• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS RUANG KOLABORASI

N/A
N/A
SARIP SRI HIDAYAT

Academic year: 2023

Membagikan "TUGAS RUANG KOLABORASI"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS RUANG KOLABORASI

Created by: Kelompok 2

Agus

Santosa Sarip Sri Siti Magfiroh

Hidayat

Utami Faidilla

(2)

01

02

Yuly Suryandari dan Ibu Subihah

Calon Guru Penggerak Angk. 9

Salam HANGAT dan BAHAGIA buat Kita Semua

03

Andriyansyah Puluhalawa, M.Pd.

(3)

KASUS 1

(4)

KASUS 1

(5)

KASUS 1

(6)

RESUME KASUS 1

(7)

Dalam kasus di atas, langkah-langkah restitusi apa saja yang sudah dijalankan oleh Ibu Santi?

(8)

Menurut Anda, apakah restitusi yang diusulkan Fifi dan Natali sudah sesuai dengan pelanggaran yang

telah dibuat? Apakah langkah-langkah restitusi yang telah diusulkan mereka?

(9)

Dalam kasus di atas, posisi apakah

yang telah diambil oleh Ibu Eni dalam

menangani Fifi dan Natali?

(10)

Jika Anda adalah Pak Hasan,

bagaimana Anda menyikapi langkah

yang ditempuh Ibu Santi?

(11)

KASUS 2

(12)

KASUS 2

(13)

RESUME KASUS 2

(14)

Dalam kasus di atas, sikap posisi apakah yang diambil oleh Bapak Lukman?

Jelaskan, apakah indikatornya?

Posisi Penghukum

“Ya sudah, kamu sudah melanggar peraturan Sekolah.

Kamu salah sudah terlambat salah pula warna sepatunya.

Segera buka sepatumu, kalau tidak bisa mengenakan warna sepatu sesuai!”

(15)

Bila Bapak Lukman mengambil posisi seorang Manajer, apa yang akan dikatakannya,

pertanyaan-pertanyaan seperti apakah yang akan diajukan ke Sabrina? Jelaskan

(16)

Kira-kira bila Anda adalah Kepala Sekolah di sekolah tersebut, Nilai kebajikan apa yang ingin dituju oleh peraturan harus

berwarna hitam?

(17)

Bagaimana Anda menyikapi langkah yang

diambil Pak Lukman mengenai kasus tersebut?

(18)

KASUS 3

(19)

RESUME KASUS 3

(20)

Posisi kontrol apa yang diambil oleh Ibu Dani dalam pendekatannya kepada Fajar?

“Gimana kamu Fajar, kamu tidak kasihan sama Ibu ya, Ibu sudah capek-capek

mengajarkan kamu. Tidak kasihan sama Ibu?”

(21)

Membaca sikap Fajar, kira-kira kebutuhan apa yang diperlukan oleh Fajar?

(22)

Bilamana Ibu Dani mengambil posisi

Pemantau, apa yang akan dilakukan atau

dikatakan olehnya? Pertanyaan-pertanyaan seperti apa yang akan diajukan?

Fajar, tahukan konsekuensi apa yang harus dilakukan apabila tidak memperhatikan saat pembelajaran di mulai?

Fajar, tahukan tata tertib saat di Kelas apa saja?

(23)

Apabila Anda adalah kepala sekolah di sekolah Fajar dan mengetahui hal ini,

bagaimana tindak lanjut Anda?

(24)

KASUS 4

(25)

KASUS 4

(26)

KASUS 4

(27)

RESUME KASUS 4

(28)

Posisi kontrol apa yang telah dipraktikkan oleh Kepala Sekolah Ibu Suti? Hal-hal apa saja yang

dilakukannya sehingga Anda berkesimpulan demikian?

Posisi Manajer, karena Ibu Suti telah membantu mencarikan solusi

pada masalah Dino dan Anto hingga selesai.

(29)

Dalam kasus tersebut, bagaimana Dino dikuatkan, bagaimana Anto dikuatkan oleh Ibu Suti?

Din o

Anto

Dino, membuat kesalahan adalah hal yang manusiawi dan mempertahankan harga diri itu penting!

Apa yang akan kamu lakukan untuk mengganti 3 kancing Anto yang lepas?

Anto, hal apa yang bisa dilakukan Dino untuk memperbaiki masalah

(30)

Kira-kira nilai-nilai kebajikan (keyakinan sekolah)

apa yang dituju dalam kasus tersebut?

Bertanggungjawab

Peduli

Saling Menghargai/Menghormati Mandiri

Kejujuran

(31)

DOCUMENTATION

(32)

Thanks for your

attention and participation

Referensi

Dokumen terkait

Kebijakan Kabupaten Pekalongan dalam penggunaan aplikasi e-kinerja untuk mencatat kinerja pegawai secara realtime Sesuai amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 30 Tahun 2019 tentang penilaian kinerja pegawai disebutkan pada pasal 29 (1) bahwa PNS wajib melakukan pengukuran kinerja melalui sistem pengukuran kinerja. Tujuan penenlitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh system aplikasi e-kinerja terhadap kinerja guru dan kepala sekolah dalam satuan pendidikan. Penelitian ini mengambil sampel dari salah satu pendidikan dasar yang ada dikabupaten pekalongan dengan enam partisipan yakni guru dan kepala sekolah dengan masa kerja yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatis. Pemilihan subjek penelitian dilakukan secara acak pada salah satu sekolah dasar. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, display data, dan verifikasi serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghargaan dari nilai e-kinerja dapat meningkatkan motivasi guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kuualitas kerja sehingga kinerja guru