 7 E. 18

2. Silinder dipengaruhi oleh tiga buah gaya F1 = 10 N, F1 = 20 N dan F1 = 20 N seperti nampak pada gambar. Jika R1

= 20 cm dan R2 = 10 cm, maka besar momen gaya yang

bekerja pada silinder tersebut adalah…

A. 0 N.m B. 1 N.m C. 2 N.m D. 5 N.m E. 6 N.m

3. Pada sebuah batang tak bermassa bekerja tiga buah gaya F1, F2, F3. R adalah resultan ketiga gaya tersebut.

Jika F1 = 40 N, F2 = 80 N dan R = 120 N ( lihat gambar), agar batang dalam keadaan setimbang maka besar dan letak F3 adalah…

A. 40 N dan 0,5 m

B. 60 N dan 0,5 m C. 80 N dan 0,5 m D. 160 N dan 4/3 m E. 160 N dan 3/2 m

4. Sebuah benda begerak melingkar berubah beraturan dengan kelajuan anguler mula-mula 14 rad/s. Setelah 4 detik kelajuan angulernya 6 rad/s. Jika jari-jari 10 meter, maka perlambatan linier yang dialami benda tersebut adalah ….. m/s2

A. 280 B. 120 C. 60 D. 40 E. 20

5. Sebuah benda bergerak melingkar dengan kecepatan sudut awal 200 rad/s. setelah berputar sebesar 20 rad kecepatan sudutnya menjadi 40 rad/s.

apabila momen inersia benda 5 kg m2, maka besar momen gayanya adalah … A. 15 N/m

B. 20 N/m C. 25 N/m D. 30 N/m E. 35 N/m

6. Sebuah batang homogen AC panjangnya 5 m beratnya 20 N

digantung dengan dua utas tali vertikal.

Batang diikat pada titik A dan B. Jika jarak AB = 4 m , maka perbandingan tegangan tali di B dan di A adalah ...

A. 3:1 B. 1:3 C. 2:1 D. 1:2 E. 4:1

7. Sistem kesetimbangan seperti nampak pada gambar. Besar tegangan tali mendatar T1

adalah....

A. 20 N B. 20√2 N C. 20√3 N D. 40 N E. 40√2 N

T1 T2

A

B C

A 20 N 45 o T1

R1 R2

F1 F2

F3

(2)

8. Jika massa A = 3 kg, massa B = 1 kg, dan massa C = 2 kg. Besarnya momen inersia system, dengan sumbu putar melalui A dan tegak lurus bidang ABC adalah .... kg.m2

A. 7 B. 14 C. 31 D. 33 E. 66

9. Pada gambar di bawah massa A = 8 kg, massa B = 6 kg dan massa katrol 4 kg. Katrol terbuat dari silinder pejal dan katrol ikut berputar

dengan tali. Jika g = 10 m/s2, maka jarak yang ditempuh benda A selama 2 detik pertama adalah … .

A. 1,00 m B. 1,25 m C. 1,50 m D. 2,50 m E. 5,00 m

10. Di manakah letak titik berat dari bangun seperti pada gambar di bawah ....

A. x = 6 cm; y = 4 cm

B. x =4 cm; y = 6 cm C. x = 4,3 cm; y = 4 cm D. x = 4 cm; y = 4,3 cm E. x = 3 cm; y = 3 cm

11. Karton homogen dengan panjang 12 cm dan lebar 6 cm. Pada karton tersebut kemudian dibuat lubang segitiga sama kaki dengan tinggi 6 cm seperti nampak pada gambar, Besar perbedaan letak titik berat sebelum dan sesudah karton adalah … cm

(Petunjuk: ttik berat segitiga y0= h/3 )

A. 1/3 cm B. 2/3 cm C. 1 cm D. 16/3 cm E. 8 cm

12. Sebuah bola pejal ( I = 2/5 mR2 ) menggelinding dengan kecepatan awal 5 m/s menaiki bidang miring kasar yang membentuk sudut 30o dengan arah mendatar. Panjang lintasan yang dicapai bola hingga berhenti adalah … A. 3/5 m

B. 5/3 m C. 3,5 m D. 5 m E. 30 m

13. Sebuah bola pejal homogen ( I = 2/5 mR2 ) dengan jari - jari 20 cm dan massa 2 kg yang berada di puncak bidang miring yang licin meluncur menuruni bidang dari ketinggian 2,5 m seperti pada gambar. Kelajuan benda saat tiba di dasar bidang miring adalah

…..

A. 5 m/s B. √20 m/s C. √50 m/s D. √60 m/s E. 7 m/s

14. Cincin tipis ( I = mR2 ) jari-jari 40 cm dan massa 2 kg menggelinding di lantai memiliki momentum anguler 2 kg m2/s. Laju anguler dan laju linier cincin tersebut adalah .. rad/s.

A. 0,94 B. 1,87 C. 3,75 D. 4,50 E. 6,25

15. Jika silinder pejal ( I = 1/2 mR2 ) dan silinder berongga ( I = mR2 ) dengan massa dan jari-jari yang sama

digelindingkan pada bidang miring yang sama, maka perbandingan percepatan silinder pejal dengan silinder berongga adalah ...

A. 1 : 2 B. 2 : 1 C. 1 : 3 D. 3 : 1

2 cm 2 cm

2 cm 4 cm

4 cm 3 cm

3 cm x y

A 4 m

B 3 m C

A B

2,5 m m

100

6 cm 6 cm

6 cm

(3)

E. 15 : 17

16. Sebuah bola pejal ( I = 2/5 mR2 ) menggelinding murni dengan

kecepatan linier v. Energi kinetik total bola pejal tersebut adalah...

A. ½ mv2 B. 2/5 mv2 C. 3/4 mv2 D. 7/10 mv2 E. 5/2 mv2

17. Batang AB bersandar pada dinding yang licin dan lantai kasar, koefisien gesek antara batang dengan lantai 0,6.

Jika sudut antara batang dengan lantai adalah α dan batang dalam keadaan setimbang maka tan α = ...

A. ¾ B. 4/3 C. 4/5 D. 5/6 E. 6/5

18. Sebuah cakram memiliki momen inersia I berputar diatas penyangga licin dengan kecepatan sudutnya 2,4

rad/s. Kemudian diatas cakram tersebut diletakan cakram kedua dengan

momen inersianya 0,6 I. Maka selama 8 sekon dari saat cakram ke dua diletakan tersebut melakukan putaran sebanyak … .

A. 1,5 kali B. 3 kali C. 6 kali D. 12 kali E. 24 kali

19. Sebuah benda yang massanya 10 kg digantungkan pada ujung tali seperti pada gambar berikut : Jika g = 10 ms2, maka tegangan tali T1 dan T2 berturut-

turut adalah ..

A. 50 N dan 100 N B. 50 N dan 1002 N C. 50 N dan 1003 N D. 502 dan 100 N

E. 503 dan 50 N

20. Batang AC bermassa 40 kg dan penjangnya

6 meter. Jarak tumpuan A dan B adalah 4 m (di B papan dapat

berputar). Seorang anak (massa 25 kg) berjalan dari A ke C. Berapa jarak minimum dari titik C agar papan tetap setimbang (ujung batang A hamper terangkat ke atas ?:

A. Nol B. 0,1 m C. 0,2 m D. 0,3 m E. 0,4 m

C A B

60o 30o

/ / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / / /

T2

T1

Referensi

Dokumen terkait

Kemudian semua kelas diberikan soal dengan materi rotasi benda tegar dengan tujuan untuk mengetahui kelas mana yang mengalami miskonsepsi paling

Torsi dari berat total benda W dengan absis XG adalah WXG, di mana torsi ini sama dengan jumlah torsi dari masing-masing partikel penyusun benda tegar. Dengan demikian kita

Jika tak ada momen gaya luar yang bekerja pada sebuah benda tegar, maka tidak ada perubahan rotasi terhadap sumbu putar yang tetap.. Hukum

Keefektifan film animasi dalam pembelajaran fisika pada materi kesetimbangan benda tegar dilihat dari hasil belajar kognitif siswa dengan menggunakan metoda ekuivalen,

.- 3enerapkan konsep torsi, momen inersia, titik berat dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan

x PENGEMBANGAN ALAT PRAKTIKUM KESETIMBANGAN BENDA TEGAR UNTUK SISWA KELAS XI SMA N 2 SLEMAN Kaswarsih Mulia Ramadhani 15690015 INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk: 1

Soal multiple choice dinamika rotasi keseimbangan benda tegar dan fluida

Benda tegar berada dalam kesetimbangan jika jumlah gaya dan torsi yang bekerja sama dengan