Produk olahan Surimi Tempura
Kelompok 5
Serli Resinta simbolon Julia Putri
Sarnita Togatorop Ester Manurung
Mervin Tinambunan
• Tekstur dan Kekerasan : Tempura memiliki tekstur yang lembut dan tidak lembek, serta kekerasan yang cukup tinggi. Ini membuat tempura lebih menarik dan lebih baik untuk digunakan dalam berbagai produk olahan
• Kandungan Gizi : Tempura memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti protein, fosfor, retinol, magnesium, selenium, vitamin B12, vitamin A, dan vitamin E.
• Kualitas : Tempura memiliki kualitas yang baik, sehingga lebih baik untuk digunakan dalam produk makanan yang membutuhkan kualitas tinggi, seperti kamaboko, chikuwa, dan lain-lain
• Kegunaan : Tempura dapat digunakan langsung dalam pengolahan bahan-bahan santapan, seperti bakso, sosis, dan lain-lain.
• Stabilitas Harga : Suplai tempura relatif stabil, sehingga harga relatif lebih stabil
• Ekonomi : Tempura dapat ditaruh lama, yang memudahkan perencanaan penciptaan makanan
• Murah : Biaya penyimpana, distribusi, dan transportasi tempura lebih murah.
• Waktu dan Tenaga Kerja : Pengolahan tempura lebih mudah, yang memperoleh waktu dan tenaga kerja yang lebih efisien.
• Pembuangan Limbah : Produksi tempura dapat menghasilkan limbah yang lebih kecil Keunggulan/keunikan produk ini dibandingkan produk lainnya:
Untuk pengembangan produk tempura di masa depan, ada beberapa tantangan yang perlu dipertimbangkan:
• Kualitas Produk : Menjamin kualitas produk tempura adalah penting untuk memperoleh pelanggan.
• Diversifikasi Produk : Melakukan diversifikasi produk dengan pengembangan produk olahan rajungan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Contohnya, produk kepiting lumpia dan kepiting nugget
• Strategi Pengembangan Produk : Perlu menggunakan strategi proaktif dan pengembangan produk untuk mengantisipasi kondisi masa depan. Strategi pengembangan produk harus membuat produk bersaing dengan baik di pasar dan diminati oleh banyak konsumen
• Pemasaran dan Promosi : Perlu melakukan promosi produk melalui media seperti media sosial, facebook, twitter, status whatsapp. Menggunakan inovasi dan kreativitas dalam paket produk, seperti menggunakan keranjang bambu, ceting bambu, dan sokase
• Analisis SWOT :
Perlu melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman produk. Hal ini akan membantu dalam membuat keputusan tentang
pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
• Pengembangan Strategi Bisnis:
Perlu mengembangkan strategi bisnis yang akan menarik minat beli konsumen melalui produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Contohnya, pengembangan media promosi yang menggunakan 4P dan 7P
Peluang produk tempura di masa depan cukup luas, terutama jika dibandingkan dengan produk lainnya. Berikut adalah beberapa peluang yang dapat dikembangkan dalam produk tempura:
• Inovasi Rasa : memperbaiki rasa tempura dapat menarik minat konsumen.
Contohnya, dapat ditambahkan rasa sambal, kecap manis, atau rasa lainnya.
• Pengembangan Produk : Dapat mengembangkan produk makanan tempura, seperti nugget tempura, kepiting tempura, atau udang tempura
• Kualitas Produk : Menjamin kualitas produk tempura penting untuk menarik minat konsumen. Perlu menggunakan bahan baku dan peralatan produksi yang aman untuk lingkungan
• Pengembangan Media Promosi : Perlu mengembangkan media promosi untuk meningkatkan loyalitas merek. Contohnya, pengembangan media promosi yang menggunakan 4P dan 7P.
• Pengembangan Pemasaran Online : Perlu mengembangkan pemasaran online untuk membuat produk tersebut dapat dijual secara online. Contohnya, dapat menggunakan platform seperti GrabFood atau GoFood.
• Pengembangan Kemitraan : Dapat mengembangkan kemitraan dengan supermarket atau toko-toko makanan Jepang untuk memperluas jaringan bisnis.
• Pengembangan Kualitas Lingkungan : Menjamin kualitas lingkungan dalam proses pengolahan adalah penting bagi konsumen yang peduli lingkungan. Perlu menggunakan bahan baku dan peralatan produksi yang aman untuk lingkungan.
Dengan mengembangkan peluang-peluang ini, produk tempura dapat berkembang dan menjadi produk yang berkualitas tinggi dan berkembang
Prosedur pembuatan surimi tempura meliputi beberapa langkah yang penting untuk menghasilkan produk yang renyah dan lezat. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan:
Penerimaan Bahan Baku : Siapkan bahan baku yang dibutuhkan, seperti ikan, tepung terigu, garam, dan air.
Pelelehan : Lakukan pelelehan ikan dengan cara memasukkan ikan ke dalam air panas yang diberi garam. Ini akan memudahkan pemisahan daging dari tulang,
Penyiangan : Setelah pelelehan, ikan harus disiangkan dengan air dingin sebelum dipotong menjadi potongan kecil-kecil.
Pencucian : Melakukan pencucian ikan dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan bau.
Prosedur Pembuatan Tempura
Pemisahan Daging Dari Tulang : Setelah dicuci, daging ikan harus dipisahkan dari tulang dan kulit dengan cara menggunakan tangan atau alat pemotong
Penghancuran Daging : Daging ikan harus dipotong menjadi potongan yang kecil- kecil dan dicampur dengan tepung terigu, garam, dan air
Penekanan : Campuran daging dan tepung harus ditekan dengan tangan atau alat penekan untuk membentuk adonan yang konsisten.
Pengorengan : Adonan surimi harus dicelupkan ke dalam minyak panas hingga matang dan renyah
Sajikan : Surimi tempura yang sudah digoreng harus disajikan segera saat baru matang untuk menghasilkan rasa yang maksimal.
Untuk menghasilkan surimi tempura yang renyah, perlu menjaga adonan tepung selalu dingin