• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI RINA MURNIKA - Digilib UIN SUKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "SKRIPSI RINA MURNIKA - Digilib UIN SUKA"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

Judul Skripsi: Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPA (IPA) Siswa Kelas V MIN Yogyakarta I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA kelas V MIN Yogyakarta I, guru yaitu mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, serta evaluasi pembelajaran. Oleh karena itu, proses pengintegrasian nilai-nilai karakter khususnya dalam pembelajaran IPA kelas V MIN Yogyakarta I belum terlaksana dengan baik.

Yang telah memberikan taufik, rahmat dan bimbingannya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, serta para sahabatnya yang telah memperjuangkan agamanya. Hamruni, M.Si., selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Guru UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah menyetujui skripsi ini untuk diterima di Fakultas.

Kepada seluruh dosen dan pegawai Fakultas Tarbia dan Pendidikan Pedagogi atas pendidikan, perhatian dan sikap bersahabat dan bersahabat yang telah ditunjukkan. Teman-teman kos Astaman (Evirina, Nurul, Umu, Meta, Yuyun, Indah dan Bu Riyanti, sasa, fahri) yang banyak memberikan dukungan, mengajarkan pentingnya kekeluargaan, rasa hormat, cinta dan ketulusan.

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

  • Kegunaan Penelitian a. Bersifat akademis

Untuk mengetahui faktor apa saja yang mendukung dan menghambat implementasi integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA siswa kelas V MIN Yogyaarta I. 2. Tujuan Penelitian a.

Kajian Pustaka

Skripsi yang ditulis oleh Khusnul Istikharoh, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Guru, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2012 yang berjudul Integrasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Siswa Kelas Xb MAN Pakem Sleman Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian disertasi ini, implementasi integrasi pendidikan karakter di MAN Pakem Sleman Yogyakarta dilakukan dengan mengintegrasikan mata pelajaran, pengembangan diri dan budaya sekolah. Dari penelitian yang dilakukan dalam disertasi ini terdapat permasalahan yang perlu diperhatikan pada saat proses pembelajaran berlangsung, mulai dari rencana pembelajaran, penilaian pembelajaran, dan bagaimana guru mengintegrasikan pembelajaran IPA dengan pendidikan karakter.

Skripsi yang ditulis oleh Agus Firmansyah, Tarbiyah dan Fakultas Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 2011 berjudul Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Islami dalam Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy. Berdasarkan tesis tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan pendidikan karakter Islami dalam novel tersebut, pertama, karakter melawan Allah, dan terdapat relevansi yang sangat erat antara nilai-nilai pendidikan karakter Islami dengan pendidikan nasional. Perbedaan dalam skripsi ini terletak pada mata pelajaran yang terintegrasi serta variabel yang diteliti.

Dalam tesis ini, penulis mengkaji proses pengajaran, sedangkan dalam tesis saudari Khusnul Istikharoh, ia meneliti topiknya. Perubahan yang terjadi pada skripsi ini adalah pada subjek yang diteliti dan juga perubahan pada variabel yang diteliti.

Landasan Teori

  • Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  • Pendidikan Karakter
  • Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPA
  • Pendidikan Integratif
  • Subjek penelitian
  • Metode pengumpulan data
  • Teknik Analisis Data

15 Fatchul Mu'in, Pendidikan Karakter Konstruksi Teoritis & Praktis: Urgensi Pendidikan Progresif dan Revitalisasi Peran Guru dan Orang Tua (Yogyakarta: Ar Ruzz, 2011) hal. Pendidikan karakter di sekolah merupakan pembelajaran yang mengarah pada penguatan dan pengembangan perilaku anak secara utuh yang dilandasi oleh nilai-nilai tertentu yang diacu oleh sekolah. 19 Dharma Kesuma, Kajian Pendidikan Karakter Teori dan Praktek di Sekolah (Bandung: PT Melawan Rosdakarya, 2011), hal.

Oleh karena itu, pendidikan karakter merupakan pendidikan karakter plus, yaitu menyangkut aspek pengetahuan (kognitif), perasaan (feeling) dan tindakan (action). Pendidikan karakter berfungsi (1) mengembangkan potensi dasar untuk memiliki hati yang baik, pemikiran yang baik, dan perilaku yang baik; (2) penguatan dan pembangunan perilaku nasional multikultural; (3) terangkatnya peradaban kompetitif bangsa dalam pergaulan dunia. 23 Fatchul Mu'in, Konstruksi Teoritis & Praktis Pendidikan Karakter: Urgensi Pendidikan Progresif dan Revitalisasi Peran Guru dan Orang Tua, hal 44.

24 Kementerian Penelitian dan Pengembangan Badan Pendidikan Nasional, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Karakter (Berdasarkan Pengalaman di Unit Pengajaran Percontohan), hal. 26 Kementerian Penelitian dan Pengembangan Badan Pendidikan Nasional, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Karakter (Berdasarkan Pengalaman di Unit Pengajaran Percontohan), hal. Karakter individu yang berlandaskan sila Pancasila yang dikembangkan dari buku Desain Induk Pendidikan Karakter Bangsa karya Pemerintah Republik Indonesia antara lain: 28.

Berdasarkan desain pokok Pendidikan Karakter antara lain dikemukakan bahwa karakter secara substantif terdiri dari 3 nilai operasional, nilai dalam tindakan, atau tiga tampilan perilaku yang saling berkaitan dan terdiri dari pengetahuan tentang moralitas (pengetahuan moral, kognitif). aspek).), perasaan berbasis moral (moral feeling, aspek afektif) dan perilaku berbasis moral (moral behavior, aspek psikomotorik). Sesuai dengan Draf Induk Pendidikan Karakter yang dirancang Kementerian Pendidikan Nasional, strategi pengembangan pendidikan karakter yang akan dilaksanakan di Indonesia meliputi transformasi budaya sekolah dan pembiasaan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam pembelajaran IPA di kelas V MIN Yogyakarta I.

Observasi dalam penelitian ini digunakan untuk memperoleh data mengenai kondisi pembelajaran IPA dengan integrasi pendidikan karakter yang dilaksanakan oleh guru. Proses pengintegrasian pendidikan karakter ke dalam lingkungan sekolah merupakan salah satu penunjang proses pembelajaran, oleh karena itu peneliti perlu mengamati integrasi pendidikan karakter manakah yang ditonjolkan dan dilaksanakan di MIN. Dengan demikian data yang diperoleh jelas dan valid mengenai fakta bahwa MIN Yogyakarta I mengintegrasikan pendidikan karakter dalam lingkungan sekolah, budaya sekolah, peduli lingkungan, peduli sosial, serta keterpaduan semua mata pelajaran.

Kesimpulan disini adalah hasil observasi, wawancara dan dokumentasi mengenai integrasi pendidikan karakter yang dilakukan di MIN Yogyakarta I. Inti dari kesimpulan tersebut adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di MIN Yogyakarta I khususnya mengenai integrasi pendidikan karakter di MIN Yogyakarta I. pembelajaran IPA siswa kelas V MIN Yogyakarta I, dan hasil perbandingan antara hasil observasi dan hasil wawancara dari berbagai pihak yang terlibat dalam penelitian ini.

PENUTUP

Saran-saran

Bagi guru, dalam penyusunan pembelajaran, baik dari silabus, RPP, metode pembelajaran, sebaiknya dipadukan dengan pendidikan karakter atau nilai-nilai karakter yang ingin dicapai dituangkan dalam RPP dan silabus. Agar pada saat pembelajaran berlangsung jelas dan tidak menyimpang dari nilai pokok atau materi pembelajaran. Metode pembelajaran lebih variatif, karena dengan metode yang monoton siswa akan cepat bosan dan tidak dapat menerima materi dengan baik.

Bagi sekolah, alangkah baiknya jika sekolah menciptakan lingkungan yang lebih Islami, baik bagi guru, siswa maupun karyawan, sehingga pencapaian nilai-nilai keagamaan semakin berhasil. Untuk shalat dhuha sebaiknya seluruh siswa dibimbing agar siswa tidak berkelahi bahkan ada yang tidak melaksanakan shalat dhuha. Bagi orang tua alangkah baiknya jika ikut serta dalam memiliki sekolah, dalam artian ketika seseorang mempunyai sesuatu pasti akan menyukai barang yang dimilikinya.

Dengan demikian, tanpa dukungan wali siswa maka proses integrasi pendidikan karakter tidak akan berjalan lancar. Alangkah baiknya bagi siswa jika semua siswa memahami betapa pentingnya nilai-nilai karakter untuk masa depan. Jadi apapun yang guru ajarkan kepadamu tentang hal-hal yang baik, terapkanlah dalam kehidupanmu sehari-hari.

Penutup

Memasukkan pendidikan karakter dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak siswa kelas XB MAN Pakem Sleman Yogyakarta. Pendidikan karakter, konstruksi teori dan praktik, perlunya pendidikan progresif dan revitalisasi peran guru dan orang tua. Menentukan aspek atau materi pendidikan karakter yang akan dimasukkan dalam mata kuliah.

Mengintegrasikan item karakter/nilai ke dalam keterampilan dasar (topik) yang dianggap relevan atau berkaitan.

Pedoman wawancara Kepala sekolah

Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MIN Yogyakarta I yang melakukan proses pembelajaran IPA terintegrasi dengan pendidikan karakter. Kesimpulan dari pengamatan ini adalah guru telah banyak mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam setiap pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPA yang dilaksanakan di kelas V MIN Yogyakarta I. MIN Yogyakarta I sangat mendukung integrasi pendidikan karakter khususnya pada mata pelajaran IPA di kelas V.

Pertanyaan yang diajukan peneliti merupakan pertanyaan terkait integrasi pendidikan karakter yang dilakukan di MIN Yogyakarta I. Dari hasil wawancara yang dilakukan terungkap bahwa integrasi pendidikan karakter di MIN Yogyakarta I sebenarnya sudah dilaksanakan. Kemudian terungkap juga faktor pendukung dan penghambat proses integrasi pendidikan karakter di MIN Yogyakarta I.

Dan MIN Yogyakarta I telah mengembangkan nilai-nilai karakter baik di sekolah maupun dalam proses pembelajaran serta mencakup integrasi pendidikan karakter pada setiap mata pelajaran. Serta sarana dan prasarana yang disediakan pihak sekolah untuk menunjang proses pembelajaran khususnya IPA di kelas V MIN Yogyakarta I. Kesimpulan dari wawancara yang dilakukan dengan guru IPA kelas V MIN Yogyakarta I adalah guru sudah melakukan pengajaran kelas secara terintegrasi dalam pembelajaran mata pelajaran khususnya IPA, dan juga telah mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan di Kelas V MIN Yogyakarta I, mata pelajaran telah diintegrasikan dengan pendidikan karakter. Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa guru telah mengintegrasikan pengajaran kelas pada pembelajaran dan mata pelajaran IPA di kelas V MIN Yogyakarta I. Dan berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa integrasi pembelajaran kelas di kelas V MIN Yogyakarta I dan khususnya pada mata pelajaran IPA sudah terlaksana dengan baik walaupun belum maksimal.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan, maka integrasi pendidikan karakter yang diterapkan dalam pembelajaran IPA kelas V MIN Yogyakarta I terlaksana dengan tujuan yang positif dan terlaksana. Informan disini adalah siswa kelas V MIN Yogyakarta I dan guru IPA kelas V MIN Yogyakarta I. Informan penelitian ini adalah siswa kelas V MIN Yogyakarta I dan guru IPA kelas V MIN Yogyakarta I yaitu Ny. Siti Komariyah, S.Pd.

Berdasarkan hasil observasi tersebut terlihat bahwa guru selalu menerapkan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran IPA di kelas V MIN Yogyakarta I. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MIN Yogyakarta I dan guru mata pelajaran IPA di kelas. V MIN Yogyakarta I.

Referensi

Dokumen terkait

Pemerhati pendidikan dari Education Forum, Elin Driana, mengatakan, salah satu cara mengembangkan karakter positif pada anak (yang sudah sekolah) adalah menentukan

sudah dapat diajukan kembali kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga. Yogyakarta sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana

Menengah Kejuruan (SMK) sebagai Sekolah Berstandar Internasional (SBI) dimana salah satu persyaratan dalam proses pembelajaran sudah menerapkan pembelajaran berbasis

MI Miftahul Huda I Lau Dawe Kudus merupakan salah satu madrasah yang proses pembelajarannya sekarang ini sudah menerapkan metode pembelajaran memakai media komputer, salah

Sebagai salah satu contoh yang menarik dari rancangan Liem Bwan Tjie dimana memiliki karakter menerapkan arsitektur modern yang diselaraskan dengan konsep lingkungan sekitarnya

Selain itu anggaran juga merupakan salah satu kendala dimana masih banyaknya sekolah-sekolah yang belum dilayani Trans Serasi mengingat pelayanan yang diberikan kepada siswa

Dari hasil wawancara dan observasi dengan salah satu guru BK di sekolah SMA Negeri 101 Jakarta, banyaknya problematika mengenai kemandirian belajar ditunjukkan

Perencanaan pendidikan karakter yang dilaksanakan di SMPN 2 Mataram tercermin dari dokumen Rencana Kegiatan Sekolah RKS dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah RKAS, dimana salah satu