TUGAS TERSTRUKTUR
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PESERTA DIDIK BIDANG KARIR
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kulih Bimbingan dan Konseling yang diampu oleh Dr.
Naharus Surur, M.Pd.
Disusun Oleh:
Natasya Maymuna K5418052
Kelas B
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
2020
PERMASALAHAN PESERTA DIDIK BIDANG KARIR DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING
A. Bidang Karir Bimbingan dan Konseling
Bidang karir merupakan salah satu bidang dalam bimbingan konseling yang berupa proses pemberian bantuan dari guru bimbingan dan konseling (konselor) kepada peserta didik (konseli) untuk mengalami pertumbuhan, perkembangan, eksplorasi, aspirasi dan pengambilan keputusan karir sepanjang rentang hidupnya secara rasional dan realistis berdasar informasi potensi diri dan kesempatan yang tersedia di lingkungan hidupnya sehingga mencapai kesuksesan dalam kehidupannya.
Bidang karir bimbingan dan konseling bertujuan untuk menfasilitasi perkembangan, eksplorasi, aspirasi, dan pengambilan keputusan karir sepanjang rentang hidup peserta didik (konseli). Ruang Lingkup bidang karir mencakup pengembangan sikap positif terhadap pekerjaan, pengembangan keterampilan menempuh masa transisi secara positif dari masa sekolah ke masa bekerja, pengembangan kesadaran terhadap berbagai pilihan karir, informasi pekerjaan, ketentuan sekolah dan pelatihan kerja, kesadaran akan hubungan beragam tujuan hidup dengan nilai, bakat, minat, kecakapan, dan kepribad ian masing-masing.
B. Permasalahan Peserta Didik
Terdapat beberapa permasalahan perkembangan peserta didik di bidang karir yaitu peserta didik mengalami keraguan dalam perencanaan karir. Selain itu peserta didik tidak mampu menganalisis kompetensi yang dimiliki oleh dirinya sendiri untuk pilihan karir dan mengembangkan perencnaan berkaitan dengan karir kedepannya. Peserta didik kurang memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya sendiri berkaitan dengan bidang karir.
Kurangnya persiapan untuk memenuhi syarat, kriteria, dan beberapa usaha untuk meningkatkan kesiapan dalam pemilihan karir. Peserta didik belum mampu mengembangkan keterampilan-keterampilan yang berhubungan dengan memanfaatkan penggunaan waktu luang. Permasalahan dalam bidang karir yang paling banyak dijumpai pada peserta didik yaitu banyak peserta didik yang masih bingung untuk memilih sekolah lanjutan yang diinginkan.
C. Faktor Penyebab Permasalahan Peserta Didik
Permasalahan peserta didik di bidang karir dapat disebabkan karena beberapa faktor yaitu peserta didik belum mengetahui siapa dirinya dan apa kelebihan dan kekurangannya.
Dengan mengetahui analisis diri maka akan membantu menentukan apa minat dan bakat dari setiap peserta didik. Setelah mengetahui minat dan bakal maka akan mempermudah dalam pemilihan sekolah lanjutan. Selain itu, terdapat peserta didik yang ragu akan memilih sekolah lanjutan yang sesuai dengan apa yang diinginkan atau sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dalam hal ini siswa juga mengalami kebingungan karena apa yang diinginkan tidak sesuai atau bertentangan dengan keinginan orang tua. Terdapat orang tua yang sangat memahami apa yang diinginkan serta kemampuan yang dimiliki oleh anaknya, sehingga orang tua akan membantu mengarahkan anaknya untuk memilih pilihan yang terbaik. Namun ada juga orang tua yang tidak memperhatikan keinginan dan kemampuan anaknya dan cenderung memutuskan secara langsung pilihan karir anaknya.
Ini akan membuat siswa mengalami kebingungan dalam penentuan karir.
D. Solusi Pemecahan Permasalahan Peserta Didik
Penentuan karir dalam setiap individu harus dapar membuat peserta didik untuk menanggulangi tugas perkembangan diri untuk menuju ke arah perkembangan karir.
Dalam hal ini diperlukan kemampuan dasar peserta didik, bimbingan atau bantuan dari orang lain, dan penentuan rencana yang akan digunakan dalam penentuan karir kedepannya. Setiap pilihan harus memiliki persiapan dan perencanaan yang digunakan sebagai landasan supaya lebih terarah dan tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Dalam hal ini, sekolah harus memfasilitasi setiap kebutuhan peserta didik dalam pengembangan diri. Misalnya sekolah dapat membantu mengadakan tes minat bakat untuk membantu siswa dalam mengetahui potensi yang dimiliki. Selain itu sekolah dapat melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain dalam melakukan kegiatan expo kampus supaya peserta didik dapat mengeksplor dan mencari informasi sebanyak mungkin mengenai perguruan tinggi. Dalam pemilihan karir, bimbingan dan konseling memiliki peranan yang penting untuk membantu peserta didik dalam mengatasi kebingunan yang dialami dalam penentuan perencanaan kedepannya.