STOKIOMETRI
STOKIOMETRI REAKSI
KELAS XI
2
• Mol merupakan satuan yang menunjukkan ukuran jumlah partikel yang ada dalam suatu zat apapun
• Nilai mol dinotasikan dengan L (bilangan Avogadro)
KONSEP MOL
Massa unsur dalam suatu senyawa dapat dihitung:
MENGHITUNG KADAR DAN MASSA UNSUR DARI SENYAWA ATAU
CAMPURAN.
Massa unsur dalam suatu senyawa dapat dihitung:
1.Senyawa air (H₂O) terdiri dari 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom oksigen (O). Hitung massa masing-masing unsur dalam 18 gram air!
(Massa molar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol)
2.Hitung kadar persen hidrogen dalam amonia (NH₃)! (Massa molar N = 14 g/mol, H = 1 g/mol)
3.Sebuah senyawa A seberat 10 g dibakar secara sempurna dalam oksigen dan menghasilkan 22 g karbon dioksida (CO₂).
Tentukan kadar unsur karbon (C) dalam senyawa A tersebut! (Massa molar C = 12 g/mol, O = 16 g/mol)
CONTOH SOAL
• Kemurnian suatu zat mengacu pada sejauh mana zat tersebut bebas dari pengotor. Zat dikatakan murni jika kemurniannya 100%, artinya tidak ada pengotor sama sekali.
Namun, dalam praktiknya, zat yang disintesis sering kali mengandung pengotor, baik dari debu, alat, atau lingkungan.
• Persentase kemurnian dapat dinyatakan dengan rumus:
MENGHITUNG KEMURNIAN
ZAT.
• Persen hasil reaksi adalah perbandingan jumlah hasil reaksi aktual atau sebenarnya terhadap jumlah hasil reaksi teoritis dikali seratus persen. Rumusnya adalah:
• Jumlah hasil reaksi dapat berupa mol, massa, volume, dan lain-lain tergantung satuan apa yang diperoleh dari data.