JURNAL PEMBELAJARAN MODUL 2
PEMBELAJARAN SOSIAL DAN EMOSIONAL PLOTING 2 PPG GURU TERTENTU
2024
Disusun oleh:
Bernadeta Ajeng Wahyuningrum, S.Pd 199104042022212030
Unit kerja: SMK N 1 BOJONGGEDE
LPTK: UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
A. PENDAHULUAN
1. Apa yang dimaksud dengan Pembelajaran Sosial Emosional?
Pembelajaran Sosial Emosional adalah metode yang membantu siswa untuk mengembangkan kesadaran, pengendalian dan ketrampilan dalam mengelola emosi, membangun hubungan dan mengambil keputusan. Metode ini sangat penting dilakukan selama proses pembelajaran, karena sebagai guru diharapkan mampu menunjukkan keterampilan sosial-emosional untuk menguatkan pembelajaran pada karakter profil pelajar Pancasila dan dalam kehidupan sehari- hari. Diharapkan dengan ini membuat sesorang guru, murid di satuan pendidikan dalam proses pembelajaran menjadi kondusif, karena mampu mengelola emosi terhadap tantangan yang terjadi. Hal ini dapat bernilai positif dan baik jika diterapkan dalam keluarga dan masyarakat.
2. LIMA (5) KOMPONEN SOSIAL EMOSIONAL MENURUT CASEL a. Kesadaran Diri (Selft -Awarenes)
b. Manajemen Diri (Selft-Management) c. Kesadaran Sosial (Sosial-Awarenes) d. Keterampilan Sosial (relationship-skills)
e. Pengambilan Keputusan (Responsibel Decision Making)
3. MANFAAT MENERAPKAN PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL (PSE)
a. Meningkatkan prestasi akademik
b. Meningkatkan kesadaran diri dan rasa percaya diri c. Meningkatkan empati terhadap orang tua
d. Meningkatkan keterampilan membangun hubungan baik e. Mengurangi tekanan emosional
4. TUJUAN PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
a. Memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang diri sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.
b. Membantu siswa dalam memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang akan membantu mereka dalam memahami emosi yang dirasakan, mengembangkan identitas mereka, dan menetapkan tujuan.
c. Mengurangi stress dan tekanan yang dialami dalam proses belajar.
d. Siswa mampu mencapai kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup dengan keseimbangan antara kompetensi akademik dan sosial emosional.
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Kesadaran Diria. Sesi ini guru mengajak siswa menulis tentang perasaannya serta pengalamannya dalam mengelola sosial dan emosional.
b. Tujuan : meningkatkan kemampuan siswa untuk mengenal dan memberikan informasi perasaan pengalaman sosial– emosionalnya c. Dokumentasi
2.
Pengelolaan Diria. Sesi ini guru melatih siswa mengosongkan pikiran dan relaxsasi sebelum kegiatan belajar dengan ice breaking diringi musik.
b. Tujuan : mengarahkan dan memberi cara kepada siswa meredakan stress agar lebih fokus
c. Dokumentasi
3. Kesadaran Sosial
a. Sesi ini siswa diminta untuk diskusi kelompok yang mengangkat masalah sosial, bullying dan pentingnya pemahaman keberagaman sosial
b. Tujuan : agar siswa paham dan menghargai perbedaan pendapat dan perasaan orang lain.
4. KETERAMPILAN RELASIONAL
a. Siswa berkelompok, berkolaborasi dan berbaur dengan rekan sebaya b. Tujuan : membangun kesadaran, komunikasi dan kerjasama yang baik
5. Pengambilan keputusan yang bertanggungjawab
a. Siswa menganalisa dan mengevaluasi hasil yang diputuskan bersama b.Tujuan: melatih siswa untuk membuat keputusan yang bisa
dipertanggungjawabkan baik keputusan sendiri maupun keputusan bersama.
c. Dokumentasi
6. KETERAMPILAN SOSIAL
Proyek yang saya lakukan untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional anak didik yaitu :
a. Belajar memahami emoji seperti sedih, senang, senang, marah, dengan membuat kartu emoji.
b. Mengajak peserta didik untuk mengucapkan terimakasih, kepada orang yang telah berjasa.
c. Mengajak peserta didik untuk menenangkan diri dengan cara menarik napas.
d. Mengajak peserta didik untuk mengucapkan perasaan.
C. REFLEKSI PEMBELAJARAN BERMAKNA
Pengalaman bermakna dengan teman sejawat dan siswa :
1. Berbagi praktek baik bagaimana cara meningkatkan keterampilan sosial emosional yang sudah saya praktekan di kelas.
2. Bersama kepala sekolah dan rekan guru rapat terkait masalah – masalah yang saya hadapi di kelas serta bagaimana cara untuk mengatasinya
3. Mengadakan konsultasi terhadap siswa mengenai bullying
4. Membantu memberi solusi kepada siswa agar dapat menangani emosional anak.
KESIMPULAN
Pendidikan bukan hanya tentang pembelajaran di sekolah melainkan di setiap tempat dan waktu, baik peristiwa pribadi dan sosial siswa. Pembelajaran sosial dan pembelajaran dekat dari rumah (PSE) adalah bagian penting dari pendidikan yang sering kali diabaikan, meskipun faktanya hal ini sangat mempengaruhi perkembangan anak-anak. Kita tentu memahami pentingnya pembinaan siswa secara menyeluruh, ilmiah, namun juga fisik, mendalam, sosial dan karakter.
UMPAN BALIK REKAN SEJAWAT
U
Tert