AKUNTANSI
PERSEDIAAN
Goods on Transit
FOB Shipping Point : hak atas seluruh muatan beralih ke pembeli dengan pada saat
pengiriman. Ketika barang dalam perjalanan dimasukkan dalam persediaan si pembeli.
FOB Destination : hak tidak beralih sampai barang diterima oleh pembeli. Ketika barang
dalam perjalanan dimasukkan dalam persediaan si penjual,
METODE PENCATATAN PERSEDIAAN
1. Metode Periodik adalah metode yang digunakan untuk
mencatat hal-hal yang berkaitan dengan persediaan barang dagangan di dalam perusahaan dagang, dimana
persediaan dicatat dan dihitung hanya pada awal dan akhir periode akuntansi saja untuk menentukan harga pokok
penjualannya.
2. Metode Perpetual adalah metode yang digunakan untuk mencatat hal-hal yang berkaitan dengan persediaan barang dagangan di dalam perusahaan dagang, dimana
persediaan dicatat dan dihitung secara detail, baik pada waktu dibeli maupun dijual.
HARGA POKOK PENJUALAN
Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah harga pokok/harga beli dari barang-barang yang dijual di dalam suatu periode akuntansi.
Beban pemasaran adalah beban-beban yang dibutuhkan untuk mendistribusikan barang dari perusahaan sampai ke tangan konsumen.
Beban administrasi & umum adalah beban-beban yang terkait dengan operasi kantor dan umum.
METODE PERIODIK
PT Jaya Raya
Laporan Laba Rugi
Untuk Periode Yang Berakhir Tanggal 31 Desember XXX
---
- Penjualan xxx
- Potongan penjualan (xx)
- Penjualan bersih xxx
Harga Pokok Penjualan
- Persediaan awal xx
- Pembelian xxx
- Persediaan akhir (xx)
- HPP xxx
---
- Laba Kotor xxx
- Biaya Operasional : ( xxx )
---
- Laba Usaha Sebelum Pajak xxx
PT Jaya Raya
Laporan Perubahan Laba Ditahan
Untuk Periode Yang Berakhir Tanggal 31 Desember XXX
---
- Laba Ditahan, awal periode xxx
- Laba usaha periode berjalan xx
- Deviden (xx)
- Laba Ditahan, akhir periode xxx
Aktiva Lancar :
- Kas dan Bank xx
- Piutang Dagang xx
- Perlengkapan Kantor xx
-Persediaan br dg xx
Aktiva Tetap : - Peralatan Kantor xx
- Kendaraan xx
- Bangunan xx
- Tanah xx
Hutang Jangka Pendek : - Hutang Usaha xx
Hutang Jangka Panjang : - Hutang Bank xx
- Ekuitas xx
Total Pasiva xxx PT Jaya Raya
N e r a c a
Per 31 Desember xxx
PT Jaya Raya
Laporan Arus Kas
Untuk Periode Yang Berakhir Tanggal 31 Desember XXX
---
Saldo Kas awal periode xxxxx
Arus Kas Masuk :
- Penerimaan piutang xxx - Penerimaan penjualan tunai xxx - Penerimaan pendapatan bunga xxx - Macam-macam kas masuk xxx
Jumlah Kas Masuk xxxx
Arus Kas Keluar :
- Pembelian tunai xxx - Pembayaran hutang usaha xxx - Pembayaran hutang bank xxx - Macam-macam kas keluar xxx
Jumlah Kas Keluar (xxxx)
* Saldo Kas akhir periode xxxxx
TRANSAKSI SISTEM PERPETUAL SISTEM PERIODIK Pembelian Tunai Persediaan Barang Dagangan xxx
Kas xx Pembelian xxx
Kas xxx Pembelian Kredit Persediaan Barang Dagangan xxx
Utang Dagang xxx
Pembelian xxx
Utang Dagang xxx Pengembalian Barang
karena rusak/cacat (Retur Pembelian)
Utang Dagang xxx
Persediaan Barang Dagangan xx Utang Dagang xxx
Retur Pembelian xxx Pembayaran Hutang
atas pembelian barang dagang dalam periode diskon
Utang Dagang xxx
Persediaan barang dagangan xx Kas xx
Utang Dagang xxx
Diskon Pembelian xxx Kas xxx Pembeyaran biaya
angkut, apabila syarat pemgiriman barang FOB shipping Point
Persediaan Barang Dagangan xxx
Kas xx Ongkos angkut xxx
Kas xxx
•Akuntansi Pembelian Barang Dagangan
•Perbedaan bentuk urnal pada Perusahaan Dagang
TRANSAKSI SISTEM PERPETUAL SISTEM PERIODIK Penjualan Tunai Kas xxx
Penjualan xxx HPP Barang yang Terjual xxx
Persediaan Barang Dagangan xxx
Kas xxx
Penjualan xxx
Penjualan Kredit Piutang Dagang xxx
Penjualan xxx HPP Barang yang terjual xxx Persediaan Barang Dagangan xxx
Piutang Dagang xxx Penjualan xxx
Pengembalian Barang oleh
pelanggan karena rusak / cacat
Retur Penjualan xxx
Piutang Dagang xxx
Persediaan Barang Dagangan xxx HPP Barang yang terjual xxx
Retur Penjualan xxx
Piutang Dagang xxx
Penerimaan kas dari pembayaran piutang oleh pelanggan
dalam periode diskon
Kas xxx Potongan Penjualan xxx
Piutang Dagang xxx
Kas xxx Potongan Penjualan xxx Piutang Dagang xxx
•Akuntansi Penjualan Barang Dagangan
AKUNTANSI UNTUK PENJUALAN BARANG DAGANGAN
Jurnal untuk mencatat transaksi penjualan:
Penjualan Tunai
Kas ………. Rp xxx
Penjualan ……… Rp xxx
(untuk mencatat penjualan tunaibarang dagangan)
Penjualan Kredit
Piutang Dagang ……… Rp xxx
Penjualan ……… Rp xxx
(untuk mencatat penjualan kredit barang dagangan)
Rekening Penjualan adalah rekening untuk mencatat pendapatan yang diperoleh dari transaksi penjualan barang dagangan. Apabila perusahaan menjual aktiva (bukan barang dagangan), maka yang dikredit adalah rekening aktiva ybs, bukan rekening penjualan.
Retur dan Potongan Penjualan
Retur Penjualan : Pengembalian barang oleh konsumen karena barang tersebut cacat/rusak dalam pengiriman, atau sebab lain sehingga pembeli tidak puas.
Jika barang dikembalikan oleh konsumen, maka konsumen akan:
menerima pengembalian uang, atau
mendapat pengkreditan (pengurangan) atas rekeningnya
Jurnal :
Jika konsumen mendapat pengkreditan rekeningnya:
Retur dan Potongan Penjualan … Rp xxx
Piutang Dagang ……… Rp xxx
(untuk mencatat pengembalian-barang dari seorang pembeli)
Jika konsumen menerima pengembalian uang:
Retur dan Potongan Penjualan … Rp xxx
Kas ………. Rp xxx
(untuk mencatat pengembalian-barang dari seorang pembeli)
Potongan Tunai Penjualan
Dalam penjualan kredit, syarat pembayaran di waktu yang akan datang harus ditetapkan dengan jelas.
Syarat penjualan biasanya dicantumkan dalam faktur penjualan dan merupakan bagian dari perjanjian penjualan.
Apabila jangka waktu kredit yang diberikan cukup panjang, perusahaan biasanya menawarkan potongan tunai untuk merangsang agar pembeli bersedia membayar secepatnya.
Contoh syarat penjualan:
2/10, n/30 artinya: pembeli dimungkinkan untuk :
mendapat potongan 2% dari harga faktur bruto, jika pembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari sesudah tanggal faktur, atau
menunda dan membayar penuh seluruh harga faktur bruto pada setiap waktu yang dikehendaki setelah lewat 10 hari, tetapi tidak melewati 30 hari sejak tanggal faktur
2/EOM, n/60 artinya: pembeli dimungkinkan untuk :
mendapat potongan 2% dari harga faktur bruto, jika ia membayar tidak melewati akhir bulan, atau
menunda dan membayar penuh seluruh harga faktur bruto pada setiap waktu yang dikehendaki setelah lewat akhir bulan, tetapi tidak melewati 60 hari sejak tanggal faktur
METODE PENCATATAN PERSEDIAAN
1. Metode Fisik/Periodic, pada metode fisik setiap ada mutasi persediaan tidak ada catatannya sehingga
untuk mengetahui nilai persediaan harus dilakukan dengan penghitungan secara fisik. Begitu juga harga pokok penjualan baru dapat dihitung setelah
persediaan akhir sudah dihitung.
2. Metode Buku/Perpectual, pada metode ini setiap ada mutasi persediaan selalu dilakukan pencatatan
sehingga sewaktu-waktu dapat diketahui saldo dari persediaan.
PERBEDAAN PENCATATAN
Pembelian Persediaan - Periodic
Pembelian 3,000
Hutang Dagang 3,000
Penjualan periode berjalan - Periodic
Piutang Dadang 4,125
Penjualan 4,125
Piutang Dagang 4,125
Penjualan 4,125
Harga Pokok Penjualan 2,750 Persediaan Barang Dagang 3,000
Utang Dagang 3,000
Pembelian Persediaan - Perpetual
Penjualan selama periode - Perpetual
METODE PENENTUAN HARGA POKOK PERSEDIAAN
Metode Identifikasi Khusus (Specific Identification)
Metode FIFO (First In First Out)
Metode LIFO (Last In First Out)
Metode Rata-Rata (Average)
Metode LCM (Lower of Cost or Market)
Metode Taksiran ; Retail Methode, Gross Profit Methode,
Identifikasi Khusus
Metode ini berdasarkan anggapan bahwa arus barang harus sama dengan arus biaya. Tiap jenis barang dipisah berdasarkan harga pokoknya dan tiap kelompok dibuatkan kartu persediaan sendiri.
Contohnya ponsel merek A tipe 123 dibuatkan kartu persediaan sendiri.
Harga pokok penjualan terdiri dari harga pokok barang-barang yang dijual, dan sisanya merupakan persediaan akhir.
Metode ini dapat digunakan perusahaan yang menggunakan prosedur pencatatan persediaan dengan cara periodik maupun perpectual.
Tetapi karena cara ini menimbulkan banyak pekerjaan tambahan maupun gudang yang luas maka jarang digunakan.
Metode ini biasanya diterapkan pada perusahaan yang menjual produk dengan harga mahal, jumlah dan jenis produknya terbatas.
Contoh Metode Identifikasi Khusus : Mobil A Mobil B Mobil C
Pembelian Rp 40.000 Rp 50.000 Rp 180.000 Penjualan Rp 45.000
Jurnal untuk mencatat pembelian : Pembelian (Mobil A) Rp 40.000,00 Pembelian (Mobil B) Rp 50.000,00 Pembelian (Mobil C) Rp 180.000,00 Kas ( Hutang) Rp 270.000,00 Jurnal untuk mencatat penjualan :
Kas ( Piutang ) Rp 45.000,00 Penjualan Rp 45.000,00
Menentukan persediaan akhir:
Mobil yang belum terjual adalah mobil B dan Mobil C yang nilai belinya adalah : Rp. 50.000,00 + Rp. 180.000,00 = Rp. 230.000,00 Melaporan Persediaan dalam neraca akhir
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Cost of Cost of Mdse. Sold Mdse. Sold
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjuala 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjuala 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
4 Januari, 7 units barang 4 Januari, 7 units barang 127B terjual seharga @ $30.
127B terjual seharga @ $30.
4 Januari, 7 units barang 4 Januari, 7 units barang 127B terjual seharga @ $30.
127B terjual seharga @ $30.
Perpetual Inventory Costs Perpetual Inventory Costs Perpetual Inventory Costs Perpetual Inventory Costs
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Cost of Cost of Mdse. Sold Mdse. Sold
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
Perusahaan memulai usahanya Perusahaan memulai usahanya dengan 10 units barang 127B dengan 10 units barang 127B
senilai $200.
senilai $200.
Item 127B
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Penjualan 7 units menyisakan saldo 3 units.
Penjualan 7 units menyisakan saldo 3 units.
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
Jan. 1 10 20 200
4 Januari , 7 units barang 4 Januari , 7 units barang 127B terjual seharga @ $30.
127B terjual seharga @ $30.
4 Januari , 7 units barang 4 Januari , 7 units barang 127B terjual seharga @ $30.
127B terjual seharga @ $30.
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Cost of Cost of Mdse. Sold Mdse. Sold
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Sale 7 $30
10 Purchase 8 21
22 Sale 4 31
28 Sale 2 32
30 Purchase 10 22
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Sale 7 $30
10 Purchase 8 21
22 Sale 4 31
28 Sale 2 32
30 Purchase 10 22
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
10 January , perusahaan membeli 8 10 January , perusahaan membeli 8 10 January , perusahaan membeli 8
Item 127B
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
10 January, perusahaan membeli 10 January, perusahaan membeli
8 units seharga @ $21.
8 units seharga @ $21.
10 January, perusahaan membeli 10 January, perusahaan membeli
8 units seharga @ $21.
8 units seharga @ $21.
Karena harga pembelian $21 berbeda dengan harga perolehan sebelumnya 3
units persediaan yang ada, saldo
bersediaan sebesar 11 units perhitungkan secara terpisah.
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Cost of Cost of Mdse. Sold Mdse. Sold
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
22 Januari, perusahaan 22 Januari, perusahaan 22 Januari, perusahaan
Wahyumi Ekawanti, MSi 26
Item 127B
Purchases Cost of Mdse. Sold Inventory Balance
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
22 3 20 60
1 21 21 7 21 147
Untuk 4 units yang terjual, 3 diantaranya berasal dari
persediaan yang pertama masuk (fifo) seharga @ $20.
22 January, 22 January,
perusahaan menjual perusahaan menjual
4 units @ $31.
4 units @ $31.
22 January, 22 January,
perusahaan menjual perusahaan menjual
4 units @ $31.
4 units @ $31.
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
28 Januari , perusahaan 28 Januari , perusahaan 28 Januari , perusahaan 28 Januari , perusahaan
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Cost of Cost of Mdse. Sold Mdse. Sold
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B
Pembelian Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
FIFO
FIFO PerpetualPerpetual Inventory Account Inventory Account
22 3 20 60
1 21 21 7 21 147
28 2 21 42 5 21 105
28 Januari , perusahaan 28 Januari , perusahaan
menjual 2 units @ $32.
menjual 2 units @ $32.
28 Januari , perusahaan 28 Januari , perusahaan
menjual 2 units @ $32.
menjual 2 units @ $32.
FIFO
FIFO PerpetualPerpetual Inventory Account Inventory Account
30 Januari, pembelian 10 units 30 Januari, pembelian 10 units 30 Januari, pembelian 10 units
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan Data Biaya Persediaan untuk mengilustrasikan
FIFO and LIFO Perpetual Systems FIFO and LIFO Perpetual Systems
Cost of Cost of Mdse. Sold Mdse. Sold
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B Units Cost Price Jan. 1 Inventory 10 $20
4 Penjualan 7 $30
10 Pembelian 8 21
22 Penjualan 4 31
28 Penjualan 2 32
30 Pembelian 10 22
Item 127B
Penjualan Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
FIFO Perpetual Inventory Account FIFO Perpetual Inventory Account
22 3 20 60
1 21 21 7 21 147
28 2 21 42 5 21 105
30 10 22 220 5 21 105
10 22 220
Totals 18 $388 13 $263 15 $325
30 January , pembelian 10 30 January , pembelian 10
units tambahan barang units tambahan barang
127B seharga @ $22.
127B seharga @ $22.
30 January , pembelian 10 30 January , pembelian 10
units tambahan barang units tambahan barang
127B seharga @ $22.
127B seharga @ $22.
Item 127B
LIFO Perpetual Inventory Account LIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
Perusahaan memulai awal Perusahaan memulai awal tahun dengan 10 units barang tahun dengan 10 units barang
127B yang tersedia dengan 127B yang tersedia dengan
total harga $200.
total harga $200.
Perusahaan memulai awal Perusahaan memulai awal tahun dengan 10 units barang tahun dengan 10 units barang
127B yang tersedia dengan 127B yang tersedia dengan
total harga $200.
total harga $200.
Item 127B
LIFO Perpetual Inventory Account LIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
4 January , perusahaan 4 January , perusahaan menjual 7 units seharga @ menjual 7 units seharga @
$30.$30.
4 January , perusahaan 4 January , perusahaan menjual 7 units seharga @ menjual 7 units seharga @
$30.$30.
Item 127B
LIFO Perpetual Inventory Account LIFO Perpetual Inventory Account
Purchases Cost of Mdse. Sold Inventory Balance
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
10 January , 10 January ,
perusahaan membeli 8 perusahaan membeli 8
units seharga @ $21.
units seharga @ $21.
10 January , 10 January ,
perusahaan membeli 8 perusahaan membeli 8
units seharga @ $21.
units seharga @ $21.
Penyajian data persediaan yg terkini.
Penyajian data persediaan yg terkini.
Item 127B
LIFO Perpetual Inventory Account LIFO Perpetual Inventory Account
Purchases Cost of Mdse. Sold Inventory Balance
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
On January 22, the On January 22, the
firm sells four firm sells four On January 22, the On January 22, the
firm sells four firm sells four
22 4 21 84 3 20 60
4 21 84
4 units terjual, semuanya 4 units terjual, semuanya berasal dari pembelian yang berasal dari pembelian yang
4 units terjual, semuanya 4 units terjual, semuanya berasal dari pembelian yang berasal dari pembelian yang
Item 127B
LIFO Perpetual Inventory Account LIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
28 Januari, terjual 2 28 Januari, terjual 2 units seharga @ $32 . units seharga @ $32 .
28 Januari, terjual 2 28 Januari, terjual 2 units seharga @ $32 . units seharga @ $32 .
22 4 21 84 3 20 60
4 21 84
28 2 21 42 3 20 60
2 21 42
Item 127B
LIFO Perpetual Inventory Account LIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
22 4 21 84 3 20 60
4 21 84
28 2 21 42 3 20 60
2 21 42
30 10 22 220 3 20 60
2 21 42
Item 127B
LIFO Perpetual Inventory Account LIFO Perpetual Inventory Account
Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan
Unit Total Unit Total Unit Total
Date Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost Qty. Cost Cost
Jan. 1 10 20 200
4 7 20 140 3 20 60
10 8 21 168 3 20 60
8 21 168
22 4 21 84 3 20 60
4 21 84
28 2 21 42 3 20 60
2 21 42
30 10 22 220 3 20 60
2 21 42
10 22 220
Fifo Periodic
Jan. 1 Persediaan 200 units @ $9 Awal
200 units @ $9
Mar. 10 Pembelian 300 units @ $10
300 units @ $10 400 units @ $11
400 units @ $11 Sept. 21 Pembelian 100 units @ $12
100 units @ $12 Nov. 18 Pembelian 1,000 units tersedia
untuk dijual
Fifo Periodic
Fifo Periodic
Fifo Periodic
Fifo Periodic
Fifo Periodic Fifo Periodic Fifo Periodic Fifo Periodic
200 units @ $9 200 units @ $9 300 units @ $10 300 units @ $10 400 units @ $11 400 units @ $11 100 units @ $12 100 units @ $12 1,000 units tersedia
untuk dijual $10,400
= $1,800 Jan. 1
= 3,000 Mar. 10
= 4,400 Sept. 21
= 1,200 Nov. 18
Fifo Periodic Fifo Periodic Fifo Periodic Fifo Periodic
Perhitungan fisik pada 31 December menunjukkan bahwa 700 dari 1,000 units
telah terjual.
Perhitungan fisik pada 31 December menunjukkan bahwa 700 dari 1,000 units
telah terjual.
Menggunakan fifo, unit yang pertama kali dibeli secara teori adalah yang
pertama dikeluarkan. Kita mulai dengan perhitungan pada 1 January . Menggunakan fifo, unit yang pertama
kali dibeli secara teori adalah yang pertama dikeluarkan. Kita mulai dengan perhitungan pada 1 January .
Fifo Periodic Fifo Periodic Fifo Periodic Fifo Periodic
200 units @ $9 200 units @ $9 300 units @ $10 300 units @ $10 400 units @ $11 400 units @ $11 100 units @ $12 100 units @ $12
1,000 units tersedia $10,400
= $1,800 Jan. 1
= 3,000 Mar. 10
= 4,400 Sept. 21
= 1,200 Nov. 18 Terjual 200
Terjual 200 Terjual 300 Terjual 300 Sold 200 of these Sold 200 of these200 units @ $11200 units @ $11
= $ 0 Jan. 1
= 0 Mar. 10
= 2,200 Sept. 21
$ 3,400
Nilai persediaan tersedia u/ dijual $10,400 Dikurangi persediaan akhir 3,400 Harga Pokok Penjualan $ 7,000 Nilai persediaan tersedia u/ dijual $10,400 Dikurangi persediaan akhir 3,400 Harga Pokok Penjualan $ 7,000
Fifo Periodic
Fifo Periodic
Fifo Periodic
Fifo Periodic
Jan. 1 200 units at $9
Summary of Fifo Periodic Summary of Fifo Periodic
Mar. 10 300 units at $10
Sep. 21 400 units at $11
Nov. 18 100 units at $12
$1,800
$3,000
$4,400
$1,200
Pembelian
Persediaan Tersedia u/
Dijual
$1,800
$3,000
$2,200
Harga Pokok Penjualan
200 units at $9
$10,400
$10,400 $2,200
$1,200
$7,000
$7,000
Merchandise Inventory
300 units at $10 200 units at $11
200 units at $11 100 units at $12
1,000 units
700 units
Lifo Periodic
Jan. 1 Persediaan 200 units @ $9 Awal
200 units @ $9
Mar. 10 Pembelian 300 units @ $10
300 units @ $10 400 units @ $11
400 units @ $11 Sept. 21 Pembelian 100 units @ $12
100 units @ $12 Nov. 18 Pembelian 1,000 units tersedia
untuk dijual
Lifo Periodic Lifo Periodic
Menggunakan lifo, barang yang Menggunakan lifo, barang yang
Jan. 1 Persediaan 200 units @ $9 Awal
200 units @ $9
Mar. 10 Pembelian 300 units @ $10
300 units @ $10 400 units @ $11
400 units @ $11 Sept. 21 Pembelian 100 units @ $12
100 units @ $12 Nov. 18 Purchase 1,000 units tersedia
untuk dijual
Lifo Periodic Lifo Periodic
Asumsikan lagi bahwa 700 units terjual selama
periode berjalan . Asumsikan lagi bahwa 700 units terjual selama
periode berjalan .
200 units @ $9 200 units @ $9 300 units @ $10 300 units @ $10 400 units @ $11 400 units @ $11 100 units @ $12 100 units @ $12 1,000 units tersedia
Lifo Periodic Lifo Periodic
Sold these 100 Sold these 100 Sold these 400 Sold these 400 Sold 200 of these Sold 200 of these100 units @ $10100 units @ $10
= $1,800 Jan. 1
= 3,000 Mar. 10
= 4,400 Sept. 21
= 1,200 Nov. 18
$10,400 0 0 1,000
$2,800
Nilai persediaan tersedia untuk dijual $10,400 Dikurangi persediaan barang akhir 2,800 Harga Pokok Penjualan $ 7,600 Nilai persediaan tersedia untuk dijual $10,400 Dikurangi persediaan barang akhir 2,800 Harga Pokok Penjualan $ 7,600
Lifo Periodic
Lifo Periodic
Jan. 1 200 units at $9
Summary of Lifo Periodic Summary of Lifo Periodic
Mar. 10 300 units at $10
Sep. 21 400 units at $11
Nov. 18 100 units at $12
$1,800
$3,000
$4,400
$1,200
$1,800
$1,000
Harga Pokok Penjualan
200 units at $9
$10,400
$10,400
$4,400
$1,200
$2,800
$2,800
100 units at $10
200 units at $10 400 units at $11 100 units at $12
$2,000
1,000 units
300 units Pembelian
Persediaan Tersedia u/
Dijual
$1,800
Merchandise Inventory
Jan. 1 Persediaan 200 units @ $9 awal
200 units @ $9
Mar. 10 Pembelian 300 units @ $10
300 units @ $10 400 units @ $11
400 units @ $11 Sept. 21 Pembelian
100 units @ $12100 units @ $12 Nov. 18 Pembelian 1,000 units tersedia
untuk dijual
Metode Harga Pokok Rata- rata dihitung berdasarkan
nilai rata-rata dari unit yang ada
Metode Harga Pokok Rata- rata dihitung berdasarkan
nilai rata-rata dari unit yang ada
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic Average Cost Periodic Average Cost Periodic Average Cost Periodic
200 units @ $9
200 units @ $9 = $ 1,800 = $ 1,800
1,000 units tersedia untuk dijual 300 units @ $10
300 units @ $10 = $ 3,000 = $ 3,000 400 units @ $11
400 units @ $11 = $ 4,400 = $ 4,400 100 units @ $11
100 units @ $11 = $ 1,200 = $ 1,200
$10,400 Nilai Persediaan
Nilai Persediaan Tersedia untuk Dijual
Units Tersedia untuk Dijual
= Nilai Rata-rata Unit
$10,400
1,000 Units = $10.40 per Unit
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Nilai Persediaan yg tersedia u/ dijual $10,400 Dikurangi persediaan barang akhir
($10.40 x 300) 3,120
Harga Pokok Penjualan $ 7,280 Nilai Persediaan yg tersedia u/ dijual $10,400 Dikurangi persediaan barang akhir
($10.40 x 300) 3,120
Harga Pokok Penjualan $ 7,280
Untuk memverifikasi jumlah ini, kalikan 700 units penjualan
dengan $10.40 =
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Average Cost Periodic
Penilaian Persediaan Menurut LCM
Persediaan dinilai berdasarkan harga
terendah antara harga perolehan (buku) dengan harga pasar persediaan
tersebut
Dapat diberlakukan untuk tiap jenis
persediaan, kelompok persediaan atau keseluruhan persediaan
Contoh Penerapan LCM
Penilaian Persediaan Menurut Harga Eceran
Penilaian persediaan maupun harga pokok persediaan dihitung dengan melihat harga eceran masing-masing jenis persediaan.
Didasarkan pada hubungan antara harga
pokok barang yang siap untuk dijual dengan harga jualnya.
Biasa digunakan untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang retail
Contoh Retail Methode
UD. Berkat mempunyai data persediaan sebagai berikut :
Harga Pokok Harga Jual Persediaan awal 3.500.000 7.000.000
Pembelian 15.750.000 + 28.000.000 +
BTUD 19.250.000 35.000.000
% harga pokok terhadap harga jual :
(19.250.000/35.000.000) x 100% = 55 %
Penjualan bersih 29.500.000 –
Persediaan akhir eceran 5.500.000
Persediaan akhir eceran dengan harga pokok (perolehan) : 55 % x 5.500.000 = 3.025.000
PENGUNGKAPAN PERSEDIAAN
Kebijakan akuntansi yang digunakan
Penjelasan lebih lanjut tentang cakupan persediaan
Kondisi persediaan
Hal-hal lain, misalnya peruntukan dan asal persediaan
Latihan
Soal 1
Transaksi-transaksi dibawah ini adalah transaksi-transaksi yang bersangkutan dengan jual beli barang dagangan UD Setia tahun 2016 :
01/12 Dibeli barang dagang dari FA Berkat dengan harga Rp. 53.760.000 dengan pembayaran 2/10 n/30
03/12 Dibayar ongkos angkut pembelian barang tersebut Rp. 1.260.000 07/12 Dijual barang dagangan kepada Toko Sinar sebesar Rp. 41.300.000 dengan syarat pembayaran 1/10 n/30. Harga pokok barang Rp. 30.250.000 09/12 Dibayar pembelian tanggal 01 lalu
11/12 Karena rusak barang yang dijual tanggal 07 yang lalu dikembalikan.
Harga pokok barang yang diterima kembali itu Rp. 1.750.000 harga jualnya Rp. 2.380.000
TUGAS PRAKTIKUM 10
Soal 1
Dari catatan perusahaan diperoleh keterangan-keterangan sebagai berikut :
Persediaan awal 300 unit @ Rp. 60/unit
03/12 Pembelian 750 unit @ Rp. 63/unit 12/12 Pembelian 600 unit @ Rp. 61/unit 18/12 Pembelian 800 unit @ Rp. 65/unit 25/12 Pembelian 500 unit @ Rp. 62/unit
Berdasarkan inventaris phisik akhir bulan jumlah persediaan yang masih ada sebanyak 600 unit.
Hitung HPP persediaan dengan metode periodik/fisik:
a.FIFO b.Average
Soal 2
Dari catatan perusahaan diperoleh keterangan-keterangan sebagai berikut :
Persediaan awal 300 unit @ Rp. 60/unit
03/12 Pembelian 750 unit @ Rp. 63/unit 12/12 Pembelian 600 unit @ Rp. 61/unit 15/12 Penjualan 1000 unit
18/12 Pembelian 800 unit @ Rp. 65/unit 25/12 Pembelian 500 unit @ Rp. 62/unit 27/12 Penjualan 500 unit
Hitung dengan metode pencatatan perpectual dan perhitungan HPP persediaan (pakai kartu stock) dengan metode: