Pemilu Presiden 2009

Top PDF Pemilu Presiden 2009:

EVALUASI PEMILIH ATAS PRESIDEN SBY MENJELANG PEMILU PRESIDEN 2009

EVALUASI PEMILIH ATAS PRESIDEN SBY MENJELANG PEMILU PRESIDEN 2009

• Dalam survei terakhir (September 2009), bila melibatkan jumlah calon sangat banyak (20 nama lebih, dan tidak mungkin dalam pemilu), SBY akan dipilih oleh 32% calon pemilih, disusul oleh Mega sebesar 25%. Setelah Mega sejumlah nama menyusul cukup jauh di bawah: Wiranto (6%), Prabowo (5%), Sultan (3%), dan lain-lain dibawah 3%. Perbedaan pilihan pada tiga nama yang disebut terakhir ini tidak signifikan.

38 Baca lebih lajut

Konstruksi media terhadap karakteristik kepemimpinan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu presiden 2009

Konstruksi media terhadap karakteristik kepemimpinan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu presiden 2009

Unsur where dan when dalam berita ini adalah dimulai dari lulus Akabri tahun 1973 SBY mengikuti Kursus Dasar Kecabangan Infanteri ke Bandung. Pada 1975 mengikuti pendidikan lintas udara (airborne) dan pendidikan pasukan komando (ranger) di Amerika. Lima hari setelah menikah, SBY ke Timor Timur, turut dalam Operasi Seroja selama 13 bulan. Pada 1977, ia mendapat promosi sebagai komandan kompi. Total 11 tahun Yudhoyono melewati periode jenjang karier sebagai perwira pertama. Sesudah itu, dia menjadi Komandan Yonif 744, batalion pemukul Kodam Udayana di Timor Timur. Pada 1990-1991, dia menempuh pendidikan setingkat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, Command and General Staff College, di Amerika Serikat. Setahun bertugas di Ibu Kota, dia terpilih sebagai Komandan Resor Militer 072/Pamungkas yang membawahkan sepuluh kodim di Daerah Istimewa Yogyakarta dan eks Karesidenan Kedu dalam teritori Kodam IV/Diponegoro. Saat di Yogyakarta ia tinggal di Jalan Yos Sudarso, Yogyakarta, pada 1995. Dari Yogyakarta, Yudhoyono bertugas sebagai Kepala Pengamat Militer Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pulang dari sana, dia menjadi Kepala Staf Kodam Jaya, pada 1996. Karier militernya berhenti pada 1999 ketika Presiden Abdurrahman Wahid mengangkatnya sebagai Menteri Pertambangan dan Energi.
Baca lebih lanjut

249 Baca lebih lajut

Non Voting Behaviour Dalam Pemilu Presiden 2009                                      Suatu Studi Perilaku Tak Memilih Di Kecamatan Paranginan Kabupaten Humbang Hasundutan

Non Voting Behaviour Dalam Pemilu Presiden 2009 Suatu Studi Perilaku Tak Memilih Di Kecamatan Paranginan Kabupaten Humbang Hasundutan

sosial bagi rakyat desa. Kini, di era reformasi lebih banyak eleman masyarakat membikin wacana pembaharuan desa semakin membana tetapi tidak terlaksana. Kebutuhan manusia relatif tak terbatas disisi lain kebutuhan itu terbatas apabila relasinya mencukupi, dalam hal ini ilmu ekonomi mengajarkan bagaimana manusia atau sekelompok manusia mampu membuat pilihan-pilihannya dengan baik sebagaimana yang di kemukakan Paul Samuelson bahwa studi mengenai bagaimana orang dan masyarakat memilih dengan tanpa menggunakan uang untuk mendapatkan sumber-sumber daya produktif yang langka demi memproduksi berbagai komoditi dari waktu kewaktu dan mendistribusikanya untuk dikonsumsi. 14 Seperti halnya dalam masyarakat Kecamatan Paranginan bahwa faktor ekonomi itu sangat mempengaruhi dalam pemilihan dimana pendapatan masyarakat dalam kebutuhan hidup mayoritas dalam hasil bertani akhir-akhir ini perekonomian dari masyarakat Paranginan itu menurun padahal masyarakat bisa bertahan hidup karana dari hasil pertanian yang diperolehnya. Dalam pemilu 2009 itu masyarakat Paranginan banyak yang tidak ikut dalam pemilihan dimana perekonomianya merosot yang diakibatkan dengan hasil dari tanamanya tidak begitu bagus berikut lagi dengan faktor krisis global, dan cuaca yang buruk yang mengurangi semangat dalam berpartisipasi dalam pemilihan tersebut. Kecamatan Paranginan itu jumlah masyarakatnya 12.867 jiwa dan kebanyakan masyarakat hidupnya tergantung dari hasil pertanianya, dan masyarakat Paranginan itu mayoritas hidupnya sederhana (miskin). Jumlah masyarakat Paranginan yang bertani sebanyak 9.547 jiwa, dan pendapatan yang
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

BAB V HASIL PEMILU - Modul Sosialisasi Pemilu_1d

BAB V HASIL PEMILU - Modul Sosialisasi Pemilu_1d

Siapapun itu yang bisa merebut perhatian kalangan akan dapat merasakan keuntun- gannya. Lahirnya dukungan dari kelompok ini secara tidak langsung membawa dampak pencitraan yang sangat berarti. Setidaknya untuk pengamanan proses regenerasi kader politik kedepan, meskipun membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ketiadaan dukungan dari kalangan ini akan terasa cukup merugikan bagi target-target suara pemilu yang telah ditetapkan tiap-tiap parpol.

18 Baca lebih lajut

2011 hp nurhadiantomo ringkasan

2011 hp nurhadiantomo ringkasan

Sistem politik yang berlaku pada era reformasi ini, cenderung disebut sebagai sistem politik demokratif-partisipatif. Partisipasi yang dimaksud di sini meliputi partisipasi politik dalam proses-proses perencanaan, pengambilan, pelaksanaan, dan pengawasan keputusan ataupun kebijaksanaan. Partisipasi publik tersebut dapat berupa penerimaan, penerimaan dengan syarat, pendukungan, penolakan, ataupun pemberian alternatif. Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) di era reformasi ini, yang terdiri dari Pemilu Kada (Kepala Daerah), Pemilu Legislatif, dan Pemilu Presiden, merupakan proses-proses pengambilan keputusan melalui jalan voting dengan skala yang sangat besar, yang disebut sebagai pesta demokrasi.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Sambutan Presiden Laporan KPU menyangkut Kesiapan pelaksan Pemilu

Sambutan Presiden Laporan KPU menyangkut Kesiapan pelaksan Pemilu

Namun, saya menyadari selalu ada hal-hal yang unexpected karena dinamikanya begitu tinggi, dipersiapkan dengan baik selama ini mungkin ada satu, dua, yang belum siap benar. Nah, dalam hal itu maka perlu satu tindakan cepat dan tepat. Jangan ragu-ragu, ambil tanggung jawab, lakukan agar penyelenggaraan Pemilu ini betul-betul berlangsung dengan baik. Tentu saja segaris dengan ketentuan Undang-Undang dan peraturan-peraturan yang berlaku. Contigency plan itu bagian dari management sebuah kegiatan.

3 Baca lebih lajut

UNTABILITAS K IN ERJ A INSTANSI PEMERINTA H (LA KIP) TAH UN 2 15

UNTABILITAS K IN ERJ A INSTANSI PEMERINTA H (LA KIP) TAH UN 2 15

LAKIP KPU Kabupaten Jembrana juga sebagai wujud pertanggungjawaban KPU Kabupaten Jembrana atas pelaksanaan tugas dan fungsinya, serta sebagai bahan analisis dalam membuat kebijakan untuk meningkatkan kinerja dimasa yang akan datang. Pembuatan laporan tersebut didasarkan dengan sebagai wujud pelaksanaan amanat Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, yang mewajibkan setiap entitas pemerintah pusat, daerah, kementerian/lembaga dan bendahara umum negara untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya atas pelaksanaan APBN/APBD.
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

2010 p nurhadiantomo ringkasan

2010 p nurhadiantomo ringkasan

dalam pemilu di era reformasi, penyelenggaraan kampanye pemilu sebagai proses dan efek komunikasi politik, keterwakilan perempuan, peranan partai politik sebagai infrastruktur politik dan penetapan caleg DPR terpilih berdasarkan jumlah suara. Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif, melalui tahap-tahap yang salah ditentukan, dengan analisis reflektif mengalir hingga pemaknaan temuan- temuan.

3 Baca lebih lajut

Politik Hukum Sistem Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2009 dan 2014 dalam Putusan Mahkamah Konstitusi

Politik Hukum Sistem Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2009 dan 2014 dalam Putusan Mahkamah Konstitusi

bersifat permanen, bisa juga disebut politik hukum jangka panjang. Misalnya pemberlakuan prinsip pengujian yudisial, ekonomi kerakyatan, keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan, penggantian hukum-hukum peninggalan kolonial dengan hukum-hukum nasional, penguasaan sumber daya alam oleh negara, kemerdekaan kekuasaan kehakiman dan sebagainya. Disini terlihat bahwa beberapa prinsip yang dimuat di dalam UUD sekaligus berlaku sebagai politik hukum. 2) Politik hukum yang bersifat periodik, adalah politik hukum yang dibuat sesuai dengan perkembangan situasi yang dihadapi pada setiap periode tertentu baik yang akan memberlakukan maupun yang akan mencabut, misalnya, pada periode 1973-1978 ada politik hukum untuk melakukan kodifikasi yang unifikasi dalam bidang-bidang hukum tertentu, pada periode 1983-1988 ada politik hukum untuk membentuk Peradilan Tata Usaha Negara, dan pada periode 2004-2009 ada lebih dari 250 rencana pembuatan UU yang dicantumkan di dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PROSES PENANGANAN TINDAK PIDANA PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2014 DI PANITIA PENGAWAS PEMILU (PANWASLU)  Proses Penanganan Tindak Pidana Pemilu Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2014 Di Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sukoharjo (S

PROSES PENANGANAN TINDAK PIDANA PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2014 DI PANITIA PENGAWAS PEMILU (PANWASLU) Proses Penanganan Tindak Pidana Pemilu Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2014 Di Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sukoharjo (S

Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif yaitu suatu tata cara penelitian yang menghasilkan diskriptif-analistis, yaitu apa yang dinyatakan oleh responden secara tertulis atau lisan, dan juga perilakunya yang nyata, yang diteliti dan dipelajari sebagai sesuatu yang utuh. 6 Penulis akan menjabarkan gambaran penanganan tindak pidana pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 di Panwaslu Sukoharjo diikuti wawancara langsung ketua Panwaslu Kabupaten Sukoharjo guna mendukung data yang diperlukan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh kemudian disusun dilakukan reduksi data atau pengolahan data untuk menghasilkan sajian data penelitian hukum dan dapat ditarik kesimpulannya.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pelanggaran HAM dalam Pemilu Presiden Ka

Pelanggaran HAM dalam Pemilu Presiden Ka

Pada saat terjadinya konflik, sebenarnya Pantai Gading belum menjadi bagian dari Statuta Roma, yang baru entered into force pada 2002. Waktu itu, Pantai Gading masih dalam masa mencekam akibat terjadinya perang sipil sehingga pemerintahan Gbagbo, yang memang terkenal anti-asing, tidak ambil pusing dengan adanya konferensi ini. Tapi pada 18 April 2003, Pantai Gading mengakui yurisdiksi Pengadilan Internasional (ICC) atas Pantai Gading. 14 Lalu, presiden terpilih Alassane Ouattara kembali mengkonfrmasi

11 Baca lebih lajut

PENGARUH TERPAAN IKLAN GERINDRA DI TELEVISI TERHADAP PENCITRAAN PRABOWO SUBIYANTO SEBAGAI CALON PRESIDEN PADA PEMILU 2009 DIKALANGAN MAHASISWA (Studi pada Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang)

PENGARUH TERPAAN IKLAN GERINDRA DI TELEVISI TERHADAP PENCITRAAN PRABOWO SUBIYANTO SEBAGAI CALON PRESIDEN PADA PEMILU 2009 DIKALANGAN MAHASISWA (Studi pada Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang)

The histories of political party advertisement one of them aims to draw sympathy of public as its candidate of him in general election. For the shake of to get public sympathy as much as possible political party or someone volunteer [release] billion rupiah. Within reason a certain product or brand, hence political candidate also owning him. Party of Gerindra, also represent one of the party exploiting strength of advertisement media to get sympathy of society. Party which is having device to lead this eagle wish more is defining of buttonhole of Prabowo Subiyanto to society. Its reason is existence of the advertisement expected can give image at Prabowo Subiyanto as president candidate 2009. Hence this research internal issue formula there any influence of advertisement exposure of Gerindra in television to image of Prabowo Subiyanto as president candidate at General election 2009. And if there is, how big influence of advertisement exposure of Gerindra to image of Prabowo as president candidate at General election of 2009 this.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

76. Per KPU 50 th 2009 Pelaporan Dana Kampanye Pemilu Presiden

76. Per KPU 50 th 2009 Pelaporan Dana Kampanye Pemilu Presiden

Menimbang : a. bahwa ketentuan Pasal 94 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, menyatakan bahwa dana kampanye pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden menjadi tanggung jawab pasangan calon yang dapat diperoleh dari pasangan calon yang bersangkutan, partai politik dan/atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan calon, dan/atau pihak lain, serta dapat berupa uang, barang, dan/ atau jasa;

34 Baca lebih lajut

77. Per KPU 55 th 2009 Audit Dana Kampanye Pemilu Presiden

77. Per KPU 55 th 2009 Audit Dana Kampanye Pemilu Presiden

Prosedur yang disepakati yang terkait dengan audit dana kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, seperti yang diuraikan dalam Bagian IV dari Pedoman ini, telah disusun berdasarkan ketentuan dalam UU No. 42 dan Peraturan KPU No. 50 dengan menggunakan bentuk perikatan prosedur yang disepakati berdasarkan Standar Auditing Seksi 622, “Perikatan untuk Menerapkan Prosedur yang Disepakati atas Unsur, Akun, atau Pos Suatu Laporan Keuangan“ (Pernyataan Standar Auditing No. 51) (selanjutnya disebut “SA Seksi 622“) yang ditetapkan oleh IAPI. Prosedur-prosedur tersebut telah disepakati dan disetujui oleh KPU.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

HASIL PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN

HASIL PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014 lalu telah menghasilkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang akan mengemban amanat sampai dengan 2019 mendatang. Meskipun banyak diwarnai persaiangan dan gejolak yang cukup menyita perhatian publik, tetapi secara umum penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden lalu berjalan lancar. Kekhawatiran sebagaian kalangan tentang sengitnya persaingan diantara pendukung dua pasangan calon akan berujung pada tindakan konflik terbuka dan chaos yang berlarut-larut nyatanya sama sekali tidak terbukti. Aturan-aturan hukum masih tetap dihormati dan kesantunan politik masih dijunjung tinggi. Hal tersebut juga sebagai bukti kedewasaan politik rakyat Indonesia.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH ATAS DOLAR AMERIKA TERHADAP RETURN SAHAM LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA ( PERIODE SEBELUM PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA SESUDAH PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2009 )

PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH ATAS DOLAR AMERIKA TERHADAP RETURN SAHAM LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA ( PERIODE SEBELUM PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA SESUDAH PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2009 )

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Untuk Mengetahui pengaruh nilai tukar Rupiah atas Dolar Amerika terhadap return saham LQ-45 sebelum dan sesudah pemilihan presiden dan wakil presiden 2009. Memberikan sumbangan pemikiran bagi manajemen, investor, dan pemegang saham dalam bertransaksi saham di bursa efek. Sampel penelitian adalah 29 saham LQ-45 yang dipilih atas dasar seleksi berdasarkan konsistensinya untuk selalu masuk dalam golongan LQ-45 sebagai saham yang memiliki volume transaksi paling besar dan paling sering diperjualbelikan dalam bursa selama periode Agustus 2006-Juli 2009 di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan verifikatif dengan menggunakan model APT (Arbitrage Pricing Theory) dan Analisis Regresi Linear Sederhana Dengan Asumsi Klasik .
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

JURNAL ILMIAH AKIBAT HUKUM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 14PUU-XI2013 TENTANG PEMILIHAN UMUM SERENTAK TERHADAP PRESIDENTIAL THRESHOLD

JURNAL ILMIAH AKIBAT HUKUM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 14PUU-XI2013 TENTANG PEMILIHAN UMUM SERENTAK TERHADAP PRESIDENTIAL THRESHOLD

Indonesia adalah negara hukum dengan pemerintahan yang demokratis. Pemerintahan demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, karena itulah rakyat memiliki kekuasaan tertinggi. Dimana Partai politik memainkan peran penghubung yang sangat strategis antara proses-proses pemerintahan dengan warga negara. Pasal 22E ayat (3) UUD 1945 memberikan peran konstitusional kepada partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) anggota Dewan Perwakilan, serta Pasal 6A ayat (2) menyatakan partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu untuk mengusulkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Pemilu langsung dilaksanakan pertama kali pada tahun 2004 kemudian tahun 2009 dan 2014 sesuai dengan amanat Pasal 22E UUD 1945 untuk memilih DPR, DPD, Presiden dan wakil Presiden, dan DPRD secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil setiap lima tahun sekali.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Pemilihan umum pemilihan langsung sat

Pemilihan umum pemilihan langsung sat

Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama di mana para peserta dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden pilihan mereka. Pemenang Pilpres 2004 adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pilpres ini dilangsungkan dalam dua putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara lebih dari 50%. Putaran kedua digunakan untuk memilih presiden yang diwarnai persaingan antara Yudhoyono dan Megawati yang akhirnya

5 Baca lebih lajut

2015 02 03 08 18 33 POSITION PAPER PEMILU SERENTAK 2019

2015 02 03 08 18 33 POSITION PAPER PEMILU SERENTAK 2019

mengakibatkan parpol tidak selektif dalam mengajukan calon anggota legislatif dan eksekutif. Akibatnya, parpol akan bersikap praktis dan pragmatis dengan memilih calon yang peluang terpilihnya besar dan atau menjual berkas pencalonan pada mereka yang bisa membayar mahal atau yang lebih dikenal dengan istilah ―jual putus‖. Dalam situasi de mikian, maka jarang sekali mesin parpol akan berjalan untuk mendukung proses pencalonan seorang kandidat anggota legislatif atau kepala daerah, apalagi jika calonnya bukan kader parpol. Para kandidat tersebut harus berjuang sendiri, melakukan kampaye agar mereka menang. Akibatnya, ketika mereka terpilih kepala daerah atau anggota legislatif terpilih akan menjalankan kebijakannya sendiri melalui politik transaksional. Ideologi, misi, dan program parpol tidak menjadi pertimbangan dalam perumusan kebijakan khususnya pada kepala daerah terpilih. Parpol bukan lagi faktor yang harus dalam pengambilan keputusan karena perannya sudah selesai pada saat pencalonan. Sementara dalam lembaga legislatif, fenomena tersebut seringkali terlihat dengan banyaknya anggota legislatif yang melakukan pembakangan atau keluar dari garis kebijakan parpol dalam melakukan pilihan-pilihan politik pada proses pembuatan kebijakan di DPR/DPRD. Akibatnya karier politik anggota legislatif dan kepala daerah terpilih lebih tergantung pada upaya untuk memberikan kepuasan kepada pimpinan partai yang menentukan ranking mereka dalam daftar pemilu berikutnya daripada parpol secara umum untuk mengagregrasikan kepentingan pemilihannya. Gejala ini oleh Goran Hyden disebut sebagai fenomena negara terputus atau supended state .
Baca lebih lanjut

131 Baca lebih lajut

REAKSI PASAR MODAL INDONESIA TERHADAP PERISTIWA POLITIK DALAM NEGERI: PEMILU PRESIDEN 09 JULI 2014  Reaksi Pasar Modal Indonesia Terhadap Peristiwa Politik Dalam Negeri: Pemilu Presiden 09 Juli 2014.

REAKSI PASAR MODAL INDONESIA TERHADAP PERISTIWA POLITIK DALAM NEGERI: PEMILU PRESIDEN 09 JULI 2014 Reaksi Pasar Modal Indonesia Terhadap Peristiwa Politik Dalam Negeri: Pemilu Presiden 09 Juli 2014.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian. Penelitian ini mencoba mengkaji kandungan informasi (information content) dengan metode studi peristiwa (event study) mengenai suatu peristiwa politik dalam negeri terhadap aktivitas pasar modal, sehingga penelitian ini mengambil judul: “REAKSI PASAR MODAL INDONESIA TERHADAP PERISTIWA POLITIK DALAM NEGERI: PEMILU PRESIDEN 9 JULI 2014 ”. Rumusan Masalah

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...