Tugas dan Resitasi

Top PDF Tugas dan Resitasi:

skripsi pengaruh pemberian tugas dan resitasi

skripsi pengaruh pemberian tugas dan resitasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Apakah penggunaan metode tugas dan resitasi lebih baik atau tidak dibandingkan dengan pembelajaran secara konvensional (ekspositori) pada pokok bahasan sistem persamaan linear dengan dua variabel SMP Islam Sultan Agung I Semarang tahun pelajaran 2005/2006, (2) Ada tidaknya pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode tugas dan resitasi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas 2 semester 2 pokok bahasan sistem persamaan linear dengan dua variabel SMP Islam Sultan Agung I Semarang tahun pelajaran 2005/2006.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian - PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBERIAN TUGAS/RESITASI DENGAN METODE CERAMAH PADA SISWA SMK YPIAL-FALAH JAKARTA - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian - PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBERIAN TUGAS/RESITASI DENGAN METODE CERAMAH PADA SISWA SMK YPIAL-FALAH JAKARTA - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Yaitu menggunakan dua kelompok siswa. Kelompok pertama adalah kelas eksperimen (E), yaitu kelas yang menggunakan metode pemberian tugas/resitasi dan kelompok kedua yaitu kelas control (K) yang menggunakan metode ceramah.

12 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MELALUI METODE RESITASI DENGAN PEMBERIAN TUGAS  Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Metode Resitasi dengan Pemberian Tugas Terstruktur pada Pokok Bahasan Bilangan Bulat dan Pecahan(PTK Pada S

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MELALUI METODE RESITASI DENGAN PEMBERIAN TUGAS Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Metode Resitasi dengan Pemberian Tugas Terstruktur pada Pokok Bahasan Bilangan Bulat dan Pecahan(PTK Pada S

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan bilangan bulat dan pecahan setelah dilakukan pembelajaran melalui metode resitasi dengan pemberian tugas terstruktur. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas). Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Simo, Boyolali yang berjumlah 36 siswa dan subjek pelaksana tindakan adalah peneliti dan guru matematika kelas VIIA. Metode pengumpulan data melalui metode observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan metode alur yang terjadi dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin validitas data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan bilangan bulat dan pecahan. Hal ini dapat dilihat dari 1) kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan guru dan mengerjakan soal secara tepat sebelum tindakan 13,9% dan setelah tindakan 52,8%, 2) kemampuan siswa dalam menerapkan konsep secara tepat sebelum tindakan 33,3% dan setelah tindakan 83,3%, 3) kemampuan siswa memberi tanggapan tentang jawaban siswa lain sebelum tindakan 19,4% dan setelah tindakan 47,2%, serta 4) kemampuan siswa dalam membuat kesimpulan materi sebelum tindakan 0% dan setelah tindakan 30,6%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode resitasi dengan pemberian tugas terstruktur dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan bilangan bulat dan pecahan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE RESITASI (PEMBERIAN TUGAS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTs MENAMING

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE RESITASI (PEMBERIAN TUGAS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTs MENAMING

Pembelajaran dengan metode konvensional menyebabkan kurangnya komunikasi antara guru dengan siswa. Untuk bisa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) siswa dituntut untuk menguasai dan memahami materi yang diberikan guru, Pada kenyataannya siswa tidak dapat memahami dan menguasai materi, akibatnya hasil belajar matematika siswa tidak bisa mencapai KKM yang ditetapkan. Melihat permasalahan ini, maka diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Metode Resitasi (Pemberian Tugas). Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Metode Resitasi (Pemberian Tugas) terhadap hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian adalah Quasi Eksperiment dengan desain Posttest Only Control Design. Penelitian dilakukan dikelas VII MTs Menaming sebanyak 40 siswa yang terbagi dalam 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan simple random sampling, sehingga terpilih kelas VII A sebagai kelas
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Upaya Meningkatkan Pembelajaran Agama Islam melalui Metode Pemberian Tugas Belajar dan Resitasi Pada Siswa Kelas IV SDN 024758 Binjai Tahun Pelajaran 2015

Upaya Meningkatkan Pembelajaran Agama Islam melalui Metode Pemberian Tugas Belajar dan Resitasi Pada Siswa Kelas IV SDN 024758 Binjai Tahun Pelajaran 2015

Abstrak: Guru berperan sebagai pengelola proses belajar-mengajar, bertindak sebagai fasilitor yang berusaha mencipatakan kondisi belajar mengajar yang efektif. Pembelajaran Agama Islam tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktifitas peserta didik perlu ditingkatkan melalui latihan-latihan atau tugas dengan bekerja dalam kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain. Penelitian tindakan ini menggunakan model dari Kemmis dan Taggart, yaitu berbentuk spiral dari sklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Langkah pada siklus berikutnya adalah perncanaan yang sudah direvisi, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sebelum masuk pada siklus 1 dilakukan tindakan pendahuluan yang berupa identifikasi permasalahan. Pembelajaran dengan berbasis masalah memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (66.68%), siklus II (83.30%), siklus III (100%). Kata Kunci: Pembelajaran Agama Islam, Pemberian Tugas, Resitasi
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN TUGAS (RESITASI) TERHADAP DISIPLIN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTS N PALIMANAN KABUPATEN CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

PENGARUH PEMBERIAN TUGAS (RESITASI) TERHADAP DISIPLIN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTS N PALIMANAN KABUPATEN CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

kemudian siswa diberikan soal latihan untuk dikerjakan di kelas atau di rumah yang disebut Pekerjaan Rumah (PR). Namun, guru hanya memberikan tugas kepada siswa tanpa diperiksa dengan teliti, kurang memperhatikan dan tidak adanya pertanggungjawaban dari siswa. Sehingga penugasan tersebut disepelehkan oleh siswa dan tidak menutup kemungkinan tugas dikerjakan dengan menyalin jawaban dari siswa lain bahkan dikerjakan oleh orang lain. 14 Sehingga hal tersebut menghambat disiplin belajar siswa dalam proses belajar mengajar matematika. Atas dasar itulah penulis tertarik untuk mencoba menerapkan metode pemberian tugas (resitasi) dengan cara lain yaitu dengan melalui pemberian tugas namun siswa harus mempertanggungjawabkan hasil tugas tersebut baik secara lisan atau tulisan. Dengan harapan mampu meningkatkan disiplin belajar matematika siswa dalam proses belajar mengajar dan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode resitasi terhadap disiplin belajar matematika. Karena tingkat disiplin belajar tinggi maka hasil belajar pun tinggi, begitupun sebaliknya tingkat disiplin belajar yang rendah maka hasil belajarpun rendah. 15
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Metode Resitasi Pada Mata Pelajaran PKn di Kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Gorontalo - Tugas Akhir

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Metode Resitasi Pada Mata Pelajaran PKn di Kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Gorontalo - Tugas Akhir

Fase ketiga adalah mempertanggungjawabkan tugas, hal yang harus dikerjakan pada fase ini adalah laporan siswa baik lisan maupun tertulis dari apa yang telah dikerjakannya, ada tanya jawab atau diskusi kelas dan penilaian hasil pekerjaan siswa baik tes maupun nontes atau dengan cara lainnya. Fase mempertanggungjawabkan tugas inilah yang disebut dengan resitasi. Djamarah dan Zain, (2006:53).

8 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK PEMBERIAN TUGAS/RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMPN 2 TANGERANG SELATAN

KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK PEMBERIAN TUGAS/RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMPN 2 TANGERANG SELATAN

1. “Kemampuan Menulis Puisi Melalui Media Lagu Iwan Fals Siswa Kelas VIII MTs Darussalam Palabuhanratu Tahun Pe lajaran 2012/2013” oleh Hairul Muhtadi. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Dari penelitian yang telah dilakukan oleh Hairul menyimpulkan bahwa kemampuan menulis puisi melalui media lagu Iwan Fals tergolong baik. Terlihat dari hasil observasi dan angket. Dari hasil observasi diperoleh skor 3,56 dan masuk dalam kategori A dalam segi penilaian observer terhadap peneliti dalam menggunakan media lagu Iwan Fals. Dan terlihat juga dalam hasil angket yang telah diberikan kepada siswa, sebesar 77,41% menyatakan bahwa media lagu Iwan Fals berpengaruh terhadap pembelajaran menulis kreatif puisi dan 80,64% menjawab bahwa media lagu Iwan Fals memudahkan dan tepat dalam pembelajaran menulis puisi. Perbedaan penelitian tersebut dengan skripsi ini adalah dari segi teknik dan model pembelajaran. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pemberian tugas/resitasi, sedangkan pada skripsi Hairul menggunakan media lagu Iwan Fals.
Baca lebih lanjut

153 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS DAN RESITASI SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGAMBAR TEKNIK DASAR PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNANSMK NEGERI 1 MERDEKA BERASTAGITAHUN AJARAN 2012/2013.

PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS DAN RESITASI SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGAMBAR TEKNIK DASAR PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNANSMK NEGERI 1 MERDEKA BERASTAGITAHUN AJARAN 2012/2013.

Selain penerapan pemberian tugas dan resitasi peneliti juga mengamati aktivitas siswa selama melakukan pembelajaran. Pada proses belajar mengajar di kelas masih terdapat siswa yang tidak memperhatikan guru saat guru menjelaskan materi ajar, ada siswa yang masih mau mengganggu temannya, dan terdapat siswa yang sulit konsentrasi dalam menerima pelajaran dari guru. Itu diakibatkan siswa jarang dilibatkan dalam pembelajaran, maksudnya adalah siswa hanya menerima apa yang disampaikan oleh guru dan guru jarang sekali menanyakan kembali apa yang telah diajarkan untuk mengetahui tingkat siswa dalam menangkap apa yang telah diajarkan. Hal ini membuat siswa menjadi tidak begitu aktif dalam melakukan proses belajar mengajar.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE RESITASI KELOMPOK BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA SWASTA SINAR HUSNI MEDAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

PENERAPAN METODE RESITASI KELOMPOK BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA SWASTA SINAR HUSNI MEDAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

disebabkan karena guru cenderung menggunakan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional sehingga hasil belajar ekonomi siswa masih rendah. Dominasi guru menyebabkan siswa menjadi pasif sehingga siswa kurang dalam menyampaikan ide- ide dan pendapat yang dimilikinya, siswa juga enggan untuk bertanya pada guru atau pada temannya walau tidak bisa memecahkan masalah yang diberikan, sehingga ketika proses pembelajaran berlangsung kurang terjadi komunikasi antara siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru. Siswa juga sering tidak mengerjakan tugas yang diberikan, tidak memperhatikan guru saat menyampaikan materi, tidak mencatat materi yang tekah diberikan guru, sehingga siswa kurang mampu mengingat dan memahami bahan yang disajikan guru.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH PENERAPAN METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI DI KELAS XI SMA NEGERI 7 CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

PENGARUH PENERAPAN METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI DI KELAS XI SMA NEGERI 7 CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

seluruh jam pelajaran yang ada untuk tiap mata pelajaran, hal ini tidak akan mencukupi tuntutan luasnya pelajaran yang diharuskan seperti yang tercantum dalam kurikulum. Oleh sebab itu, perlu diberikan tugas-tugas sebagai selingan untuk variasi metode penyajian. Tugas tersebut dapat dikerjakan di luar jam pelajaran, baik di rumah maupun sebelum pulang.

22 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN MENGGUNAKAN METODE RESITASI/PENUGASAN DAN METODE TANYA JAWAB MEMPERMUDAH SISWA SMK WIDYA WISATA SRAGEN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN.

PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN MENGGUNAKAN METODE RESITASI/PENUGASAN DAN METODE TANYA JAWAB MEMPERMUDAH SISWA SMK WIDYA WISATA SRAGEN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN.

Penyelesaian tugas ini penulis sadar bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, penulis akan kesulitan dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini. Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.

Baca lebih lajut

Twitter PTK PAI SD

Twitter PTK PAI SD

Melalui hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa metode pemberian tugas belajar dan resitasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I, II, dan II) yaitu masing-masing 68,18%, 77,27%, dan 86,36%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

Baca lebih lajut

PERSEPSI SISWA TERHADAP METODE RESITASI PADA PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 3 SENTOLO.

PERSEPSI SISWA TERHADAP METODE RESITASI PADA PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 3 SENTOLO.

Metode resitasi atau penugasan dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan memahami materi pelajaran. Namun, tugas yang diberikan oleh guru terkesan belum efektif dan efisien karena sebagian siswa belum mampu mengoptimalkan usahanya dalam menyelesaikan tugas tersebut. Hal ini terlihat dari berbagai persepsi dan respon siswa yang terkesan terpaksa dalam menerima tugas yang diberikan oleh guru. Masih rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran, serta sikap siswa yang cenderung kurang mandiri dalam menyelesaikan tugas dan hanya menyalin atau menyontek jawaban milik teman, menimbulkan keraguan dalam pencapaian hasil belajar mencerminkan kemampuan siswa yang sebenarnya. Hal ini lebih terlihat jelas ketika siswa mendapatkan tugas kelompok, hanya beberapa siswa yang aktif mengerjakan tugas yang diberikan guru, sementara siswa yang lain hanya menyalin atau menyontek tugas milik teman mereka.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE RESITASI DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN 3 CAKRANEGARA TAHUN AJARAN 20152016

PENERAPAN METODE RESITASI DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN 3 CAKRANEGARA TAHUN AJARAN 20152016

Variabel penelitian ini dibagi menjadi variable harapan dan variable tindakan. Definisi operasional variable harapan yaitu hasil belajar merupakan kemampuan yang dapat teramati dalam diri seseorang berupa tingkat keberhasilan dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes. Definisi operasional variable tindakan yaitu metode resitasi. Metode resitasi adalah suatu metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam merangsang dan meningkatkan pemahaman anak, yang dilakukan dengan pemberian tugas yang terstruktur serta harus dipertanggungjawabkan oleh siswa tersebut.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN METODE RESITASI,SUMBERBELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK PELITA NUSANTARA 1 SEMARANG

PENGARUH PENGGUNAAN METODE RESITASI,SUMBERBELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK PELITA NUSANTARA 1 SEMARANG

Faktor intern adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar mencakup faktor jasmaniah, seperti faktor kesehatan, cacat tubuh; faktor psikologis, seperti inteligensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan, kelelahan; dan faktor kelelahan. Sedangkan faktor ekstern adalah faktor yang ada diluar individu mencakup faktor keluarga, seperti cara orang tua mendidik, relasi antar anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, pengertian orang tua, latar belakang kebudayaan; faktor sekolah, seperti metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah, alat pelajaran, waktu sekolah, standar pelajaran di atas ukuran, keadaan gedung, metode belajar, tugas rumah; dan faktor masyarakat, seperti kegiatan siswa dalam masyarakat, mass media, teman bergaul, bentuk kehidupan masyarakat.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH RECIPROCAL TEACHING DENGAN METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI HIMPUNAN SISWA KELAS VII MTs AL MA’ARIF TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH RECIPROCAL TEACHING DENGAN METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI HIMPUNAN SISWA KELAS VII MTs AL MA’ARIF TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Resitasi atau pemberian tugas biasanya digunakan dengan tujuan agar siswa memiliki hasil belajar yang lebih mantap, karena siswa melaksanakan latihan-latihan selama melakukan tugas, sehingga pengalaman siswa dalam mempelajari sesuatu dapat lebih terintegrasi. 15 Tugas dalam metode resitasi dalam penelitian ini siswa disuruh membuat catatan mengenai penjelasan yang telah disampaikan temannya yang berperan sebagai guru, hal ini dilakukan agar selama proses pembelajaran seluruh siswa dapat belajar secara sungguh-sungguh.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGGUNAAN METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PERUBAHAN SIFAT BENDA  Penggunaan Metode Resitasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Materi Perubahan Sifat Benda Siswa Kelas IV SDN Jimbaran 01 Kayen Pati Tahun Pelajaran 2012/2013.

PENGGUNAAN METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PERUBAHAN SIFAT BENDA Penggunaan Metode Resitasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Materi Perubahan Sifat Benda Siswa Kelas IV SDN Jimbaran 01 Kayen Pati Tahun Pelajaran 2012/2013.

Salah satu metode yang diterapkan dalam melibatkan siswa secara aktif, guna menunjang kelancaran proses belajar mengajar adalah menggunakan metode resitasi. Dalam metode resitasi diharapkan mampu memancing keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar. Hal ini disebabkan karena siswa dituntut untuk menyelesaikan tugas yang diberikan guru dan harus dipertanggungjawabkan. Dalam keberhasilan proses belajar mengajar disamping tugas guru, maka siswa turut memegang peranan yang menentukan dalam pencapaian tujuan pendidikan. Sebab bagaimanapun baiknya penyajian guru terhadap materi pelajaran, akan tetapi siswa tidak mempunyai perhatian dalam hal belajar maka apa yang diharapkan sukar tercapai.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI METODE RESITASI (PENUGASAN) DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN QUR’AN HADIST KELAS XII MA FUTUHIYAH JEKETRO GUBUG GROBOGAN TAHUN AJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

IMPLEMENTASI METODE RESITASI (PENUGASAN) DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN QUR’AN HADIST KELAS XII MA FUTUHIYAH JEKETRO GUBUG GROBOGAN TAHUN AJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Ada beberapa pertimbangan dalam umum yang perlu di ingatkan ketika menyusun tugas dalam pembelajaran kolaboratif (diadaptasi dari Davis, 1993, hal. 147-154). Pertama, pastikan tugas tersebut relevan dan integral untuk mencapai tujuan tujuan perkuliahan sehingga tidak terasa seperti pekerjaan yang membuang-buang waktu. Kedua, berhati hatilah dalam menyesuaikan tugas dengan keterampilan dan kemampuaan siswa. Ketiga rancang tugas untuk mendorong

18 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE RESITASI TERHADAP KEMAMPUAN MENYUSUN TEKS PIDATO OLEH SISWA KELAS X SMA SWASTA SANTA MARIA KABANJAHE TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE RESITASI TERHADAP KEMAMPUAN MENYUSUN TEKS PIDATO OLEH SISWA KELAS X SMA SWASTA SANTA MARIA KABANJAHE TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

Resitasi tidak sama dengan pekerjaan rumah (PR), tetapi resitasi ini jauh lebih luas. Metode resitasi ini merangsang anak untuk aktif belajar, baik secara individual maupun kelompok. Tugas yang diberikan kepada anak didik ada berbagai jenis dan itu bergantung pada tujuan yang akan dicapai. Seperti tugas yang diberikan yaitu tugas menyusun teks pidato.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...