• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI EHRA (ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT) KABUPATEN BANYUWANG 2023

N/A
N/A
FK3MI FK3MI

Academic year: 2023

Membagikan "STUDI EHRA (ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT) KABUPATEN BANYUWANG 2023"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

2023

STUDI EHRA

(ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT)

KABUPATEN BANYUWANGI

(2)

Studi Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan (Environmental Health Risk Assessment = EHRA) adalah sebuah studi partisipatif di Kabupaten/Kota untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higinitas serta perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga.

Studi EHRA dipandang perlu dilakukan oleh Kabupaten/Kota karena:

1. Pembangunan sanitasi membutuhkan pemahaman kondisi wilayah yang akurat;

2. Data terkait sanitasi dan higiene terbatas, dan data sanitasi umumnya tidak bisa dipecah sampai kelurahan/desa serta data tidak terpusat melainkan berada di berbagai kantor yang berbeda;

3. Isu sanitasi dan higiene masih dipandang kurang penting sebagaimana terlihat dalam prioritas usulan melalui Musrenbang;

4. Terbatasnya kesempatan untuk dialog antara masyarakat dan pihak pengambil keputusan;

5. Studi EHRA secara tidak langsung memberi ”amunisi” bagi stakeholders dan masyarakat di desa/kelurahan untuk menjadi bahan perencanaan yang baik dalam pemenuhan dan peningkatan kualitas sanitasi untuk percepatan capaian Kabupaten/Kota menuju ketersediaan sanitasi yang layak dan aman;

6. Bahan advokasi ke tingkat yang lebih tinggi maupun advokasi secara horizontal ke sesama masyarakat atau stakeholders desa/kelurahan;

7. Studi EHRA adalah studi yang menghasilkan data yang representatif di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan dan dapat dijadikan panduan dasar di tingkat kelurahan/desa.

LATAR BELAKANG

(3)

Maksud Studi EHRA di Kabupaten Banyuwangi adalah studi primer untuk mendapatkan data ilmiah dan faktual layanan sanitasi dan serta perilaku dalam rumah tangga, seperti air minum, layanan pembuangan sampah, jamban, dan saluran pembuangan rumah tangga.

Tujuan Studi EHRA di Kabupaten Banyuwangi adalah

• Tersedianya data yang representatif tentang kondisi fasilitas sanitasi dan perilaku masyarakat di tingkat kelurahan/desa yang beresiko terhadap kesehatan lingkungan.

• Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya penilaian resiko kesehatan lingkungan.

MAKSUD DAN TUJUAN

(4)

ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESMENT

STUDY EH RA 2021

DEFINISI

 Studi partisipatif di Kabupaten/Kota untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higienitas serta perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga.

 Hasil pengolahan dan analisis data yang dapat

menggambarkan penetapan area beresiko dari

masing masing wilayah Kabupaten/Kota sampai

dengan tingkat desa yang selanjutnya

dimanfaatkan untuk penyusunan dan

pemutakhiran Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota

(SKK) sebagai bahan review kebijakan dan

advokasi untuk menuju penyehatan sanitasi total

yang layak dan aman yang bermuara pada

peningkatan derajat kesehatan masyarakat

(5)

FASILITAS SANITASI

FOKUS STUDI EHRA

(1) Sumber air minum,

(2) Layanan pembuangan sampah, (3) Jamban, dan

(4) Saluran pembuangan air limbah rumah tangga.

PERILAKU

(1) Buang air besar,

(2) Cuci tangan pakai sabun,

(3) Pengelolaan air minum rumah tangga, (4) Pengelolaan sampah dengan 3R, dan (5) Pengelolaan air limbah rumah tangga

(drainase lingkungan).

(6)

11 22 33 44 55

PERSIAPAN EHRA

PENENTUAN AREA STUDI

PELATIHAN SUPERVISOR, ENUMERATOR DAN PETUGAS

ENTRI DATA

PELAKSANAA N STUDI

EHRA

PENGOLAHAN, ANALISA DATA DAN PELAPORAN

Tahap 1 Tahap 5

Tahap 4

Tahap 3 Tahap 2

Penerapan Metodologi

EHRA

LANGKAH – LANGKAH STUDI EHRA

METODOLOGI DAN LANGKAH STUDI EHRA

(7)

PENENTUAN JUMLAH SAMPLING

DESA /

KELURAHAN PER

KLASTER

Kluster 1 : 2 desa Kluster 2 : 13 desa Kluster 3 : 13 desa Kluster 4 : 2 desa

No. Kecamatan Desa / Kelurahan Klaster 1 Bangorejo Kebondalem

4 2 Banyuwangi Kampung Melayu

2 3 Banyuwangi Kampungmandar

2 4 Banyuwangi Kebalenan

3 5 Banyuwangi Kertosari

3 6 Banyuwangi Pakis

3 7 Banyuwangi Panderejo

2 8 Banyuwangi Sobo

3

9 Cluring Benculuk 3

10 Cluring Tampo

2 11 Genteng Genteng Kulon

3 12 Genteng Genteng Wetan

3 13 Glagah Banjarsari

2 14 Glagah Kemiren

2 15 Glagah Rejosari

2

No. Kecamatan Desa / Kelurahan Klaster 16 Muncar Kedungringin

2 17 Pesanggaran Pesanggaran

3 18 Rogojampi Gladag

3 19 Siliragung Barurejo

2 20 Siliragung Buluagung

1 21 Siliragung Kesilir

3 22 Siliragung Seneporejo

1 23 Singojuruh Cantuk

4

24 Srono Kebaman

3 25 Srono Parijatah Kulon

2 26 Srono Parijatah Wetan

2

27 Srono Sukomaju

2

28 Srono Wonosobo

3 29 Tegalsari Dasri

3 30 Tegalsari Karangdoro

2

(8)

Sebaran Responden

Responden : 12 Kecamatan 30 Desa

No. Nama Desa Jumlah Desa

1 Bangorejo 1

2 Banyuwangi 7

3 Cluring 2

4 Genteng 2

5 Glagah 3

6 Muncar 1

7 Pesanggaran 1

8 Rogojampi 1

9 Siliragung 4

10 Singojuruh 1

11 Srono 5

12 Tegalsari 2

Total 30

(9)

• Jumlah responden Kab. Blitar

1200

• Jumlah RT minimal tiap desa /kelurahan

8

• Jumlah Responden minimal tiap RT

5

• Jumlah responden minimal tiap desa/kelurahan

40

• Ibu/Anak Perempuan yang sudah me-nikah umur antara 18 s/d 60 tahun

Responden

Responden EHRA

METODOLOGI DAN LANGKAH STUDI EHRA

(10)

Bangorejo Banyuwangi Cluring

Gambiran Genteng Giri

Glagah Kabat Kalibaru Kalipuro Licin Muncar

Pesanggaran

Rogojampi

Sempu

Siliragung

Songgon

Tegaldlimo

Wongsorejo

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil kesepakatan Pokja Sanitasi Kabupaten Tulungagung dan dengan berbagai pertimbangan ( geografi, demografi dan pendanaan ), diperoleh kesepakatan bahwa area studi EHRA

Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) atau Studi Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan adalah sebuah survey partisipatif di tingkat kota/kabupaten yang

informed consent wajib dibacakan oleh enumerator sehingga responden sadar dan memahami betul bahwa keikutsertaan sebagai responden survei Studi EHRA dilakukan dengan

Studi EHRA (Environment Health Risk Assesment / Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan) adalah studi yang mendalami sanitasi dan perilaku yang berhubungan dengan

Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) atau Studi Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan adalah sebuah survey partisipatif di tingkat kota yang bertujuan

Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) atau Studi Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan adalah sebuah survei partisipatif di tingkat kabupaten yang

Secara substansi, hasil Studi EHRA memberi data ilmiah dan factual tentang ketersediaan layanan sanitasi di tingkat rumah tangga dalam skala kabupaten/kota Sub sektor sanitasi

Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment EHRA Kota Sabang Tahun 2020 24 Praktik pemilahan sampah setempat oleh rumah tangga berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 18