Topik 2 Ruang Kolaborasi Topik 2 Ruang Kolaborasi
Kelompok 5
Pembelajaran Sosial Emosional
LK 2.5
Analisis Film LK 2.5
Analisis Film
Film Laskar Pelangi bercerita tentang kehidupan anak-anak dari kalangan keluarga miskin di Desa Baritong. Mereka bersekolah d salah satu SD tertua di Pulau tersebut yaitu SD Muhammadiyah Gantung. Sekolah ini hanya memiliki 10 siswa sehingga terancam ditutup dan membuat anak-anak tersebut terpaksa tidak melanjutkan sekolah lagi. Ibu Muslimah menjadi guru satu-satunya yang megajar di SD tersebut dan Pak Harfan sebagai kepala sekolah. Bu Muslimah dan Pak Harfan tetap berupaya mempertahankan SD tersebut agar tidak ditutup walaupun dengan banyak keterbatasan.
SINOPSIS “LASKAR PELANGI”
SINOPSIS “LASKAR PELANGI”
Guru memiliki dedikasi tinggi dalam dunia
pendidikan dan mendidik anak didiknya secara
sungguh-sungguh.
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan guru sebagai agen perubahan
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan guru sebagai agen perubahan
Menggambarkan guru yang pantang menyerah
dan semangat tinggi dalamm mendidik walaupun dengan keterbatasan kondisi.
1
1 2 2 3 3
Guru diibaratkan
sebagai lilin dan contoh yang menerangi
sekitarnya dalam gelap, yang mampu mendidik
dalam segala keterbatasan.
Mindfulness
Seorang guru yang memiliki keinginan yang kuat meskipun banyak tantangan yang dihadapi.
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
1 1
2 2
Compassion
Guru sebagai agen perubahan menggunakan metode bervariasi dan mendorong peserta didik mengikuti kegiatan sesuai dengan bakat dan minatnya.
Emphaty
Guru menyadari keragaman peserta didik berasal dari latar belakang dan kemampuan yang
berbeda.
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
3 3
4 4
Critical Inquiry
Mengamati setiap keunikan karakter masing- masing peserta didik.
Film Sekolah Rimba bercerita tentang Butet seorang wanita yang menginspirasi pendidikan untuk masyarakat rimba.
Namun perjuangan Butet itu tidak mudah. Film ini diawali dengan anak suku Rimba bernama Bungo yang diam-diam memperhatikan Butet mengajar di hulu Sungai Makekal. namun Bungo tidak berani untuk mendekat. Bungo adalah seorang anak laki-laki yang berasal dari hilir Sungai Makekal yang ingin belajar dengan Butet. Bungo anak yang memiliki daya tangkap cepat dan memperhatikan pada saat diajar. Dengan semangat tinggi tentang pendidikan, Butet meminta kepada pimpinan (Bahar) untuk memperluas jaringan pendidikan.
SINOPSIS “SEKOLAH RIMBA”
SINOPSIS “SEKOLAH RIMBA”
Namun Butet memberanikan diri mendatangi tempat tinggal Bungo ditemani dua muridnya dari hulu Sungai Makekal. Awalnya terjadi penolakan karena adat suku tersebut yang konservatif, Butet
tidak menyerah untuk
memperjuangkan di tempat tinggal
Bungo.
Peduli lingkungan sekitar
Bergotong royong Mengikuti
organisasi masyarakat
Bertindak dan berpikir kreatif
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan guru sebagai agen perubahan
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan guru sebagai agen perubahan
Mengenal dan mempelajari budaya baru
Mencintai alam Bersikap hormat dan saling
menghargai
Empati
Tokoh Butet mampu mengetahui dan memahami perasaan yang dimiliki anak-anak Rimba yang ingin belajar membaca. Selain itu Butet memiliki kemampuan merasakan yang dirasakan orang lain dan dapat meyuarakan keadilan untuk Suku Rimba.
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
1 1
2 2
Compassion
Kemampuan menunjukkan kepedulian dan memberikan bantuan kepada orang lain. Butet mampu memberikan kemampuan responsif sehinngga membantu Bungo terkait keinginannya untuk belajar serta memotivasi anak-anak untuk terus belajar.
Mindfulness
Kemampuan untuk sadar akan pengalaman yang dimiliki. Butet dengan berbagai pengalaman sadar bahwa dia meruppakan praktisi pendidikan yang ditugaskan di daerah pedalaman Kalimantan. Selain itu dia juga menerima segala situasi dan kondisinya.
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
Hal yang dipelajari dari film hubungannya dengan pembelajaran sosial emosional (EMC2)
3 3
2 2
Critical Inquiry
Butet melalui pengalaman terhadap hal-hal yang terjadi pada problematika pendidikan di pedalaman memberikan upaya yang bisa dilakukan dan semakin memahami bagaimana anak-anak rimba sangat membutuhkan pendidikan.