hasil belajar IPS dan peninggalan sejarah masa Hindu

Top PDF hasil belajar IPS dan peninggalan sejarah masa Hindu:

PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE PENINGGALAN SEJARAH MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEKNIK KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH PADA MASA HINDU DI INDONESIA (PenelitianTindakanKelaspada

PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE PENINGGALAN SEJARAH MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEKNIK KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH PADA MASA HINDU DI INDONESIA (PenelitianTindakanKelaspada

4) Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama, dan berkompetensi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global. Berdasarkan rumusan tujuan di atas dapat didentifikasi bahwa tujuan dari pembelajaran IPS yaitu:pertama agar peserta didik lebih mengenal konsep-konsep yang ada dalam lingkungan masyarakat sehingga dapat beradaptasi dengan kehidupan masyarakat, kedua peserta didik agar memiliki kemampuan dasar untuk berpikir kritis dan rasa ingin untuk menjaga dirinya sebagai masyarakat yang tidak mudah terjerumus pada hal negatif, ketiga melatih peserta didik untuk memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan sehingga dapat lebih peduli dengan masyarakat sekitar dan tidak mementingkan diri sendiri, dan keempat agar peserta didik dapat memiliki kemampuan berkomunikasi sehingga dapat bersaing di era global.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK PADA MATA PELAJARAN IPS SEKOLAH

DASAR KELAS V

(Materi Mengenal Peninggalan Sejarah Masa Hindu, Budha, dan Islam)

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK PADA MATA PELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR KELAS V (Materi Mengenal Peninggalan Sejarah Masa Hindu, Budha, dan Islam)

Pendidikan merupakan pintu gerbang kemajuan suatu bangsa. Dunia pendidikan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang ada. Tuntutan kualitas sumber daya manusia akan terus mengalami perubahan secara dinamis 1 . Proses pendidikan secara formal diwujudkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Untuk mencapai suatu tujuan tertentu, pembelajaran perlu dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang berkualitas. Hasil belajar yang baik dicapai melalui interaksi dari berbagai faktor yang saling mendukung satu sama lain Salah satu faktor penting dalam kegiatan pembelajaran adalah penggunaan media. Media sendiri adalah sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar. Menurut pendapat Oemar Hamalik,“pemakaian media dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh psikologis terhadap siswa. Penerapan media pembelajaran akan memicu suasana belajar yang lebih menyenangkan”. 2
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

PENINGKATAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROU  INVESTIGATION MATERI PENINGGALAN SEJARAH DARI MASA HINDU-BUDDHA DAN ISLAM DI INDONESIA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI 2 JETIS

PENINGKATAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROU  INVESTIGATION MATERI PENINGGALAN SEJARAH DARI MASA HINDU-BUDDHA DAN ISLAM DI INDONESIA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI 2 JETIS

Penelitian yang dilakukan di SD Negeri 2 Jetis di lakukan dari masalah rendahnya rasa ingin tahu dan rendahnya prestasi belajar siswa, serta siswa dalam pembelajaran masih pasif, sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial materi Peninggalan Sejarah dari Masa Hindu-Buddha dan Islam di Indonesia melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Jetis yang berjumlah 21 siswa. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Prosedur pelaksanaan setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Untuk memperoleh data mengenai rasa ingin tahu siswa digunakan lembar skala sikap sedangkan data prestasi belajar siswa diperoleh dari tes evaluasi. Berdasarkan hasil penilaian skala sikap rasa ingin tahu siswa diperoleh rata-rata 3,52 pada siklus I dengan dan meningkat menjadi 4,8 pada siklus II. Berdasarkan penilaian perstasi belajar siswa diperoleh nilai rata-rata 62 dengan ketuntasan belajar 61,90% pada siklus I, kemudian pada siklus II prestasi belajar siswa meningkat dengan diperolehnya nilai rata-rata 75,86 dengan ketuntasan belajar 85,71%. Dengan demikian disimpulkan bahwa model kooperatif tipe group investigation dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Jetis.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MATERI PENINGGALAN SEJARAH HINDU BUDHA DI INDONESIA PADA SISWA KELAS V SDN 2 DURENAN KECAMATAN DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK SEMESTER I TAHUN 20132014

MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MATERI PENINGGALAN SEJARAH HINDU BUDHA DI INDONESIA PADA SISWA KELAS V SDN 2 DURENAN KECAMATAN DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK SEMESTER I TAHUN 20132014

Secara umum, hasil dari observasi dan catatan peneliti selama kegiatan penelitian berlangsung, menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Group Investigation diketahui bahwa (1) aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mulai nampak terlihat ada pening- katan dibandingkan dengan kegiatan belajar mengajar sebelumnya, (2) beberapa siswa cepat dalam mempelajari materi yang disam- paikan oleh guru, sehingga hasil evaluasi belajar yang dilakukan oleh guru beberapa siswa tidak mengalami kesulitan (3) beberapa siswa sudah ada keberanian dalam menyampaikan pendapat, dan (4) kegiatan diskusi sudah terkesan hidup dan berjalan, tetapi masih didominasi oleh siswa yang pandai.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

BENDA DAN BANGUNAN PENINGGALAN MASA LAMPAU SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH PADA SISWA SMA NEGERI 1 SLAWI TAHUN PELAJARAN 2014 2015

BENDA DAN BANGUNAN PENINGGALAN MASA LAMPAU SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH PADA SISWA SMA NEGERI 1 SLAWI TAHUN PELAJARAN 2014 2015

Sejarah merupakan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang menyangkut kehidupan umat manusia. Sejarah memberikan informasi kepada kita tentang kejayaan dari suatu kebudayaan pada masa lampau. Sejarah sendiri mempunyai tiga sifat yaitu abadi, unik, dan penting. Dikatakan abadi karena peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa, sejarah dikatakan unik karena hanya terjadi satu kali dalam masanya dan tidak pernah terulang sama persis untuk yang kedua kalinya, sedangkan peristiwa sejarah dikatakan penting karena mempunyai arti dalam menentukan kehidupan orang banyak. Sejarah juga dapat mengacu pada bidang akademis yang menggunakan narasi untuk memeriksa dan menganalisis urutan peristiwa masa lalu, dan secara objektif menentukan pola sebab dan akibat yang menentukan mereka. Sejarah sendiri sangat bergantung pada pengalaman manusia. Pengalaman itu direkam ke dalam dokumen, kemudian dokumen-dokumen tersebut yang nantinya akan diteliti oleh sejarawan untuk menentukan fakta. Fakta-fakta itulah yang diinterpretasikan sehingga akan muncul tulisan sejarah (Kuntowijoyo, 1995: 60).
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Peninggalan Sejarah Hindu dan buddha

Peninggalan Sejarah Hindu dan buddha

Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Kerajaan yang didirikan oleh Raden Patah ini pada awalnya adalah sebuah wilayah dengan nama Glagah atau Bintoro yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Majapahit mengalami kemunduran pada akhir abad ke-15. Kemunduran ini memberi peluang bagi Demak untuk berkembang menjadi kota besar dan pusat perdagangan. Dengan bantuan para ulama Walisongo, Demak berkembang menjadi pusat penyebaran agama islam di Jawa dan wilayah timur Nusantara. Sebagai kerajaan, Demak diperintah silih berganti oleh raja-raja. Demak didirikan oleh Raden Patah (1500-1518) yang bergelar Sultan Alam Akhbar al Fatah. Raden Patah sebenarnya adalah Pangeran Jimbun, putra raja Majapahit. Pada masa pemerintahannya, Demak berkembang pesat. Daerah kekuasaannya meliputi daerah Demak sendiri, Semarang, Tegal, Jepara dan sekitarnya, dan cukup berpengaruh di Palembang dan Jambi di Sumatera, serta beberapa wilayah di Kalimantan. Karena memiliki bandar-bandar penting seperti Jepara, Tuban, Sedayu, Gresik, Raden Patah memperkuat armada lautnya sehingga Demak berkembang menjadi negara maritim yang kuat. Dengan kekuatannya itu, Demak mencoba menyerang Portugis yang pada saat itu menguasai Malaka. Demak membantu Malaka karena kepentingan Demak turut terganggu dengan hadirnya Portugis di Malaka. Namun, serangan itu gagal.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) Pada Mata Pelajaran IPS Materi Peninggalan Sejarah Kerajaan Hindu

Buddha Dan Islam Kelas IV SD Negeri 101873 Dusun II, Desa Baru, Batang Kuis

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) Pada Mata Pelajaran IPS Materi Peninggalan Sejarah Kerajaan Hindu Buddha Dan Islam Kelas IV SD Negeri 101873 Dusun II, Desa Baru, Batang Kuis

1. Hasil observasi awal terhadap proses pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 101873 Dusun II Desa Baru, Batang Kuis diperoleh bahwa saat proses pembelajaran IPS masih didominasi dengan pembelajaran konvensional, artinya pembelajaran hanya berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa tidak maksimal. Hal ini juga berpengaruh pada tingkat pemahaman siswa tehadap materi dan nilai yang mereka capai juga belum mencapai tingkat KKM. Hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 101873Dusun II Desa Baru, Batang Kuis pada mata pelajaran IPS materi peninggalan sejarah kerajaan hindu Buddha dan Islam sebelum diterapkan model pembelajaran IOC (Inside Outside Circle), masih rendah yaitu siswa yang tuntas hanya berjumlah 8 orang atau dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 25% dengan nilai rata-rata 40,15.
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

PENERAPAN STRATEGI MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PENINGGALAN SEJARAH SISWA KELAS V SDN ORO-ORO OMBO 02 BATU

PENERAPAN STRATEGI MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PENINGGALAN SEJARAH SISWA KELAS V SDN ORO-ORO OMBO 02 BATU

Dari hasil wawancara tersebut terlihat bahwa kurang adanya respon positif dari siswa. Siswa selalu bermain sendiri dan tidak mendengarkan penjelasan dari guru. Siswa menganggap IPS adalah mata pelajaran yang sulit. Hal ini juga terlihat pada KKM mata pelajaran IPS pada materi sejarah yaitu 65. Dengan presentase rata-rata 45% siswa kelas V memenuhi KKM, sedangkan 55% siswa tidak memenuhi KKM mata pelajaran IPS.

18 Baca lebih lajut

Bab 5 Peninggalan Sejarah

Bab 5 Peninggalan Sejarah

Kesenian dan kebudayaan sudah berkembang sejak zaman dahulu. Hal itu terbukti dari berbagai peninggalan sejarah berupa candi, masjid, makam dan prasasti serta karya sastra yang sangat indah dan mengagumkan. Bahkan candi Borobudur dinobatkan sebagai salah satu keajaiban dunia karena bangunan dan seni arsitekturnya sangat megah.

18 Baca lebih lajut

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PENINGGALAN SEJARAH INDONESIA

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PENINGGALAN SEJARAH INDONESIA

Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang [r]

2 Baca lebih lajut

PENINGGALAN SEJARAH DI LINGKUNGAN SETEMP

PENINGGALAN SEJARAH DI LINGKUNGAN SETEMP

Pada tanggal 25 Desember 1912 , R.M. Suwardi Suryaningrat mendirikan Indische Partij (IP) bersama dengan Danudirja Setiabudi dan dr.Cipto Mangunkusumo. Kemudian pada tahun 1913 beliau ikut membentuk Komite Bumi Putera yang bertujuan menentang maksud pemerintah Belanda untuk merayakan 100 tahun bebasnya negara itu dari penjajahan Perancis. Tulisan beliau yang berjudul “ Als ik een Nederlander was “ ( Sekiranya Aku Seorang Belanda ), menyindir Pemerintah Belanda dengan sangat pedas sekali. Karena tulisan ini, beliau dibuang ke negeri Belanda pada bulan Agustus 1913. Masa pembuangan ini dimanfaatkan oleh RM Suwardi Suryaningrat untuk belajar mengenai pendidikan dan pengajaran sampai memperoleh Europeesche Akte ( Akta Guru Eropa ).
Baca lebih lanjut

104 Baca lebih lajut

Tata Ruang Dalam Rumah Peninggalan Masa

Tata Ruang Dalam Rumah Peninggalan Masa

ar s i t ek t ur e- J our nal , Vol ume 4 Nomor 3, Nov ember 2011 157 Sebagai kota yang pernah diduduki oleh Bangsa Belanda, Kota Malang memiliki banyak bukti sejarah peninggalan masa tersebut. Handinoto (1996) mengatakan, pola permukiman pada masa kolonial terbentuk di sekeliling alun–alun menurut pengelompokkan masyarakat majemuk, dan orang pribumi setempat tinggal di gang– gang di sekitar daerah alun–alun. Kawasan Temenggungan Kota Malang merupakan salah satu kawasan bersejarah pada area barat alun–alun yang masih memiliki beberapa bangunan kolonial. Hal inilah yang mendukung fakta bahwa pada kawasan Temenggungan memang dihuni oleh masyarakat pribumi pada masa kolonial, yang juga menerapkan bangunan berarsitektur kolonial.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE KARYAWISATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MATERI MENGHARGAI PENINGGALAN SEJARAH PADA SISWA KELAS IV SDN PADANGASRI KABUPATEN MOJOKERTO

PENERAPAN METODE KARYAWISATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MATERI MENGHARGAI PENINGGALAN SEJARAH PADA SISWA KELAS IV SDN PADANGASRI KABUPATEN MOJOKERTO

Berdasarkan tujuan yang dikandung dalam mata pelajaran pengetahuan sosial maka seharusnya pembelajaran disekolah-sekolah merupakan suatu kegiatan yang disenangi, menantang, dan bermakna bagi peserta didik, namun dalam pelaksanaan Soemantri (dalam kasim, 2008:2) menilai pembelajaran IPS sangat menjemukan karena penyajian bersifat monoton, sehingga siswa kurang antusias dan mengakibatkan pembelajaran kurang menarik. Dalam KTSP 2006 harapan pembelajaran IPS adalah siswa mampu berfikir kritis, namun kenyataanya sering ditemukan siswa mengalami kesulitan dalam memahami, menjawab soal-soal IPS terutama pada konsep peninggalan sejarah Hindu di Indonesia yang merupakan salah satu materi pelajaran dianggap menantang diajarkan pada siswa SD.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

SITUS PENINGGALAN KOLONIAL BELANDA DI KABUPATEN BUNGO SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH SKRIPSI

SITUS PENINGGALAN KOLONIAL BELANDA DI KABUPATEN BUNGO SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH SKRIPSI

Pemanfaatan Situs Peninggalan Kolonial Belanda di Kabupaten Bungo sebagai sumber belajar sejarah menjadi pilihan untuk dijadikan judul penelitian dengan pertimbangan. Pertama pengetahuan guru sejarah kurang memadai mengenai Peninggalan Kolonial Belanda di Kabupaten Bungo. Kedua belum ada program kunjungan ke tempat bersejarah di Kabupaten Bungo bagi peserta didik. Ketiga dari aspek kemudahan data yang dapat diperoleh dari peninggalan-peninggalan sejarah seperti perkantoran, rumah, kantor pos, kantor marga, jembatan, jalan, bendungan dan sebagainya. Keempat pihak pemerintah setempat kurang memberikan informasi dan mempublikasikan mengenai peninggalan sejarah kolonial Belanda di Kabupaten Bungo kepada masyarakat dan sekolah yang menyebabkan kurang diketahui. Kelima peninggalan sejarah Kolonial Belanda di Kabupaten Bungo mengandung unsur pendidikan dan ilmu pengetahuan juga berfungsi sebagai pusat studi warisan budaya bangsa. Keenam apresiasi guru dan siswa yang rendah dalam memanfaatkan peninggalan sejarah kolonial Belanda di Kabupaten Bungo sebagai sumber belajar.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Sejarah Provinsi Aceh Suku Peninggalan

Sejarah Provinsi Aceh Suku Peninggalan

Dalam buku tentang Sejarah Provinsi Daerah Istemewa Aceh 1 dan Aceh Sepanjang Abad Jilid I dijelaskan bahwa kota Banda Aceh berawal dari Kerajaan Aceh Darussalam yang dibangun diatas puing-puing kerajaan Hindu-Budha seperti Kerajaan Indra Purba, Kerajaan Purwa, Kerajaan Indra Patra. Seiring berakhirnya kerajaan Hindu-Budha pada masa kekuasaan Sriwijaya. Dari penemuan batu nisan di Kampung Pande yang salah satunya adalah batu nisan Sultan Firman Syah, cucu dari Sultan Johan Syah diperoleh keterangan bahwa Banda Aceh adalah ibukota Kerajaan Aceh Darussalam yang dibangun pada hari Jum‟at tanggal 1 Ramadhan 601 H (22 April 1205 M yang dibangun oleh Sultan Johan Syah setelah berhasil menaklukkan Kerajaan Hindu-Buddha yaitu Indra Purba dengan ibukotanya Bandar Lamuri. Tentang kota lamuri ada yang mengatakan Lam Urik, yang sekarangterletak di Aceh Besar. Menurut Dr. N.A.Baloch dan Dr. Lance Castle yang dimaksud dengan Lamuri adalah Lamreh yang berada d i Pelabuhan Malahayati, sekarang menjadi daerah Krueng Raya diwilayah Aceh Besar. Sedangkan Istananya dibangun di Kuala Naga yang sekarang menjadi daerah aliran sungai Krueng Aceh didaerah Kampung Pande atau sekarang dikenal dengan “Kandang Aceh”, dan pada masa pemerintahan cucu Sultan Alaidin Riayat Syah dibangun Istana baru diseberang Istana Kuala Naga yang sekarang dikenal dengan Krueng Aceh dengan nama Kuta Dalam Darud Dunia (yang sekarang menjadi kawasan Meuligo atau kantor Pendopo Gubernur, dan beliau pula yang mendirikan Mesjid Jami Baiturrahman pada tahun 691 H 2
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Mengenal Peninggalan Sejarah dan Purbakala Banten

Mengenal Peninggalan Sejarah dan Purbakala Banten

Berita atau sumber-sumber sejarah tentang masa sebelum abad XVI sangat sedikit dapat ditemukan.  Setidak-tidaknya pada abad XV – XVI Banten sudah menjadi pelabuhan kerajaan Sunda.  Menurut Ten Dam di daerah sekitar ibukota kerajaan Sunda yakni Pajajaran, yang lokasinya sekitar Bogor sekarang, sudah ada dua jalur jalan darat penting yang

16 Baca lebih lajut

Sejarah Peninggalan Sosial Budaya Di Kot

Sejarah Peninggalan Sosial Budaya Di Kot

Prasasti Jambu atau Pasir Kolengkak adalah prasasti yang berasal dari Kerajaan Tarumanagara yang ditemukan di daerah perkebunan jambu kira-kira 30 km sebelah barat Bogor. Prasasti Jambu terletak di Pasir Sikoleangkak (Gunung Batutulis ±367m dpl) di wilayah kampung Pasir Gintung, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Koordinat 0°15 ’ 45,40 ” BB (dari Jakarta) dan 6°34 ’ 08,11 ” . Dahulu pada masa kolonial Belanda lokasi ini termasuk Perkebunan Karet Sadeng-Djamboe tetapi sekarang disebut PT.Perkebunan XI Cikasungka-Cigudeg- Bogor. Prasasti Jambu ditemukan pertamakali tahun 1854 oleh Jonathan Rigg dan dilaporkan kepada Dinas Purbakala tahun 1947 (OV 1949:10), tetapi diteliti pertamakali pada tahun 1954. Prasasti Jambu terdiri dari dua baris aksara Pallawa yang disusun dalam bentuk seloka bahasa Sanskerta dengan metrum Sragdhara. Pada batu prasasti ini juga terdapat pahatan gambar sepasang telapak kaki yang digoreskan pada bagian atas tulisan tetapi sebagian amvar telapak kaki kiri telah hilang karena batu bagian ini pecah. Prasasti ini menyebutkan nama raja Purnnawarmman yang memerintah di negara Taruma. Prasasti ini tanpa angka tahun dan berdasarkan bentuk aksara Pallava yang dipahatkannya (analisis Palaeographis) diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-5 Masehi.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SD : Penelitian Tindakan Kelas pada pembelajaran IPS Tentang Peninggalan Sejarah di Kelas V SDN Waringinjaya 01 Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi.

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SD : Penelitian Tindakan Kelas pada pembelajaran IPS Tentang Peninggalan Sejarah di Kelas V SDN Waringinjaya 01 Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi.

IPS sebagai mata pelajaran pokok di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mencapai tujuan pendidikan hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 yaitu : “ Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab ”. Sebagai mana tujuan pendidikan nasional yang tercantum di atas, mengindikasikan bahwa begitu pentingnya pendidikan bagi masyarakat. Begitu pula dengan tujuan pembelajaran IPS di SD yaitu sebagai wadah pembinaan bagi siswa sejak dini agar kelak dikemudian hari dapat hidup di tengah masyarakat dengan memiliki sifat sosial serta kerukunan antar warga dan dapat hidup berdampingan walaupun berbeda golongan dan keyakinan.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Prasasti Turryan menengok bendungan jaman kuno di Turen (Suatu kajian IPS terpadu peninggalan sejarah)

Prasasti Turryan menengok bendungan jaman kuno di Turen (Suatu kajian IPS terpadu peninggalan sejarah)

Mengungkap fungsi dan peranan geografi, berguna untuk (1) menumbuhkan sikap kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup serta sumber daya. (2) Meningkatkan Toleransi terhadap kesadaran sosio budaya bagi masyarakat. Peninggalan sejarah merupakan wahana yang cocok untuk mewujudkannya. Turen, kota kuno di Indonesia memiliki sejarah daerah yang harus tetap mempertahankan jati diri, menjaga lingkungan hidup, sumberdaya alam, sejarah, dan manusia. Kekayaan budaya perlu dipupuk seiring tetap tepeliharanya kelestarian lingkungan dan budaya. Potensi Geografi memungkinkan wilayah Turen mengembangkan wilayah untuk meningkat kesejahteraan masyarakat melalui peninggalan sejarah dan kemungkinan pengembangannya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPS SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PADA POKOK BAHASAN INDONESIA PADA MASA HINDU-BUDHA UNTUK SISWA KELAS VII SMP.

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPS SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PADA POKOK BAHASAN INDONESIA PADA MASA HINDU-BUDHA UNTUK SISWA KELAS VII SMP.

Berdasarkan hasil mengenai permasalahan dalam pembelajaran di SMP Negeri 2 Trucuk Kabupaten Klaten, penyebab permasalahan, kebutuhan guru, kebutuhan siswa serta sarana dan prasarana yang tersedia maka disimpulkan bahwa perlunya pengembangan multimedia pembelajaran sebagai media pendukung guru dan siswa dalam melakukan pembelajaran alternatif berbasi komputer. Dengan menggunakan multimedia pembelajaran siswa dapat mengatasi terbatasnya waktu pembelajaran di kelas, siswa dapat melakukan belajar mandiri dirumah ataupun di warnet, sehingga materi yang disampaikan oleh guru dapat dipahami keseluruhan. Pembelajaran menggunakan lebih efektif dibandingkan pembelajaran menggunakan buku, dikarenakan multimedia pembelajaran memiliki kelebihan dalam mengatur materi, rangkuman, latihan, evaluasi, dan mendukung untuk menampilkan konten berupa gambar video, audio.
Baca lebih lanjut

272 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...