Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum)

Top PDF Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum):

EFEK EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus pneumoniae

EFEK EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus pneumoniae

Hasil: Kadar hambat minimal (KHM) 6,25%. Kadar bunuh minimal (KBM) 12,5%. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar perlakuan (p = 0.000). Hasil analisis regresi menunjukkan pemberian konsentrasi ekstrak daun sirih merah berpengaruh terhadap penurunan jumlah koloni bakteri sebesar R 2 = 47,1%. Hasil analisis korelasi sebesar -0,686 (p = 0.000) semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun sirih merah semakin berkurang jumlah koloni bakteri Streptococcus pneumoniae.

Baca lebih lajut

PENGGUNAAN Na - CMC ( GELLING AGENT) DALAM SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK KAYU SIWAK ( Salvadora persica ) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH ( Piper crocatum ) - repository perpustakaan

PENGGUNAAN Na - CMC ( GELLING AGENT) DALAM SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK KAYU SIWAK ( Salvadora persica ) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH ( Piper crocatum ) - repository perpustakaan

Na-CMC sebagai Gelling agent dapat menghasilkan pasta gigi dengan konsistensi yang beragam. Kayu siwak (Salvadora persica) dan daun sirih merah (Piper crocatum) sering digunakan sebagai zat aktif pada pasta gigi yang digunakan sebagai antibakteri pada gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimal Na-CMC sebagai gelling agent pada sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian eksperimental untuk menentukan formula yang optimal terhadap karakteristik fisik sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah dengan menambahkan berbagai konsentrasi Na- CMC untuk stabilitas. Berdasarkan hasil penelitian ini, Na-CMC yang berfungsi sebagai gelling agent pada pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah optimal pada konsentrasi 1,5%. Hasil uji antibakteri Streptococcus mutans terhadap pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah dengan konsentrasi Na-CMC 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% menghasilkan zona hambat secara berturut-turut 23,186 mm, 23,27 mm, 23,191 mm, dan 23,517 mm, yang menunjukkan bahwa variasi konsentrasi Na-CMC pada sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak (Salvadora persica L.) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) tidak berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri pada bakteri Streptococcus mutans.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum) TERHADAP Streptococcus mutans

DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum) TERHADAP Streptococcus mutans

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul : “ Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Streptococcus mutans “ adalah benar - benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutklan sumbernya dan belum pernah diajukan pada institusi manapun serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

Baca lebih lajut

Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Streptococcus mutans

Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Streptococcus mutans

Karies gigi terjadi pada semua penduduk diseluruh dunia tanpa memandang golongan dan usia, termasuk penduduk Indonesia. Prevalensi karies gigi di Indonesia berkisar 73,2%. Proses karies gigi merupakan kerusakan pada jaringan keras gigi melalui suatu reaksi kimiawi oleh bakteri, dimulai dengan proses kerusakan pada bagian anorganik, kemudian berlanjut pada bagian organik. Streptococcus mutans merupakan bakteri penyebab utama timbulnya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun sirih merah terhadap S. mutans. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratoris dengan rancangan penelitian post only control design dengan uji Well diffusion method untuk mengetahui besar daya hambat ekstrak sirih merah terhadap bakteri S. mutans. Dibagi dalam dua kelompok, kontrol (K) dan perlakuan (P). Kelompok K terdiri chlorhexidine (kontrol positif) dan aquadest kontrol negatif). Kelompok P terdiri dari ekstrak sirih merah konsentrasi 100%, 10%, 1%. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan pada semua kelompok p<0,05 dan hasil uji Mann-Whitney menunjukan perbedaan yang signifikan antar kelompok p<0,05 kecuali pada kelompok perlakuan konsentrasi 100% dan kelompok kontrol positif (chlorhexidine 0,2%) p>0,05. Kesimpulan menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih merah (piper crocatum) mempunyai kemampuan dalam menghamabat S. mutans dan ekstrak daun sirih merah dengan konsentrasi 100% mempunyai keefektifan yang sama dengan chlorhexidine 0,2% sebagai kontrol positif, serta konsentrasi minimal ekstrak daun sirih merah dalam menghambat S, mutans terdapat pada konsentrasi 1%.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Potensi Antikanker Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Sel HeLa

Potensi Antikanker Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Sel HeLa

Pengujian antikanker pada penelitian ini diawali dengan pengujian sitotoksisitas simplisia ekstrak daun sirih merah terhadap sel normal dengan metode MTT assay. Pengujian sitotoksisitas bertujuan untuk mengetahui keamanan simplisia dan ekstrak daun sirih merah terhadap sel normal. Sel normal yang digunakan pada penelitian ini adalah sel Chang. Sel Chang adalah sel liver manusia dan berbentuk epithelial. Hasil uji sitotoksisitas pada sel chang menunjukan bahwa terdapat hasil yang fluktuatif antara konsentrasi sampel dengan % inhibisi. Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan senyawa yang terdapat terkandung pada setiap konsentrasinya baik pada ekstrak maupun simplisia karena masih banyaknya senyawa yang terdapat dalam simplisia ataupun ekstrak daun sirih merah. Persen inhibisi tertinggi terdapat pada ekstrak etanol 30% dan simplisia daun sirih merah menghambat >80% pertumbuhan populasi sel Chang pada konsentrasi 800 ppm. Nilai ini masih diatas persen inhibisi cisplatin dan doxorubicin 1 ppm. Ekstrak air sendiri pada konsentrasi yang sama hanya menghambat <50% populasi pada sel Chang. Hasil ini menunjukan bahwa ekstrak air lebih aman karena menghambat pertumbuhan sel normal lebih rendah dibandingkan ekstrak etanol 30% dan air pada konsentrasi yang sama.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Optimasi macam pengikat (PVP K-30 - Amilum jagung) dan macam pengisi (Laktosa:manitol - Laktosa:Sukrosa) dalam formula tablet hisap ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Optimasi macam pengikat (PVP K-30 - Amilum jagung) dan macam pengisi (Laktosa:manitol - Laktosa:Sukrosa) dalam formula tablet hisap ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Puji syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Maha Esa atas segala berkat dan rahmat-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Skripsi yang berjudul “Optimasi macam pengikat (PVP K-30 – Amilum jagung) dan macam pengisi (Laktosa:Manitol - Laktosa:Sukrosa) dalam formula tablet hisap ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum.)” ini disusun dan diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Profil Flavonoid, Tanin, dan Alkaloid dari Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum)

Profil Flavonoid, Tanin, dan Alkaloid dari Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum)

Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya sampai akhir zaman sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian ini. Penelitian ini berjudul “ Profil Flavonoid, Tanin, dan Alkaloid dari Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) ”. Kegiatan penelitian ini dilakukan dari bulan April hingga September 2013, bertempat di Laboratorium Biokimia IPB dan Laboratorium Kimia Fisik IPB, Laboratorium Pusat Studi Biofarmaka (PSB) IPB serta Laboratorium Balai Pengkajian Bioteknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

DAYA ANTI BAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) SEBAGAI BAHAN IRIGASI SALURAN AKAR TERHADAP Streptococcus viridans

DAYA ANTI BAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) SEBAGAI BAHAN IRIGASI SALURAN AKAR TERHADAP Streptococcus viridans

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat Alloh SWT, yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Daya Anti Bakteri Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Sebagai Bahan Irigasi Saluran Akar Terhadap Streptococcus viridans ”. Skripsi ini diselesaikan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan studi pada Fakultas Kedokteran Gigi (S-1) dan mencapai gelar Sarjana Kedokteran Gigi.

Baca lebih lajut

PENGGUNAN GLISERIN (HUMECTANT) DALAM SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK KAYU SIWAK (Salvadora persica) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum)

PENGGUNAN GLISERIN (HUMECTANT) DALAM SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK KAYU SIWAK (Salvadora persica) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum)

Gliserin merupakan humektan organik yang tidak menimbulkan iritasi, bersifat higroskopik dan dapat bercampur hampir dengan semua zat, dari segi penampilan lebih menguntungkan karena pasta yang akan terbentuk akan memiliki kilap memuaskan dan konsistensi yang semisolid. Kayu siwak (Salvadora persica) dan daun sirih merah (Piper crocatum) sering digunakan sebagai zat aktif pada pasta gigi yang digunakan sebagai antibakteri pada gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh konsentrasi gliserin sebagai humektan terhadap pasta gigi menggunakan ekstrak kayu siwak (Salvadora persica) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum). Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian eksperimental untuk menentukan formula yang optimal terhadap karakteristik fisik sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah dengan menambahkan berbagai konsentrasi gliserin sebagai humektan. Berdasarkan hasil penelitian ini, gliserin sebagai humektan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sifat fisik dan stabilitas sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak (Salvadora persica) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum). Adapun pasta gigi ekstrak kayu siwak 5% dan ekstrak daun sirih merah 5% dengan konsentrasi gliserin 10%, 15, 20%, 25% memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans, dan daya antibakteri masing-masing konsentrasi memiliki perbedaan dengan kontrol positif dengan nilai signifikan 0,000 dan pada formula IV tidak memiliki perbedaan dengan kontrol positif dengan nilai signifikan 0,103.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Berkumur Dengan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) 3% Terhadap Akumulasi Plak Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU Angkatan 2014

Pengaruh Berkumur Dengan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) 3% Terhadap Akumulasi Plak Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU Angkatan 2014

terlebih dahulu sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Setelah itu, subjek penelitian diinstruksikan berkumur dengan obat kumur yang diberikan sebanyak 10 ml selama 30 detik setelah sikat gigi pada pagi hari dan malam hari sebelum tidur sampai hari ke- 7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa larutan ekstrak daun sirih merah 3% mempunyai efek terhadap akumulasi plak dengan penurunan plak sebanyak 0.250. Dari hasil penelitian ekstrak daun sirih merah 3% terhadap akumulasi plak ini diharapkan dapat menjadi bahan petunjuk sebagai alternatif obat umur dari bahan alami seperti sirih merah dalam meningkatkan kesehatan gigi dan jaringan periodontal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

1 PENGGUNAAN Na-CMC (GELLING AGENT) DALAM SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK KAYU SIWAK (Salvadora persica) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum)

1 PENGGUNAAN Na-CMC (GELLING AGENT) DALAM SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK KAYU SIWAK (Salvadora persica) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum)

Na-CMC sebagai Gelling agent dapat menghasilkan pasta gigi dengan konsistensi yang beragam. Kayu siwak (Salvadora persica) dan daun sirih merah (Piper crocatum) sering digunakan sebagai zat aktif pada pasta gigi yang digunakan sebagai antibakteri pada gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimal Na-CMC sebagai gelling agent pada sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian eksperimental untuk menentukan formula yang optimal terhadap karakteristik fisik sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah dengan menambahkan berbagai konsentrasi Na- CMC untuk stabilitas. Berdasarkan hasil penelitian ini, Na-CMC yang berfungsi sebagai gelling agent pada pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah optimal pada konsentrasi 1,5%. Hasil uji antibakteri Streptococcus mutans terhadap pasta gigi ekstrak kayu siwak dan ekstrak daun sirih merah dengan konsentrasi Na-CMC 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% menghasilkan zona hambat secara berturut-turut 23,186 mm, 23,27 mm, 23,191 mm, dan 23,517 mm, yang menunjukkan bahwa variasi konsentrasi Na-CMC pada sediaan pasta gigi ekstrak kayu siwak (Salvadora persica L.) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) tidak berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri pada bakteri Streptococcus mutans.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) dan Sirih Hijau (Piper Betle L.) sebagai Bahan Alternatif Irigasi Saluran Akar

Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) dan Sirih Hijau (Piper Betle L.) sebagai Bahan Alternatif Irigasi Saluran Akar

Latar Belakang: Tindakan irigasi saluran akar merupakan salah satu tahap perawatan endodonti yang penting sebab jika diabaikan dapat menyebabkan kegagalan perawatan. Larutan irigasi yang paling penting adalah mempunyai daya antimikroba yang maksimal dengan toksisitas yang minimal. H 2 O 2 3% salah satu bahan irigasi yang sering digunakan. Kekurangan H 2 O 2 3% sebagai bahan irigasi saluran akar adalah keterbatasannya daya antibakteri dari bahan tersebut dan sangat beracun terhadap sel. Untuk mengurangi efek toksisitas bahan irigasi saluran akar, maka pada penelitian ini menggunakan bahan alternatif ekstrak daun sirih sebagai bahan irigasi saluran akar yang aman digunakan. Diketahui bahwa kandungan minyak atsiri yang terdapat pada daun sirih memiliki efek antibakteri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan rancangan penelitian post only control design. Penelitian ini menggunakan metode sumuran dengan jumlah sampel sebanyak 8 sampel. Hasil pengamatan tersebut kemudian dilakukan uji analisis statistik menggunakan uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov, kemudian dilakukan uji homogenitas dengan levene Test. Hasil analisis yang diperoleh tidak normal dan tidak homogen maka dilanjutkan dengan uji statistik non parametrik, menggunakan uji beda Kruskall wallis dan dilanjutkan dengan Uji statistik Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih merah dan ekstrak daun sirih hijau memiliki efek antibakteri terhadap S. viridans. Kesimpulan dan Saran: Kesimpulan zona hambat terbesar hingga terkecil adalah ekstrak daun sirih hijau 100%, ekstrak sirih hijau 50%, H 2 O 2 3%, ekstrak daun sirih merah 100%, ekstrak daun sirih merah 50% dan akuades steril. Perlu penelitian lebih lanjut tentang penggunaan ekstrak daun sirih hijau dan ekstrak daun sirih merah sebagai alternatif pengganti bahan irigasi saluran akar.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Pengaruh Berkumur Dengan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) 3% Terhadap Akumulasi Plak Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU Angkatan 2014

Pengaruh Berkumur Dengan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) 3% Terhadap Akumulasi Plak Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU Angkatan 2014

terlebih dahulu sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Setelah itu, subjek penelitian diinstruksikan berkumur dengan obat kumur yang diberikan sebanyak 10 ml selama 30 detik setelah sikat gigi pada pagi hari dan malam hari sebelum tidur sampai hari ke- 7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa larutan ekstrak daun sirih merah 3% mempunyai efek terhadap akumulasi plak dengan penurunan plak sebanyak 0.250. Dari hasil penelitian ekstrak daun sirih merah 3% terhadap akumulasi plak ini diharapkan dapat menjadi bahan petunjuk sebagai alternatif obat umur dari bahan alami seperti sirih merah dalam meningkatkan kesehatan gigi dan jaringan periodontal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FORMULASI PASTA GIGI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz dan Pav) ANTARA BASIS PGA, PEG DAN HPMC TERHADAP Streptococcus mutans DAN

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FORMULASI PASTA GIGI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz dan Pav) ANTARA BASIS PGA, PEG DAN HPMC TERHADAP Streptococcus mutans DAN

Penggunaan pasta gigi herbal ditujukan untuk membantu mengurangi plak pada gigi sehingga gigi lebih bersih dan nyaman karena tanpa adanya kandungan bahan kimia yang berbahaya seperti fluorida yang mempunyai efek samping tertentu. Oleh karena itu dibuat alternatif formula pasta gigi dari bahan alam yang aman salah satunya yaitu menggunakan tanaman sirih merah yang mempunyai kandungan kavikol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri lima kali lebih kuat dibanding dengan fenol. Peneliti juga memvariasikan basis karena pemilihan basis yang digunakan dalam suatu sediaan dapat mempengaruhi pelepasan bahan aktif dari sediaan pasta. Apabila bahan obat tidak dapat dilepaskan dari pembawanya, maka obat tersebut tidak dapat bekerja secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik sifat fisika pasta berdasarkan perbedaan basis dan menentukan efektifitas terhadap penurunan indeks plak pada gigi menggunakan ekstrak daun sirih merah dengan berbagai variasi basis pada formulasi pasta gigi. Ekstrak sirih merah diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 70%. Uji aktivitas antibakteri dari pasta gigi ekstrak sirih merah menggunakan metode sumuran dengan kontrol positif pasta gigi herbal dipasaran. Dilakukan uji waktu kontak pasta gigi ekstrak sirih merah dengan konsentrasi 1% terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacillus. Formula pasta gigi dibuat dengan berbagai macam basis yaitu PGA, PEG dan HPMC. Dilakukan evaluasi sifat fisik dari sediaan meliputi organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lengket dan pH. Hasil penelitian menunjukkan variasi basis dalam pasta gigi memberikan perbedaan terhadap sifat fisik yang meliputi organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lengket dan pH. Formula pasta gigi yang paling baik berdasarkan evaluasi sediaan yang telah dilakukan adalah formula dengan basis PGA. Formula pasta gigi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan S.mutans dan L.bacillus adalah formula dengan basis PEG. Uji waktu kontak sediaan pasta gigi ekstrak sirih merah menunjukkan bahwa pasta gigi ekstrak sirih merah dapat membunuh bakteri S.mutans pada menit ke-10 namun tidak dapat membunuh bakteri L.bacillus. Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa pasta gigi ekstrak sirih merah dengan konsentrasi 1% mampu menghambat pertumbuhan S.mutans dan L.bacillus.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH(Piper crocatum) TERHADAP Porphyromonas gingivalis

DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH(Piper crocatum) TERHADAP Porphyromonas gingivalis

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Daya Antibakteri Ekstrak Daun Sirih Merah (Pipper crocatum) Terhadap Porphyromonas gingivalis ”. Skri psi ini disusun guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan studi pada Fakultas Kedokteran Gigi (S1) dan mencapai gelar Sarjana Kedokteran Gigi.

Baca lebih lajut

Efek Kombinasi Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz dan Pav.) dengan Daun Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) hiperglikemik - Ubaya Repository

Efek Kombinasi Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz dan Pav.) dengan Daun Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) hiperglikemik - Ubaya Repository

(Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees). Hewan coba sebelum diberi perlakuan, diinduksi hiperglikemik dengan alloxan 200mg/kgBB. Hari ketiga setelah induksi, tikus dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok I diberi aquadem (kontrol), kelompok kedua diberi daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav), kelompok ketiga diberi kombinasi sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dan sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) selama 7 hari. Hari ke 8 setelah perlakuan, tiap kelompok diperiksa kadar glukosa darahnya. Kombinasi daun sirih merah dan daun sambiloto mempunyai efek yang lebih besar
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Kajian Antidiabetogenik Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) In Vitro

Kajian Antidiabetogenik Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) In Vitro

Hiperglikemia kronis pada diabetes dapat menghasilkan senyawa radikal bebas akibat terjadinya autooksidasi glukosa sehingga menyebabkan kerusakan sel dan jaringan pada tubuh termasuk sel beta pankreas. Radikal bebas yang terbentuk akan mengoksidasi serta merusak senyawa lipid, protein, dan menurunkan aktivitas enzim. Banyaknya senyawa radikal bebas di dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai macam penyakit lainnya sehingga terjadi komplikasi penyakit pada penderita diabetes Saat ini, selain menggunakan insulin dan obat- obat sintetik, masyarakat di Indonesia melakukan pengobatan alternatif dengan menggunakan tumbuhan-tumbuhan yang berkhasiat sebagai antihiperglikemia dan antioksidan untuk menurunkan peningkatan kadar peroksidasi lipid pada penderita diabetes mellitus. Salah satu tumbuhan yang memiliki kedua khasiat tersebut adalah sirih merah. Secara ilmiah, daun sirih merah mengandung senyawa bioaktif flavonoid, tanin, dan alkaloid serta memiliki aktivitas antihiperglikemia. Selain itu, air rebusan daun sirih merah memiliki aktivitas antioksidan. Berdasarkan data penelitian ilmiah tersebut perlu dikaji lebih lanjut mengenai mekanisme sirih merah sebagai antihiperglikemia, apakah karena sifat antioksidasinya atau sebagai inhibitor α -glukosidase, yaitu enzim yang berperan dalam penyerapan glukosa di usus sehingga kadar glukosa di dalam darah dapat diturunkan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Uji Banding Efektivitas Ekstrak Daun Sir

Uji Banding Efektivitas Ekstrak Daun Sir

Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan, dan uji fisher-exact yang telah dilakukan, didapatkan nilai p= 1.000 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara efek ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) dengan efek zinc pythirione 1% dalam menghambat pertumbuhan P. ovale. Hal ini membuktikan bahwa secara in vitro ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) 100% memiliki efektivitas sebanding dengan zinc pythirione 1%, dalam menghambat pertumbuhan P. ovale.

Baca lebih lajut

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK TERPURIFIKASI DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz &Pav )TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus epidermidis ATCC 12228 SECARA INVITRO - Unissula Repository

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK TERPURIFIKASI DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz &Pav )TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus epidermidis ATCC 12228 SECARA INVITRO - Unissula Repository

Utomo, B.A., Agus, S., dan Ardan, R., 2015 Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Sarang Semut (Myrmomedia pendans) & Ekstrak Teh Hitam (Camellia sinensis O.K.var.assamica (mast)) dengan Metode DPPH (1,1-difenil-2- pikrihidrazil). Jurnal MFI. Vol.6. No.1.: 3-4

Baca lebih lajut

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ANTARA EKSTRAK ETANOL DARI SERBUK DAN SERBUK NANO DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz Pav.) TERHADAP Strain BAKTERI Methicillin Resistant Staphylococcus aureus SKRIPSI

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ANTARA EKSTRAK ETANOL DARI SERBUK DAN SERBUK NANO DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz Pav.) TERHADAP Strain BAKTERI Methicillin Resistant Staphylococcus aureus SKRIPSI

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi yang berjudul “Perbandingan Aktivitas Antibakteri Antara Ekstrak Etanol dari Serbuk dan Serbuk Nano Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Terhadap Strain Bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus aureus”, yang merupakan salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Farmasi di

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...