KONFLIK DAN
MEMBANGUN
KETERBUKAAN
(KOMUNIKASI
EFEKTIF)
KONFLIK ???
Berasal dari kata con-fligere atau conffictum artinya semua bentuk benturan, tabrakan, ketidaksesuaian, pertentangan, perkelahian, oposisi, dan interaksi2 yang antagonis bertentangan.
KONFLIK adalah relasi2 psikologis yang antagonis, berkaitan dengan tujuan2 yang tidak bisa
disesuaikan, interest2 yang eksklusif dan tidak bisa dipertemukan, sikap2 emosional yang bermusuhan, dan stmktur2 nilai yg berbeda.
Konflik adalah pertentangan antara dua pihak atau lebih, yang dapat terjadi antarindividu,
antarkelompok kecil, bahkan antarbangsa dan negara (Sarlito W. Sarwono, 1999).
JENIS—JENIS KONFLIK
O KONFLIK DALAM DIRI INDIVIDU
O KONFLIK ANTAR INDIVIDU
O KONFLIK ANTAR INDIVIDU—KELOMPOK
O KONFLIK ANTAR KELOMPOK.
Perbedaan dalam tujuan &
persepsi
Perbedaan tujuan dapat disertai dengan persepsi yang berbeda tentang suatu realita, dan ketidaksepakatan terhadap penyebab realita itu akan menimbulkan konflik. Hal ini banyak ditemui dalam organisasi
A#PEK POSITIF DALAM KONFLIK
1. Konflik bisa jadi merupakan sumber energi dan
kreativitas yang positif apabila dikelola dengan baik.
2. Membantu setiap orang untuk saling memahami tentang perbedaan pekerjaan dantanggung jawab
mereka.
3. Memberikan saluran baru untuk komunikasi.
4. Menumbuhkan semangat baru pada staf.
Memberikan kesempatan untuk menyalurkan emosi.
6.
Menghasilkan distribusi sumber tenaga yang lebih merata dalam organisasi.PDB BUDIARSA DHARMATANNA
“ Komunikasi
Organisasi merupakan
perilaku pengorganisasian yang terjadi dan bagaimana mereka
yang terlibat dalam proses itu
berinteraksi dan memberikan
makna atas apa yang terjadi ”
PDB BUDIARSA DHARMATANNA
Proses komunikasi adalah proses bagaimana sang komunikator menyampaikan pesan kepada
komunikannya (penerima pesan), sehingga dapat dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan
dengan komunikatornya
Jenis-jenis
Komunikasi
PDB
Jenis-jenis Komunikasi
Komunikasi verbal:
meliputi suara, kata, bahasa dan
berbicara Komunikasi verbal:
meliputi suara, kata, bahasa dan
berbicara
Komunikasi non- verbal:
melibatkan cara-cara fisik dari komunikasi
seperti nada, sentuhan, suara, dan
gerak tubuh.
Komunikasi non- verbal:
melibatkan cara-cara fisik dari komunikasi
seperti nada, sentuhan, suara, dan
gerak tubuh.
Komunikasi tertulis:
berupa tulisan kata- kata yang ingin disampaikan pada
waktu berkomunikasi Komunikasi tertulis:
berupa tulisan kata- kata yang ingin disampaikan pada
waktu berkomunikasi
Komunikasi visual:
tampilan visual dari informasi, topografi,
fotografi, tanda, simbol dan desain Komunikasi visual:
tampilan visual dari informasi, topografi,
fotografi, tanda, simbol dan desain