tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan

Top PDF tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan:

Penerapan Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan Terhadap Kepentingan Stakeholders

Penerapan Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan Terhadap Kepentingan Stakeholders

perusahaan yang memberi kontribusi nyata kepada komunitas melalui program pengembangan. Sekitar 66% responden juga menunjukkan mereka siap berganti merek kepada merek perusahaan yang memiliki citra sosial yang positif. Hal ini membuktikan terjadinya perluasan ‘minat’ konsumen dari ‘produk’ menuju korporat. Lihat Andi Firman, Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan, http://www. kutaikartanegara.com/ forum diakses tanggal 4 Maret 2008 bahwa Hasil survey “The Millenium Poll on CSR” (1999) yang dilakukan oleh Environics International (Toronto), Conference Board (New York) dan Prince of Wales Business Leader Forym (London) diantara 25.000 responden di 23 negara menunjukkan bahwa dalam membentuk opini perusahaan, 60% mengatakan bahwa etika bisnis, praktek terhadap karyawan, dampak terhadap lingkungan, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) paling berperan. Sedangkan bagi 20% responden, berpendapat citra perusahaan yang akan paling mempengaruhi kesan mereka, yakni faktor-faktor bisnis fundamental seperti faktor finansial, ukuran perusahaan, strategi perusahaan, atau manajemen. Sisanya 20% responden berpendapat, sebagai masyarakat yang berada di sekitar dimana perusahaan beroperasi, mereka ingin “menghukum” perusahaan yang dinilai tidak melakukan CSR, dengan cara tidak akan membeli produk bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan menghasilkan produk, dan atau menginformasikan kepada orang lain tentang kekurangan perusahaan tersebut. Sementara, bagi perusahaan yang bidang usahanya berkaitan dengan eksplorasi sumber daya alam, mereka berpendapat hendak mengajukan gugatan perwakilan (class action) terhadap implikasi adanya kegiatan pertambangan.
Baca lebih lanjut

340 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA

Berdasarkan konsep triple bottom line (TBL) oleh Elkington tahun 1998, perusahaan harus melaku- kan tanggung jawab perusahaan yang mencakup 3 di- mensi atau dikenal dengan 3P, yaitu mencapai keuntun- gan (proit), memberdayakan masyarakat (people), dan memelihara kelestarian alam (planet) demi tercapainya keberlanjutan perusahaan. Penerapan TJSL merupakan salah satu bentuk implementasi triple bottom line. The World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) mendeinisikan corporate social responsi- bility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan sebagai komitmen bisnis untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan, melalui kerjasama dengan para karyawan serta perwakilan mereka, keluarga mereka, komunitas setempat maupun masyarakat umum untuk meningkatkan kualitas ke- hidupan dengan cara yang bermanfaat, baik dari segi bisnis maupun untuk pembangunan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - REKONTRUKSI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) PERKEBUNAN DI INDONESIA BERDASARKAN NILAI KEADILAN - Unissula Repository

BAB I PENDAHULUAN - REKONTRUKSI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) PERKEBUNAN DI INDONESIA BERDASARKAN NILAI KEADILAN - Unissula Repository

Menurut Milton Friedman tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan adalah menjalankan bisnis sesuai dengan keinginan pemilik perusahaan (owners/shareholders), yakni maksimal laba, sementara pada saat yang sama mengindahkan aturan dasar yang digariskan dalam suatu masyarakat sebagaiman diamanatkan oleh hukum dan perundang-undangan 127 . Defenisi dari Corporate Social Responsibility salah satunya juga dikemukakan oleh Maignen &Ferrell yang mendefenisikan Corporate Social Responsibility sebagai“A business acts in socially responsible manner when its decision and actions account for and balance diverse stakeholder interests”. Defenisi ini menekankan perlunya memberikan perhatian secara seimbang terhadap kepentingan berbagai stakeholder yang beragam dengan setiap keputusan dan tindakan yang diambil oleh para pelaku bisnis melalui perilaku yang secara sosial bertanggung jawab 128 .
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

Tanggung jawab sosial perusahaan (3)

Tanggung jawab sosial perusahaan (3)

terjadi peningkatan kemungkinan untuk ditanyakannya kebijakan CSR perusahaan, terutama pada saat perusahaan merekruit tenaga kerja dari lulusan terbaik yang memiliki kesadaran sosial dan lingkungan. Dengan memiliki suatu kebijakan komprehensif atas kinerja sosial dan lingkungan, perusahaan akan bisa menarik calon-calon pekerja yang memiliki nilai-nilai progresif. CSR dapat juga digunakan untuk membentuk suatu atmosfer kerja yang nyaman di antara para staf, terutama apabila mereka dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang mereka percayai bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas, baik itu bentuknya "penyisihan gaji", "penggalangan dana" ataupun kesukarelawanan (volunteering) dalam bekerja untuk masyarakat.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Teori Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Teori Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Pengungkapan mengenai pertanggungjawaban sosial perusahaan mencerminkan suatu pendekatan perusahaan dalam melakukan adaptasi dengan lingkungan yang dinamis dan bersifat multidimensi. Hubungan antara pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan profitabilitas perusahaan telah diyakini mencerminkan pandangan bahwa reaksi sosial memerlukan gaya manajerial yang sama dengan gaya manajerial yang dilakukan pihak manajemen untuk membuat suatu perusahaan memperoleh keuntungan.[6] Pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan merupakan cerminan suatu pendekatan manajemen dalam menghadapi lingkungan yang dinamis dan multidimensional serta kemampuan untuk mempertemukan tekanan sosial dengan reaksi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, ketrampilan manajemen perlu dipertimbangkan untuk survive dalam lingkungan perusahaan masa kini
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan TJS

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan TJS

Cowen, et al., (dalam Anggraini, 2006) mengatakan bahwa perusahaan yang berorientasi pada konsumen diperkirakan akan memberikan informasi mengenai pertanggungjawaban sosial karena hal ini akan meningkatkan image perusahaan dan meningkatkan penjualan. Dari hasil penelitian, Anggraini (2006) menemukan bahwa variabel persentase kepemilikan manajemen berpengaruh terhadap kebijakan perusahaan dalam mengungkapkan informasi sosial dengan arah sesuai dengan yang diprediksi. Semakin besar kepemilikan manajer di dalam perusahaan, manajer perusahaan akan semakin banyak mengungkapkan informasi sosial dari kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan di dalam program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indo

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indo

Di Indonesia praktik pengungkapan tanggung jawab sosial di atur oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 1 Paragraf 9, yang menyatakan bahwa: “Perusahaan dapat pula menyajikan laporan tambahan seperti laporan mengenai lingkungan hidup dan laporan nilai tambah (value added statement), khususnya bagi industri dimana faktor-faktor lingkungan hidup memegang peranan penting dan bagi industri yang menganggap pegawai sebagai kelompok pengguna laporan yang memegang peranan penting”
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

untuk menanggulangi kerusakan lingkungan yang mungkin dapat ditimbulkan dari proses produksi. Selain itu juga program CSR (corporate social responsibility) yang dialokasikan untuk menangani dampak sosial dan lingkungan yang mungkin terjadi akibat operasional pabrik gula harus dipandang sebagai bentuk investasi wajib yang dianggarkan. Kegiatan ini juga dapat secara aktif meningkatkan perekonomian warga sekitar, peningkatan ketrampilan warga dalam bidang tertentu bisa membuat mereka mempunyai keahlian dalam menciptakan lapangan kerja baru, didukung dengan pemberian kredit dengan bunga murah serta pembangunan sarana dan prasarana warga, semisal perbaikan masjid, jalan, jembatan atau fasilitas umum lainnya melalui program PKBL juga secara langsung bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat disekitar pabrik gula, hal ini juga merupakan pendorong perekonomian daerah sekitar. selain itu pabrik gula juga mempunyai produk sampingan yang antara lain berupa listrik (co-generation), bioetanol, serta pupuk. Jika produk-produk ini menjadi kesatuan integrasi dengan pabrik gula, tentu akan semakin efisien dan semakin memberdayakan masyarakat daerah. Konsep integrasi tersebut telah dilakukan di India. Pabrik gula disana telah didesain terintegrasi dengan memproduksi gula, listrik, dan etanol. Nilai rendemennya mencapai 10 persen. Listrik yang dihasilkan 30 MW, dan etanol 120 kiloliter per hari (Wibowo, 2012).
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

Tanggung jawab sosial lingkungan pereroan

Tanggung jawab sosial lingkungan pereroan

Pelaksanaan tanggung jawab social yang harus dilaksanakan oleh suatu perusahaan menuntut diberlakukannya etika bisnis. Perusahaan yang tidak memperhatikan kepentingan umum dan kemudian menimbulkan gangguan lingkungan akan dianggap sebagai bisnis yang tidak etis. Dorongan pelaksanaan etika bisnis itu pada umumnya dating dari luar yaitu dari lingkungan masyarakat. Problem-problem social seperti kebersihan kota, kesehatan lingkungan, ketertiban masyarakat, pelestarian lingkungan alam dan sebagainya, mendorong perusahaan untuk melakukan kegiatan bisnisnya seiring dengan terciptanya kondisi tersebut.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Melalui program ini dan dengan dukungan para relawan Danamon di cabang-cabang mass market yang bekerjasama dengan para pedagang pasar, pengelola pasar dan pejabat daerah, kami melaksanakan inisiatif- inisiatif untuk meningkatkan kebersihan dan kualitas pasar tradisional di seluruh Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi renovasi infrastruktur skala kecil, kampanye kesehatan, konseling dan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma, serta juga sumbangan peralatan kebersihan guna memperkenalkan pentingnya menjaga lingkungan pasar yang sehat. Di tahun 2008, kami telah melaksanakan 1.114 kegiatan di 28 provinsi, yang menjangkau lebih dari 677.000 penerima sumbangan
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Di samping membantu pemenuhan kebutuhan pendanaan anggota koperasi, ternyata koperasi ini juga mampu mendorong para anggota koperasi untuk menyisihkan sejumlah kontribusi dana bagi kepentingan kebersihan lingkungan pasar. Hingga akhir tahun 2014, Danamon Peduli telah mendampingi pembentukan dua koperasi di Pasar Kemuning Pontianak Kalimantan Barat dan di Kampung Marunda Cilincing Jakarta Utara, dan pada saat ini ada dua koperasi lagi yang masih sedang dalam proses pembentukan yaitu di Pasar Bunder Kabupaten Sragen Jawa Tengah dan Pasar Baru Kota Probolinggo Jawa Timur. Tahun 2014 ini Danamon Peduli berkomitmen menyalurkan dana sebesar Rp2,8 miliar untuk pengembangan dan kelangsungan pasar rakyat di seluruh Indonesia di sebanyak 9 (sembilan) pasar rakyat antara lain meliputi 7 (tujuh) lokasi yang menjadi percontohan dan 2 pasar tradisional yang baru bergabung.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Pilar Lingkungan terdiri dari kegiatan Peduli Lingkungan dan Kemasyarakatan yang terintegrasi dengan pilar lainnya. Program ini menjadi bagian yang terintegrasi dalam upaya membangun kehidupan ekosistem lingkungan dan bisnis yang berkelanjutan. Pilar Sosial terdiri dari Cepat Tanggap Bencana, Kesiapsiagaan Bencana dan Pemulihan Awal. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang dirilis Oktober 2018, telah terjadi 1.999 bencana di Indonesia. Fakta tersebut harus diimbangi dengan inovasi program kebencanaan sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana penulis mengumpulkan berbagai data dan informasi baik primer ataupun sekunder. Sedangkan analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dimana penulis memaparkan fenomena mengenai bagaimana pelaksanaan Program Kemitraan Bina Lingkungan di Pabrik Gula Kwala Madu serta bagaimana implikasi Program Kemitraan Bina Lingkungan terhadap kehidupan sosial masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah dengan mencari informasi dengan cara melakukan wawancara mendalam ( deep interview ) serta membuat dokumentasi berupa foto di lokasi penelitian, Langkah selanjutnya adalah menyusun data- data dalam satuan. Satuan-satuan itu kemudian dikategorisasikan. Berbagai kategori tersebut dilihat kaitannya satu sama lain dan di interpretasikan secara kualitatif
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

untuk menanggulangi kerusakan lingkungan yang mungkin dapat ditimbulkan dari proses produksi. Selain itu juga program CSR (corporate social responsibility) yang dialokasikan untuk menangani dampak sosial dan lingkungan yang mungkin terjadi akibat operasional pabrik gula harus dipandang sebagai bentuk investasi wajib yang dianggarkan. Kegiatan ini juga dapat secara aktif meningkatkan perekonomian warga sekitar, peningkatan ketrampilan warga dalam bidang tertentu bisa membuat mereka mempunyai keahlian dalam menciptakan lapangan kerja baru, didukung dengan pemberian kredit dengan bunga murah serta pembangunan sarana dan prasarana warga, semisal perbaikan masjid, jalan, jembatan atau fasilitas umum lainnya melalui program PKBL juga secara langsung bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat disekitar pabrik gula, hal ini juga merupakan pendorong perekonomian daerah sekitar. selain itu pabrik gula juga mempunyai produk sampingan yang antara lain berupa listrik (co-generation), bioetanol, serta pupuk. Jika produk-produk ini menjadi kesatuan integrasi dengan pabrik gula, tentu akan semakin efisien dan semakin memberdayakan masyarakat daerah. Konsep integrasi tersebut telah dilakukan di India. Pabrik gula disana telah didesain terintegrasi dengan memproduksi gula, listrik, dan etanol. Nilai rendemennya mencapai 10 persen. Listrik yang dihasilkan 30 MW, dan etanol 120 kiloliter per hari (Wibowo, 2012).
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (1)

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (1)

Keterlibatan sosial khusunya, maupun tanggung jawab sosial perusahaan secara keseluruhan, juga dilihat sebagai suatu pengimbang bagi kekuasaan bisnis modern yang semakin raksasa dewasa ini. Alasannyam bisnis mempunyai kekuasaan sosial yang sangat besar. Bisnis mempengaruhi lingkungan, konsumen, kondisi masyarakat, bahkan kehidupan budaya dan moral masyarakat, serta banyak bidang kehidupan lainnya. Karena itu, tanggung jawab sosial sangat dibutuhkan untuk bisa mengimbangi dan sekaligus mengontrol kekuasaan bisnis yang besar itu. Asumsinya, kekuasaan yang terlalu besar dari bisnis, jika tidak diimbangi dan dikontrol dengan tanggung jawab sosial, akan menyebabkan bisnis menjadi kekuatan yang merusak masyarakat
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corpora

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corpora

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR adalah hal-hal yang dilakukan oleh perusahaan untuk lingkungan disekitarnya tanpa mengharapkan imbalan. Hal-hal tersebut bisa berarti social. Beberapa contoh CSR diantaranya adalah bantuan untuk korban bencana alam , beasiswa pendidikan untuk mahasiswa berprestasi,pemberian sembako kepada keluarga miskin,dll. Kegiatan-kegiatan tersebut sifatnya nirlaba atau tak mengharapkan imbalan apa-apa. Dilihat dari sisi kemanusiaan , apa yang dilakukan oleh perusahaan pada aksi tanggung jawab social perusahaan tersebut adalah hal yang membanggakan.Hal tersebut termasuk sisi positif tanggung jawab social perusahaan, sehingga secara tidak langsung ,perusahaan telah menyelamatkan ribuan bahkan ratusan ribu anak-anak bangsa.Ada positif ada pula negative, lebih tepatnya mungkin bukan negative tapi “rawan”. Misalnya niat yang hanya untuk mendongkrak pamor, kegiatan CSR juga bisa membentuk pribadi yang terlalu bergantung pada orang lain,dll.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN. doc

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN. doc

Dengan demikian, dengan konsep tanggung jawab sosial dan moral perusahaan mau dikatakan bahwa suatu perusahaan harus bertanggung jawab atas tindakan dan kegiatan bisnisnya yang mempunyai pengaruh atas orang – orang tertentu, masyarakat srta lingkungan di mana perushaan itu beropersi. Secara positif ini berarti perusahaan harus menjalankan kegiatan bisnisnya sedemikian rupa sehingga pada akhirnya akan dapat ikut menciptakan suatu masyarakat yang baik dan sejahtera. Konsep tanggung jawab sosial perusahaan sesungguhnya mengacu pada kenyataan, sebagaimana telah dikatakan diatas bahwa perusahaan adalah badan hukum yang dibentuk oleh manusia dan terdiri dari manusia.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (2)

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (2)

Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat dan lingkungan sekitar akan hal tersebut.Tindakan seperti ini terkait dengan strategi akomodatif dalam tanggung jawab sosial.contoh lainnya,perusahaan perusahaan besar pada era orde baru dituntut untuk memberikan pinjaman kredit lunak kepada para pengusaha kecil, bukan disebabkan karena adanya kesadaran perusahaan, akan tetapi sebagai langakah akomodatif yang diambil setelah pemerintah menuntut para korporat untuk lebih memperhatikan pengusaha kecil.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

Semenjak keruntuhan rezim diktatoriat Orde Baru, masyarakat semakin berani untuk beraspirasi dan mengekspresikan tuntutannya terhadap perkembangan dunia bisnis Indonesia. Masyarakat telah semakin kritis dan mampu melakukan kontrol sosial terhadap dunia usaha. Hal ini menuntut para pelaku bisnis untuk menjalankan usahanya dengan semakin bertanggungjawab. Pelaku bisnis tidak hanya dituntut untuk memperoleh keuntungan dari lapangan usahanya, melainkan mereka juga diminta untuk memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sosialnya.Perubahan pada tingkat kesadaran masyarakat memunculkan kesadararan baru tentang pentingnya melaksanakan apa yang kita kenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR). Pemahaman itu memberikan pedoman bahwa korporasi bukan lagi sebagai entitas yang hanya mementingkan dirinya sendiri saja sehingga ter-alienasi atau mengasingkan diri dari lingkungan masyarakat di tempat mereka bekerja,melainkan sebuah entitas usaha yang wajib melakukan adaptasi kultural dengan lingkungan sosialnya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya.

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...