• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tapak Siblarak.cdr - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Tapak Siblarak.cdr - Spada UNS"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Our Team

Kelompok 3:

Amalia Fitria I0618009

Apin Fitri A I0618010

Bachtiar Indra R I0618011

Dicky Prayoga I0618015

Hariz Fakhri I0618021

Melita Agustine M P I0618026

Mutiana Ayu Cindy P I0618032

Tri Wahyuni I0618043

AMEL APIN BACHTIAR

DICKY FAKHRI MELITA

MUTIA YUNI

PERENCANAAN TAPAK KAWASAN AGROWISATA

SIBLARAK

PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)

PERENCANAAN TAPAK

KAWASAN AGROWISATA

1

LATAR

BELAKANG

Indonesia terkenal dengan sektor pertaniannya. Indonesia memiliki luas lahan pertanian sebesar 7,1 juta Ha yang menjadi sumber perekonomian. Salah satu upaya untuk mengembangkan sektor pertanian di Indonesia yaitu meningkatkan nilai tambah lahan pertanian agar dapat mempertahankan eksistensinya dengan pengembangan kawasan pertanian sebagai Kawasan growisata. Agrowisata merupakan salah satu bentuk kegiatan wisata yang dilakukan dikawasan pertanian yang menyajikan suguhan pemandangan alam kawasan pertanian dan aktivitas didalamnya (Arifin 1992).

Pengembangan Agrowisata merupakan suatu usaha pemanfaatan potensi dibidang pertanian dan peluang-peluang yang ada dibidang pariwisata. Prospek pengembangan agrowisata di Indonesia menurut Alikodra (1989) dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu keadaan tau potensi objek agrowisata, potensi pasar, dan kondisi serta perkembangan sarana pendukung. Sarana dan prasarana meliputi jaringan jalan, transportasi, penginapan, rumah makan, aksesibilitas, dan jaminan keamanan.

Salah satu wilayah yang memiliki potensi sektor agraris di Provinsi Jawa Tengah adalah kabupaten Klaten yang terkenal sebagai lumbung padi. Kecamatan Sibralak menjadi salah satu tempat yang strategis untuk dikembangkan sebagai Kawasan agrowisata. Hali ini dikarenakan kecamatan sibralak memiliki lahan pertanian yang cukup banyak serta sumber mata air disekitarnya sebagai pendukung pertanian. Pengembangan wisata berbasis pertanian atau agrowisata diharapkan mampu meningkatkan potensi dan daya tarik kawasan sehingga dapat mempertahankan eksistensi lahan pertanian yang terdapat di Kabupaten Klaten.

Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan Kawasan agrowisata, karena citra Indonesia cukup kuat pada bidang pertanian. Akan tetapi potensi ini kurang dimanfaatkan dengan baik, hal ini dapat terlihat dari minimnya keterkaitan millenial pada sektor pertanian.

Sumarwoto (1990) Wole dan Bullen (2011) SINTESIS TEORI Agrowisata merupakan

kegiatan yang berupaya mengembangkan sumber daya alam suatu daerah memiliki potensi dibidang pertanian untuk dijadikan kawasan wisata. Potensi yang terkandung tersebut harus dilihat dari segi lingkungan alam, letak geografis, jenis produk, serta sarana dan prasarana.

Agrowisata adalah wisata pertanian dengan obyek kunjungan daerah

pertanian atau perkebunan yang telah dikembangkan menimbulkan mo vasi dan daya tarik bagi wisatawan yang mengunjunginya.

Aspek-aspek pengembangan yaitu tanaman yang khas, cara budidaya dan teknologi, aspek kesejarahannya, lingkungan alam, dan juga sosial budaya

disekelilingnya.

Agrowisata adalah kegiatan yang menggabungkan prinsip wisata dan pertanian yang bertujuan untuk

memperluas pengetahuan, pemahaman , pengalaman, dan rekreasi di bidang pertanian.

Potensi yang terkandung dalaM agrowisata harus dilihat dari segi lingkungan alam, letak geografis,

jenis produk, serta sarana dan prasarana

Nurisjah (2011) Damardja (1995) Subowo (2002) Phinemo (2009) Sutjipto (2011) Rangkaian ak vitas

perjalanan wisata yang memanaatkan

lokasi/sektor pertanian mulai dari awal produksi sampai dengan diperoleh produk pertanian dalam berbagai sistem dan skala dengan tujuan memperluas pengetahuan, pemahaman, pengalaman, dan rekreasi di bidang pertanian

Agrowisata sebagai sebuah ak vitas, usaha atau bisnis yang mengkombinasikan elemen dan ciri-ciri utama pertanian dan pariwisata serta menyediakan sebuah pengalaman kepada pengunjung yang mendorong ak vitas ekonomi dan berdampak pada usaha tani dan pendapatan masyarakat

Agrowisata

merupakan bagian dari objek wisata yang

memanfaatkan usaha pertanian (agro) sebagai objek wisata.

Tujuannya adalah untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi, dan hubungan usaha dibidang pertanian

Eduwisata Agro – Konsep yang menggabungkan prinsip wisata dan pertanian. Dalam hal ini wisatawan akan memperoleh wawasan tentang pertanian dengan praktik langsung di sawah atau kebun

Sebuah sistem kegiatan yang terpadu dan terkoordinasi untuk pengembangan pariwisata sekaligus pertanian dalam kaitannya dengan pelestarian lingkungan

TEORI

KOMPONEN AGROWISATA SPILLANE (1994)

Keramah-tamahan masyarakat akan menjadi cerminan keberhasilan sebuah sistem

pariwisata yang baik

TRANSPORTASI ATRAKSI

Hamparan kebun/lahan pertanian, keindahan alam, keindahan taman, budaya petani

tersebut serta segala sesuatu yang berhubungan dengan ak vitas pertanian tersebut

FASILITAS

Sarana umum, telekomunikasi, hotel

dan restoran pada sentra-sentra pasar

INFRASTRUKTUR

Sistem pengairan, Jaringan komunikasi, fasilitas kesehatan, terminal pengangkutan, sumber

listrik dan energi, sistem pembuangan kotoran/pembuangan air, jalan raya dan system keamanan Transportasi umum, B us -

Terminal, sistem keamanan penumpang, sistem informasi

perjalanan, tenaga kerja, kepas an tarif, peta kota/objek

KERAMAH –

TAMAHAN

(3)

PERENCANAAN TAPAK KAWASAN AGROWISATA

SIBLARAK 2

Masih tersedianya lahan untuk mengembangkan kawasan wisata

Pengembangan wisata kawasan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat

Kawasan memiliki ciri khas wisata yaitu adanya wahana khusus outbond dan alga air tawar

Adanya pengembangan alga air tawar pertama di Indonesia

Adanya potensi alam berupa pemandangan pedesaan yang indah sehingga dapat menjadi daya tarik para wisatawan

Sumber air alami yang melimpah dapat menunjang pengembangan kawasan agrowisata karena lokasi berdekatan dengan Umbul Siblarak

Status kepemilikan lahan

merupakan tanah kas Desa sehingga mudah dalam pengelolaannya

Aksesibilitas menuju kawasan kurang baik

Banyak

ditemui jalan berlubang

Kantong parkir kurang memadai

Lokasi

lumayan jauh dari pusat kota Klaten, yaitu sekitar 18 km

Tidak adanya transportasi umum yang melewa kawasan obyek wisata

Kawasan terintegrasi dengan obyek wisata lain yang dimonitoring oleh Bumdes

Dapat menjadi salah satu icon pariwisata di Desa Sidowayah

Menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar

Banyak kendaraan berat yang melintas di sekitar kawasan

SWOT KAWASAN

S W O T

PETA DELINEASI KAWASAN AGROWISATA

TUJUAN DAN SASARAN

GAMBARAN UMUM KAWASAN

Kawasan perencanaan agrowisata terletak di Dusun Jatirejo, Desa Sidowayah yang masuk dalam Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Secara geografis Kawasan perencanaan yang berada di Desa Sidowayah jika ditinjau dari ketinggian tanah kawasan perencanaan termasuk kedalam dataran rendah dengan ketinggian tanah 80- 100 mdpl. Suhu rata-rat kawasan perencanaan yaitu 29°C dan memiliki kelembaban rata- rata 78%. pada kawasan perencanaan terdapat umbul siblarak yang digunakan untuk wisata dan juga pengairan pada pertanian yang ada di kawasan perencanaan.

Mewujudkan Kawasan Agrowisata Siblarak Sebagai Sentra Edukasi dan Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Guna

Mendukung Pergerakan Sektor Pariwisata di Kabupaten Klaten

TUJUAN

SASARAN

4. Promosi Obyek Wisata Edukasi Siblarak 1. Penataan kawasan Agrowisata Siblarak 2. Pembangunan Pusat Edutainment 3. Pemberdayaan Masyarakat Sekitar

Batas Wilayah Kawasan Perencanaan

Barat : berbatasan dengan kawasan pertanian Desa Sidowayah Timur : berbatasan dengan Dusun gondang, Desa sidowayah Utara : berbatasan dengan Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit,

Kabupaten Boyolali

Selatan : berbatasan dengan kawasan pertanian Desa sidowayah

Umbul

Venus

Luas Kawasan 4,4 Ha

(4)

PERENCANAAN TAPAK

KAWASAN AGROWISATA

3

Contoh Studi Kasus Agrowisata

Wisata Agro Pertanian Desa Besur Lamongan

• Terdapat partisipatif warga sehingga memberikan feedback positif kepada warga desa karena mereka menikmati jerih payah dalam mengembangkan desa

• Seluruh komponen ditata dengan instagenic dan terdapat gazebo untuk berfoto

• Menawarkan suasana alam dan edukasi pertanian untuk anak-anak yang dikemas secara kekinian

• Semula merupakan sekolah pertanian yang kemudian dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi berbasis pertanian

Bagus Agro Pelaga, Petang Kabupaten Badung, Bali

Taman Rekreasi Selecta, Malang, Jawa Timur

• Memiliki banyak wahana seperti sky bike, taman bunga, flying fox, bianglala, kora-kora, perahu bebek, kolam renang, dan lain-lain

• Tempat parkir wisata rekreasi selecta terintegrasi menjadi satu, luas, dan aman

• Aktivitas foodcourt memadai dengan adanya masjid, restaurant, dan area terbuka

• Aktivitas office lengkap terdapat tempat informasi, tiket box, dan cctv • Terdapat kegiatan agrowisata mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga pemetikan macam-macam bunga, buah, dan sayur

• Adanya atraksi pada kawasan seperti hiking, naik sepeda, bird watching, supermarket, restoran, taman bermain anak, berkeliling dengan kendaraan buggy

• Terdapat fasilitas lain seperti camping, villa, ruang meeting, dan kolam renang

• Terdapat tanaman sayur asparagus serta bunga mawar Holland yang menjadi ciri khas kawasan tersebut

• Terdapat pula tempat menarik seperti rumah petani tempat membuat gula ren sera demo membuat minuman arak

Berdasarkan contoh studi kasus tersebut maka pengembangan kawasan mengikuti referensi dari studi kasus tersebut.

· aktivitas edutainment dan bermain, kawasan agrowisata siblarak akan dikembangkan dengan menyuguhkan edukasi untuk anak-anak tentang pertanian, selanjutnya untuk kawasan sendiri akan di design dengan

membangun fasilitas-fasilitas penunjang seperti outbond, restoran, dan lain- lain. Tidak hanya itu, seperti halnya Bagus Agro Pelaga yang mengembangkan tanaman asparagus menjadi ciri khasnya maka Kawasan Agrowisata Siblarak akan mengembangkan spirulina yang akan menjadi ciri khas kawasan

agrowisata tersebut.

· Aktivitas office dan foodcourt, kawasan agrowisata siblarak

menggunakan referensi taman wisata rekreasi selecta yang terdapat tempat informasi,cctv, tiket box, restaurant, masjid, area terbuka, dan parkir yang terintegrasi

(5)

PERENCANAAN TAPAK KAWASAN AGROWISATA

SIBLARAK

4

PETA TATA LETAK KAWASAN AGROWISATA

RESTORAN

POJOK CINDERA

MATA

MASJID

IPAL

KOLAM RENANG

OUTBOND TOILET

POS KESEHATAN TANAMAN

ALGA

SAWAH TOILET

GAZEBO

ART AND EXHIBITION

RUANG CCTV TEMPAT

PARKIR TEMPAT

INFOR MASI

TICKET BOX

STAFF ROOM

ZONA OFFICE

FOODCOURT

EDUTAINMENT

TAMAN BERMAIN DAN OPEN SPACE

BUBBLE DIAGRAM

Jenis Bangunan Besaran Ruang (m2) Jumlah Ruang Luas Total Ruang

Tempat Informasi 50 1 50

Tiket box 30 1 30

Pos Keamanan dan Ruang

CCTV 50 1 50

Staff Room 100 1 100

Tempat Parkir 1500 - 1500

1730

Rice and Algae Journey Art

and Exhibi on 160 2 320

Tanam Algae 240 1 240

Sawah 8000 - 8000

Gazebo 75 2 150

Toilet 6 2 12

8722

Restoran 160 1 160

Pojok Cinderatamata 50 1 50

Masjid 120 1 120

IPAL 60 1 60

390

Kolam Renang 800 2 1600

Outbond 500 - 500

Pos Kesehatan 50 1 50

Toilet 6 10 60

2210

Total Luas Besaran Ruang 13052

IDENTIFIKASI RENCANA DAN KEBUTUHAN RUANG

Jenis Ak vitas Jenis Bangunan Besaran Ruang (m2)

Jumlah

Ruang Luas Total Ruang (m2)

Office

Tempat Informasi 48 1 48

Tiket box 140 1 140

Pos Keamanan dan

Ruang CCTV 170 1 170

Staff Room 240 1 240

Tempat Parkir 7500 - 7500

8098

Edutainment

Rice and Algae Journey Art and Exhibi on

430 2 860

Tanam Algae 820 1 820

Sawah 3500 - 3500

Gazebo 20 4 80

Toilet 9 10 90

5350

Foodcourt

Restoran 800 1 800

Pojok

Cinderatamata 150 1 150

Masjid 250 1 250

IPAL 350 1 350

1550

Taman Bermain dan Open Space

Kolam Renang 155 1 155

Umbul 1400 1 1400

Outbond 3600 - 3600

Pos Kesehatan 84 1 84

Toilet 13 10 130

5369

Total Luas Besaran

Ruang 20367

AKSESIBILITAS MENUJU KAWASAN

Umbul

Venus Venus

Umbul - Jalan Klaten Solo

8 Km

Umbul - Jl Tegal Gondo Janti

750 m

Venus

Luas Kawasan 4,4 Ha

Referensi

Dokumen terkait

1) Hasil analisis persepsi warga masyarakat lokal terhadap pengembangan wisata Pantai Panjang dan Tapak Paderi kota Bengkulu memperlihatkan bahwa masyarakat setuju

Sumber : Dinas Pariwisata kabupaten Bogor, 2008.. Kawasan perencanaan lanskap agrowisata ini dapat menjadi obyek wisata yang mendukung pengembangan sektor pariwisata kabupaten

Perancangan Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Boom Di Kabupaten Tuban 68 Dari beberapa view yang ada disekitar tapak terdapat satu view yang menjadi potensi besar yaitu

Berdasarkan laporan OPD yang melaksanakan kegiatan Pengembangan Kawasan Agrowisata Payo, Masyarakat Payo tidak terlalu antusias terlibat dalam pengembangan Kawasan Agrowisata Payo

10 Mahasiswa dapat menerapkan langkah-langkah baku dalam perencanaan penelitian - Perencanaan penelitian : pengembangan kerangka rencana penelitian, perencanaan percobaan, penyiapan

Musyawaroh, M.T Kebutuhan Pengoptimalan Lahan Vertikal sebagai Kawasan Hunian di Yogyakarta Indonesia masih menempati peringkat ke-4 negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia..

• Dalam perkembangannya, istilah kampung dipakai untuk menjelaskan fenomena perumahan di perkotaan yang dibangun secara swadaya atau mandiri oleh masyarakat, dan menjadi tumpuan

Mampu menjelaskan pengertian restorasi dan rekonstruksi dalam kontek perencanaan bangunan dan kawasan Restorasi dan Rekonstruksi Sidharta, Budihardjo, 1989, Konservasi lingkungan dan