Top PDF KURIKULUM DI INDONESIA Disusun Oleh PROG

KURIKULUM DI INDONESIA Disusun Oleh PROG

KURIKULUM DI INDONESIA Disusun Oleh PROG

Matematika dapat didefinisikan sebagai studi dengan logika yang ketat dari topik seperti kuantitas, struktur, ruang, dan perubahan. Pada struktur kurikulum SD/MI, mata pelajaran matematika dialokaskan setara 5 jam pelajaran ( 1 jam pelajaran = 35 menit) di kelas I dan 6 jam pelajaran kelas II – VI per minggu, yang sifatnya relatif karena di SD menerapkan pendekatan pembelajaran tematik-terpadu. Guru dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan peserta didik dalam pencapaian kompetensi yang diharapkan. Satuan pendidikan dapat menambah jam pelajaran per minggu sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan tersebut. Cangkupan materi matematika di SD meliputi bilangan asli, bulat, dan pecahan, geometri dan pengukuran sederhana, dan statistika sederhana serta kompetensi matematika dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan SD ditekankan pada:
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi yang didalamnya memuat struktur kurikulum, telah mempertajam perlunya disusun dan dilaksanakannya program pengembangan diri yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga pendidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi, kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

MAKALAH KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDI (1)

MAKALAH KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDI (1)

3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memerhatikan: peningkatan iman dan takwa, peningkatan akhlak mulia, peningkatan potensi, kecerdasan dan minat peserta didik, keragaman potensi daerah dan lingkungan, tuntutan pembangunan daerah dan nasional, tuntutan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, agama, dinamika perkembangan global, persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.

16 Baca lebih lajut

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (1)

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (1)

3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memerhatikan: peningkatan iman dan takwa, peningkatan akhlak mulia, peningkatan potensi, kecerdasan dan minat peserta didik, keragaman potensi daerah dan lingkungan, tuntutan pembangunan daerah dan nasional, tuntutan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, agama, dinamika perkembangan global, persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.

14 Baca lebih lajut

ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BAHASA INDONESIA BERBASIS KURIKULUM 2013 KELAS VII SMP DI KABUPATEN KARO.

ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BAHASA INDONESIA BERBASIS KURIKULUM 2013 KELAS VII SMP DI KABUPATEN KARO.

Penelitian ini membahas tentang RPP Kurikulum 2013 yang disusun oleh guru-guru bahasa Indonesia di sekolah sasaran implementasi kurikulum 2013 yang bertujuan untuk mengetahui kesesuaian RPP yang disusun oleh guru-guru bahasa Indonesia Kelas VII SMP, semester genap, materi teks cerpen di Kabupaten Karo dengan Permendikbud 81 A tahun 2013. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah RPP bahasa Indonesia kelas VII SMP di SMPN 2 Berastagi dan SMP Swasta Masehi Berastagi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan membaca efektif. Teknik analisis data terhadap kesesuaian kesesuaian RPP yang disusun oleh guru-guru bahasa Indonesia Kelas VII SMP di Kabupaten Karo dengan Permendikbud 81 A tahun 2013.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

KURIKULUM MENURUT PARA AHLIHilda Taba

KURIKULUM MENURUT PARA AHLIHilda Taba

secara etimologi. Maka saya menerangkan secara terminologi ataubiasa disebut dengan pengertian secara istilah. Pengertian Kurikulum menurut para ahli inilah pengertian kurikulumsecara Terminologi. Sebenarnya sangat banyak sekali para ahli pendidikan yang mendifinisikan tentang kurikulum.Namun kami hanya memaparkan beberapa saja, diantaranya adalah sebagai berikut :

17 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kajian Standar Kualitas Pendidikan di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang T2 942008110 BAB II

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kajian Standar Kualitas Pendidikan di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang T2 942008110 BAB II

termasuk anggarannnya. Program tersebut memuat sejumlah program aktivitas yang akan dilaksanakan sesuai dengan kebijakan nasional yang telah ditetapkan dan harus memperhitungkan kunci pokok dari strategi perencanaan tahun itu dan tahun-tahun yang akan datang. Perencanaan program sekolah ini harus mencakup indikator atau target mutu apa yang akan dicapai dalam tahun tersebut sebagai proses peningkatan mutu pendidikan (misalnya kenaikan NEM rata-rata dalam prosentase tertentu, perolehan prestasi dalam bidang keterampilan, olah raga, dsb). Program sekolah yang disusun bersama-sama antara sekolah, orang tua dan masyarakat ini sifatnya unik dan dimungkinkan berbeda antara satu sekolah dan sekolah lainnya sesuai dengan pelayanan mereka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Karena fokus kita dalam mengimplementasian konsep manajemen ini adalah mutu siswa, maka program yang disusun harus mendukung pengembangan kurikulum dengan memperhatikan kurikulum nasional yang telah ditetapkan, langkah untuk menyampaikannya di dalam proses pembelajaran dan siapa yang akan menyampaikannya.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 TIBAWA - Tugas Akhir

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 TIBAWA - Tugas Akhir

SMA ini telah menerapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). KTSP dalam sebuah satuan pendidikan disusun berdasarkan landasan-landasan yang telah ditetapkan oleh pemerintah khususnya dinas pendidikan nasional. bahwa KTSP merupakan suatu ide tentang pengembangan kurikulum yang diletakkan pada posisi yang dekat dengan pembelajaran, yakni sekolah dan satuan pendidikan.

5 Baca lebih lajut

Prog Komputer.

Prog Komputer.

Jurusan Pendidikan Matematika UPI Rini Marwati DESKRIPSI MATAKULIAH : PROGRAM KOMPUTER KODE MK : MT 312 Matakuliah ini dimaksudkan untuk memberi pengetahuan dan pemahaman tentang berba[r]

4 Baca lebih lajut

PT. GOJEK INDONESIA Disusun Untuk Memenu

PT. GOJEK INDONESIA Disusun Untuk Memenu

Dengan perkembangannya yang pesat ini, kabarnya Go-Jek telah menuai prestasi sebagai Juara 1 dalam kompetisi bisnis Gobal Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) di Bali. Selain itu, Go-Jek telah memperoleh berbagai penghargaan dari komunitas bisnis maupun sosial. Di situs resminya disebutkan Go-Jek memberikan layanan jasa kurir (90 minute delivery anywhere in the city), Jasa transportasi (transparent pricing, free shower cap and masker), Jasa delivery makanan (delivering your favorite food under 60 minutes in Jabodetabek) dan Jasa belanja dengan nominal dibawah 1 juta rupiah (shop for food, ticket, medicine, anything under RP 1.000.000. we`ll pay for it first).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Makalah Konsep DAn Dasar Kurikulum

Makalah Konsep DAn Dasar Kurikulum

Peranan ini dilatarbelakangi oleh adanya kenyataan bahwa nilai-nilai dan budaya yang hidup dalam masyarakat senantiasa mengalami perubahan, sehingga pewarisan nilai-nilai dan budaya masa lalu kepada siswa perlu disesuaikan dengan kondisi yang terjadi pada masa sekarang. Selain itu, perkembangan yang terjadi pada masa sekarang dan masa mendatang belum tentu sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Oleh karena itu, peranan kurikulum tidak hanya mewariskan nilai dan budaya yang ada atau menerapkan hasil perkembangan baru yang terjadi, melainkan juga memiliki peranan untuk menilai dan memilih nilai dan budaya serta pengetahuan baru yang akan diwariskan tersebut. Dalam hal ini, kurikulum harus turut aktif berpartisipasi dalam kontrol atau filter sosial. Nilai-nilai sosial yang tidak sesuai lagi dengan keadaan dan tuntutan masa kini dihilangkan dan diadakan modifikasi atau penyempurnaan-penyempurnaan.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

MAKALAH PT FREEPORT INDONESIA Disusun un

MAKALAH PT FREEPORT INDONESIA Disusun un

b Fasilitas Umum Sebagai bagian dari rencana pengembangan jangka panjang, kami telah memprakarsai pekerjaan berhubungan dengan jalan masuk yang diperlukan untuk menuju ke badan bijih di[r]

28 Baca lebih lajut

Buku pedoman DDIP 2014 v 19 juni 2014 L

Buku pedoman DDIP 2014 v 19 juni 2014 L

11. Selama mahasiswa mengikuti Program di Perancis, DIKTI melalui beasiswa LN Ditnaga memfasilitasi: Tiket Pesawat Indonesia-Perancis pp, sampai lokasi PT Mitra di Perancis, Biaya settlement sebesar € 1000,-/sekali (Seribu Euro, satu kali saja), biaya hidup sebesar € 1000,-/bulan (Seribu Euro per bulan), bantuan buku sebesar € 250,-/semester, Program khusus, misalnya: mengikuti seminar sebesar Rp.6.000.000,- dan bantuan kelebihan bagasi sebesar € 250/sekali, maksimal. 12. PT Asal diharapkan siap mengantisipasi gejolak kurs Rupiah terhadap Euro. B. Pendaftaran dan Seleksi
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM (8)

PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM (8)

Secara umum sebuah perencanaan kurikulum yang realitas disusun berdasarkan prinsip: Perencanaan kurikulum berkenaan dengan pengalaman-pengalaman para siswa, Perencanaan kurikulum dibuat berdasarkan berbagai keputusan tentang konten dan proses,Perencanaan kurikulum mengandung keputusan-keputusan tentang berbagai isu dan topik, Perencanaan kurikulum melibatkan banyak kelompok, Perencanaan kurikulum dilaksanakan pada berbagai tingkatan, Perencanaan kurikulum adalah sebuah proses yang berkelanjutan. Prinsip tersebuat dijadikan suatu hukum dalam pengembangan kurikulum dalam pemerintah.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PERJALANAN KURIKULUM DI INDONESIA

PERJALANAN KURIKULUM DI INDONESIA

Kurikulum 1994 bersifat populis, yaitu yang memberlakukan satu sistem kurikulum untuk semua siswa di seluruh Indonesia. Kurikulum ini bersifat kurikulum inti sehingga daerah yang khusus dapat mengembangkan pengajaran sendiri disesuaikan dengan lingkungan dan kebutuhan masya rakat sekitar. Dalam pelaksanaan kegiatan, guru hendaknya memilih dan menggunakan strategi yang melibatkan siswa aktif dalam belajar, baik secara mental, fisik, dan sosial. Dalam mengaktifkan siswa guru dapat memberikan bentuk soal yang mengarah kepada jawaban konvergen, divergen (terbuka, dimungkinkan lebih dari satu jawaban), dan penyelidikan. Dalam pengajaran suatu mata pelajaran hendaknya disesuaikan dengan kekhasan konsep/pokok bahasan dan perkembangan berpikir siswa, sehingga diharapkan akan terdapat keserasian antara pengajaran yang menekankan pada pemahaman konsep dan pengajaran yang menekankan keterampilan menyelesaikan soal dan pemecahan masalah.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Riview Pengembangan Kurikulum Pada Tingk

Riview Pengembangan Kurikulum Pada Tingk

Riview Pengembangan Kurikulum Pada Tingkat Sekolah KTSP KURIKULUM 13 KTSP Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan pada masing-[r]

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...