Topik 2 Eksplorasi Konsep Pembelajaran Sosial Emosional
Kelompok : 5 Anggota :
1. Ajeng Risdafa Andini (2301660070) 2. Arum Setiya Dita (2301660024) 3. Elisa Listyani Palupi (2301660005) 4. Evi Fitriani (2301660015) 1. Apakah fungsi pembelajaran 𝐸𝑀𝐶2 secara umum?
Jawab :
Pembelajaran 𝐸𝑀𝐶2 berfungsi untuk mengurangi konflik melalui pembelajaran regulasi emosi dan pemecahan masalah. 𝐸𝑀𝐶2 membantu peserta didik mengatasi konflik dengan cara yang konstruktif. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya bullying dan Tindakan negative lainnya yang merugikan kegiatan pembelaran. 𝐸𝑀𝐶2 juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan mental peserta didik sehingga peserta didik merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan pembelajaran.
2. Mengapa penting bagi guru untuk memahami dan menerapkan 𝐸𝑀𝐶2? Jawab:
𝐸𝑀𝐶2 penting untuk diterapkan guru dalam pembelajaran karena :
a. Membentuk kepedulian sebagai dasar pembelajaran. Selama pembelajaran hubungan antara guru dengan siswa atau hubungan antar sesama siswa adala hal yang penting dalam membantu siswa agar berani mengeksplorasi diri, berani bertanya, mengemukakan pendapat bahkan berani untuk mengekspresikan dirinya.
b. Menciptakan suasana belajar yag menyenangkan serta kondusif yang dapat diterima oleh semua siswa. Dengan adanya suasana belajar yang kondusif, diharapkan setiap peserta didik mampu mengembangkan kemampuannya secara maksimal.
c. Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Peserta didik yang mampu mengontrol emosinya dengan baik, maka jika menjumpai permasalahan selama pembelajaran mampu mengambil tindakan dan bersikap secara bijaksana dalam menyelesaikan masalah tersebut.
d. Memberikan motivasi atau energi untuk melakukan pembelajaran.
3. Sebutkan 4 komponen 𝐸𝑀𝐶2! Jawab :
a. Empathy b. Compassion c. Mindfulness d. Critical Inquiry
4. Tuliskan hal-hal yang sudah Anda ketahui sebelumnya tentang 4 komponen 𝐸𝑀𝐶2! Jawab :
Empathy (Empati)
Compassion (Kasih Sayang)
Mindfulness (Kesadaran)
Critical Inquiry (Penyelidikan
Kritis) 1. Memahami dan
mengenali emosi 2. Memahami
sudut pandang orang lain 3. Memelihara
hubungan sosial
1. Mengakui
adanya tindakan kasih saying 2. Mempraktikkan
rasa kasih saying kepada diri sendiri, orang
lain dan
lingkungan 3. Menjadi agen
perubahan
1. Meningkatkan perhatian dan kesadaran 2. Mempraktikkan
tehnik perhatian penuh
3. Mengatur emosi
1. Penyelidikan yang berakar pada bukti- bukti
2. Logika sebagai inti dari rasionalitas 3. Membangun
skeptisisme diri dan ketahanan intelektual.
Dalam hal ini skeptisisme diri berarti sikap mempertanyakan atau mencurigai segala sesuatu karena adanya keyakinan bahwa segala sesuatu bersifat tidak pasti.
5. Tuliskan hal-hal baru yang Anda pelajari dari video tersebut!
Jawab :
• Video 1 : Bagaimana seorang guru/ pendidikan dapat berempati di kelas.
a. Guru dalam video tersebut meluangkan waktu untuk mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang ingin disampaikan oleh siswanya. Dia tidak memotong pembicaraan mereka, dan dia menunjukkan bahwa dia benar-benar tertarik dengan apa yang mereka katakan.
b. Guru tersebut menunjukkan rasa hormat kepada semua siswanya. Dia tidak membeda-bedakan, dan dia memperlakukan semua orang dengan adil.
c. Guru memberikan umpan balik yang konstruktif d. Guru menawarkan bantuan dan dukungan
e. Guru enciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif
• Video 2 : Compassion (Welas Asih) Contoh perilaku yang muncul : a. Memikirkan orang lain
b. Memperlakukan orang lain dengan baik tanpa mengharapkan imbalan c. Suka membantu orang lain
d. Selalu mendengarkan dan berempati
e. Melakukan gerakan-gerakan kecil yang bermanfaat baik orang-orang terdekat
• Mindfulness (Kesadaran)
a. Data 46% guru melaporkan tingkat stress yang tinggi. Hal itu sebanding dengan laporan perawat dan menjadi dua pekerjaan dengan tingkat stress yang tinggi di Amerika Serikat.
b. Stress karena banyak tugas yang harus dilakukan pada saat mengajar
c. Solusi untuk mengatasi stress yang dirasakan oleh guru adalah dengan menerapkan mindfulness
• Critical Inquiry (Penyelidikan Kritis)
Beberapa peran guru dalam peningkatan Critical Inquiry :
a. Dapat memandang secara nyata bahwa setiap peserta didik memiliki kemampuan dan berkompeten
b. Dapat berlaku adil dan lepas tangan dalam memberikan keleluasan kepada peserta didik agar dapat bergerak sesuai dengan minat
c. Tidak hanya menjelaskan materi, namun mengikutsertakan peserta didik dalam berpikir pada tingkat gambaran yang lebih luas
d. Memberikan kesempatan peserta didik untuk lebih mendengarkan, memahami dan merespon
e. Selama pembelajaran dalam memecahkan masalah memberikan pertanyaan”
untuk melatih sikap kritis peserta didik seperti “Saya tidak tahu”, “Saya bertanya-tanya bagaimana cara..”
6. Apa hal-hal yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
Jawab :
Hal yang ingin kami pelajari lebih lanjut adalah tentang bagaimana penerapan ke-empat komponen pembelajaran sosial emosional dapat berjalan dengan baik dalam pelaksanaan pembelajaran yang kami lakukan.