Tugas 3.1 Menganalisis Asesmen di Ruang Kelas
Mata Pelajaran Penjaskes
Kelas 1
Fase A
Capaian Pembelajaran
Peserta didik dapat menunjukkan berbagai aktivitas pola gerak dasar dan keterampilan gerak sebagai hasil peniruan dari berbagai sumber, mengetahui konsep dan prinsip gerak yang benar, mengetahui dan mempraktikkan aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatan, menunjukkan perilaku awal tanggung jawab personal dan sosial, serta mengenal nilainilai aktivitas jasma
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mampu Mempraktikkan Aktivitas Pengembangan Gerak Dasar 2. Peserta didik mampu Mempraktikkan gerak
dasar lokomotor dan non-lokomotor aktivitas gerak berirama
3. Peserta didik mampu Mempraktikkan berbagai gerak dominan dalam aktivitas senam.
4. Peserta didik mampu Mempraktikkan berbagai pengenalan air dan menjaga keselamatan diri/orang lain dalam aktivitas pilihan permainan dan olahraga air.
Materi Ajar (Topik) Waktu
Jenis Asesmen (Formatif/Sumatif) asesmen awal atau asesmen diagnostic dan asesmen formatif.
Bentuk Asesmen
(soal tertulis/projek/unjuk kerja/dll)
Asesmen Diagnostik : Pertanyaan Pemantik Asesmen Formatif : Observasi dan Penugasan
Bagian mana dalam asesmen tersebut yang menunjukkan kesesuaian dengan tahapan perkembangan peserta didik? Jelaskan!
Asesmen Diagnostik (sebelum pembelajaran) : Asesmen diagnostik yang di lakukan sebelum pembelajaran di mulai. Dalam hal ini, asesmen diagnostik menggunakan pertanyaan
pemantik. Pertanyaan ini memiliki kesesuaian dengan tahapan perkembangan peserta didik
karena bertujuan untuk mengukur pemahaman awal mereka tentang materi yang akan di pelajari.
Pertanyaan pemantik ini membantu guru memahami pengetahuan awal peserta didik, sehingga materi ini dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman mereka.
Asesmen Formatif melibatkan observasi dan penugasan selama pembelajaran. Bentuk asesmen ini sangat sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik karena
memungkinkan guru untuk melihat interaksi mereka dengan lingkungan, serta kemampuan mereka menjelaskan mengenai materi tentang waktu.
Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan
berkelompok.
Dalam keseluruhan rancangan model ajar ini, metode asesmen yang di pilih sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik kelas I (Satu). Pertanyaan pemantik dalam asesmen diagnostik, observasi dan penugasan dalam asesmen formatif. Dengan demikian, rancangan model ajar ini mendukung pencapaian capaian pembelajaran sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik.
Bagian mana dalam asesmen tersebut yang menunjukkan kesesuaian dengan perlunya mempertimbangkan aspek lingkungan budaya dan karakteristik peserta didik?
Jelaskan!
Dalam rancangan modul ajar ini, ada beberapa bagian yang menunjukkan kesesuaian dengan perlunya mempertimbangkan aspek
lingkungan budaya dan karakteristik peserta didik adalah dimana pada asesmen yang di
berikan contoh guru mempergunakan contoh- contoh yang ada di sekitar mereka atau dalam kehidupan sehari-hari tentang waktu yaitu:
Guru menyajikan pertanyaan lisan kepada siswa “kita tiba di sekolah tepat pukul 8, kan?
Mengapa ini dibaca tepat pukul 8?
Bagian mana dalam asesmen tersebut yang menunjukkan kesesuaian dengan
kemampuan peserta didik? Jelaskan!
Dapat diberikan kesempatan untuk berbagi strateginya di depan kelas, juga mengajari peserta didik lain yang membutuhkan bantuan.
Bagian mana dari asesmen tersebut yang menunjukkan kesesuaian bahwa sudah memberikan ruang bagi peserta didik untuk memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran mereka?
Guru dapat diberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas.
Jika Anda menjadi guru di kelas tersebut, hal apa yang ingin Anda tingkatkan untuk lebih memaksimalkan efektivitas asesmen dengan memperhatikan tahapan
perkembangan peserta didik, lingkungan budaya dan karakter peserta didik, serta kemampuan peserta didik? Tuliskan pendapatmu secara lengkap!
Jika asesmen ini digunakan sebagai asesmen formatif maka tindak lanjutnya adalah setelah murid menyelesaikan observasi atau
penugasannya sendiri, guru menilai sejauh mana murid mampu memenuhi indiktor ketercapaian tujuan pembelajaran. Jika hasilnya anak masih berada pada level awal berkembang, maka rekomendasi tindak lanjut ada dua yaitu : 1. Guru memberikan
masukan/alternatif strategi dan kesempatan memperbaiki tugasnya. Nilai yang digunakan adalah hasil terbaik dari dua kali tugas tersebut. 2. Guru memberikan masukan dan lembar kerja yang dapat dikerjakan oleh anak serta memberikan waktu tambahan untuk mengerjakannya.