Desa di Kabupaten Lampung Timur

Top PDF Desa di Kabupaten Lampung Timur:

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP PEMUDA DALAM BERORGANISASI DI DESA KEDATON II KECAMATAN BATANGHARI NUBAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2014

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP PEMUDA DALAM BERORGANISASI DI DESA KEDATON II KECAMATAN BATANGHARI NUBAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2014

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, perlu diidentifikasikan hal-hal yang berkaitan dengan Faktor-faktor yang mempengaruhi Sikap Pemuda dalam Berorganisasi di Desa Kedaton II Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur. Adapun hal tersebut diantaranya :

13 Baca lebih lajut

RESPON PETANI TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK (Kasus Petani Kakao Di Desa Labuhanratu Danau Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur)

RESPON PETANI TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK (Kasus Petani Kakao Di Desa Labuhanratu Danau Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur)

Tabel 2 menunjukkan bahwa Kecamatan Way Jepara merupakan salah satu daerah sentra kakao yang memiliki luas areal tanaman kakao sebesar 1.301,75 ha yang menempati urutan ketiga, dan produksi kakao sebesar 1.151,10 ton yang menempati urutan kedua, dengan produktivitas sebesar 0,88 ton/ha yang menempati urutan tertinggi dibandingkan dengan kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Lampung Timur. Berdasarkan data tersebut, Kecamatan Way Jepara memiliki peluang yang besar untuk meningkatkan produksi kakao. Kecamatan Way Jepara terdiri dari 15 desa dan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Way Jepara yang berusahatani kakao adalah Desa Labuhanratu Danau. Kakao merupakan salah satu komoditas utama yang ditanam oleh sebagian besar penduduk di Desa Labuhanratu Danau. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 3.
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN BUDIDAYA KAKAO ANGGOTA KELOMPOK TANI MAKMUR DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN BUDIDAYA KAKAO ANGGOTA KELOMPOK TANI MAKMUR DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Tingkat penerapan budidaya kakao, (2) Faktor–faktor yang berhubungan dengan penerapan budidaya kakao, (3) Hubungan antara tingkat penerapan budidaya kakao dengan tingkat produksi kakao. Penelitian ini dilakukan di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribawono Kabupaten Lampung Timur dan

1 Baca lebih lajut

ARTI MATERIAL SESAJEN DALAM PERKAWINAN ADAT JAWA DI DUSUN II DESA MATARAM BARU KECAMATAN MATARAM BARU KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

ARTI MATERIAL SESAJEN DALAM PERKAWINAN ADAT JAWA DI DUSUN II DESA MATARAM BARU KECAMATAN MATARAM BARU KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Indonesia merupakan negara majemuk, terdiri berbagai macam suku dan memiliki berbagai macam tradisi yang masih dipertahankan dan dilestarikan. Salah satu tradisi yang hingga saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat Jawa di Dusun II Desa Mataram Baru Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur yaitu pembuatan sesajen. Pembuatan sesajen ditujukan kepada Sang Pencipta dan roh- roh halus serta untuk melestarikan budaya Jawa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah arti sesajen pada pelaksanaan perkawinan adat Jawa di Dusun II Desa Mataram Baru Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur?. Tujuannya yaitu untuk mengetahui arti dari sesajen dalam perkawinan adat Jawa di Dusun II Desa Mataram Baru Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dengan model analisis interaktif.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

RESPON ANGGOTA KELOMPOK TANI JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP PROGRAM FASILITASI PERCEPATAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DAERAH (FPPED) DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBHAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

RESPON ANGGOTA KELOMPOK TANI JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP PROGRAM FASILITASI PERCEPATAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DAERAH (FPPED) DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBHAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Hasil penelitian menunjukkan (1) Respon anggota kelompok tani jagung (Zea mays L.) terhadap Program FPPED di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari responden yang mengikuti program ini telah memanfaatkan kredit usahatani, memanfaatkan sarana produksi usahatani jagung, dan mengembalikan modal tepat waktu sesuai dengan kesepakatan dengan perbankan dan perusahaan mitra, (2) respon anggota kelompok tani jagung (Zea mays L.) dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, luas lahan, tingkat aktivitas dalam kelompok, lama berusahatani, dan tingkat peranan pendamping lapangan. Tingkat
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

NILAI EKONOMI TOTAL HUTAN MANGROVE DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

NILAI EKONOMI TOTAL HUTAN MANGROVE DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Berdasarkan komitmen internasional dalam pengelolaan hutan mangrove dan perhatian terhadap lingkungan, maka kegiatan pengelolaan terpadu hutan mangrove mengagendakan pengembangan jejaring kerja (networking) secara nasional dan internasional. Secara nasional, telah dilakukan kerjasama dengan Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah II, dan secara internasional telah dibuka jejaring kerjasama dengan SSPM-JICA (Sub Sectoral Program on Mangrove-Japan International Cooperation Agency). Kerjasama ini diawali dengan survei pendahuluan pada November 2007 oleh Tim JICA, BPHM II Departemen Kehutanan, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Provinsi Lampung dan Tim Universitas Lampung ke areal hutan mangrove 700 hektar di Lampung Mangrove Center (LMC) Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur (Kustanti, 2011).
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

RESPON ANGGOTA KELOMPOK TANI JAGUNG (ZEA MAYS L.) TERHADAP PROGRAM FASILITASI PERCEPATAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DAERAH (FPPED) DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBHAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

RESPON ANGGOTA KELOMPOK TANI JAGUNG (ZEA MAYS L.) TERHADAP PROGRAM FASILITASI PERCEPATAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DAERAH (FPPED) DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBHAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui respon anggota kelompok tani jagung terhadap Program FPPED, (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi respon anggota kelompok tani terhadap Program FPPED, dan (3) Mengetahui pengaruh respon Program FPPED terhadap peningkatan pendapatan anggota kelompok tani. Penelitian ini dilakukan di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September 2008 – Oktober 2009. Pengambilan sampel

7 Baca lebih lajut

PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM MEWUJUDKAN PEMBENTUKAN PERATURAN DESA YANG PARTISIPATIF DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM MEWUJUDKAN PEMBENTUKAN PERATURAN DESA YANG PARTISIPATIF DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

The objective of this research was to find out why the Village Representative Board (BPD) was not yet able to draft participative village regulations in East Lampung district. This was a qualitative research with normative and empirical jurisdiction approaches with literary study, statute approach, case approach and historical approach. Data were collected with literary study. The results showed that the role of Village Representative Board (BPD) n drafting village regulation has been exercised in participative way but not optimal because some factors. The village regulation should be drafted by BPD, but the village regulation was initiated and drafted by Head of Village. BPD lack of knowledge related to their tasks and functions in village legislation, mechanism and process of making participative village regulation, and BPD was less optimal in making synergy with public related to participative village regulation making. The rights of public in Bojong village has been participative in making village regulation but not optimal as it was regulated Article 96 of Act number 12 in 2011 about legislation related to public participation rights. The making of village regulation in Bojong so far was conducted with village public deliberation by public figures as public representatives of each sub villages to deliver public aspiration in making village regulation in Bojong village. Interview results with chairman of BPD in Bojong village suggested that village deliberation in making village regulation was only a formality, because majority of participants such as public figures, religion figures, youth figures, and members of BPD almost always agreed with any draft of village regulation proposed by village government.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN BUDIDAYA KAKAO ANGGOTA KELOMPOK TANI MAKMUR DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Oleh

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN BUDIDAYA KAKAO ANGGOTA KELOMPOK TANI MAKMUR DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN BANDAR SRIBAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Oleh

mayoritas petani di Kecamatan Bandar Sribawono menanam kakao sebagi tanaman utamanya. Selain itu, kelompok tani yang berhasil memproduksi kakao terbesar di Desa Bandar Agung adalah Kelompok Tani Makmur. Sebagian besar petani di daerah tersebut berusaha tani kakao sebagai pokok usahataninya. Ini membuktikan bahwa tanaman kakao diminati oleh petani, sehingga perlu dikembangkan. Pertimbangan lain dalam memilih Desa Bandar Agung sebagai tempat pengembangan kakao adalah karena Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribawono merupakan lokasi pengkajian teknologi kakao BPTP Lampung selama 5 tahun terakhir dan memiliki luas areal tanaman kakao terluas kedua di kecamatan ini (Tabel 4).
Baca lebih lanjut

141 Baca lebih lajut

DAMPAK BANTUAN PNPM-MP PADA KELOMPOK PENERIMA SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) DI DESA WONOSARI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

DAMPAK BANTUAN PNPM-MP PADA KELOMPOK PENERIMA SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) DI DESA WONOSARI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Berdasarkan hasil pembahasan. Dana bantuan simpan pinjam kelompok perempuan PNPM Di Desa Wanosari Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur diberikan kepada 45 orang yang sebagian besar bergerak pada sektor perdagangan dan pertanian. terbuktinya pemberian dana bantuan simpan pinjam kelompok perempuan PNPM-MP mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, hal ini dapat dilihat dari table 4.12, terdapat bahwa masyarakat yang mmpu mengembangakan usahanya dengan “Baik” setelah mendapat dana bantuan permodalan dari PNPM-MP sebanyak 39 orang atau sebesar 86.67%. Dana
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PERAN HAKAM DALAM PENYELESAIAN NUSYUZ SUAMI ISTRI (Studi Kasus di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribawono Kabupaten Lampung Timur) SKRIPSI Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Syarat-Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Hukum (S.H)

PERAN HAKAM DALAM PENYELESAIAN NUSYUZ SUAMI ISTRI (Studi Kasus di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribawono Kabupaten Lampung Timur) SKRIPSI Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Syarat-Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Hukum (S.H)

Penyelesaian nusyuz suami istri sangat di perlukan juru damai (hakam) yang mampu memberikan solusi yang baik dan mampu mendamaikan dari dua belah pihak dengan jalan musyawarah dan kekeluargaan untuk kemaslahatan bersama. Pemecahan masalah yang digunakan oleh hakam dalam upaya mendamaikan para pihak yang berselisih merupakan salah satu cara yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang dapat diterima oleh pihak-pihak yang berselisih, dari kasus yang mereka hadapi. Strategi penyelesaian masalah nusyuz suami istri dalam upaya mendamaikan yang dilakukan di Desa Bandar Agung berjalan dengan baik dan efektif, hal ini terbukti dalam mengatasi masalah nusyuz belum ada yang sampai ke pengadilan malainkan masalah syiqoq. Kebanyakan masalah nusyuz suami istri dapat selesai dengan baik melalui upaya damai dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparatur desa sebagai juru damai (hakam), demi menjaga keharmonisan dan kenyamanan lingkungan keluarga dan masyarakat.
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

KEWENANGAN KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN ASET DESA PADA DESA TEGAL GONDO KECAMATAN PURBOLINGGO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

KEWENANGAN KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN ASET DESA PADA DESA TEGAL GONDO KECAMATAN PURBOLINGGO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Pemekaran dari satu desa menjadi dua desa atau lebih dapat dilakukan setelah mencapai paling sedikit 5 (lima) tahun penyelenggaraan pemerintahan desa. Desa yang kondisi masyarakat dan wilayahnya tidak lagi memenuhi persyaratan dapat dihapus atau digabung. Dalam wilayah desa dapat dibentuk dusun atau sebutan lain yang merupakan bagian wilayah kerja pemerintahan desa dan ditetapkan dengan peraturan desa. Sebutan bagian wilayah kerja pemerintahan desa disesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat yang ditetapkan dengan peraturan desa. Desa dapat diubah atau disesuaikan statusnya menjadi kelurahan berdasarkan prakarsa pemerintah desa bersama Badan Permusyawratan Desa dengan memperhatikan saran dan pendapat masyarakat setempat 7 . Desa yang berubah menjadi kelurahan, Lurah dan perangkatnya diisi dari pegawai negeri sipil. Pendanaan sebagai akibat perubahan status desa menjadi kelurahan dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota 8 .
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

Peran Pekerja Sosial Masyarakat Pendamping Kelompok Usaha Bersama (KUBE)Dalam Pemberdayaan Keluarga Miskin Di Desa Toto Mulyo Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur Tahun 2013

Peran Pekerja Sosial Masyarakat Pendamping Kelompok Usaha Bersama (KUBE)Dalam Pemberdayaan Keluarga Miskin Di Desa Toto Mulyo Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur Tahun 2013

Dari beberapa penelitian diatas, semuanya melakukan penelitian dengan pembahasan yang sama yaitu mengenai peran pendamping KUBE dalam pemberdayaan keluarga miskin. Namun beberapa penelitian diatas belum ada yang secara khusus membahas atau membagi peran pendamping KUBE dalam pemberdayaan keluarga miskin dilihat dari aspek normatif dan yang diharapkan dengan berdasarkan buku pedoman umum pendampingan KUBE. Perbedaan penelitian dengan penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya yaitu selain penelitian ini membagi peran pendamping KUBE secara normatif dan yang diharapkan, lokasi penelitiannya pun berbeda. Yaitu di Desa Toto Mulyo Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur tahun 2013.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP KETERWAKILAN PEREMPUAN PADA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (Studi di Desa Sumber Jaya Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur) - Raden Intan Repository

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP KETERWAKILAN PEREMPUAN PADA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (Studi di Desa Sumber Jaya Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur) - Raden Intan Repository

Didalam fiqh siyasah kedudukan Badan Permusyawaratan Desa sama dengan lembaga Ahlu al-ahlli wa al- „aqdi. Para ahli fiqh siyasah merumuskan pengertian Ahlu al-ahlli wa al- „aqdi sebagai orang yang memiliki kewenangan untuk memutuskan dan menentukan sesuatu atas nama umat (warga negara). 16 Tugas mereka tidak hanya bermusyawarah dalam perkara- perkara umum kenegaraan, mengeluarkan undang-undang yang berkaitan dengan kemaslahatan dan tidak bertabrakan dengan salah satu dari dasar- dasar syariat yang baku dan melaksanakan peran konstitusional dalam memilih pemimpin tertinggi negara saja. Tetapi tugas mereka juga mencakup melaksakan peran pengawasan atas kewenangan legislatif sebagai wewenang pengawas yang dilakukan oleh rakyat terhadap pemerintahan dan penguasa untuk mencegah mereka dari tindakan pelanggaran terhadap suatu hak dari hak-hak Allah.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

Situs Megalithik Taman Purbakala Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur (Dalam Pandangan Masyarakat Setempat)

Situs Megalithik Taman Purbakala Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur (Dalam Pandangan Masyarakat Setempat)

Taman Purbakala Pugungraharjo merupakan situs kepurbakalaan yang terletak di Desa Pugungraharjo. Nama Pugung Raharjo berasal dari dua suku kata yaitu pugung dan raharjo yang artinya gunduk tanah yang aman tentram sejahtera. Taman Purbakala Pugung Raharjo merupakan peninggalan berasal dari tradisi Megalitik, Klasik dan Islam yang sangat unik karena jarang terjadi di daerah lain. Situs Megalithik ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat daerah maupun luar daerah sehingga memberikan asumsi-asumsi yang berbeda terhadap keberadaan Situs Megalithik Taman Purbakala Pugung Raharjo ini. Asumsi- asumsi ini khususnya oleh masyakat desa Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur yang akan menjadi objek dalam penelitian ini. Berdasarkan uraian di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ” bagaimanakah asumsi masyarakat terhadap Situs Megalithik Taman Purbakala Pugung Raharjo Lampung Timur? ”. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan asumsi masyarakat terhadap Situs Megalithik Taman Purbakala Pugung Raharjo Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dalam bentuk survei dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi dan kepustakaan, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KANDIDAT BAKTERI PROBIOTIK DARI TERASI UDANG REBON (Mysis relicta)

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KANDIDAT BAKTERI PROBIOTIK DARI TERASI UDANG REBON (Mysis relicta)

Terasi (Indonesian shrimp paste) merupakan produk awetan ikan – ikan kecil atau rebon yang telah diolah melalui proses pemeraman atau fermentasi, penggilingan atau penumbukan, dan penjemuran (Sharif et al, 2008). Pembuatan terasi di Desa Margasari, Kecamatan Labuan Maringgai Kabupaten Lampung Timur masih dilakukan secara tradisional yaitu bahan mentah berupa rebon atau udang dicuci terlebih dahulu dengan menggunakan air laut hingga bersih dengan menyeleksi ikan dan kotoran yang ada. Penggunaan air laut pada saat pencucian agar rebon tidak rusak karena jika diberi air tawar maka akan berbau busuk saat dilakukan pengolahan. Setelah bersih rebon diberikan garam dengan perbandingan udang rebon dan garam sebesar ± 10:1. Selanjutnya dilakukan penyimpanan selama semalam dalam keadaan tertutup rapat sehingga tidak terkontaminasi. Rebon yang sudah difermentasi dilakukan penjemuran di atas para-para hingga kering dan ditumbuk halus dengan menggunakan lesung. Setelah halus dibuat menjadi bongkahan – bongkahan dan dilakukan penjemuran hingga kering.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

DAMPAK DAN SASARAN BANTUAN BENIH PADI UNTUK KELOMPOK TANI DI KECAMATAN PURBOLINGGO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

DAMPAK DAN SASARAN BANTUAN BENIH PADI UNTUK KELOMPOK TANI DI KECAMATAN PURBOLINGGO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Dari data Tabel.5 diketahui bahwa Desa Taman Fajar merupakan desa dengan jumlah kelompok tani yang mendapat alokasi BLBU yang terbanyak, yaitu sebanyak 6 kelompok tani yang terdiri dari 170 anggota petani, dan Desa Tegal Gondo merupaka desa dengan jumlah petani yang mendapat alokasi BLBU paling kecil, yaitu 1 kelompok tani yang terdiri dari 25 anggota petani pada tahun 2012. Pada dasarnya Perencanaan pemerintah dengan Program BLBU dapat dilaksanakan dan mencapai sasarannya serta dikatakan berhasil apabila masyarakat yang menerima manfaat dari subsidi tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat khususnya petani padi. Beberapa permasalahan yang ada, merupakan bukti bahwa Perencanaan Program Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) tidak terlepas kemungkinan terjadinya permasalahan. Masalah yang timbul tentunya tidak bisa dijadikan ukuran efektif atau tidak program tersebut.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN POPULASI BURUNG CEKAKAK (Halcyonidae) DI LAHAN BASAH DESA SUNGAI LUAR DAN LAHAN BASAH DESA KIBANG PACING KECAMATAN MENGGALA TIMUR KABUPATEN TULANG BAWANG

PERBANDINGAN POPULASI BURUNG CEKAKAK (Halcyonidae) DI LAHAN BASAH DESA SUNGAI LUAR DAN LAHAN BASAH DESA KIBANG PACING KECAMATAN MENGGALA TIMUR KABUPATEN TULANG BAWANG

Alhamdulillahirabbil ’alamin puji syukur kepada Allah SWT berkat karunia serta kemudahan yang Engkau berikan akhirnya skripsi sederhana dengan judul ” Perbandingan Populasi Burung Cekakak (Halcyonidae) di Lahan Basah Desa Sungai Luar dan Lahan Basah Desa Kibang Pacing Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang ” sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kehutanan di Universitas Lampung ini dapat terselesaikan. Sholawat, dan salam selalu terlimpahkan keharibaan Rasulullah Muhammad SAW.

59 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Penegasan Judul - PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG MAHAR (Studi Kasus di Desa Surabaya Udik Kecamatan Sukadana Lampung Timur ) - Raden Intan Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Penegasan Judul - PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG MAHAR (Studi Kasus di Desa Surabaya Udik Kecamatan Sukadana Lampung Timur ) - Raden Intan Repository

Masyarakat Desa Surabaya Udik merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur yang terdiri dari berbagai suku dan agama yang sebagian besar masyarakatnya bersuku jawa, sunda dan beragama Islam, ada juga beberapa suku batak dan lampung. Meskipun demikian, kehidupan sosial masyarakat di desa tersebut rukun saling tolong menolong, namun keadaan ekonomi masyarakat setempat rata-rata berada pada ekonomi bawah. dikatakan masyarakat lapisanbawah karena penghasilan yang didapat dalam sebulan dibawah satu juta, hal ini peniliti dapatkan dari hasil wawancara pada masyarakat desa sukadana. 5 Masyarakat Desa Surabaya Udik
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

SLAMETAN SEPASARAN PADA MASYARAKAT JAWA DI DESA RANTAU FAJAR KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATENLAMPUNG TIMUR

SLAMETAN SEPASARAN PADA MASYARAKAT JAWA DI DESA RANTAU FAJAR KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATENLAMPUNG TIMUR

Salah satu slametan yang masih terus dilakukan oleh orang Jawa adalah slametan yang berhubungan dengan kelahiran seorang bayi yaitu slametan sepasaran. Dalam masyarakat Jawa jika peristiwa yang menyangkut kelahiran maka peristiwa itulah yang menentukan waktunya, berbeda dengan peristiwa yang menyangkut perkawinan atau khitanan harus dengan menentukan hari baik menurut hitungan sistem kalender orang Jawa. Menurut Gatut Murniatmo sepasaran merupakan suatu tradisi yang menandai bahwa bayi telah berumur sepasar (lima hari). Tradisi ini diselenggarakan oleh keluarga untuk menyambut hadirnya bayi di tengah keluarganya sekaligus pemberian nama bagi si bayi (Gatut Murniatmo, 2000:228). Salah satu masyarakat yang masih melaksanakan slametan sepasaran adalah masyarakat di Desa Rantau Fajar. Desa Rantau Fajar merupakan salah satu desa yang terletak di Propinsi Lampung tepatnya di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Mayoritas penduduk desa ini adalah orang yang bersuku Jawa.
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...