DASAR-DASAR pengorganisasia
n
DASAR-DASAR pengorganisasia
n
OLEH
BAGUS JULIANSYAH (145080301111064)
KHALIDA GENTA KAHITNA (145080301111066)
MIA AGUSTINA
(145080301111068)
1
PENGERTIAN
PENGORGANISASIAN
Drs. H. Malayu S.P
Haribuan George R. Terry Drs. Manullang
Suatu proses penentuan , pengelompokan,
pengaturan bermacam-macam
aktivitas untuk mencapai tujuan
Tindakan mengusahakan hubungan orang-orang
yg dapat bekerja sama secara efisien dalam melaksanakan tugas dengan kondisi tertentu
untk mencapai tujuan
Salah satu proses penetapan pembagian pekerjaan yg akan
dilakukan, pembatasan tugas-
tugas unsur-unsur organisasi
2
Proses pengorgasasian dapat ditunjukkan dengan tiga langkah :
Pembagian beban pekerjaan Pemerincian seluruh
pekerjaan
Pengadaan dan pengembangan suatu mekanisme untuk mengkoordinasikan pekerjaan
3
STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi (desain organisasi) dapat didefinisasikan
sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi yang dikelola
Struktur organisasi (desain organisasi) dapat didefinisasikan
sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi yang dikelola
Struktur ini mengandung spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi,
sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan besaran
(ukuran) satuan kerja
Struktur ini mengandung spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi,
sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan besaran
(ukuran) satuan kerja
4
Sebagai ciri-ciri organisasi
Mengendalikan koordinasi dan motivasi
Mengarahkan perilaku orang-orang dalam berorganisasi
Merespon pemanfaatan lingkungan, teknologi, dan SDM
TUJUAN STRUKTUR ORGANISASI 5
UNSUR-UNSUR STRUKTUR ORGANISASI
Standardisasi Kegiatan
Ukuran Satuan Kerja Sentralisasi dan Desentralisasi
Pembuatan Keputusan
Koordinasi Kegiatan Spesialisasi
Kegiatan
Berkenaan dengan spesifikasi tugas
individu dan kelompok kerja dalam organisasi
Prosedur organisasi yang digunakan untuk menjamin terlaksananya
kegiatan yang direncana
Prosedur yang menintegrasikan fungsi satuan kerja
dalam organisasi
Menunjukkan lokasi (letak) kekuassan
pembuatan keputusan
Menunjukkan jumlah karyawan salam suau kelompok kerja
6
BAGAN ORGANISASI
Bagan organisasi memperlihatkan susunan fungsi, departemen, atau posisi organisasi dan
menunjukkan bagimana hubungan diantaranya.
Satuan-satuan organisasi terpisah biasanya digambarkan dalam kotak-kotak, dimana
dihungkan satu dengan lainnya dengan garis yang menunjukkan rantai perintah dan jalur informasi
formal.
Bagan organisasi memperlihatkan susunan fungsi, departemen, atau posisi organisasi dan
menunjukkan bagimana hubungan diantaranya.
Satuan-satuan organisasi terpisah biasanya digambarkan dalam kotak-kotak, dimana
dihungkan satu dengan lainnya dengan garis yang menunjukkan rantai perintah dan jalur informasi
formal.
7
8
Pembagian Kerja
Setiap kotak menunjukkan individu atau suatu
organisasi mana yang bertanggung
jawab untuk kegiatan organisasi tertentu, dan tingkat
spesialisasi yang digunakan
Manajer dan Bawahan atau Rantai Perintah
Tipe Pekerjaan yang
Dilaksanakan
Pengelompokan segmen-segmen
pekerjaan
Tingkat Manajemen
Rantai perintah menunjukkan
hubungan wewenang- tanggung jawab
yang
menhubungakan atasan dan bawahan
dalam keseluruhan organisasi
Label dan deskripsi pada tiap kotak
menunjukkan pekerjaan organisasional atau
bidang tanggung jawab yang berbeda
Keseluruhan bagan menunjukkan atas dasar apa kegiatan- kegiatan organisasi
dibagi dasar fungsional atau divisional, atau
lainnya
(departementalisasi)
Suatu bagan tidak hanya
menunjukkan manajer dan bawahan tetapi juga
keseluruhan hirarki manajer
LIMA ASPEK STRUKTUR ORGANISASI
GAMBAR RANTAI PERINTAH 9
Departementasi adalah suatu aktivitas untuk menyusun satuan organisasi yang akan diserahi
bidang kerja tertentu atau fungsi tertentu.
DEPARTEMENTALISASI 10
MACAM-MACAM
DEPARTEMENTALISASI
Departementalisasi Fungsional : pengelompokan fungsi yang sama atau kegiatan yang sejenis untuk membentuk satuan organisasi
Departementalisasi Devisional : Departementalisasi ini berdasarkan pada divisi melihat produk,layanan,dan klien sebagai faktor dasar pengelompokan.
Pola ini digunakan untuk memudahkan usaha antisipasi ancaman atau oportuniti dari luar organisasi
Departementalisasi Matriks : Departementalisasi ini berdasarkan kombinasi kedua aspek fungsional dan divisional secara simultan di bagian yang sama dalam organisasi
11
Pada struktur fungsional, setiap orang di departemen umumnya berkomunikasi dengan
pihak lain di departemen yang sama untuk mengkoordinasi pekerjaan dan meyelesaikan tugas atau mengimplementasi keputusan yang dialirkan pada heirarki dari manajer tingkat atas
DEPARTEMENTALISASI FUNGSIONAL 12
GAMBAR STRUKTUR FUNGSIONAL 13
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN STRUKTUR FUNGSIONAL
Kelebihan Kekurangan
Penggunaan yang efisien atas sumber daya, skala ekonomi
Spesialisasi keahlian dan
pengembangan yang mendalam
Kemajuan karier di antara departemen fungsional
Arahan dan pengawasan manajer tingkat atas
Koordinasi yang sangat baik di antara fungsi
Pemecahan masalah teknis yang berkualitas tinggi
Komunikasi yang buruk di antara departemen fungsional
Respons yang lambat terhadap perubahan eksternal, lambat berinovasi
Keputusan terkonsentrasi pada heirarki di tingkat atas, menyebabkan penundaan
Tanggung jawab masalah sulit untuk ditetapkan
Keterbataasan pandangan terhadap tujuan organisasi oleh karyawan
Pelatihan manajemen umum yang terbatas untuk karyawan
14
DEPARTEMENTALISASI DIVISIONAL
Timbul saat departemen dikelompokkan bersama berdasarkan hasil organisasi. Divisi ini disebut dengan struktur produk, struktur program,
atau struktur unit tersendiri. Intinya departemen yang berlainan dikumpulkan bersama untuk menghasilkan hasil akhir organisasi,
entah itu berupa produk, program, atau layanan bagi seorang palnggan
15
GAMBAR STRUKTUR DIVISIONAL 16
KELEBIHAN DAN
KEKURANGAN STRUKTUR DIVISIONAL
17
Kelebihan Kekurangan
Respons dan fleksebiltas cepat dilingkungan yang tidak stabil
Memperbesar perhatian pada kebutuhan pelanggan
Koordinasi yang sangat baik di antara departemen fungsional
Penugasan tanggung jawab yang mudah untuk tiap permasalahan produk
Penekanan pada produksi dan tugas divisi keseluruhan
Pengembangan keahlian manajemen umum
Pengadaan sumber daya di antara divisi
Kedalaman teknis dan spesialis yang kurang mendalam pada divisi
Koordinasi yang kurang baik antardivisi
Pengawasan manajemen tingkat atas yang berkurang
Bersaing untuk sumber daya perusahaan
Struktur matriks ini berkembang sebagai cara untuk meningkatkan koordinasi horizontal dan pembagian informasi.
Salah satu fitur unik dari matrik ini adalah kepemilikan lini wewenang ganda.
DEPARTEMENTALISASI MATRIKS 18
Gambar struktur matriks
Kelebihan Kekurangan
Penggunaan sumber daya yang lebih efisien dibandingkan dengan heirarki tunggal
Fleksebilitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan
Pengembangan keahlian manajemen umum dan khusus
Kerja sama antar disiplin, keahlian tersedia bagi semua divisi
Memperluas tugas bagi karyawan
Frustasi dan kebingungan dari rantai komando ganda
Konflik yang tinggi antara dua sisi matriks
Banyak pertemuan, dan diskusi daripada tindakan
Pelatihan antarmanusia dibutuhkan
Dominasi kekuatan oleh selah satu matriks
19
Merupakan struktur di mana keseluruhan organisasi dibentuk berdasarkan tim yang
mengoorganisasi pekerjaan mereka dan
bekerja langsung dengan pelanggan untuk mencapai tujuan
organisasi.
PENDEKATAN TIM/KELOMPOK
Kelebihan Kekurangan
Beberapa kelebihan struktur fungsional
Mengurangi hambatan antardepartemen,
meningkatkan kompromi
Waktu respons lebih sedikit, keputusan lebih cepat
Moral yang lebih baik,
antusiasme dari keterlibatan karyawan
Mengurangi biaya overhead administrasi
Kesetiaan ganda dan konflik
Waktu dan sumber daya yang dihabiskan untuk pertemuan
Desentralisasi yang tidak terencana
20
PENDEKATAN JARINGAN
Merupakan struktur perusahaah yang dilakukan pengontrakan kembali sebagaian besar fungsi utamanya untuk
memisahkan perusahaan dan pengoordanisasian kegiatan mereka dari
sebuah kantor pusat organisasi yang kecil
Kelebihan Kekurangan
Daya saing global
Fleksibilitas/tanta ngan pekerja
Mengurangi biaya overhead
administrasi
Tidak ada pengawasan langsung
Dapat kehilangan bagian organisasi
Melemahnya kesetiaan karyawan
21
Merupakan organisasi virtual yang memiliki
sedikit karyawan penuh waktu, merekrut
spesialis dari luar hanya untuk sementara
waktu dengan tujuan menyelesaikan proyek
khusus, kemudian berpisah ketika tujuan
telah dicapai
PENDEKATAN ORGANISASI VIRTUAL
Kelebihan Kekurangan
Dapat menarik keahlian dari mana saja di seluruh dunia
Sangat fleksibel dan responsif
Mengurangi biaya overhead
Kurangnya
pengawasan, batasan yang lemah
Permintaan yang semakin besar bagi manajer
Kesulitan komunikasi dan potensi
kesalahpahaman
22
Terima kasih atas perhatiannya
23