SUPERVISI
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL BIMBINGAN DAN KONSELING
KELAS 7 SEMESTER 1
Guru Bimbingan dan Konseling Nama
NIP
KEMETERIAN AGAMA
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI ….
2020
LEMABAR PENGESAHAN PERANGKAT LAYANAN SUPERVISI
TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Jenis dan Bidang Layanan : Bimbingan Klasikal dan Karier
Kelas : 7B (Tujuh)
Semester :1 (Satu)
Guru Bimbingan dan Konseling:
NIP :-
Telah dilaksanakan supervise pada hari………tanggal……….
Mengetahui, Garut, ……….
Kepala
………..
Guru BK/Konselor
……….
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Satuan Pendidikan : MTs Negeri …………..
Komponen Layanan : Layanan Dasar Bidang Layanan : karier
Topik/Tema Layanan : Cita-citaku tidak terhalang covid-19 Kelas/Semester : 7 /Ganjil
Alokasi Waktu : 1 x 40 menit
1 Tujuan layanan
a. Peserta didik/konseli dapat megetahui point penting dari cita-cita
b. Peserta didik/konseli dapat mengetahui Tiga Faktor yang menentukan seseorang mencapai cita – cita c. Peserta didik/konseli dapat memahami Tips dalam memilih cita-cita
d. Peserta didik/konseli dapat memahami Pedoman dalam memilih cita-cita yang tepat e. Peserta didik/konseli dapat mengambil hikmah dari Kisah inspiratif
2 Metode, Alat/Media dan Sumber Pembelajaran a. Metode : Diskusi Daring dan penugasan online
b. Alat/media : pdf dan video pembelajaran (https://youtu.be/qHyrJYdfSNM), Google Form dan Group WhatsApp, E- learning dan clasroom.
c. Sumber Pembelajaran : https://kbbi.web.id/cita,
https://radityaraka11.wordpress.com/2014/01/16/pemantapan-cita-cita-menuju-karir-yang-sukses/,
https://kumparan.com/kumparanwoman/kisah-inspiratif-stephanie-kurlow-balerina-berhijab-pertama-dunia- 1tOTrYaQMO8/full.
3 Langkah-langkah kegiatan layanan Tahap Awal
a. Membuka dengan salam dan berdoa (penguatan pendidikan karakter Nilai Religius) b. Membina hubungan baik dengan peserta didik (membangun attending)
c. Menyampaikan tujuan layanan sehubungan dengan materi yang akan disampaikan d. Menanyakan kesiapan kepada peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan daring
e. Menyediakan link absen yang akan di isi siswa http://gg.gg/DAFTARHADIR_SISWABK_MTsN3GARUT f. Memeriksa kehadiran siswa (penguatan pendidikan nilai disiplin)
Tahap Inti
a. Guru BK mengupload materi layanan berupa teks, image, dan video (disesuaikan dengan kebutuhan siswa) b. Peserta Didik mengamati, membaca dan mencatat kembali materi layanan (kegiatan literasi)
c. Guru BK mengajak curah pendapat dan tanya jawab melalui media pembelajaran (critical thhingking dan communication)
d. Guru BK mengajak peserta didik berpikir dan melihat cita-citaku tidak terhalang covid-19 dari berbagai sisi atau persfektif untuk membuat kesimpulan atau bahkan gagasan baru (creativity)
e. Guru BK memberi lembar kerja dan evaluasi dengan google form https://forms.gle/DLWawJCLV5pCafx1A Tahap penutup
a. Guru BK mengajak peserta didik membuat kesimpulan terkait materi layanan b. Guru BK mengakhiri kegiatan dengan berdoa dan salam melalui daring 4. Evaluasi
1. Evaluasi Proses : Memperhatikan proses layanan dengan refleksi hasil masing-masing peserta didik dan Sikap atau antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan melalui daring.
2. Evaluasi Hasil : Evaluasi setelah mengikuti kegiatan layanan daring, antara lain: merasa senang dengan belajar mandiri melalui IT, Pentingnya topik yang dibahas, Tampilan materi yang menarik.
Mengetahui
Garut, Juli 2020 Kepala MTsN 3 Garut
Guru BK/Konselor
………
………
NIP. NIP.
Evaluasi Proses
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Materi yang disampaikan dalam bimbingan klasikal dibutuhkan peserta didik
2 Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan layanan
3 Peserta didik tertarik dengan media yang digunakan 4 Peserta didik senang mengikuti kegiatan bimbingan
klasikal yang dilakukan
5 Kegiatan bimbingan klasikal memberikan manfaat bagi peserta didik
6 Alokasi waktu dalam pelaksanaan bimbingan klasikal mencukupi.
CATATAN
...
...
...
...
Keterangan :
4 = Sangat Baik 3 = Baik 2 = Cukup 1 = Kurang
LEMBAR KERJA DAN EVALUASI HASIL LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Materi 5-BK-Semester 1
PETUNJUK:
Bacalah pernyataan di bawah ini dan berilah tanda pada kolom skor sesuai dengan apa yang kamu rasakan setelah mengikuti kegiatan bimbingan klasikal!
4 = Sangat Baik 3 = Baik
2 = Cukup 1 = Kurang Nama : Kelas :
1. Membuat vision/dream Board tantang cita-cita kalian dan bagaimana mewujudkannya (lihat contoh ada di materi jika masih kurang jelas bisa searching)
2. Foto hasil vision/dream board kalian dengan kalian sedang memegang dream board kalian 3. Bisa dilakukan individu dan berkelompok max 3 orang (catatan yg rumahnya berdekatan saja) 4. Kirim ke WA ………paling lambat tanggal 21 November 2020 (lebih cepat lebih baik)
KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI …..
Jl. ………..
LAPORAN BIMBINGAN KLASIKAL TAHUN PELAJARAN 2020/2021
1 Komponen layanan Layanan Dasar
2 Bidang Layanan Karier
3 Topik Layanan Cita-citaku tidak terhalang covid-19 4 Tujuan Layanan a. Peserta didik/konseli dapat megetahui
point penting dari cita-cita
b. Peserta didik/konseli dapat mengetahui Tiga Faktor yang menentukan seseorang mencapai cita – cita
c. Peserta didik/konseli dapat memahami Tips dalam memilih cita-cita
d. Peserta didik/konseli dapat memahami Pedoman dalam memilih cita-cita yang tepat
e. Peserta didik/konseli dapat mengambil hikmah dari Kisah inspiratif
5 Kelas 7B
6 Hari/tanggal Sabtu, 31 Oktober 2020
7 Durasi Pertemuan 1 x 40 menit
8 Materi Lampiran 1
9 Hasil Lampiran 2
10 Tindak lanjut Membuka sesi konseling individu bagi siswa yang masih bingung dengan cita- citanya dan melangkah utk mencapai cita- cita
Garut, Oktober 2020 Mengetahui
Kepala MTs Negeri 3 Garut Guru BK
……….. ………..
NIP……….. NIP.
Lampiran 1. Materi
CITA-CITAKU TIDAK TERHALANG COVID-19
#DiRumahAja dan #DiPesantrenAja
1. Apa itu cita-cita?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cita-cita adalah keinginan (kehendak) yang selalu ada di dalam pikiran atau tujuan yang sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan).
Dua point yang bisa kita ambil dari pengertian di atas yaitu:
Keinginan yang ada dalam pikiran
Tujuan yang sempurna untuk dicapai atau dilaksanakan
2. Tiga Faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita – cita a. Manusia itu sendiri
b. Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita-cita tersebut c. Seberapa tinggi cita-cita yang ingin dicapai.
3. Tips dalam memilih cita-cita
Adapun tips-tips dala memilih cita-cita, yaitu:
a. Kenali kemampuan dan cita-cita anda. Ini adalah langkah paling awal dari pencapaian cita-cita.
b. Fokus pada tujuan. Fokus, penting untuk diterapkan. Misalnya seorang petani mengejar 2 ekor ayam sekaligus, maka tidak akan ada satu ekorpun yang ia dapat. Yang ia dapat hanya kelelahan. Fokus dan konsentrasi, langkah perlangkah untuk menuju cita-cita itu.
c. Terus asah bakat yang anda miliki. Setelah konsentrasi, selanjutnya adalah mengasah apa yang telah dipelajari.
d. Berani mencoba sesuatu yang baru. Jangan takut untuk mencoba. Dalam mencoba pasti ada jatuhnya.
Tapi jangan dilihat seberapa banyak jatuhnya, melaikan seberapa banyak anda dapat bangkit.
e. Tekunlah berlatih. Orang yang tidak pintar, tapi belajar, lebih baik daripada yang pintar tapi tidak belajar.
Lebih baik lagi jika pintar dan belajar.
f. Belajarlah dari orang sukses. Tentu jika anda bercita-cita menjadi presiden, figur presiden seperti apa yang anda inginkan. Tentukanlah sesuai dengan cita-cita yang anda inginkan.
g. Berdoah dan tawakal selalu. Agar hidup menjadi tenang, berdoalah.
h. Mintalah doa dari orang-orang yang kita cintai dan disekeliling kita 4. Pedoman dalam memilih cita-cita yang tepat
Adapun pedoman dalam memilih cita-cita yang tepat adalah a. Melakukan survey berbagai pilihan dari cita-cita.
b. Membuat peta peluang
c. Memilih cita-cita yang tepat
d. Merencanakan pengembangan cita-cita menuju karir dimasa depan
Bisa dengan membuat vision board (seni untuk mengetahui dan mendapatkan apa yang kamu inginkan dalam hidup) contoh vision board
5. Kisah Inspiratif
Kisah Inspiratif Stephanie Kurlow, Balerina Berhijab Pertama Dunia
Balerina berhijab, Stephanie Kurlow. Foto: Instagram/@stephaniekurlow
Sejak beberapa tahun lalu, nama Stephanie Kurlow, pebalet asal Australia, ramai diperbincangkan media. Tak lain, ini terjadi karena gadis berdarah Rusia-Australia itu beraktivitas sebagai balerina pertama yang berhijab di dunia.
Sosok Stephanie begitu mencolok, dengan balutan hijab dan pakaian tertutup di atas panggung. Tak seperti balerina pada umumnya, Stephanie berusaha untuk menunjukkan unsur keagamaan di hadapan orang banyak.
Tentu, hal ini tidak dilakukannya dengan mudah. Ia bahkan pernah hampir menyerah mengejar cita- citanya menjadi balerina di usia yang sangat muda, lantaran kesulitan mencari pendidikan yang cocok untuk gadis muslim sepertinya.
Beruntung, Stephanie tak jadi putus asa. Meski perjuangannya terjal, ia terus berusaha untuk mengejar cita-citanya, hingga suatu hari bisa menjadi balerina muslim profesional pertama di dunia.
Seperti apakah perjuangan Stephanie Kurlow dalam mengejar cita-citanya?
Telah menari dari usia dua tahun
Stephanie Kurlow sudah begitu lama berkiprah di dunia balet. Sejak usia dua tahun, dia sudah mengenakan tutu pertamanya dan berusaha mengejar impian. Sejak kecil, perempuan yang besar di Sydney, Australia, ini memang sudah bercita-cita untuk menjadi seorang balerina profesional.
Namun, pada usia sembilan tahun, Stephanie sempat berhenti menari. Ketika itu, ia dan keluarganya yang terdiri dari ayah, ibu, dan dua kakak laki-laki, baru mulai memeluk Islam.
Menurut laporan Emirates Woman, Stephanie berhenti menari karena dia kesulitan mencari sekolah balet yang dikhususkan bagi perempuan muslim. Pada satu titik, Stephanie bahkan sempat berusaha melupakan cita-citanya untuk menjadi balerina profesional.
Namun, Stephanie akhirnya berusaha kembali berlatih menari, terinspirasi dari sosok perempuan yang gigih berjuang dalam bidangnya masing-masing. Ia mengaku terinspirasi dari pebalet Afrika-Amerika, Misty Copeland, juga atlet angkat beban berhijab pertama, Amna Al Haddad. Perjuangan mereka memberinya semangat untuk berusaha melawan kesulitan dalam berusaha mewujudkan cita-citanya.
Berusaha membuka program crowdfunding
Untuk menunjang langkahnya dalam mempelajari balet, pada 2016, Stephanie membuat program crowdfunding dalam situs Launchgood, dengan target penerimaan donasi sebesar 10.000 dolar Australia (sekitar Rp 97 juta saat ini). Rencananya, uang itu akan digunakannya untuk menempuh pendidikan balet privat, membeli peralatan balet, sekaligus mengikuti kompetisi balet.
Dalam laman resmi program crowdfunding tersebut, Stephanie menjelaskan bahwa dia memiliki cita-cita untuk belajar di sekolah balet privat, agar dia bisa menjadi seorang balerina profesional. Dia juga mengatakan, dengan pendidikan yang didapatkannya, dia akan bisa membuka sekolah seni pertunjukan bagi anak-anak dan remaja dengan latar belakang yang berbeda-beda.
"Saya berniat untuk menyatukan dunia dengan menjadi balerina muslim pertama, agar saya bisa menginspirasi banyak orang dalam mempercayai diri sendiri dan mengejar cita-cita mereka," tulis Stephanie dalam laman tersebut.
"Saya percaya, saya di ada di sini untuk menginspirasi dan memotivasi anak muda yang merasa terisolasi atau tidak terhubung karena label dan batasan yang ada--agar mereka tetap mengejar impiannya, apa pun itu," lanjutnya.
Pada akhirnya, Stephanie berhasil menggalang 7.047 dolar Australia (sekitar Rp 68 juta) dari program crowdfunding itu. Menurut Emirates Woman, program ini juga membawanya kepada beasiswa dari brand sportswear, Björn Borg.
Tidak menganggap agamanya sebagai halangan
Stephanie memang pernah berhenti menari, karena belum menemukan sekolah yang pas untuknya. Tapi, perempuan yang kini berusia 18 tahun itu tidak menganggap agama dan hijabnya sebagai halangan. Ia meyakininya, sekalipun ada orang yang berpendapat sebaliknya.
"Sebagian orang mengatakan bahwa saya tidak cocok di dunia balet, bahwa saya tidak bisa mengekspresikan seni dengan pakaian yang tertutup," ujarnya, seperti dikutip Emirates Woman.
Padahal, menurut Stephanie, pada sekitar abad ke-17 dan 18, para balerina juga tampil dengan pakaian yang lebih tertutup. Misal, dengan mengenakan rok panjang dan dress.
"Ketika itu, balet sangat sederhana. Bakat dan teknik yang ada tidak bisa ditentukan dari panjang rok ataupun hijab," ungkap Stephanie.
"Hijab saya adalah bentuk pernyataan cinta terhadap Sang Pencipta. Saya percaya, hijab ini membungkus badan saya, tapi tidak menutupi pikiran, hati, maupun bakat yang saya miliki," ujarnya menambahkan.
Menjadi inspirasi bagi orang lain
Meski sempat mengalami perjuangan dalam mengejar cita-citanya sambil terus berhijab, perjuangan Stephanie tidak sia-sia. Justru, ia menjadi inspirasi bagi orang lain.
Stephanie menceritakan, ada banyak perempuan yang merasa lebih percaya diri mengenakan hijab setelah mendengar mengenai kisahnya.
"Mereka tidak harus berkompromi dengan kepercayaan dan nilai-nilai yang dimiliki, hanya karena keadaan yang ada di dunia (berbeda dengan apa yang mereka percayai)," tutur Stephanie.
Secara khusus, Stephanie memang ingin menginspirasi agar orang lain berani menjadi diri sendiri dan agar mereka bangga dengan identitasnya. Ia ingin agar orang-orang mengejar impiannya masing-masing, tanpa berkompromi dengan apa yang mereka percayai.
Terus berjuang menjadi balerina berhijab profesional
Selain itu, Stephanie sempat mengatakan, ia merasa bahwa dunia balet mulai berubah menjadi lebih inklusif.
Namun, ia juga menganggap bahwa perjuangannya masih panjang balerina profesional masih panjang.
Seperti dimuat dalam laman Instagramnya, saat ini Stephanie mulai mewujudkan keinginannya. Ia telah tampil di layar kaca sebagai balerina berhijab bersama The Wiggles, grup musik dari Australia yang berfokus menghibur anak-anak. Baru-baru ini, dia juga tergabung dalam #SwansForRelief, program fundraising yang diikuti oleh 32 balerina dari 14 negara untuk membantu para penari yang terdampak efek COVID-19.
Terkait cita-citanya sendiri, Stephanie pernah mengatakan, dia menantikan datangnya hari ketika memakai hijab tidak lagi dianggap sebagai hal yang aneh. Sebab, menurutnya, hijab seharusnya tidak menjadi hal yang bisa membatasi seseorang meraih cita-citanya.
"Saya benar-benar menantikan masa ketika mengenakan hijab tidak membuat Anda jadi berita utama di surat kabar, karena memiliki kepercayaan atau pakaian yang berbeda seharusnya tidak menjadi faktor yang menentukan Anda (bisa) mengejar impian atau tidak," ujarnya menegaskan.
Materi melalui video pembelajaran Lampiran 2. Evaluasi Hasil dan Evaluasi Proses Evaluasi Proses
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Materi yang disampaikan dalam bimbingan klasikal dibutuhkan peserta didik
√ 2 Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan
layanan
√
3 Peserta didik tertarik dengan media yang digunakan √
4 Peserta didik senang mengikuti kegiatan bimbingan klasikal yang dilakukan
√ 5 Kegiatan bimbingan klasikal memberikan
manfaat bagi peserta didik
√ 6 Alokasi waktu dalam pelaksanaan bimbingan
klasikal mencukupi.
√
CATATAN
Diskusi dan kesimpulan tidak disampaikan di forum kelas tapi di berikan lewat japri ke guru BK langsung
Keterangan :
1. Skor minimal yang dicapai adalah 1 X 6= 6 dan skor tertinggi adalah 4X6= 24 2. Kategori hasil : sangat baik 20-24
Baik 15-19
Cukup 10-14 Kurang ≤9 Evaluasi Proses
4 X 6 = 24
Kesimpulan Evaluasi Proses berada pada kategori sangat baik pada bimbingan Klasik Cita-citaku tidak terhalang covid-19
Evaluasi Hasil
DAFTAR HADIR MELALUI WHATSAPP GROUP
NO NAMA KEHADIRAN
1 Ahmad Sopyandi HADIR
2 Andini Maelani HADIR
3 Cendikia Nagara HADIR
4 Cinthya Sinta Bela HADIR
5 Delsia Restiani Wijaya HADIR 6 Dhia Khairi Lutfi Raihan HADIR
7 Elisa Tira Lestari HADIR
8 Fadhil Haidar Shiddiq HADIR 9 Fuja Suci Ayu Wulansari HADIR 10 Hilman Imam Nurhakim HADIR
11 Indra Ramdani HADIR
12 Jelita Wulan Sari HADIR
13 Moch. Rajib Syidik HADIR
14 Muhamad Rizqi Nur Ramdhani HADIR 15 Muhammad Azzehan Ainurofiq HADIR 16 Naila Fatmawati Azahra HADIR 17 Nandika Dian Prayoga HADIR
18 Neng Helma HADIR
19 Neng Rina Kartika HADIR
20 Nesya Nazwa Jelita HADIR
21 Nira Septina Nurhaliza HADIR 22 Nur Hilmi Sulystian Azhar HADIR
23 Ralfi Adam Alaq HADIR
24 Ratna Sari HADIR
25 Risqi Erlangga HADIR
26 Saepul Azhar HADIR
27 Somantri HADIR
28 Sri Rahayu Yulianti HADIR
29 Wulan Safitri HADIR
30 Yuda Ahmad Sabillah HADIR
31 Yudi Anugrah HADIR
32 Yusep Maulana Sidik HADIR