• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEORI-TEORI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA K3

N/A
N/A
Nasywa Rasyifa

Academic year: 2024

Membagikan "TEORI-TEORI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA K3"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Annisya Iskandar (J1A121115) Armita Muslimat (J1A121116)

Chici Ramadhan Purnama (J1A121122) Devita Sari (J1A121124)

Dian Purnama (J1A121126)

Dina Leviana Feilizah (J1A121129)

Jimip Selahri (J1A121150) La Ode Aravad (J1A121154)

Lathifah Zahrani Madjid (J1A121155)

Marieska Yasmine Bafadal (J1A121156)

Marviani (J1A121157)

(3)

T e o r i - T e o r i K e s e h a t a n d a n

K e s e l a m a t a n K e r j a

(4)

Kecelakaan merupakan akibat dari interaksi antara korban kecelakaan, perantara terjadinya kecelakaan, dan lingkungan yang kompleks, yang tidak dapat dijelaskan

hanya dengan mempertimbangkan salah satu dari 3 faktor yang terlibat.

T E O R I G O R D O N

- J E G o r d o n ( 1 9 4 9 ) -

(5)

T E O R I M U L T I P L E C A U S A T I O N

Berdasarkan pada kenyataan bahwa kemungkinan ada lebih dari satu penyebab terjadinya kecelakaan. Penyebab ini mewakili

perbuatan, kondisi atau situasi yang tidak aman. Beberapa kemungkinan yang menjadi

penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut perlu diteliti lebih lanjut.

(6)

T E O R I D O M I N O

Menurut Heinrich, 88% kecelakaan disebabkan oleh perbuatan/tindakan tidak aman dari manusia (unsafe act), sedangkan sisanya disebabkan oleh hal-hal yang tidak berkaitan

dengan kesalahan manusia, yaitu 10 % disebabkan kondisi yang tidak aman (unsafe

condition) dan 2% disebabkan takdir Tuhan.

(7)

1. Keturunan/ herediter. Dalam hal ini adalah karakteristik atau kondisi yang dimiliki oleh seseorang yang

berisiko celaka

2. Perilaku tidak aman. Kebiasaan yang berisiko terjadi kecelakaan.

3. Kondisi tidak aman. Keadaan yang berisiko menimbulkan kecelakaan.

(8)

T E O R I

B I R D & L O F T U S

Bird dan Loftus tidak lagi melihat kesalahan terjadi pada manusia / pekerja semata, melainkan lebih menyoroti pada bagaimana

manajemen lebih mengambil peran

dalam melakukan pengendalian agar

tidak terjadi kecelakaan.

(9)

Dalam perkembang Teori Domino muncul berbagai pendapat yang mengungkapkan bahwa kecelakaan kerja tidak bukan

disebabkan satu faktor saja, melainkan interaksi

multifaktor yang merupakan refleksi dari manajemen. Salah satu orang yang mengungkapkan hal ini adalah Frank E Bird.

Frank E Bird memodifikasi Teori Domino.

T E O R I F R A N K E B I R D / I L C I

(10)

Interaksi multifaktor yang dimaksud Teori Frank E Bird adalah:

1. Lack of Control (Lemahnya Manajemen Pengendalian) 2. Basic Causes (Penyebab Dasar)

3. Immediate Causes (Penyebab Utama) 4. Incident (Kecelakaan)

5. Loss (Kerugian)

(11)

Kecelakaan terjadi ketika terjadi kegagalan interaksi pada setiap komponen yang terlibat dalam suatu

sistem produksi. Kegagalan suatu proses dapat dilukiskan sebagai

“lubang” dalam setiap lapisan sistem yang berbeda. Dengan demikian menjelaskan apa dari tahapan suatu proses produksi tersebut yang gagal.

T E O R I

S W I S S C H E E S E

(12)

U n d a n g - U n d a n g

K e s e h a t a n d a n

K e s e l a m a t a n K e r j a

(13)

T e r d i r i d a r i 1 1 b a b d a n 1 8 p a s a l . U n d a n g - u n d a n g i n i m e n g a t u r d e n g a n j e l a s t e n t a n g k e w a j i b a n p i m p i n a n t e m p a t k e r j a d a n p e k e r j a d a l a m m e l a k s a n a k a n k e s e l a m a t a n k e r j a

T e r d i r i d a r i 2 2 B a b d a n 2 0 5 P a s a l . U n d a n g - u n d a n g i n i m e n y a t a k a n b a h w a s e c a r a k h u s u s p e r u s a h a a n b e r k e w a j i b a n m e m e r i k s a k a n

k e s e h a t a n b a d a n , k o n d i s i m e n t a l d a n k e m a m p u a n f i s i k p e k e r j a , s e r t a p e m e r i k s a a n k e s e h a t a n s e c a r a b e r k a l a .

(14)

.

U n d a n g - u n d a n g i n i t e r d i r i 1 8 b a b d a n 1 9 3 p a s a l . U U i n i m e n g a t u r m e n g e n a i s e g a l a h a l y a n g b e r h u b u n g a n d e n g a n k e t e n a g a k e r j a a n m u l a i u p a h k e r j a , c u t i s a m p a i d e n g a n k e s e l a m a t a n d a n k e s e h a t a n k e r j a .

U n d a n g - u n d a n g i n i t e r d i r i d a r i 1 0 b a b d a n 1 2 p a s a l . U U i n i m e n g a t u r m e n g e n a i K 3 d i p e r u s a h a a n , y a n g b e r t u j u a n u n t u k m e n g e n d a l i k a n r i s i k o p e k e r j a a n .

(15)
(16)
(17)
(18)

Referensi

Dokumen terkait

Proses-proses produksi tersebut banyak menggunakan peralatan produksi yang mempunyai resiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga

Dengan melaksanakan K3 akan terwujud perlindungan terhadap tenaga kerja dari risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang dapat terjadi

Memasuki dunia industrialisasi yang semakin modern akan diikuti oleh penerapan teknologi tinggi, penggunaan bahan dan peralatan makin kompleks dan rumit, yang akan

Dalam rangka menghindarkan dan memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan atau penyakit akibat kerja, maka tenaga kerja perlu melengkapi dirinya dengan

 UNDANG-UNDANG KESELAMATAN KERJA bertujuan untuk mengurangi kecelakaan, mengurangi adanya bahaya peledakan, memaksa peningkatan kemampuan pekerja dalam memberikan pertolongan

Keterampilan BHD menjadi penting karena didalamnya diajarkan mengenai teknik dasar penyelamatan korban dari berbagai kecelakaan atau musibah sehari-hari yang biasa

jumlah korban mati, luka berat atau luka yang diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada suatu ruas jalan, persimpangan atau suatu wilayah per tahun.. Kecelakaan

Sosial Tenaga Kerja, kecelakaan kerja adalah Universitas Sumatera Utarakecelakaan yang terjadi dalam pekerjaan sejak berangkat dari rumah menuju tempat kerja dan pulang ke