Tegangan normal merupakan intensitas gaya yang bekerja secara normal atau tegak lurus terhadap irisan yang menerima tegangan, dilambangkan dengan notasi
σ (sigma).
Apabila gaya luar yang bekerja terhadap suatu batang yang sejajar dengan sumbu utama dan
potongan penampang dari batang tersebut konstan, maka tegangan internal yang diperoleh adalah sejajar dengan sumbu utama tersebut. Gaya seperti itu disebut dengan gaya aksial, dan tegangan yang terjadi yaitu sebagai tegangan aksial.
Jenis-Jenis Tegangan Normal:
1. Tegangan Tarik (Tensile Stress)
Jika sepasang gaya tarik aksial menarik pada suatu batang, dan mengakibatkan batang tersebut mengalami peregangan atau pertambahan panjang. Maka gaya tarik aksial tersebut dapat menghasilkan tegangan tarik pada batang tersebut di suatu bidang dengan posisi tegak lurus atau posisi normal terhadap sumbunya.
2. Tegangan Tekan (Compressive Stress)
Jika sepasang gaya tekan aksial mendorong pada suatu batang, sehingga mengakibatkan batang tersebut cenderung mengalami perpendekan atau terjadi penekanan pada batang tersebut. Maka gaya tarik aksial tersebut mengakibatkan tegangan tekan yang terjadi pada batang pada suatu bidang dengan posisi tegak lurus atau normal terhadap sumbunya.
Hooke ‘s hukum menyatakan bahwa dalam batas-batas elastis, tegangan normal berbanding lurus dengan strain yang dialami oleh bar atau objek.
Dalam hal itu:Tegangan normal ∝ ReganganMenjadi konstanta
proporsionalitas Modulus Young (Y):Tegangan normal (σ) = modulus Young (Y) x Satuan regangan (ε)σ = Y. εDengan ε = ΔL/L, dimana L adalah selisih panjang akhir dan panjang awal, yaitu L.Modulus Young atau modulus elastisitas adalah ciri-ciri material, yang dimensinya sama dengan tegangan, karena regangan unit tidak berdimensi.