Top PDF DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Colomadu 1 Kabupaten Karanganyar.

DAFTAR PUSTAKA  Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Colomadu 1 Kabupaten Karanganyar.

DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Colomadu 1 Kabupaten Karanganyar.

Shan, X. 2010. Influence of Parents’ Child - feeding Practices on Child’s Weight Status among Chinese Adolescents in Beijing, China (Doctoral dissertation, Southern Illinois University Carbondale). Diakses 10 Oktober 2015 dari ehs.siu.edu/her/_common/documents/dissertation/dissertations/joy-shan- dissertation.pdf

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN  SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 12  Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Colomadu

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 12 Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Colomadu

Background : The prevalence of diarrhea in toddlers at Central Java as much as 5.4%. The prevalence of diarrhea in 12-24 months toddlers at Colomadu 1 Primary Health Service, Karanganyar of the months October 2014-January 2015 as much as 22%. Diarrhea in infants is due to several factors: poor nutrition status and PHBS unfavorable.

18 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Colomadu 1 Kabupaten Karanganyar.

PENDAHULUAN Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesmas Colomadu 1 Kabupaten Karanganyar.

Diare pada bayi atau balita kebanyakan disebabkan beberapa faktor di antaranya yaitu faktor penyebab (agent), penjamu (host), dan faktor lingkungan (environment) (Suharyono, 2008). Faktor penyebab (agent) yang dapat menyebabkan diare pada balita antara lain; faktor infeksi, faktor malabsorbsi dan faktor makanan (Ngastiyah, 2005). Faktor penjamu (host) diantaranya dari faktor status gizi balita dan faktor perilaku hygiene yang kurang baik sedangkan faktor lingkungan (environment) yaitu dari kondisi sanitasi yang kurang baik. (Soegijanto, 2002).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 12-24 BULAN DI  Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesma

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 12-24 BULAN DI Hubungan Antara Status Gizi Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 12 – 24 Bulan Di Wilayah Puskesma

Responden dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 12-24 bulan di Wilayah Puskesmas Colomadu 1 Kabupaten Karanganyar. Tabel 2 menunjukkan bahwa sebagian besar usia ibu yang menjadi responden yaitu 19-39 tahun sebanyak (95,6%). Usia tersebut dibagi atas dasar usia berdasarkan perhitungan likert (Azwar, 2012). Menurut Siagian (1995), semakin usia bertambah dewasa maka seseorang semakin meningkat pula kedewasaan teknisnya demikian juga psikologisnya akan menunjukkan kematangan jiwa.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

DAFTAR  PUSTAKA  Hubungan Perilaku Ibu Terhadap Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Boloh Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.

DAFTAR PUSTAKA Hubungan Perilaku Ibu Terhadap Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Boloh Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.

Dewi, D. 2012. Pengaruh Kelompok Pendukung (KP) Ibu Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Dalam Pemberian ASI Dan MP, ASI, Serta Status Gizi Balita 6-24 Bulan. Tesis Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pasca Sarjanah Fakultas Kedokteran Universitan Gajah Mada Jogjakarta.

4 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Hubungan Antara Pengetahuan Ibu dan Usia Awal Pemberian MP ASI Dengan Lama Kejadian Diare Pada Bayi Usia 8-12 Bulan di Puskesmas Colomadu 1 Karanganyar.

DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Pengetahuan Ibu dan Usia Awal Pemberian MP ASI Dengan Lama Kejadian Diare Pada Bayi Usia 8-12 Bulan di Puskesmas Colomadu 1 Karanganyar.

Haryanti, T dan Sunardi. 2009. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Sukoharjo

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH   TANGGA  DENGAN   KEJADIAN  DIARE   HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE DI DUSUN GROBOGAN DESA MUSUK WILAYAH PUSKESMAS SAMBIREJO KABUPATEN SRAGEN.

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE DI DUSUN GROBOGAN DESA MUSUK WILAYAH PUSKESMAS SAMBIREJO KABUPATEN SRAGEN.

Dengan ini, saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.

16 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT USIA 1-12 BULAN DI KELURAHAN ANTIROGO KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT USIA 1-12 BULAN DI KELURAHAN ANTIROGO KABUPATEN JEMBER

Diarrhea is defined as the change in consistency of stool and changes in bowel frequency more than 3 times a day. One cause of the diarrhea is environmental and behavioral factor. The highest incidence of diarrhea was at age 1-12 months in the Antirogo district. The purpose of this research was to know the correlation Clean and Healthy Life Behaviour of Mother to Diarrhea Incidence of Infants. This research used analysis survey method with case control approach. Sample was 103 respondens. Sampling technique was quota sampling. Data was collected by questionnaires. Validity and reliability using the Pearson product moment and Cronbach's alpha. The result shown that 62 respondents (60.2%) with good clean and healthy life behaviour and infant diarrhea in the last month. The Spearman rank test shown p-value = 0.000; r = -0.622, which means Ha received. P-value = 0,000 there was correlation between clean and healthy life behaviour of mother to diarrhea incidence of infants aged 1-12 months in antirogo district jember regency, r= - 0,622 there is a strong correlation between clean and healthy life behaviour of mother to diarrhea incidence of infants aged 1-12 months in antirogo district jember regency. Negatif sign (-) means that good clean and healthy life behaviour of mother will cause low incidense of diarrhea in infants. The suggest is health education clean and healthy life behaviour can be used to improve clean and healthy life behaviour of mother.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH  Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Diare Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 2-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Karanganyar Kabupaten K

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Diare Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 2-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Karanganyar Kabupaten K

Hasil: Tingkat pengetahuan ibu dibagi menjadi tiga kelompok yaitu, pengetahuan baik 53 orang (53%), pengetahuan cukup 41 orang (41%), dan pengetahuan kurang 6 orang (6%). Dari hasil penelitian, ibu dengan pengetahuan baik (53 orang) sebanyak 18 anak diare dan 35 anak tidak diare. Ibu dengan pengetahuan cukup (41 orang), didapatkan 29 anak diare dan 12 anak tidak diare. Ibu dengan pengetahuan kurang (6 orang) didapatkan 5 anak diare dan 1 anak tidak diare. Hasil analisis didapatkan nilai p = 0,001.

13 Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 1-12 Bulan di Kelurahan Antirogo Kabupaten Jember

Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 1-12 Bulan di Kelurahan Antirogo Kabupaten Jember

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 1-12 Bulan di Kelurahan Antirogo Kabupaten Jember adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

18 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN USIA AWAL PEMBERIAN MP ASI DENGAN LAMA KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 8-12 BULAN DI  Hubungan Antara Pengetahuan Ibu dan Usia Awal Pemberian MP ASI Dengan Lama Kejadian Diare Pada Bayi Usia 8-12 Bulan di Puskesmas Coloma

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN USIA AWAL PEMBERIAN MP ASI DENGAN LAMA KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 8-12 BULAN DI Hubungan Antara Pengetahuan Ibu dan Usia Awal Pemberian MP ASI Dengan Lama Kejadian Diare Pada Bayi Usia 8-12 Bulan di Puskesmas Coloma

Objective : The research aimed to determine the relationship between mothers knowledge about diarrhea and the infant’s age when complementary feeding was given for the first time and the duration of diarrhea in infants aged 8-12 months. Research Method : This study used cross-sectional study design, conducted in Juni 2015, at the Integrated Health Service Center in Primary Health Service of Colomadu 1. The total respondents in this study was 40 respondents. The sampling technique was simple random sampling. The research instruments were questionnaireson knowledge about diarrhea, complementary feeding and the duration of diarrhea. Statistical analysis used Spearman's test.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA USIA 3 BULAN – 2 TAHUN DI DESA  Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Usia 3 Bulan 2 Tahun Di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karangany

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA USIA 3 BULAN – 2 TAHUN DI DESA Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Usia 3 Bulan 2 Tahun Di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karangany

Metode. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Pulosari Kebakkramat Karanganyar 15 Januari 2015. Besar sampel adalah 38 responden, diambil dengan menggunakan cluster random sampling. Variabel penelitian meliputi : perilaku hidup bersih dan sehat ibu dan kejadian diare pada anak. Data perilaku hidup bersih dan sehat ibu diperoleh dengan kuesioner perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga. Data kejadian diare diperoleh dengan kuesioner kejadian diare. Uji statistic yang digunakan adalah uji Chi square.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 2-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar.

PENDAHULUAN Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 2-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar.

Dewasa ini, diare masih menjadi masalah yang besar di masyarakat. Di tiap tahunnya diare menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan malnutrisi dan mortalitas pada anak, sehingga menjadikan anak mengalami gangguan tumbuh kembang, dan faktanya di daerah pinggiran dengan tingkat sosioekonomi yang rendah, diare banyak ditemukan. Diare adalah penyebab kematian kedua pada anak dibawah 5 tahun. Secara global setiap tahunnya ada sekitar 2 miliar kasus diare dengan angka kematian 1,5 juta pertahun. Pada negara berkembang, anak-anak usia dibawah 3 tahun rata-rata mengalami 3 episode diare pertahun. Setiap episodenya diare akan menyebabkan kehilangan nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh, sehingga diare merupakan penyebab utama malnutrisi pada anak (WHO, 2009).
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

 BAB I  Hubungan Status Gizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Puskesmas Tawangsari Kabupaten Sukoharjo.

BAB I Hubungan Status Gizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Puskesmas Tawangsari Kabupaten Sukoharjo.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah perilaku yang dipraktikan di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat (Dinkes, 2008). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia (Mrahwati 2013).

6 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGORESAN.

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGORESAN.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKES[r]

1 Baca lebih lajut

Pengaruh Karakteristik Ibu dan Persepsi Program Pencegahan Diare Terhadap Tindakan Pencegahan Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan tahun 2016

Pengaruh Karakteristik Ibu dan Persepsi Program Pencegahan Diare Terhadap Tindakan Pencegahan Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan tahun 2016

Rini, Efa. 2014. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Orang Tua Dengan Perilaku Pencegahan Diare Di Gampong Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan.

3 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA DAN STATUS KESEHATAN DENGAN KEJADIAN GIZI  Hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga dan Status Kesehatan dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Kelurahan Bu

HUBUNGAN ANTARA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA DAN STATUS KESEHATAN DENGAN KEJADIAN GIZI Hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga dan Status Kesehatan dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Kelurahan Bu

Conclusion: There was no relationship with an occurrence clean and healthy living behavior undernourished in toddlers in Sub District Bulakan District Sukoharjo. There was no relationship health status with an occurrence undernutrition in toddlers in Sub District Bulakan District Sukoharjo.

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Lingkungan dan Karakteristik Ibu terhadap Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe Tahun 2015

Pengaruh Faktor Lingkungan dan Karakteristik Ibu terhadap Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe Tahun 2015

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Diare Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 2-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar.. Ketersediaan Sarana Sanit[r]

3 Baca lebih lajut

PUBLIKASI KARYA ILMIAH HUBUNGAN STATUS GIZI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT  Hubungan Status Gizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Puskesmas Tawangsari Kabupaten Sukoharjo.

PUBLIKASI KARYA ILMIAH HUBUNGAN STATUS GIZI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Hubungan Status Gizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Puskesmas Tawangsari Kabupaten Sukoharjo.

Berdasarkan Tabel 23, hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 28 responden yang memiliki PHBS baik terdapat 1 balita (3,6%) yang mengalami pneumonia, sedangkan responden yang memiliki PHBS kurang 16 balita terdapat 11 balita (68,8%) yang mengalami pneumonia. Hasil analisa dengan uji Fisher’s exact diperoleh nilai p = 0,000 (p- value<0,05), nilai ini menunjukkan adanya hubungan PHBS dengan kejadian pneumonia. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Wisda (2013) yang menyatakan bahwa penderita pneumonia sering dijumpai pada responden yang mempunyai PHBS kurang dari pada yang memiliki PHBS baik, hal ini dibuktikan dengan nilai ρ = 0,016 < α 0,05, hal ini berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara PHBS dengan kejadian pneumonia pada balita.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

T1__Daftar Pustaka Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Gambaran FaktorFaktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Balita yang Tinggal di Sekitar TPA BlondoBawenabupaten Semarang T1  Daftar Pustaka

T1__Daftar Pustaka Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Gambaran FaktorFaktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Balita yang Tinggal di Sekitar TPA BlondoBawenabupaten Semarang T1 Daftar Pustaka

Kusminarti, Dwi Ety. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pertumbuhan Balita Usia 2-4 Tahun di Kelurahan Salaman Mloyo Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang Tahun 2009. 2009 [dikutip pada 9 Juni 2016]. Tersedia dari: http://lib.unnes.ac.id/110/1/6072.pdf

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...