Program Peminatan Kurikulum 2013

Top PDF Program Peminatan Kurikulum 2013:

PERBEDAAN DIMENSI NON-KOGNITIF KEMATANGAN KARIR PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH YANG MENERAPKAN DAN TIDAK MENERAPKAN PROGRAM PEMINATAN KURIKULUM 2013.

PERBEDAAN DIMENSI NON-KOGNITIF KEMATANGAN KARIR PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH YANG MENERAPKAN DAN TIDAK MENERAPKAN PROGRAM PEMINATAN KURIKULUM 2013.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu terdapatnya perbedaan dimensi non-kognitif kematangan karir peserta didik di SMA Negeri Kota Tasikmalaya tahun pelajaran 2014/2015 ditinjau dari sekolah yang menerapkan program peminatan (Kurikulum 20 13) dan sekolah yang tidak menerapkan program peminatan (KTSP). Artinya sekolah yang menerapkan program peminatan (Kurikulum 2013) memiliki pengaruh lebih tinggi terhadap dimensi non-kognitif dibandingkan dengan sekolah yang tidak menerapkan program peminatan (KTSP). Beberapa simpulan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

T BP 1303286 Abstract

T BP 1303286 Abstract

Berdasarkan hasil uji perbandingan dua rata-rata independent samples test, diketahui bahwa dimensi non-kognitif kematangan karir peserta didik pada sekolah yang menerapkan program peminatan Kurikulum 2013 lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang berada pada sekolah yang tidak menerapkan program peminatan. Hal tersebut ditunjukkan dengan perbedaan signifikan p < 0,05 pada aspek perencanaan karir. Program bimbingan karir direkomendasikan untuk dipertimbangkan sebagai salah satu layanan dalam meningkatkan dimensi non-kognitif kematangan karir peserta didik di SMA.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

T BP 1303286 Bibliography

T BP 1303286 Bibliography

Irlan Wardiansah, 2015 PERBEDAAN DIMENSI NON-KOGNITIF KEMATANGAN KARIR PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH YANG MENERAPKAN DAN TIDAK MENERAPKAN PROGRAM PEMINATAN KURIKULUM 2013 Universitas P[r]

5 Baca lebih lajut

Silabus Geografi Peminatan SMA Kurikulum 2013 www.olimattohir.blogspot.com

Silabus Geografi Peminatan SMA Kurikulum 2013 www.olimattohir.blogspot.com

 Peserta didik diminta untuk membuat sketsa peta tematik tentang program penyediaan bahan industri di Indonesia (atau di daerah setempat). Peta yang dibuat dapat berupa peta tata guna lahan untuk pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, pertambangan, dan lain-lain yang terkait dengan usaha

69 Baca lebih lajut

Presentasi Umum Berkaitan Kurikulum 2013 di SMK | Mustafatope's Weblog peminatan smk izi

Presentasi Umum Berkaitan Kurikulum 2013 di SMK | Mustafatope's Weblog peminatan smk izi

Lintas Minat adalah program kurikuler yang disediakan untuk mengakomodasi perluasan pilihan minat, bakat, dan/atau kemampuan akademik atau vokasional peserta didik dengan orientasi penguasaan kelompok mata pelajaran keilmuan atau vokasional di luar pilihan minat

14 Baca lebih lajut

Modul PKB BK SMA 2017 Ped KK I

Modul PKB BK SMA 2017 Ped KK I

Fokus pengembangan layanan peminatan peserta didik diarahkan pada kegiatan meliputi; (1) pemberian informasi program peminatan; (2) melakukan pemetaan dan penetapan peminatan peserta didik (pengumpulan data, analisis data, interpretasi hasil analisis data dan penetapan peminatan peserta didik); (3) layanan lintas minat; (4) layanan pendalaman minat; (5) layanan pindah minat; (6) pendampingan dilakukan melalui bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling individual, konseling kelompok, dan konsultasi, (7) pengembangan dan penyaluran; (8) evaluasi dan tindak lanjut. Guru BK/Konselor berperan penting dalam layanan peminatan peserta didik dalam implementasi kurikulum 2013 dengan cara merealisasikan 8 (delapan) kegiatan tersebut. Dalam penetapan peminatan peserta didik/konseli SMA memperhatikan data tentang nilai rapor SMP/MTs atau yang sederajat, nilai Ujian Nasional SMP/MTs atau yang sederajat, minat peserta didik dengan persetujuan orang tua/wali, dan rekomendasi guru BK/konselor SMP/MTs atau yang sederajat. Untuk menuju peminatan peserta didik/konseli yang tepat memerlukan arahan semenjak usia dini, dan secara sistematis dapat dimulai sejak peserta didik di Taman Kanak-kanak.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

LEMBAR KERJA Kegiatan : Identifikasi Program Pelayanan Peminatan Peserta Didik Waktu : 1 x 45 menit Bahan : Modul Implementasi Program BK dalam Kurikulum 2013 Pedoman Peminatan Peserta[r]

3 Baca lebih lajut

Permendikbud Kurikulum 2013 Terbaru dan Dokumen Pendampingan 5.Model Peminatan

Permendikbud Kurikulum 2013 Terbaru dan Dokumen Pendampingan 5.Model Peminatan

Struktur kurikulum merupakan sekelompok matapelajaran yang dapat diikuti dan diambil selama peserta didik menempuh pendidikan seperti tertuang dalam PP No. 32 tahun 2013, Pasal 77B ayat (1) Struktur Kurikulum merupakan pengorganisasian Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan Pembelajaran, matapelajaran, dan beban belajar pada setiap satuan pendidikan dan program pendidikan, dalam ayat (4) Struktur Kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan pengorganisasian matapelajaran untuk setiap satuan pendidikan dan/atau program pendidikan, serta ayat (7) Struktur Kurikulum untuk satuan pendidikan menengah terdiri atas: a. muatan umum; b. muatan peminatan akademik; c. muatan akademik kejuruan; dan d. muatan pilihan lintas minat/peminatan.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

buku data peminatan guru bk sma tp 2013 2014 contoh

buku data peminatan guru bk sma tp 2013 2014 contoh

Peminatan dalam Kurikulum 2013 ini mencakup kelompok mata pelajaran wajib, kelompok mata pelajaran peminatan serta kelompok mata pelajaran pendalaman dan lintas Minat untuk peserta didik SMA/MA yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan terintegrasi dalam program pelayanan bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan, khususnya dalam jenjang pendidikan menengah. Artinya, program pelayanan bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan harus memuat pelayanan peminatan baik kelompok mata pelajaran maupun lintas minat mata pelajaran. Upaya ini mengacu kepada program pelaksanaan kurikulum tahun 2013, khususnya terkait dengan peminatan akademik, pilihan lintas minat atau pendalaman mata pelajaran, dan peminatan studi lanjutan. Program bimbingan dan konseling dengan peminatan sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Guru Bimbingan dan Konseling (Guru BK) atau Konselor di setiap satuan pendidikan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Silabus Sejarah Peminatan SMA Kurikulum 2013 www.olimattohir.blogspot.com

Silabus Sejarah Peminatan SMA Kurikulum 2013 www.olimattohir.blogspot.com

Menanya  Menanya untuk mendapatkan klarifikasi dan pendalaman mengenai keunggulan kehidupan manusia Indonesia di zaman praaksara dalam bidang kepercayaan, sosial, budaya, ekonomi, tek[r]

41 Baca lebih lajut

03. Model Peminatan dan Lintas Minat

03. Model Peminatan dan Lintas Minat

Pengejawantahan amanat pengembangan potensi siswa ditata dalam pengorganisasian kompetensi mulai dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang merupakan profil kualifikasi kemampuan lulusan yang dicapai secara bertahap melalui Kompetensi Inti (KI), dan Kompentensi Dasar (KD) dalam kurun waktu tertentu. Dalam kaitannya dengan implementasi Kurikulum 2013 sebagaimana terjabarkan pada struktur kurikulumnya, pemerintah mengatur pengorganisasian mata pelajaran pada kelompok A (umum) sebagai wujud dari kurikulum Nasional (pusat), B (umum) wujud kurikulum daerah dan Kelompok C (peminatan) merupakan kurikulum peminatan yang mengedepankan minat siswa dalam proses pendidikan di Sekolah.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Implementasi Pendekatan Kurikulum 2013 pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri 1 Yukum Jaya Kabupaten Lampung Tengah - Raden Intan Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Implementasi Pendekatan Kurikulum 2013 pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri 1 Yukum Jaya Kabupaten Lampung Tengah - Raden Intan Repository

Banyak pembaharuan yang terdapat dalam Kurikulum 2013, meskipun Kurikulum ini masih perlu dikembangkan dan diperbaiki lagi. Menurut Permendikbud RI No.65 Tahun 2013 tentang standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengisaratkan tentang perlunya proses pembelajaran yang dipandu dengan kaidah-kaidah pendekatan saintifik. Upaya penerapan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran ini sebagai ciri khas dan menjadi kekuatan tersendiri dari keberadaan Kurikulum 2013. Proses pembelajaran harus menyentuh tiga ranah, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Dalam proses pembelajaran berbasis saintifik, ranah sikap mengamati trasformasi substansi atau materi ajar a gar peserta didik tahu tentang “mengapa”. Ranah keterampilan mengamati trasformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik tahu tentang “bagaimana”. Ranah pengetahuan mengamati trasformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik tahu tentang “apa”. Hasil akhirnya adalah penikatan dan keseimbangan antara
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

RPP Matematika Peminatan Kelas XII Kurikulum 2013 bab 7 Integral

RPP Matematika Peminatan Kelas XII Kurikulum 2013 bab 7 Integral

 Guru membimbing dan menilai kemampuan siswa dalam merumuskan kesimpulan Mengomunikasikan  Perwakilan beberapa siswa mempresentasikan dan menjelaskan kembali mengenai konsep volume be[r]

29 Baca lebih lajut

RPP Matematika Peminatan Kelas XII Kurikulum 2013 bab 6 Trigonometri

RPP Matematika Peminatan Kelas XII Kurikulum 2013 bab 6 Trigonometri

 Siswa melakukan tanya jawab bersama teman sebangku dan guru mengenai pembuktian identitas dengan menggunakan rumus penjumlahan atau selisih sinus atau kosinus.. Mengeksplorasi  Siswa[r]

18 Baca lebih lajut

RPP Matematika Peminatan Kelas XII Kurikulum 2013 bab 2 Vektor

RPP Matematika Peminatan Kelas XII Kurikulum 2013 bab 2 Vektor

 Guru membimbing dan menilai kemampuan siswa dalam melakukan aktivitas Mengasosiasi  Siswa diminta untuk mendiskusikan kesimpulan dari Kegiatan 2.5 yang telah diperoleh..  Siswa dimi[r]

18 Baca lebih lajut

implementasi program peminatan

implementasi program peminatan

Berkaitan dengan peserta didik Pengumpulan data tentang peminatan peserta didik Kelengkapan data akademik dan non akademik untuk pembuatan rekomendasidengan mengumpulkan data peserta d[r]

4 Baca lebih lajut

03. Model Peminatan dan Lintas Minat

03. Model Peminatan dan Lintas Minat

Pengejawantahan amanat pengembangan potensi siswa ditata dalam pengorganisasian kompetensi mulai dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang merupakan profil kualifikasi kemampuan lulusan yang dicapai secara bertahap melalui Kompetensi Inti (KI), dan Kompentensi Dasar (KD) dalam kurun waktu tertentu. Dalam kaitannya dengan implementasi Kurikulum 2013 sebagaimana terjabarkan pada struktur kurikulumnya, pemerintah mengatur pengorganisasian mata pelajaran pada kelompok A (umum) sebagai wujud dari kurikulum Nasional (pusat), B (umum) wujud kurikulum daerah dan Kelompok C (peminatan) merupakan kurikulum peminatan yang mengedepankan minat siswa dalam proses pendidikan di Sekolah.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

KELOMPOK KOMPETENSI I PEDAGOGIK: ESENSI PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA SATUAN JENJANG PENDIDIKAN

KELOMPOK KOMPETENSI I PEDAGOGIK: ESENSI PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA SATUAN JENJANG PENDIDIKAN

Pada jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK/MAK, secara hukum posisi bimbingan dan konseling telah ada sejak tahun 1975, yaitu sejak diberlakukannya kurikulum bimbingan dan konseling (Buku 3C). Dalam sistem pendidikan Indonesia, Guru BK/Konselor di sekolah menengah mendapat peran dan posisi/tempat yang jelas. Peran Guru BK/Konselor, sebagai salah satu komponen student support services, adalah men- support perkembangan aspek-aspek pribadi, sosial, karier, dan akademik, melalui pengembangan menu program bimbingan dan konseling pembantuan kepada peserta didik/konseli dalam individual student planning, pemberian pelayanan responsive, dan pengembangan system support. Pada jenjang ini, Guru BK/Konselor menjalankan semua fungsi bimbingan dan konseling. Setiap sekolah menengah idealnya diangkat guru BK/konselor dengan perbandingan 1 : 150 (satu guru BK/konselor melayani minimal 150 peserta didik/konseli).
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

Guru BK melakukan langkah penyesuaian bagi peserta didik melalui pelayanan Bimbingan kelompok, konseling kelompok, dan individual. Materi layanan adalah bantuan kepada peserta didik yang mengalami masalah dalam peminatan mata pelajaran.

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...