silang balik

Top PDF silang balik:

Performa Bobot Badan Starter dan Grower Hasil Silang Balik (Backcross) antara Itik Pekin Alabio (PA) dan Alabio Pekin (AP) dengan Tetuanya

Performa Bobot Badan Starter dan Grower Hasil Silang Balik (Backcross) antara Itik Pekin Alabio (PA) dan Alabio Pekin (AP) dengan Tetuanya

menunjukkan bahwa tetua jantan Pekin menghasilkan keturunan backcross dengan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan tetua Alabio. Christiandrianto (1991) menemukan titik infleksi itik Alabio baik jantan dan betina pada minggu ke-4 dengan dengan bobot badan 514 gram dan betina 344 gram. Bila dibandingkan dengan tetua jantan Alabio, hasil silang balik menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik karena walaupun titik infleksi yang dicapai lebih lama seminggu, namun bobot badan yang dimiliki itik AAP dan APA jauh lebih besar. Selain itu, bila dibandingkan dengan penelitian Indradjaja (1986) yang menemukan itik tegal mencapai titik infleksi pada minggu minggu ke-5, itik AAP dan APA dan PAP menunjukkan hasil yang lebih baik. Hal ini dilihat dari titik infleksi yang dicapai itik AAP, APA dan PAP pada minggu ke-5 dengan rataan bobot badan yang lebih tinggi yakni masing-masing 1102,27 gram, 1121 gram dan 1533,40 gram dibandingkan dengan bobot badan itik Tegal dalam penelitian Indradjaja yakni sekitar 700-750 gram. Hal ini menunjukkan bahwa hasil backcross itik AP dan PA dengan tetuanya bila dibandingkan dengan itik bangsa lain menghasilkan pertumbuhan yang lebih optimal. Brody (1964) menjelaskan bahwa fungsi dari titik infleksi selama ini dijadikan dasar untuk mengukur optimalisasi pertumbuhan juga merupakan ukuran tingkat efisiensi usaha yang dicapai.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

Keragaan Sifat Tahan Penyakit Blas dan Agronomi Populasi Silang Balik dan Haploid Ganda Turunan IR64 dan Oryza rufipogon

Keragaan Sifat Tahan Penyakit Blas dan Agronomi Populasi Silang Balik dan Haploid Ganda Turunan IR64 dan Oryza rufipogon

Ketersedian keragaman genetik merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang program pemuliaan padi. Spesies tanaman liar merupakan salah satu alternatif sumber keragaman genetik. Pemanfaatan spesies liar dalam program pemuliaan tanaman padi telah banyak dilakukan. Dalam rang- ka perakitan varietas tahan penyakit blas dengan pe- nampilan agronomis yang sesuai harapan, telah di- lakukan pembentukan populasi haploid ganda (HG) dan silang balik (BC) menggunakan tetua IR64 dan spesies padi liar Oryza rufipogon (No. aksesi IRGC 105491) sebagai tetua donor gen ketahanan terha- dap penyakit blas. Spesies padi liar ini berpotensi untuk program perbaikan kultivar IR64 sebagai kul- tivar padi terpopuler di Asia dan Indonesia. Spesies padi liar O. rufipogon diketahui memiliki gen Pir4 yang merupakan gen ketahanan terhadap penyakit blas yang berspektrum luas (Utami et al., 2007).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Introgresi gen tahan blas dari oryzica llanos 5 pada populasi silang balik lanjut way rarem x oryzica Llanos 5

Introgresi gen tahan blas dari oryzica llanos 5 pada populasi silang balik lanjut way rarem x oryzica Llanos 5

Padi gogo merupakan salah satu alternatif dalam usaha peningkatan produksi beras di Indonesia. Namun saat ini penerapan teknologi budidaya padi gogo belum optimal, terutama dalam pengendalian penyakit blas yang disebabkan oleh cendawan Pyricularia oryzae. Cendawan ini mudah membentuk ras baru dengan tingkat virulensi yang lebih tinggi sehingga dapat dengan cepat mematahkan ketahanan varietas tanaman yang sebelumnya tahan terhadap blas. Salah satu cara yang dapat mencegah patahnya ketahanan varietas terhadap blas adalah dengan pembentukan varietas multilini. Varietas multilini (multilines) merupakan populasi NIL (Near isogenic lines) yang dibentuk melalui beberapa kali silang balik sehingga dihasilkan galur-galur dengan sifat agronomis yang sama tetapi masing-masing memiliki sifat ketahanan yang berbeda yang berasal dari segmen introgresi tetua donornya.
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

Pemetaan Quantitative Trait Loci (QTL) sifat pertumbuhan pada populasi domba silang balik ekor tipis dan merino

Pemetaan Quantitative Trait Loci (QTL) sifat pertumbuhan pada populasi domba silang balik ekor tipis dan merino

Guna mencari hubungan tersebut, terdapat persyaratan yang perlu dipenuhi, yaitu menyusun suatu populasi yang cukup besar dengan rancangan tertentu, melibatkan sejumlah besar penciri ge[r]

151 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS INFUSA DAUN SIRIH ( Piper betle L . ) UNTUK PENGOBATAN PADA IKAN LELE SANGKURIANG ( Clarias sp.) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila - repository perpustakaan

EFEKTIVITAS INFUSA DAUN SIRIH ( Piper betle L . ) UNTUK PENGOBATAN PADA IKAN LELE SANGKURIANG ( Clarias sp.) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila - repository perpustakaan

Ikan lele sangkuriang merupakan keturunan lele dumbo, yaitu hasil rekayasa genetik yang dilakukan oleh bantuan manusia melalui cara silang balik (backcross) antara induk betina lele dumbo generasi ke-2 (F2) dengan induk jantan lele dumbo generasi ke-6 (F6).

8 Baca lebih lajut

PDF FILE VIEW BROWSER Introgresi Gen CsNitr1L dari Transgenik Nipponbare ke Ciherang dan Analisis Pewarisannya pada Generasi BC3F4 | , | Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) 1 PB

PDF FILE VIEW BROWSER Introgresi Gen CsNitr1L dari Transgenik Nipponbare ke Ciherang dan Analisis Pewarisannya pada Generasi BC3F4 | , | Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) 1 PB

Gen CsNitr1-L adalah gen yang menyandikan nitrit transporter dan termasuk dalam kelompok proton oligopeptide transporter (POT). Penyerapan nitrit oleh tanaman yang mengekspresikan transporter ini menjadi efisien. Gen yang menyandikan protein ini (CsNitr1-L) di bawah kontrol promotor 35S CaMV telah diintroduksi ke tanaman padi (Oryza sativa L.) subspesies japonica cv. Nipponbare untuk mentransfer gen ini padi transgenik japonica telah disilangkan dengan varietas Ciherang diikuti dengan silang balik dan menyerbuk sendiri sampai generasi BC3F4. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis introgresi gen CsNitr1-L di dalam tanaman padi transgenik generasi BC3F4. Tanaman padi transgenik generasi BC3F4 dipilih berdasarkan ketahanan terhadap higromisin. Lebih dari 90% dari populasi BC3F4 adalah tanaman padi transgenik putatif. Transgen yang terintrogresi dikonfirmasi dengan analisis PCR menggunakan primer yang sesuai dengan gen hpt. Hasilnya galur introgresi lebih tinggi daripada kultivar Ciherang. Empat galur introgresi G3, G7, G8, G11, berdasarkan produktivitas tertinggi dianalisis dengan PCR. Hasil analisis menunjukkan bahwa empat tanaman transgenik ini membawa transgen introgresi CsNitr1-L.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM DAN KEGIATAN

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM DAN KEGIATAN

Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang [r]

3 Baca lebih lajut

SOAL UAS IPS KELAS 4 SEMESTER 1 GANJIL

SOAL UAS IPS KELAS 4 SEMESTER 1 GANJIL

Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang [r]

5 Baca lebih lajut

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB KEBERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB KEBERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA

Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang [r]

2 Baca lebih lajut

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB KENAMPAKAN ALAM DAN KEBERAGAMAN SOSIAL

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB KENAMPAKAN ALAM DAN KEBERAGAMAN SOSIAL

Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang [r]

2 Baca lebih lajut

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PENINGGALAN SEJARAH INDONESIA

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PENINGGALAN SEJARAH INDONESIA

Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang [r]

2 Baca lebih lajut

Pencucian Balik Biodiesel

Pencucian Balik Biodiesel

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif pengganti solar yang dapat diperbaharui karena bahan bakunya berasal dari minyak nabati (trigliserida). Biodiesel dapat dibuat dengan menggunakan reaksi transesterifikasi dengan bahan baku minyak nabati (trigliserida) yang direaksikan dengan metanol dengan menggunakan katalis basa (KOH atau NaOH). Hasil samping pembuatan biodiesel adalah gliserol yang harus dipisahkan dari biodieselnya dengan menggunakan proses pencucian. Proses pencucian yang telah dilakukan menggunakan air bersih sebanyak 160 % dari total biodiesel yang dihasilkan dan menghasilkan limbah air pencucian sebanyak 160 % dari total biodiesel yang dihasilkan. Metoda pencucian balik dapat dilakukan dengan menggunakan air bekas pencucian tahap 2 dan 3 dari proses pencucian biodiesel sebelumnya. Metode pencucian balik biodiesel yang dilakukan dapat menghemat penggunaan air bersih dan mengurangi limbah air bekas pencucian. Kadar gliserol bebas dan gliserol total dari biodiesel yang dicuci dengan menggunakan metoda pencucian balik ini sesuai SNI-04-7182-2006 yaitu kadar gliserol bebas kurang dari 0,02 % dan kadar gliserol total kurang dari 0,24 %.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PETA LINGKUNGAN SETEMPAT

SOAL UH IPS KELAS 4 SEMESTER 1 BAB PETA LINGKUNGAN SETEMPAT

Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang x pada huruf a, b, c, atau d untukBerilah tanda silang [r]

2 Baca lebih lajut

SUARA DARI BALIK KABUT

SUARA DARI BALIK KABUT

28 pagi mekar dalam hening mentari masih sembunyi dalam kabut kurindu kicau burung dari masa lalu yang kini punah dimakan pembangunan kota pagi mekar dalam hening kembali kususun hu[r]

60 Baca lebih lajut

umpan balik tegangan

umpan balik tegangan

Umpan balik dalam penguat berarti pengembalian sinyal output ke input. Dalam umpan balik negatif terdapat kategori jenis umpan balik yang didasarkan atas jenis besaran sinyal output yang diambil (tegangan atau arus) dan cara pengembaliannya secara (seri atau paralel). Dengan melibatkan semua kombinasi yang mungkin, maka dapat diperoleh jenis umpan balik yaitu;

12 Baca lebih lajut

Umpan Balik dan Pengukuran Kinerja

Umpan Balik dan Pengukuran Kinerja

Umpan Balik yang Baik Cara membuat umpan balik yang efektif Kreitner da Kinicki, 2001:283: Menghubungkan umpan balik dengan tujuan dan harapan Memberikan umpan balik yang spesifik, te[r]

38 Baca lebih lajut

MODEL PEMBELAJARAN GERLACH & ELLY [Compatibility Mode]

MODEL PEMBELAJARAN GERLACH & ELLY [Compatibility Mode]

MENGANALISI UMPAN BALIK MENGANALISI UMPAN BALIK Analysis Of Analysis Of Feed Back Feed Back Data dari analisis umpan balik yang Data dari analisis umpan balik yang diperoleh dari ev[r]

16 Baca lebih lajut

Pautan dan Pindah Silang

Pautan dan Pindah Silang

Pautan autosomal/pautan gen menurut Morgan adalah gen–gen yang terletak pada kromosom yang sama tidak dapat bersegrasi secara bebas dan cenderung diturunkan bersama. Misalnya : persilangan pada lalat buah. Abu abu sayap normal dengan lalat buah hitam sayap vestigial, bila gen BV, dan bv terletak pada kromosom yang sama. Pautan seks adalah suatu sifat yang diturunkan yang tergabung dalam gonosom. Gen yang ada dalam setiap makhluk hidup sangat banyak,sedangkan kromosom yang ada hanya sedikit. Hal tersebut mengakibatkan di dalam satu kromosom terdapat lebih dari satu gen. Pindah silang/Crossing over.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Show all 4396 documents...