JURNAL
REFLEKSI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
PPG PLOTING GURU TERTENTU T.2 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2024
HENDRIKUS BRANY
NPM. 249007495073
NO.UKG. 201502617634
BID.STUDY TEKNIK OTOMOTIF
INSTANSI SMKS GLOBAL PASIFIK
PENDAHULUAN
Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) adalah proses belajar yang membantu individu mengembangkan kemampuan untuk memahami dan mengelola emosi mereka sendiri, membangun hubungan yang positif dengan orang lain, membuat keputusan yang bertanggung jawab, dan mengatasi tantangan dengan cara yang sehat. PSE bukan hanya tentang merasa senang, tetapi juga tentang belajar bagaimana menghadapi perasaan yang tidak menyenangkan seperti sedih, marah, atau takut.
Dasar untuk kesuksesan: Kemampuan sosial emosional yang kuat sangat penting untuk keberhasilan di sekolah, pekerjaan, dan kehidupan pribadi.Meningkatkan kesejahteraan: PSE membantu individu mengembangkan rasa percaya diri, empati, dan resiliensi yang lebih baik.Mencegah masalah: Dengan mengembangkan keterampilan sosial emosional, individu lebih siap untuk mengatasi masalah seperti bullying, kecemasan, dan depresi.
Apa Tujuan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)?
Pembelajaran sosial emosional adalah kegiatan atau proses
pendidikan yang bertujuan mengembangkan kemampuan individu dalam memahami dan
mengelola emosi diri, membantu seseorang untuk
menjadi pribadi yang lebih mandiri, empati, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan
sosial. serta membangun hubungan yang positif dengan
orang lain, serta membuat keputusan yang bertanggung
jawabdan penuh rasa
kepedulian.
Karena pembelajaran tidak akan cukup apabila murid hanya mengembangkan kemampuan akademiknya saja murid perlu juga mengembangkan aspek sosial dan emosinya, kompetensi emosional dan sosial berperan penting. Dalam keberhasilan akademik maupun kehidupan seseorang, sebagai Pendidik kita harus berbagi pengalaman lewat aspek emosional dan sosial murid melalui fase merdeka kita pendidik harus melakukan perubahan melalui sikap terbuka,rasa ingin tahu dan semangat untuk tumbuh.
Komponen Utama PSE:
Kesadaran Diri Memahami emosi sendiri, kekuatan, kelemahan, dan nilai-nilai.
Manajemen Diri Mengelola emosi, mengatur tujuan, dan membuat keputusan yang sehat.
Kesadaran Sosial Memahami perspektif orang lain, empati, dan membangun hubungan yang positif.
Keterampilan hubungan
Bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, dan mengatasi konflik.
Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
Mempertimbangkan konsekuensi, membuat pilihan yang baik, dan memecahkan masalah.
Mengapa Pembelajaran Sosial
Emosional(PSE) Penting?
Pembelajaran ternyata dapat menguatkan pengembangan ketrampilan pribadi dan interpersonal yang penting bagi praktik pendidikan holistik yang di harapkan oleh profil pelajar pancasila.Pembelajaran sosial emosional memastikan bahwa peserta tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga tumbuh menjadi individu yang utuh atau well rounded.
Pembelajaran sosial pada anak akan melahirkan kemampuan adaptasi secara kognitif maupun sosial.Kompetensi-kompetensi sosial seperti kesadaran diri,manajemen diri,kesadaran soisal.
• Manfaat PSE bagi :
Siswa: Meningkatkan prestasi akademik, mengurangi perilaku bermasalah, dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
• Guru: Menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung.
• Sekolah: Meningkatkan iklim sekolah dan mengurangi tingkat absensi.
Di harapkan pendidik dapat:
1) Menunjukan tentang pemahaman 5 ketrampilan emosional berdasarkan kerangka CASEL
2) Menggunakan berbagai strategi dan pendekatan untuk menerapkan kompetensi sosial emosional dalam pengembangan diri sendiri dan peserta didik.
3) Merancang pembelajaran dengan menggunakan kerangka 3 Signature practices (3praktik khas) pembelajaran sosial dan emosional yaitu pembukaan yang hangat dan inklusif kegiatan yang menantang serta melibatkan peserta didik,dan penutupan yang optimis.
Pembelajaran Sosial Emosional dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Apa Manfaat Pembelajaran Sosial Emosional(PSE)?:
Apa dan Bagaimana menerapkannya?
UMPAN BAIK
UMPAN BALIK TEMAN SEJAWAT:
UMPAN BALIK PESERTA DIDIK :
DOKUMENTASI KEGIATAN
KETRAMPILAN SOSIAL PESERTA DIDIK DI SEKOLAH :
KOLABORASI ANTAR PESERTA DIDIK UNTUK MEMECAHKAN MASALAH
KEGIATAN SOSIALISASI KESEHATAN siswa beriteraksi dengan peyuluh kesehatan dengan keaktifan dalam bertanya, menunjukan ketrampilan hubungan, dan
memahami perspektif orang lain, empati, dan membangun hubungan yang positif.
Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab : Mempertimbangkan konsekuensi, membuat pilihan yang baik, dan memecahkan masalah.
KEGIATAN DISKUSI OSIS
INTERAKSI SOSIAL PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK
MELAKUKAN KERJA BAKTI KEBERSIHAN DI RUANG LABORATORIUM KOMPUTER BERSAMA PESERTA DIDIK (KESADARAN DIRI, BAGI PESERTA DIDIK BAHWA PEDULI KEBERSIHAN LINGKUNGAN BELAJAR ADALAH UNTUK KEPENTINGAN BERSAMA)