Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia

Top PDF Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia:

Efektivitas Pelayanan Pembuatan Paspor Secara Online (Studi pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan)

Efektivitas Pelayanan Pembuatan Paspor Secara Online (Studi pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan)

Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.14.PR.07.04 Tahun 2003 Tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.14.PR.07.04 Tahun 1991 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Imigrasi.

4 Baca lebih lajut

BITANIA DYAH M (21020110120062) DAFTAR PUSTAKA

BITANIA DYAH M (21020110120062) DAFTAR PUSTAKA

Human Dimension and Interior Space Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Nomor: M.14.PR07.04 Tahun 2003 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Imigrasi Peraturan Menteri[r]

1 Baca lebih lajut

FORUM KONSULTASI JABATAN FUNGSIONAL PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN 11897227629. 11897227629

FORUM KONSULTASI JABATAN FUNGSIONAL PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN 11897227629. 11897227629

Pasal 16 Keputusan bersama Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Kepala BKN nomor M.390KP.02.12 Tahun 2002 Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pe[r]

8 Baca lebih lajut

Visa kunjungan SAAT Kedatangan

Visa kunjungan SAAT Kedatangan

9. Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Nomor M-04.IZ.01.10 Tahun 2003 tentang Visa Kunjungan Saat Kedatangan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-05.GR.01.06 Tahun 2009 tentang Perubahan Kesebelas atas Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Nomor M-04.IZ.01.10 Tahun 2003 tentang Visa Kunjungan Saat Kedatangan;

11 Baca lebih lajut

f.984 pl.03.10 tahun 2005

f.984 pl.03.10 tahun 2005

Menimbang : a. bahwa dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M.01.IZ.01.10 Tahun 2005 tentang Perubahan Keempat Atas Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M-04.IZ.01.10 Tahun 2003 tentang Visa Kunjungan Saat Kedatangan, yang salah satunya telah menetapkan perubahan jangka waktu Visa Kunjungan Saat Kedatangan, semula 3 (tiga) hari menjadi 7 (tujuh) hari ;

4 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Pembinaan Terhadap Anak Didik Pemasyarakatan Di LembagaPembinaan Khusus Anak (LPKA) Dalam Mewujudkan Tujuan Pemidanaan(Studi Kasus di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo-Purworejo).

DAFTAR PUSTAKA Pembinaan Terhadap Anak Didik Pemasyarakatan Di LembagaPembinaan Khusus Anak (LPKA) Dalam Mewujudkan Tujuan Pemidanaan(Studi Kasus di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo-Purworejo).

Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-05.OT.01.01 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kehakiman Nomor M.01-PR.07.03 Tahun 1985 Tenta[r]

4 Baca lebih lajut

PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

Pemberian makan bagi WBP diselenggarakan berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Kehakiman No: M.02-Um.01.06 Tahun 1989 tentang Petunjuk Pelaksanaan Biaya Bahan Makanan Bagi Napi/Tahanan Negara/Anak dan Surat Edaran No.E.PP.02.05-02 Tanggal 20 September 2007 Direktur Jenderal Pemasyarakatan Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia No.E.PP.02.05-02 Tanggal 20 September 2007 tentang Peningkatan Pelayanan Makanan Bagi Penghuni Lapas/Rutan/Cabang Rutan.

20 Baca lebih lajut

Hak Dan Asasi dan Manusia

Hak Dan Asasi dan Manusia

Wacana tentang perlunya HAM dimasukkan ke dalam UUD berkembang ketika kesadaran akan pentingnya jaminan perlindungan HAM semakin meningkat menyusul tumbangnya rejim otoriter. Walaupun telah ada UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM yang didasari oleh TAP MPR No. XVII Tahun 1998, namun dimasukkannya HAM kedalam konstitusi diharapkan akan semakin memperkuat komitmen untuk pemajuan dan perlindungan HAM di Indonesia, karena akan menjadikannya sebagai hak yang dilindungi secara konstitusional (constitutional rights). Pesan ini kemudian ditangkap oleh Panitia Ad Hoc (PAH) I dan direkomendasikan kepada Sidang Tahunan MPR Tahun 2000 agar dimasukkan ke dalam Amandemen ke-2 UUD 1945. Pasal-pasal tentang HAM dimasukkan kedalam Bab XA dari pasal 28A sampai dengan pasal 28J. Beberapa ahli hukum bahkan berpendapat bahwa pasal 28I Perubahan Kedua ini merupakan constitutional constraint bagi penegakan HAM di Indonesia.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PERMEN KEMENKUMHAM Nomor 2 TAHUN 2017 TTENTANG PEDOMAN IMBALAN JASA BAGI KURATOR DAN PENGURUS

PERMEN KEMENKUMHAM Nomor 2 TAHUN 2017 TTENTANG PEDOMAN IMBALAN JASA BAGI KURATOR DAN PENGURUS

Menimbang : a. bahwa untuk turut serta mewujudkan iklim kemudahan berusaha, khususnya terhadap upaya pemulihan berusaha secara cepat dan murah, perlu mengubah Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pedoman Imbalan Jasa bagi Kurator dan Pengurus;

8 Baca lebih lajut

11e54f888a029164bfb4303933323335

11e54f888a029164bfb4303933323335

Menimbang : a. bahwa untuk meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang hukum dan hak asasi manusia serta untuk mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi yang telah atau sedang dilaksanakan, perlu menetapkan target kinerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk tahun 2015;

74 Baca lebih lajut

PERMEN KEMENKUMHAM Nomor 01 TAHUN 2017 TATA CARA PERMOHONAN LEGALISASI DOKUMEN PADA KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

PERMEN KEMENKUMHAM Nomor 01 TAHUN 2017 TATA CARA PERMOHONAN LEGALISASI DOKUMEN PADA KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

5. Spesimen adalah contoh tanda tangan dan/atau cap sebagai pembanding tanda tangan pejabat pemerintah atau lembaga atau pejabat publik yang diangkat oleh pemerintah, yang telah diserahkan dan disimpan dalam database Kementerian Hukum dan HakAsasi Manusia. 6. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan

9 Baca lebih lajut

Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrat dan fundamental sebagai suatu anugerah Tuhan yang harus dihormati, dijaga, dan dilindungi. Hakikat Hak Asasi Manusia sendiri adalah merupakan upaya menjaga keselamatan eksistensi manusia secara utuh melalui aksi keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan umum. Begitu juga upaya menghormati, melindungi, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama antara individu, pemerintah (Aparatur Pemerintahan baik Sipil maupun Militer), dan negara.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENGAMBILAN, PERUMUSAN, DAN IDENTIFIKASI TERAAN SIDIK JARI

PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENGAMBILAN, PERUMUSAN, DAN IDENTIFIKASI TERAAN SIDIK JARI

(2) Permohonan yang diajukan oleh orang perseorangan, lembaga swasta dan notaris dikenai biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

14 Baca lebih lajut

HAK ASASI MANUSIA VERSUS HAK ASASI ALAM

HAK ASASI MANUSIA VERSUS HAK ASASI ALAM

HAK ASASI MANUSIA VERSUS HAK ASASI ALAM dan PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN SEBAGAI WUJUD PERLINDUNGAN HAK ASASI LINGKUNGAN MAKALAH Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Eika Lingkunga[r]

1 Baca lebih lajut

PERMENKUM HAM Nomor 60 Tahun 2016

PERMENKUM HAM Nomor 60 Tahun 2016

(5) Pelaporan Wasiat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai biaya pelaporan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-udangan di bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

11 Baca lebih lajut

PEMETAAN KHALEED ABOU EL FADL TERHADAP P

PEMETAAN KHALEED ABOU EL FADL TERHADAP P

Umat Islam, pada skala global tidak memiliki sikap dan bahasa yang sama dalam menghadapi isu demokrasi dan hak asasi manusia, jika kita coba mengikuti kategorisasi Khaled Abou El Fadl, secara kasar dapat terlihat dua kelompok yang saling berhadapan dalam menyikapi masalah demokrasi dan hak asasi manusia yakni puritan dan moderat, masing-masing kelompok mempunyai alasan untuk merasa sebagai pihak yang benar. Kelompok puritan cenderung bersikap anti terhadap semua system Barat, khususnya demokrasi dan hak-hak asasi manusia, tetapi menikmati berbagai hasil teknologinya. Di mata mereka, demokrasi dan hak-hak asasi manusia sebagai produk Barat harus dilawan karena merusak Islam. Mereka ingin menciptakan sebuah dunia berdasarkan pemikiran mereka yang monolitik terhadap Al-Qur’an dan sejarah nabi. Kelompok ini ingin mengubah dunia secara berani dan cepat, sekalipun harus dibayar dengan darah. Sebenarnya kelompok ini tidak punya gagasan peradaban yang jelas, tetapi relative terikat oleh ideology tunggal yang fasitis. Di antara doktrin yang mengikat mereka adalah doktrin taat kepada pemimpin, hampir tanpa reserve, karena itu, ada yang menggolongkan mereka sebagai faksi totalitarian dengan payung syari’ah.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Daftar  Peraturan Menteri

Daftar Peraturan Menteri

2. Tim Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Program Aksi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selanjutnya disebut Tim Pemantauan dan Evaluasi adalah tim yang dibentuk untuk memantau pelaksanaan Program Aksi.

6 Baca lebih lajut

Daftar  Peraturan Menteri

Daftar Peraturan Menteri

6. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-05.OT.01.01 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 676);

4 Baca lebih lajut

11e54f87518276caa185303932333531

11e54f87518276caa185303932333531

1. Rencana Strategis Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun 2015-2019 yang selanjutnya disebut Renstra Kemenkumham adalah dokumen perencanaan yang memuat penjabaran dari visi, misi, tujuan, arah kebijakan, strategi, kerangka regulasi, kerangka kelembagaan, target kinerja, dan kerangka pendanaan yang sesuai

4 Baca lebih lajut

REVIEW BUKU HUKUM HAK ASASI MANUSIA PEMB

REVIEW BUKU HUKUM HAK ASASI MANUSIA PEMB

Pengadilan khusus untuk kasus-kasus HAM yang terjadi sebelum diberlakukannya Undang-Undang No. 2A tahun 2000 disebut Pengadilan Ad Hoc HAM. Pelanggaran HAM berat meliputi kejahatan genosida (menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, dan kelompok agama dengan cara-cara tertentu) dan kejahatan terhadap kemanusiaan (serangan yang meluas dan sistematik yang ditujukan secara langsung kepada penduduk sipil). Hukum kebiasaan merupakan hukum yang diterima melalui praktik umum. Dalam menyelesaikan berbagai sengketa internasional, hukum kebiasaan merupakan salah satu sumber hukum yang digunakan oleh Mahkamah Internasional. PBB membentuk organ pelengkap untuk lebih mengefektifkan implementasi berbagai ketentuan mengenai HAM tersebut, di antaranya, Komisi Hak Asasi Manusia (The Commission on Human Rights/CHR). Badan tersebut melakukan studi, mempersiapkan berbagai rancangan konvensi dan deklarasi, melaksanakan misi pencarian fakta, membahas berbagai pelanggaran HAM dalam sidang-sidang umum atau khusus PBB, serta memperbaiki prosedur penanganan HAM.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...