Top PDF DAMPAK KRIMINALISASI PERS TERHADAP KEMERDEKAAN PERS YANG BERTANGGUNG JAWAB

DAMPAK KRIMINALISASI PERS TERHADAP KEMERDEKAAN PERS YANG BERTANGGUNG JAWAB

DAMPAK KRIMINALISASI PERS TERHADAP KEMERDEKAAN PERS YANG BERTANGGUNG JAWAB

Reformasi memberikan keleluasaan kepada siapa pun untuk membuat koran, majalah, atau tabloid. Pertumbuhan pers nasional yang menggembirakan itu memberikan dampak positif bagi masyarakat, karena lebih banyak dan beragam informasi dipilih. Namun sejumlah pihak menilai, kebebasan pers nasional cenderung tidak terkendali, tetapi kuantitas yang melonjak itu belum dibarengi dengan sisi kualitas dari semua perusahaan pers. Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara sempat melempar data di Indonesia saat ini ada sekira 1.008 media cetak, 150 lebih media televisi, dan 2.000 lebih radio. Dari jumlah itu, hanya 30 persen media cetak dan kurang dari 10 persen media elektronik yang sehat bisnis dari segi pendapatan iklan. Imbasnya, profesionalitas dan tingkat kesejahteraan para pekerja medianya masih memilukan. 3
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

PERS YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SE

PERS YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SE

juga menyadari adanya kepentingan bangsa, tanggung jawab sosial, keberagaman masyarakat, dan norma-norma agama. Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat. Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kebebasan dan tanggung jawab pers

Kebebasan dan tanggung jawab pers

Negara demokrasi adalah negara yang memberi jaminan atas hak asasi manusia termasuk kebebasan dalam mengeluarkan pikiran atau pendapat baik secara lisan maupun tertulis. Kebebasan media, dalam hal ini pers adalah bukti nyata adanya jaminan kemerdekaan mengeluarkan pendapat tersebut. Pers yang bebas adalah salah satu pilar bagi tegaknya demokrasi. Demokrasi dan masyarakat demokratis membutuhkan pers yang bebas. Namun kebebasan pers bukanlah kebebasan murni atau benar-benar bebas. Sesui teori social Responsibility, pers memiliki kebebasan dan tanggung jawab. Adanya prinsip pertanggungjawaban ini akan menekan prinsip kebebasan yang dimiliki pers. Pers yang tidak bertanggung jawab dapat menciptakan penyalagunaan akan kebebasan yang dimilikinya.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Makalah Lengkap Dampak FTA terhadap Pers

Makalah Lengkap Dampak FTA terhadap Pers

Upaya ke arah tersebut nampaknya masih memerlukan perhatian serta kebijakan yang lebih serius dari pemerintah maupu para pelaku agrobisnis, mengiungat beberapa komoditas pertanian Ind[r]

86 Baca lebih lajut

Sikap Pers terhadap Kondisi Keterpurukan Bangsa Indonesia

Sikap Pers terhadap Kondisi Keterpurukan Bangsa Indonesia

Saat ini, pers dihadapkan pada suatu dilema. Di satu pihak, pers dituduh ikut mengobarkan kebencian dan konflik melalui media. Di lain pihak, berkat pers masyarakat mendapat informasi tentang berbagai peristiwa meskipun itu seringkali menyakitkan. Masalah ini menyentuh peran media dalam ruang publik. Peran media adalah mempunyai opini dan membentuk opini. James Curran (2000) dalam Rethinking Media and Democracy, seperti yang dikutip Haryatmoko (2002), menyinggung tentang siapa yang menentukan arah opini media. Pertama, pemilik media perlu mempertahankan kepentingan pembaca agar tetap diminati; kedua, pemilik dan staf redaksi ingin mendapatkan legitimasi publik guna menghindari sanksi masyarakat; ketiga, media amat dipengaruhi kepribadian profesional dan stafnya. Ketiga hal tersebut menunjukkan adanya kekuatan yang bisa melawan subordinasi media oleh komitmen politik dan kepentingan ekonomi pemegang saham.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENUTUP  PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENCEMARAN NAMA BAIK DITINJAU DARI PERSPEKTIF YURIDIS UNDANG-UNDANG NO.40 TAHUN 1999.

PENUTUP PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENCEMARAN NAMA BAIK DITINJAU DARI PERSPEKTIF YURIDIS UNDANG-UNDANG NO.40 TAHUN 1999.

berita itu baru bisa dipublikasikan jika ada persetujuan pemimpin redaksi. Adanya persetujuan pemberitaan, berarti adanya kesengajaan Pemimpin Redaksi untuk mempublikasikan suatu berita. Jika pemimpin redaksi menganggap berita itu tidak perlu dipublikasikan, meskipun suatu berita ada muatan pencemaran nama baik, maka berita itu belum disebut dengan delik pers. Dengan demikian jika terjadi suatu pemberitaan yang merugikan nama baik orang lain maka yang bertanggung jawab adalah pemimpin redaksi.

6 Baca lebih lajut

RPP PKn SMA-MA-SMK-MAK Kurikulum 2013 RPP PKN XII

RPP PKn SMA-MA-SMK-MAK Kurikulum 2013 RPP PKN XII

2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari. 2.2. Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli

7 Baca lebih lajut

kisi kisi n soal peranan pers

kisi kisi n soal peranan pers

Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia - Menguraikan pengertian pers - Menguraikan fungsi peranan pers di [r]

10 Baca lebih lajut

Dampak sosial ekologi sosial dalam pers

Dampak sosial ekologi sosial dalam pers

Pada penelitian ini akan membahas mengenai hasil buangan industri sehingga mempengaruhi sosial masyarakat dan lingkungan seperti persepsi masyarakat mengenai kondisi air, kondisi udara, [r]

19 Baca lebih lajut

DAMPAK EKONOMI EKOLOGI SOSIAL DALAM PERS

DAMPAK EKONOMI EKOLOGI SOSIAL DALAM PERS

Besarnya perubahan pendapatan yang diterima berdampak pada perubahan “gaya hidup” . Peningkatan dan dampak ini dapat terlihat nyata dalam kehidupan sehari- harinya. Dahulu rumah yang ditingga li petani hanya terbuat dari bahan anyaman bambu yang biasa disebut “pitate” oleh masyarakat Gorontalo. Setelah terlibat dalam program HTI perlahan petani mampu merenovasi tempat tinggalnya menjadi tempat tinggal yang permanen. Contoh lain yang dapat dilihat dalam keseharian petani HTI adalah kepemilikan kendaraan motor roda dua. Sebelum terlibat dalam program HTI dalam satu KK biasanya hanya memili k i 1 (satu) kendaraan motor roda dua, bahkan tidak memilikinya. Setelah terlibat dalam program HTI, petani tersebut mampu membeli kendaraan motor bahkan mampu lebih dari 1 (satu) kendaraan dalam 1 (satu) keluarga dengan cara mengangsur dan pihak perusahaan HTI sebagai penjamin.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ulangan harian 3 kelas xii

ulangan harian 3 kelas xii

Sesuai dengan prinsip pers bebas yang bertanggung jawab maka media masa seharusnya mengabdi kepada … a.. kesejahteraan bersama dan karyawan media massa b.[r]

6 Baca lebih lajut

Kekhawatiran Pada Kebebasan Pers Saat in

Kekhawatiran Pada Kebebasan Pers Saat in

Kini ketika kontrol politik melonggar dan kebebasan pers cukup besar, tantangan utama media pers adalah k ontrol dari pemilik modal. Watak pers sebagai industri dewasa ini sangat rentan terhadap pelanggaran- pelanggaran etika jurnalistik. Lebih - lebih mengingat persaingan antar lembaga pers/media yang begitu ketat sehingga masing - masing lembaga media/pers berusa ha menarik audiens dengan berbagai cara. Independensi lembaga pers dan idealisme jurnalis kini benar - benar diuji. Pertanyaannya, apakah kode etik jurnalistik mampu

5 Baca lebih lajut

KEKEWATIRAN PADA KEBEBASAN PERS SAAT INI

KEKEWATIRAN PADA KEBEBASAN PERS SAAT INI

1. Aliansi Jurnalis Independen (AJI), PWI dan MPPI dengan anggota Panitia Ad Hoc I BP MPR masih menunjukkan keragu-raguan dan kecemasan terhadap kebebasan pers. Mereka mengkhawatirkan kebebasan pers akan menjadi sebebas- kebebasan pers itu perlu diatur. Reaksi ini merupakan rejuvenansi konsep pengekangan pers oleh pemerintah pra-transisi. Kekhawatiran tersebut senada dengan kecurigaan pemerintah bahwa kebebasan pers yang tanpa kontrol telah melahirkan satu model kebebasan pers yang saat ini sudah berlebihan dan menjadi sumber kekuasan baru. Hal ini antara lain di tandai dengan penyerangan terhadap harian Jawa Post di Surabaya oleh Banser (Barisan Serba Guna) Anshor yang merupakan pendukung Presiden Abdurrahman Wahid.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  IMPLEMENTASI KEMERDEKAAN PERS DALAM KEGIATAN JURNALISTIK BERKAITAN DENGAN PRIVASI SESEORANG.

PENDAHULUAN IMPLEMENTASI KEMERDEKAAN PERS DALAM KEGIATAN JURNALISTIK BERKAITAN DENGAN PRIVASI SESEORANG.

“Cerita lain muncul dengan kasus yang berbeda, yaitu seorang wartawan yang tidak jadi ditilang lantaran polisi yang bersangkutan ditunjukan kartu pers yang dimiliki wartawan tersebut. Hingga pada saat mengurus kehilanga passport di KBRI Inggris. Pada awalnya dilayani seadanya oleh petugas di KBRI, hingga diketahui pekerjaannya, petugas

10 Baca lebih lajut

PASANG SURUT KEBEBASAN PERS DI INDONESIA

PASANG SURUT KEBEBASAN PERS DI INDONESIA

Regulasi dalam bent uk UU t ent ang pers yang membat asi ruang gerak pers memang t idak ada, namun yang dirisaukan oleh insan pers adalah t erj adinya kriminalisasi yang men- j adi ancaman t erhadap kebebasan pers, pada- hal seharusnya kalaupun t erdapat pemberit aan yang keliru, dapat mengikut i mekaisme yang diat ur dalam UU Pers, sepert i hak j awab dan hak koreksi; bukan dengan cara memenj arakan wart awan, it u yang menj adi suat u kekeliruan Kasus kriminalisasi t erhadap pers dapat dilihat pada Kasus Tempo, Rakyat Merdeka, Radar Yog- ya, kemudian kasus Suara Indonesia Baru (SIB) Medan, yang menurunkan serial invest igasi t en- t ang j udi illegal yang dibekingi oleh pej abat Sumat era Ut ara. Kemudian sekelompok anak muda yang dipolit isir masuk dan mengobrak- abrik SIB. Kasus-kasus kriminalisasi t erhadap pers merupakan masalah yang sangat dirisaukan oleh kalangan j urnalis dan media.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Tinjauan Atas Pemberitaan Yang Berindikasi Adanya Delik Pencemaran Nama Baik Oleh Media Massa Dalam Perspektif Kode Etik Jurnalistik Dan UU Pers

Tinjauan Atas Pemberitaan Yang Berindikasi Adanya Delik Pencemaran Nama Baik Oleh Media Massa Dalam Perspektif Kode Etik Jurnalistik Dan UU Pers

1. Pengaturan hukum terhadap kemerdekaan pers di Indonesia, terdapat dalam UU No.40 Tahun 1999 di mana Pasal 2 UU No.40 Tahun menyatakan : kemerdekaan pers adalah perwujudan dari kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan dan supremasi hukum. Selain itu, Pasal 4 ayat (1) UU No.40 Tahun 1999 menyatakan : kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Artinya pers bebas dari tindakan pencegahan, pelarangan, dan atau penekanan agar hak masyarakat untuk memperoleh informasi terjamin. Kemerdekaan pers adalah kemerdekaan yang disertai kesadaran akan pentingnya penegakan supremasi hukum yang dilaksanakan oleh pengadilan, dan tanggung jawab profesi yang dijabarkan dalam Kode Etik Jurnalistik serta sesuai dengan hati nurani insan pers. Pasal 4 ayat (2) UU No.40 Tahun 1999 menyatakan : terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Selanjutnya pada Pasal 4 ayat (3) UU No.40 Tahun 1999 menyatakan : untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.
Baca lebih lanjut

144 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 ...

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 ...

Abstrak. Implementasi Total Quality Management membuat organisasi harus memelihara standar mutu disegala aspek bisnis organisasi. Standar sistem manajemen mutu (SMM) yang telah berkembang dan tepat untuk dunia pendidikan adalah ISO 9001, alat pencapaian tujuan mutu yang diharapkan mampu menjawab tantangan globalisasi dengan cara meningkatkan efisiensi dan efektifitas untuk memuaskan para stakeholder . Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) membuktikan diri sebagai organisasi yang andal yang meraih sertifikat ISO 9001:2008 yang dikeluarkan oleh QS Zurich dengan AG No. 7011 pada 19 April 2011. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 ditinjau dari aspek dokumentasi: (2) Untuk mengetahui implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 ditinjau dari aspek tanggung jawab manajemen dan alternatife tindakan untuk perbaikan strategi implementasi.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pernyataan Pers PI addNA

Pernyataan Pers PI addNA

Eksistensi PI dalam rangka mendukung tata kelola hutan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan idak bisa dinaikan lagi, sejak mulai maraknya akivitas pembalakan liar dan pengrusakan hutan di Indonesia di masa peralihan orde baru ke masa reformasi, kerja-kerja PI di lapangan sudah memberikan kontribusi yang besar bagi pemerintah, terutama sebagai pemberi data dan informasi terkait kejahatan kehutanan untuk mendukung pemerintah melakukan penegakan hukum dan sebagai masukan untuk memperbaiki peraturan di bidang kehutanan, salah satunya SVLK. Naiknya kasus-kasus kejahatan kehutanan ke meja peradilan di Indonesia, idak lepas juga dari kerja-kerja PI selama ini di lapangan. Seperi kasus korupsi kehutanan di Riau, kasus illegal logging Labora Sitorus di Papua, penangkapan 3 orang cukong Malaysia yang melakukan pembalakan liar di perbatasan Indonesia-Malaysia, kasus kebakaran hutan PT. Bumi Mekar Hijau di Sumatera Selatan, dan pengungkapan kasus 80 kontainer berisi kayu illegal di Jawa Timur. Juga banyaknya konsesi yang telah dikeluarkan pemerintah ditengah terbatasnya sumber daya yang dimiliki dalam melakukan pengawasan semakin mengukuhkan peningnya keberadaan dan peran PI di Indonesia.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

pemetaan sk kd pkn kelas xii smt 2

pemetaan sk kd pkn kelas xii smt 2

Standar dan Nilai-nilai Penerapan 3.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia  Menguraikan pengertian[r]

5 Baca lebih lajut

PENUTUP  IMPLEMENTASI KEMERDEKAAN PERS DALAM KEGIATAN JURNALISTIK BERKAITAN DENGAN PRIVASI SESEORANG.

PENUTUP IMPLEMENTASI KEMERDEKAAN PERS DALAM KEGIATAN JURNALISTIK BERKAITAN DENGAN PRIVASI SESEORANG.

Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. Atas dasar itu, wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik:

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...