Top PDF Studi Komparatif Kinerja Keuangan pada Perusahaan Domestik dan Perusahaan Multinasional di Bursa Efek Indonesia

Studi Komparatif Kinerja Keuangan pada Perusahaan Domestik dan Perusahaan Multinasional di Bursa Efek Indonesia

Studi Komparatif Kinerja Keuangan pada Perusahaan Domestik dan Perusahaan Multinasional di Bursa Efek Indonesia

2617 2007). Aset likuid (liquid assets) adalah aset yang diperjualbelikan di pasar aktif sehingga bisa dikonversi menjadi kas dengan cepat, sedangkan posisi likuiditas suatu perusahaan merupakan kemampuan perusahaan dalam melunasi hutangnya ketika sudah jatuh tempo (Brigham dan Houston, 2011:134). Agar perusahaan selalu dalam posisi likuid, maka jumlah dana lancar yang tersedia harus lebih besar dari utang lancar, maka dari itu perlu pengaturan, penjagaan serta pemeliharaan likuiditas yang baik kredibilitas kepada kreditur terjaga (Wiagustini, 2010:76). Tingginya tingkat rasio likuiditas perusahaan membuktikan bahwa perusahaan tersebut memiliki kondisi keuangan yang kuat Mike et al., 2003; Cooke dalam Fitriani, 2001). Ukuran yang sering digunakan untuk mengetahui kemampuan pemenuhan kewajiban jangka pendek perusahaan adalah current ratio (Brigham dan Houston, 2011:134). Menurut Madura (2012: 242), dilihat dari arus kasnya perusahaan domestik lebih stabil dibandingkan perusahaan multinasional. Kusuma (1999), dalam penelitiannya menyatakan bahwa perbandingan karakteristik keuangan yang diukur dengan rasio likuiditas pada perusahaan multinasional lebih besar dari perusahaan domestik.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN MARKET PERFORMANCE DAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL DENGAN PERUSAHAAN DOMESTIK DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi Empiris Pada Industri Manufaktur Tahun 2004   2007)

PERBANDINGAN MARKET PERFORMANCE DAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL DENGAN PERUSAHAAN DOMESTIK DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi Empiris Pada Industri Manufaktur Tahun 2004 2007)

Menurut Gill (2000) dalam Hartungi (2006) globalisasi bisa dikatakan sebagai pengurangan biaya transaksi dari pergerakan transaksi modal dan barang yang melintasi perbatasan untuk keperluan faktor produksi dan barang. Perdagangan nasional yaitu kegiatan bisnis dalam satu negara, sedangkan perdagangan internasional memiliki arti yang sama namun kegiatan dilakukan antar negara yang berbeda. Multinasional bisa diartikan sebagai aktivitas kegiatan bisnis yang dilakukan di lebih dari satu negara. Negara maju akan relatif melakukan ekspansi berupa Foreign Direct Investment (FDI) melalui perusahaan-perusahaan multinasional dengan harapan akan mendapatkan keunggulan komparatif berupa tenaga kerja murah, efisiensi biaya hingga akses terhadap raw material dan pasar konsumen. Kemunculan perusahaan multinasional ini pada akhirnya akan menimbulkan persaingan antara perusahaan multinasional dengan perusahaan domestik baik di pasar riil maupun pasar keuangan jika kedua perusahaan terdaftar di satu tempat bursa saham yang sama.
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

Perbandingan kinerja keuangan perusahaan domestik dan multinasional menggunakan analisis rasio keuangan : studi empiris pada perusahaan manufaktur domestik dan multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2003-2007 - USD Repository

Perbandingan kinerja keuangan perusahaan domestik dan multinasional menggunakan analisis rasio keuangan : studi empiris pada perusahaan manufaktur domestik dan multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2003-2007 - USD Repository

saham perusahaan multinasional meningkat dimasa datang. Nilai market book ratio yang rendah dimungkinkan perusahaan memiliki harga pasar saham yang terjual dengan harga yang cukup tinggi atau mahal bagi sebagian investor sehingga menyebabkan jumlah saham beredar menjadi rendah, dengan jumlah saham beredar yang rendah memungkinkan nilai buku perusahaan menjadi tinggi hal ini menyebabkan nilai saham perusahaan menjadi rendah pula. Market book ratio yang tinggi bisa dikarenakan harga pasar saham yang terjual cukup murah, hal ini berpengaruh pada jumlah saham beredar yang semakin tinggi sehingga mempengaruhi nilai saham perusahaan di pasar dan dinilai cukup berprospek karena diminati banyak investor. Hasil perhitungan ini mendukung hipotesis bahwa perusahaan domestik dan perusahaan multinasional berbeda secara signifikan. Namun dalam perhitungan market book ratio tidak mendukung hipotesis dari penelitian Kusuma (1999) dan Lee dan Kwok (1988) bahwa perusahaan multinasional lebih tinggi dari perusahaan domestik.
Baca lebih lanjut

152 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi pada Perusahaan Farmasi Milik BUMN)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi pada Perusahaan Farmasi Milik BUMN)

f. Inventory Turn Over atau perputaran persediaan adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama persediaan barang berada di gudang. Perputaran persediaan menunjukkan seberapa efektif penggunaan persediaan perusahaan, dimana perputaran persediaan yang tinggi pada umumnya dinilai sebagai hal yang baik sebab ini berarti bahwa persediaan mereka terjual relatif cepat sebelum kondisinya semakin tidak layak dijual.

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia )”. Skripsi ini disusun dengan maksud untuk memenuhi salah satau syarat dalam rangka menyelesaikan program pendidikan strata satu pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta.

16 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

adalah studi dokumentasi, yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan sumber data sekunder dan seluruh informasi melalui jurnal, buku, dan media informasi lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Metode analisis yang digunakan yaitu uji koefisien determinasi, uji F dan uji t pada level signifikan 5%. Selain itu terdapat juga uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas.

16 Baca lebih lajut

Kinerja Keuangan dan Tingkat Pengembalian Saham: Studi pada Perusahaan Asuransi di Bursa Efek Indonesia

Kinerja Keuangan dan Tingkat Pengembalian Saham: Studi pada Perusahaan Asuransi di Bursa Efek Indonesia

perusahaan, yang dijadikan acuan bagi investor untuk mengukur baik buruknya kinerja manajemen dalam meningkatkan penjualan, sedangkan keberhasilan dari penjualan lebih banyak dipengaruhi oleh kegiatan advertensi, promosi. Temuan ini konsisten dan sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Naryoto (2013) bahwa TAT tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengembalian saham. Hasil penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian Astuti (2006) bahwa TAT berpengaruh terhadap tingkat pengembalian saham. nilai TAT yang tinggi akan mengurangi ketidakpastian investor dalam menanamkan dananya. Dari penjualan yang tinggi diharapkan dapat dihasilkan return yang tinggi pula. TAT merupakan salah satu ukuran yang digunakan untuk menilai efisiensi manajemen di dalam menjalankan roda perusahaan. TAT yang tinggi mengindikasikan bahwa manajemen perusahaan dapat mendayagunakan seluruh aktiva yang dimilikinya untuk mendatangkan pendapatan bagi perusahaan dan hal ini pada gilirannya dianggap dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Dengan demikian, TATO yang tinggi berpotensi menarik investor untuk terus berinvestasi di perusahaan tersebut dan akan meningkatkan nilai saham tersebut. TAT yang tinggi menunjukkan semakin efisien suatu perusahaan dalam memanfaatkan aktiva yang dimilikinya dan menunjukkan semakin besar penjualan yang dihasilkan, yang kemudian akan berdampak positif pada harga saham.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Pertambangan Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia)

PENGARUH TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Pertambangan Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia)

Tanggung jawab sosial perusahaan merupakan aspek penting yang harus dilakukan perusahaan dalam operasionalnya. Hal tersebut bukan semata-mata memenuhi peraturan perundang-undangan sebagaimana untuk perusahaan tambang diatur dalam Undang-undang No 22 tahun 2001, maupun untuk Perseroan Terbatas (PT) diatur dalam Undang undang No. 40 pasal 74 tahun 2007, melainkan secara logis terdapat hukum sebab akibat, dimana ketika operasional perusahaan memberikan dampak negatif, maka akan muncul respon negatif yang jauh lebih besar dari masyarakat maupun lingkungan yang dirugikan.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

(Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur  yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Perkembangan inovasi teknologi dan persaingan yang semakin tinggi pada saat ini harus mendorong perusahaan untuk melakukan perubahan strategi bisnis mereka agar perusahaan bisa terus bertahan. Pada awalnya tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan produksi atau asset berwujud. Namun seiring dengan perkembangan zaman, tujuan dari perusahaan modern adalah untuk menggabungkan sebanyak pengetahuan ke dalam produk dan layanan mungkin. Jika berdasarkan pada penciptaan nilai, maka dapat disimpulkan bahwa bisnis pada saat ini menunjukkan kecenderungan untuk menggunakan lebih banyak informasi dan dibutuhkan lebih banyak pengetahuan. Oleh karena itu keberhasilan bisnis tergantung pada kemampuan dan efisiensi menggunakan pengetahuan perusahaan (Pulic, 1998).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN POSISI KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

( Studi Empiris : Perusahaan Perdagangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN POSISI KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ( Studi Empiris : Perusahaan Perdagangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa ROA, DAR, dan PER berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. ROE berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan DER, CR, QR, ITO, TATO, dan EPS tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

12 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PENGAKUISISI SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN MERGER DAN AKUISISI (Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PENGAKUISISI SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN MERGER DAN AKUISISI (Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

Keberhasilan sebuah perusahaan dalam melakukan merger dan akuisisi dapat dilihat dari kinerja perusahaan, terutama kinerja keuangan melalui laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan. Kinerja keuangan merupakan ukuran seberapa baik perusahaan dapat menggunakan aset yang dimiliki untuk menghasilkan laba. Manajemen perusahaan menggunakan rasio – rasio keuangan untuk menginterpretasikan kinerja keuangan perusahaan. Chen dan Shimerda (1981) dalam Saviera mengatakan rasio keuangan terbukti berperan penting dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaaan dan dapat digunakan untuk memprediksi keberlangsungan usaha baik yang sehat maupun tidak sehat. Walsh (2003) menyebutkan peran rasio – rasio ini juga berguna untuk membantu para manajer dalam menetapkan strategi perusahaan jangka panjang yang paling menguntungkan serta dalam membuat keputusan jangka pendek yang efektif. Oleh karena itu, kinerja keuangan perusahaan dirasa cukup tepat untuk menilai berhasil tidaknya merger dan akuisisi yang dilakukan oleh perusahaan.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR  YANG TELAH GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA  Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

Dengan segala kerendahan hati, penulis mengucap syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA”. Skripsi ini disusun dengan tujuan untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan Studi S-1 dan guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada program studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

13 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA PADA PERUSAHAAN ASURANSI DI BURSA EFEK INDONESIA

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA PADA PERUSAHAAN ASURANSI DI BURSA EFEK INDONESIA

Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengukut kinerja keuangan perusahaan terhadap perkembangan usaha dengan menggunakan analisis rasio keuangan serta analisis Z-Score pada perusahaan manufaktur yang di uji coba kan pada perusahaan asuransi. Dan untuk mempermudah pembahasan dan mengingat luasnya cakupan pembahasan untuk menjawab permasalahan- permasalahan yang akan diteliti serta terbatasnya kemampuan dan waktu yang tersedia maka penulis hanya membatasi pembahasan pada periode 3 tahun terakhir yakni 2008-2010 serta 6 (enam) perusahaan asuransi saja yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (studi Kasus pada Pojok Bursa STIE Musi), mengingat keterbatasan sumber data yang diperoleh yang disebabkan oleh banyak perusahaan asuransi yang tidak mempublikasikan data laporan keuangannya secara lengkap.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PROPERTI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PROPERTI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-Mu peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Properti, Studi Empiris Pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”.

20 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEMEN(Studi Kasus Pada Perusahaan Semen Yang TercatatDi Bursa Efek Indonesia)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEMEN(Studi Kasus Pada Perusahaan Semen Yang TercatatDi Bursa Efek Indonesia)

terjadinya peningkatan dan penurunan. Hasil cross section analysis dapat diketahui bahwa PT. Semen Gresik (Persero), Tbk. adalah perusahaan yang mempunyai kinerja keuangan paling baik dibandingkan perusahaan yang lain yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan hasil kesimpulan dan pembahasan yang telah dilakukan, maka diajukan beberapa saran yaitu diharapkan perusahaan untuk lebih efektif dalam

2 Baca lebih lajut

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA  Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia.

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia.

Semua perusahaan manufaktur di Indonesia dalam era globalisasi seharusnya berusaha untuk memproduksi barang yang berkualitas tinggi dengan biaya rendah untuk meningkatkan daya saing baik di pasar domestik maupun pasar global. Situasi ini mendorong mereka untuk mengadaptasikan sistem manufaktur yang dapat mempercepat proses penciptaan nilai tambah, antara lain dengan melakukan hubungan kontraktual dengan para pemasok dan investor.

11 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN KINERJA SAHAM PERUSAHAAN BERSERTIFIKAT ISO (Studi Empiris Pada Perusahaan Di Bursa Efek Indonesia)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN KINERJA SAHAM PERUSAHAAN BERSERTIFIKAT ISO (Studi Empiris Pada Perusahaan Di Bursa Efek Indonesia)

Semakin kritis konsumen, maka semakin banyak pula tuntutan kualitas akan suatu produk, diantaranya ada yang mensyaratkan sertifikat ISO bagi produk yang akan dibelinya. Konsumen akan merasa yakin untuk membeli produk yang bersertifikat ISO karena hal itu menunjukkan jaminan perusahaan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Semakin banyak perusahaan yang menerapkan sistem manajemen kualitas dengan tujuan untuk mendapatkan sertifikat ISO. Disamping karena permintaan konsumen, alasan lain suatu organisasi berusaha mendapatkan sertikat ISO adalah keuntungan yang didapat dari implementasi tersebut, diantaranya adalah peningkatan efisiensi, produktivitas, dan kualitas. Sistem manajemen kualitas merupakan sekumpulan prosedur terdokumentasi dan praktek-praktek standar untuk sistem manajemen mutu yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk terhadap kebutuhan atau persyaratan yang ditetapkan oleh pelanggan dan organisasi atau perusahaan.
Baca lebih lanjut

116 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH AKUISISI (Studi pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH AKUISISI (Studi pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Akuisisi memiliki pengaruh besar dalam memperbaiki kinerja perusahaan. Perubahan ini dapat dilihat dari sisi finansial perusahaan. Jika kondisi finansial perusahaan setelah melakukan akuisisi menjadi lebih baik, maka keputusan untuk melakukan akuisisi adalah tepat. Menurut Moin (2003:307), setelah melakukan akuisisi ukuran perusahaan bertambah besar karena aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan digabung bersama. Dasar logis dari pengukuran berdasarkan menurut akuntansi adalah jika ukuran perusahaan bertambah besar disertai dengan sinergi yang dihasilkan dari aktivitas-aktivitas yang simultan maka laba perusahaan juga semakin meningkat, sehingga kinerja keuangan setelah akuisisi seharusnya semakin baik dibandingkan dengan sebelum akuisisi.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects