Total Penerimaan Daerah (TPD)

Top PDF Total Penerimaan Daerah (TPD):

ANALISIS PENDAPATAN HASIL DAERAH, BAGI HASIL PAJAK DAN BUKAN, DAN SUMBANGAN DAERAH TERHADAP TOTAL PENERIMAAN DAERAH DENGAN PERHITUNGAN ANGKA INDEKS DESENTRALISASIFISKAL (STUDI KASUS KABUPATEN JOMBANG).

ANALISIS PENDAPATAN HASIL DAERAH, BAGI HASIL PAJAK DAN BUKAN, DAN SUMBANGAN DAERAH TERHADAP TOTAL PENERIMAAN DAERAH DENGAN PERHITUNGAN ANGKA INDEKS DESENTRALISASIFISKAL (STUDI KASUS KABUPATEN JOMBANG).

terhadap pemerintah pusat pada tahun anggaran 1995/1996-1999/2000 masih sangat tinggi, yang dibuktikan dengan masih rendahnya rata-rata proporsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) selama kurun waktu 5 tahun, yaitu hanya sebesar 15%, walaupun dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Rata-rata proporsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak (BHPBP) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) selama kurun waktu 5 tahun hanya sebesar 29% saja. Kondisi ini menunjukkan bahwa peran pemerintah pusat terhadap keuangan daerah Kabupaten Malang selama kurun waktu 5 tahun tersebut masih sangat besar yang juga ditunjukkan dengan tingginya rata-rata proporsi pemerintah pusat terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD), yaitu sebesar 71%. Kabupaten Malang memiliki kapasitas fiskal yang relatif baik dibandingkan dengan standar fiskal rata-rata kabupaten/kota se-Jawa Timur. Namun apabila dibandingkan dengan kebutuhan fiskalnya maka terdapat kekurangan (gap) sebesar 12%. Jadi, untuk menutupi kekurangan tersebut memang masih diperlukan dana dari pemerintah pusat.
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN PADA ERA OTONOMI DAERAH (PERIODE 2001-2008).

ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN PADA ERA OTONOMI DAERAH (PERIODE 2001-2008).

1. Rata-rata Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) dari kontribusi gabungan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak (BHPBP) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) selama tahun 2001 sampai dengan tahun 2008 adalah rendah sekali yaitu sebesar 8,11%. Dan rata-rata DDF dari Sumbangan dan Bantuan (SB) terhadap TPD dari tahun 2001 sampai dengan 2008 adalah tinggi yaitu sebesar 64,24 %. Hal ini menunjukkan rendahnya kemampuan keuangan daerah Kabupaten Pasuruan sehingga pola hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Pasuruan bersifat instruktif, yang berarti pemerintah Kabupaten Pasuruan masih tergantung terhadap sumbangan dan bantuan dari pemerintah pusat yang berupa Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), sehingga dapat dikatakan belum mampu melaksanakan otonomi daerah atau disebut tidak mandiri.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL TERHADAP KINERJA SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI RIAU The Impact of Fiscal Policy on Performance of Agriculture in Riau Province Dinda Julia, Alla Asmara dan Heriyanto

DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL TERHADAP KINERJA SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI RIAU The Impact of Fiscal Policy on Performance of Agriculture in Riau Province Dinda Julia, Alla Asmara dan Heriyanto

Pertumbuhan sektor pertanian di Provinsi Riau mengalami perlambatan dari tahun ke tahun sehingga perlu adanya mekanisme fiskal yang tepat. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran fiskal pada sektor pertanian di Provinsi Riau, menganalisis dampak perubahan penerimaan dan pengeluaran fiskal terhadap kinerja sektor pertanian di Provinsi Riau, serta merumuskan kebijakan fiskal yang tepat dilakukan di Provinsi Riau. Analisis ekonometrika dilakukan dengan persamaan simultan dengan metode pendugaan Two Stage Least Squares (2SLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran fiskal adalah PDRB, PAD, pengeluaran sektor ekonomi, total penerimaan daerah, jumlah penduduk, kepadatan penduduk, dan sisa anggaran tahun sebelumnya dengan pengaruh yang positif, serta total pengeluaran daerah dan DAU dengan pengaruh negatif, (2) Perubahan kebijakan fiskal berdampak positif terhadap kinerja sektor pertanian khususnya subsektor tanaman pangan, (3) Kebijakan fiskal yang tepat dilakukan untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian Provinsi Riau adalah peningkatan pengeluaran sektor pertanian 10% sehingga PDRB sektor pertanian meningkat 0.67% dan penyerapan tenagakerja sektor pertanian meningkat 0.16%.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Belanja Modal Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Peningkatan Pendapatan Per Kapita Pada Pemerintahan Kabupaten Kota Provinsi Jawa Barat Pada Tahun 2010-2013

Pengaruh Belanja Modal Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Peningkatan Pendapatan Per Kapita Pada Pemerintahan Kabupaten Kota Provinsi Jawa Barat Pada Tahun 2010-2013

2. Dana Darurat Dari Pemerintah. Dana Darurat adalah dana yang berasal dari APBN yang dialokasikan kepada Daerah yang mengalami bencana nasional, peristiwa luar biasa, dan/atau krisis solvabilitas. Dana darurat dari pemerintah dalam rangka penanggulangan korban atau kerusakan akibat bencana alam. Pemerintah mengalokasikan Dana Darurat yang berasal dari APBN untuk keperluan mendesak yang diakibatkan oleh bencana nasional dan/atau peristiwa luar biasa yang tidak dapat ditanggulangi oleh Daerah dengan menggunakan sumber APBD.

21 Baca lebih lajut

ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SIDONDO 1 KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI | Pratama | AGROTEKBIS 2917 8897 1 PB

ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SIDONDO 1 KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI | Pratama | AGROTEKBIS 2917 8897 1 PB

Pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi negara, maka sektor pertanian khususnya yang ada di daerah-daerah yang memiliki potensi unggul untuk pertanian diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah terutama dari penduduk pedesaan yang masih di bawah garis kemiskinan. Menurut Tambunan (2003) bahwa bagian terbesar penduduk yang miskin adalah yang bekerja di sektor pertanian. Untuk itu, berbagai investasi dan kebijakan telah dilakukan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan di sektor pertanian. Oleh sebab itu pembangunan irigasi, penyuluhan pertanian dan berbagai bentuk investasi dalam bentuk subsidi dan lainnya pada umumnya harus dilakukan oleh pemerintah.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

6.1 Petunjuk Umum - DOCRPIJM 1504177968Bab 6 u Keuangan

6.1 Petunjuk Umum - DOCRPIJM 1504177968Bab 6 u Keuangan

Taksiran terhadap Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah untuk lima tahun mendatang (2010-2014), dibuat berdasarkan beberapa asumsi yang digunakan untuk memperhitungkannya. Dengan menggunakan tahun dasar perhitungan dari data keuangan daerah selama periode 2005-2009 untuk menemukan trend historisnya, disamping faktor inflasi (untuk Kabupaten yang dapat mempengaruhi harga pada masa yang mendatang, serta beberapa analisa terhadap kecenderungan perkembangan dan perbandingan antara beberapa kelompok Belanja Daerah, maka berikut ini disajikan tabel hasil perhitungan estimasi Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Brebes. Setelah didapatkan hasil dari perhitungan estimasi pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Brebes, maka selanjutnya dihitung Publik saving untuk memperkirakan dana yang dialokasikan untuk alokasi bidang PU Cipta Karya.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Analisis kinerja penerimaan retribusi persampahan pada dinas tata kota metro

Analisis kinerja penerimaan retribusi persampahan pada dinas tata kota metro

Kota Metro sebagai daerah pemekaran yang terbentuk pada tahun 1999 tentunya memerlukan biaya yang besar dalam melaksanakan pembangunan daerahnya, dan sebagai daerah otonom yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pembangunan Pemerintah Kota Metro berusaha menggali sumber-sumber keuangan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah. Retribusi daerah merupakan salah satu sumber keuangan yang cukup potensial untuk dijadikan sebagai sumber penerimaan daerah karena banyak sekali jenis retribusi yang dapat digali oleh daerah. Retribusi sampah termasuk dalam retribusi daerah yang memiliki potensi yang sangat besar apabila dikelola dengan baik karena diharapkan dapat ditingkatkan guna menunjang pembiayaan pemerintahan dan pembangunan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KOTA MANADO | Ndede | JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI 13522 26999 1 SM

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KOTA MANADO | Ndede | JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI 13522 26999 1 SM

Akuntansi merupakan suatu kegiatan jasa yang berfungsi menyajikan informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan, dari suatu lembaga atau perusahaan yang diharapkan dapat digunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan-keputusan ekonomi diantara berbagai alternatif tindakan. (Sugiono, 2014). Akuntansi adalah sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi suatu badan usaha (Rudianto, 2012). Akuntansi adalah sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan (Horngren, 2010; Harrison, 2010). Dalam struktur pemerintahan daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merupakan entitas akuntansi yang mempunyai kewajiban menyelenggarakan akuntansi atas transaksi-transaksi pendapatan, belanja, asset dan selain kas yang terjadi di lingkungan satuan kerja.Pada tingkat pemerintah daerah, satuan kerja yang bertanggung jawab menyelenggarakan akuntansi adalah Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

FINANCIAL FEASIBILITY ANALYSIS FOR USE "ALSTINTAN" IN RICE FARMERS IN YOGYAKARTA SPECIAL REGION

FINANCIAL FEASIBILITY ANALYSIS FOR USE "ALSTINTAN" IN RICE FARMERS IN YOGYAKARTA SPECIAL REGION

secara ekonomi usaha penyewaan ketiga alsintan tersebut cukup menguntungkan yang digambarkan dari nilai B/C ratio lebih besar dari 1, nilai NPV positif, dan IRR lebih besar dari tingkat bunga saat ini, maka secara ekonomi menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Hal ini sejalan hasil penelitian Umar, S (2013) dan Noorginayuwati (2000) yang mengemukakan bahwa didasarkan atas penerimaan dibanding total biaya produksi secara ekonomi usaha penyewaan ketiga alsintan tersebut cukup menguntungkan yang digambarkan dari nilai B/C ratio lebih dari satu serta layak untuk dikembangkan. KESIMPULAN
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

peraturan bupati 2005 28

peraturan bupati 2005 28

g. Bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah yang mengelola kegiatan-kegiatan sektoral bail APBN , APBD Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta maupun sumber dana lain yang tidak tercantum dalam APBD, selain laporansebagaimana disampaikan kepada lembaga pemberi anggaran, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah dan/atau Pimpinan Kegiatan yang bersangfkutan juga mengirimkan tembusan laporan dimaksud kepada Bupati melalui BAPPEDA, Bagian Administrasi Pembangunan, Bagian keuangan, dan BAWASDA.

1 Baca lebih lajut

ANALISIS USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH “BEJO” DI TENGGUMUNG WETAN KOTA SURABAYA

ANALISIS USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH “BEJO” DI TENGGUMUNG WETAN KOTA SURABAYA

Pembangunan usaha peternakan sapi perah di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akibat meningkatnya permintaan bahan pangan asal ternak sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk, pendapatan per kapita masyarakat dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya susu sebagai salah satu sumber protein hewani (Soehadji, 1995). Tingkat penerimaan, keuntungan dan

9 Baca lebih lajut

ANALISIS EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BOJONEGORO.

ANALISIS EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BOJONEGORO.

Pemerintah Daerah sama halnya dengan Pemerintah Pusat mempunyai kepentingan yang sama dalam penyelenggaraan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Pemerintah Daearah membutuhkan biaya dan dana untuk pembangunan daerah. Dalam rangka mendukung perkembangan otonomi daerah yang nyata, dinamis, serasi dan bertanggung jawab, pembiayaan pemerintah dan pembangunan daerah yang bersumber pada Pendapatan Asli Daerah itu sendiri, khususnya yang berasal dari pajak daerah, pengaturannya perlu lebih ditingkatkan lagi. Daerah diberi wewenang untuk menggali sumber dana yang sesuai dengan potensi dan keadaan daerah masing-masing, sehingga nantinya dapat meningkatkan pendapatan asli daearah sendiri untuk membiayai rumah tangganya sendiri. Selain sumber daya manusia, faktor-faktor lain yang menentukan keberhasilan pembangunan daerah adalah tersedianya sumber-sumber pembiayaan yang memadai.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pendapatan Asli Daerah - Analisis Potensi Pendapatan Asli Daerah Terhadap Perekonomian Wilayah Bagian Aceh Timur (Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur Dan Kabupaten Aceh Tamiang)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pendapatan Asli Daerah - Analisis Potensi Pendapatan Asli Daerah Terhadap Perekonomian Wilayah Bagian Aceh Timur (Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur Dan Kabupaten Aceh Tamiang)

Sesuai dengan UU No. 33 Tahun 2004, apabila kebutuhan pembiayaan suatu daerah lebih banyak diperoleh dari subsidi atau bantuan dari pusat, dan nyatanya kontribusi PAD terhadap kebutuhan pembiayaan sangat kecil, maka dapat dipastikan bahwa kinerja keuangan daerah itu masih sangat lemah. Kecilnya kontribusi PAD kebutuhan pembiayaan sebagaimana yang tertuang dalam APBD merupakan bukti kekurang mampuan daerah dalam mengelolah sumber daya perekonomiannya terutama sumber-sumber pendapatan daerah.

28 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA  PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA DAERAH (BD) PADA KABUPATEN/KOTA DI PROPINSI SUMATERA UTARA.

TINJAUAN PUSTAKA PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA DAERAH (BD) PADA KABUPATEN/KOTA DI PROPINSI SUMATERA UTARA.

Belanja subsidi digunakan untuk menganggarkan bantuan biaya produksi kepada perusahaan/lembaga tertentu yang menghasilkan produk atau jasa pelayanan umum masyarakat agar harga jual produksi/jasa yang dihasilkan dapat terjangkau masyarakat banyak. Perusahaan/lembaga penerima belanja subsidi harus dilakukan audit terlebih dahulu sesuai dengan ketentuan pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dan wajib memberikan pertanggungjawaban atas penggunaan dana subsidi kepada kepala daerah. Peraturan pelaksanaan penganggaran belanja subsidi lebih lanjut dituangkan dalam peraturan kepala daerah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengaruh pemberian kredit terhadap penghasilan usaha kecil masyarakat : studi kasus pada PNPM Mandiri Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman - USD Repository

Pengaruh pemberian kredit terhadap penghasilan usaha kecil masyarakat : studi kasus pada PNPM Mandiri Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman - USD Repository

Masyarakat yang sejahtera merupakan cita-cita bangsa. Potensi ekonomi yang ada di suatu daerah harus dikembangkan untuk mencapai kesejahteraan yang seadil-adilnya bagi masyarakat. Dengan semakin berkembangnya suatu kegiatan perekonomian dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk mencapai tujuan negara yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur baik materiil maupun spiritual, maka perlu terus dikembangkan sektor perekonomian. Pertumbuhan ekonomi sebagai hasil dari pembangunan ekonomi harus dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat secara merata. Penyebaran yang merata dari hasil pembangunan akan mendorong pengusaha kecil dalam sektor perdagangan. Dukungan yang kuat dalam berbagai aspek harus diberikan, termasuk perbaikan iklim berusaha, kemudahan mengurus perijinan, kemudahan akses permodalan dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

EVALUASI PENERIMAAN PAJAK DAERAH DALAM  Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karanganyar.

EVALUASI PENERIMAAN PAJAK DAERAH DALAM Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karanganyar.

Dalam pelaksanaan pembangunan salah satu proses yang dinamis, berencana serta memanfaatkan segala potensi yang dimiliki suatu Negara guna untuk mencapai sasaran dan tujuan, diperlukan dana yang cukup menjamin kelangsungan pembangunan itu sendiri. Dari sekian sumber dana, pajak merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang paling penting untuk membiayai pembangunan daerah. Pajak daerah dalam hal ini adalah pajak daerah tingkat II yang terdiri dari pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak pengambilan dan pengolahan bahan galian golongan C, pajak parkir.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

EVALUASI PENERIMAAN PAJAK DAERAH DALAM  Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karanganyar.

EVALUASI PENERIMAAN PAJAK DAERAH DALAM Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karanganyar.

Dalam era reformasi di negeri kita, begitu banyak tuntutan rakyat untuk mensejahterakan daerah mereka. Kemandirian suatu daerah atau otonomi menjadi harapan yang sangat penting untuk perkembangan daerah tersebut. Pemerintah memberikan batasan atas otonomi tersebut dengan pembentukan UU No.32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan UU No.33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan pusat antara pemerintah pusat dengan daerah, dimana pemerintah harus dapat mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri dan melaksanakan pembangunan sesuai peraturan yang berlaku dalam rangka pemberian otonomi daerah, agar daerah mampu menjalankan wewenang dari pusat secara baik. Dalam rangka meningkatkan daya guna penyelenggarakan pemerintah baik administrator pemerintah, pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat sekaligus sebagai upaya peningkatan stabilitas politik dan kesatuan bangsa.( Halim,2004:141 ) Pemberian otonomi daerah kepada provinsi dan kabupaten atau kota didasarkan atas asas disentralisasi dalam wujud otonomi yang luas, nyata, bertanggung jawab merupakan angin segar yang disambut positif oleh pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengurus dan menyelenggarakan urusan rumah tangga daerah, yang meliputi tugas pemerintah umum, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan (Halim, 2004:105 ).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Leverage Keuangan dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2012

Pengaruh Leverage Keuangan dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2012

Berdasarkan uji hipotesis dapat digambarkan daerah penolakan dan penerimaan sebagai berikut : Daerah penolakan Ho Daerah penolakan Ho Daerah penerimaan Ho Gambar 4.8 Pengujian Hip[r]

110 Baca lebih lajut

Potensi penerimaan retribusi pelayanan pasar dan kontribusi serta prospeknya terhadap pendapatan asli daerah kota samarinda | Mubarok | FORUM EKONOMI 861 1360 1 PB

Potensi penerimaan retribusi pelayanan pasar dan kontribusi serta prospeknya terhadap pendapatan asli daerah kota samarinda | Mubarok | FORUM EKONOMI 861 1360 1 PB

Suatu daerah dibentuk berdasarkan pertimbangan kemampuan ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, jumlah penduduk, luas daerah dan pertimbangan lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah. Seperti yang tertuang dalam Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (sebagaimana telah dirubah dengan UU No. 12 Tahun 2008 tentang Perubahan atas UU No. 32 Tahun 2004) yaitu otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah otonomi untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundangan-undangan (Hohakay, et al. 2015). Dengan pemberian otonomi kepada daerah tersebut, maka memungkinkan daerah yang bersangkutan untuk dapat mengatur atau mengurus rumah tangganya sendiri secara luas, nyata dan bertanggung jawab serta mampu meningkatkan daya guna hasil penyelenggaraan pemerintah dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat, akan dengan mudah memenuhi kebutuhan daerahnya demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PENERIMAAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA PADANG - Repositori Universitas Andalas

PENGARUH PENERIMAAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA PADANG - Repositori Universitas Andalas

sumber penerimaan daerah yang dapat mendukung pembiayaan pengeluaran daerah. Dari berbagai alternatif sumber penerimaan yang dipungut oleh daerah, Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah menetapkan Pajak dan Retribusi Daerah menjadi sumber penerimaan yang berasal dari dalam daerah dan dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah (Siahaan, 2010)

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...